King Mafia And His Angel

King Mafia And His Angel
Hebatnya Kaum perempuan



ketika Zahra menawarkan kesepakatan besar ketua 3 distrik itu tampak saling memandang.


"Tidak ada kekerasan terhadap perempuan tidak ada kekerasan terhadap anak-anak Mari berbisnis dengan negosiasi yang baik aku akan memberikan sebuah keuntungan yang luar biasa, yaitu.."


"Kalian bisa bernegosiasi dengan 4 pihak maaf ya sekaligus, kalian bebas mengeluar masukan barang-barang kalian ke


1.Hills A Top mafia


2.Black pearl mafia


3.The red mafia dan



Tiger mafia"



"namun tetap dengan transaksi menggunakan.."


Zaffa menunjukkan kepalanya.


"Mereka lebih suka bernegosiasi dengan siasat namun tidak merugikan pihak manapun, tidak ada pemaksaan pada perempuan tidak ada tindakan kasar yang menyebabkan kerugian pada kedua belah pihak."


"pikirkanlah aku hanya memberikan waktu 1 jam saja dimulai dari sekarang"


Zehra bicara sambil menatap jam yang ada di sisi kanan dinding.


"Artinya kita bernegosiasi pada polisi? yang benar saja"


ketua distrik 1 bertanya pada Zehra sambil menaikkan ujung bibirnya.


"Kita bernegosiasi karena sama-sama saling mendapatkan keuntungan, kita butuh relasi untuk bisa bergerak kesana kemari, sedangkan mereka butuh money"


"kau tahu kenapa Cullen mafia selama ini tidak pernah bergerak setara dengan para lawan?"


Zehra bertanya sambil menatap sang ketua district 1.


"itu karena kalian terlalu serakah untuk mendapatkan sesuatu, enggan membagi bahkan enggan bernegosiasi"


ketua distrik 2 dan 3 saling menoleh.


Sang ketua district 1tampak mendengus, dja fikit bagaimana caranya seorang anak yang baru datang dan Seorang perempuan bisa mengatur semua orang.


"Aku cukup tidak setuju dengan aturan ini, tidak ada tidak ada laki-laki yang dipimpin oleh perempuan"


Protes laki-laki itu, semua orang tampak saling menoleh.


Arash masih duduk di ujung ruangan, duduk di atas kursi sofa tepat menghadap Zehra.


"Why not?"


Zehra bicara Dengan nada begitu datar dan dingin, menatap tajam ke arah semua orang.


"Apa kamu tidak tahu hebat nya kaum perempuan dalam memimpin?"


"Bahkan kalian lahir dari seorang ibu, yaitu perempuan yang kalian Anggap tak berguna, di rumah bahkan kalian dipimpin oleh seorang perempuan termasuk ayah kalian, apa yang bisa dilakukan di rumah kecuali karena seorang perempuan yang kalian sebut ibu"


Saat mendengar ucapan Zehra keheningan tiba-tiba terjadi.


"Bahkan untuk makan pun ketika masih anak-anak bergantung pada ibu, tidak ada satu pekerjaan rumah apa yang bisa kamu lakukan kecuali kerasa orang perempuan di rumah"


"Tidak ada laki-laki yang bisa melahirkan kecuali seorang perempuan, tidak ada laki-laki yang mampu mengurus anak-anaknya hingga belasan orang atau puluhan orang kecuali seorang perempuan, ketika ibu meninggal anak-anak yang terlantar tapi ketika ayah yang meninggal sering mendengarkan istilah anak-anak terlantar?"


"Seorang laki-laki ketika ditinggal perempuan dia akan berpikir untuk menikah lagi tidak jarang anak-anak di abaikan jika mereka bertemu perempuan lain, tapi perempuan ketika ditinggal laki-laki dia mampu memimpin anak-anak mereka dengan baik dan sukses, jarang sekali kita melihat mereka menelantarkan anak-anak nya dan memilih untuk menikah lagi"


"Perempuan menjadi sosok pemimpin yang lebih teratur dan terorganisir daripada pria, dan jarang yang menilai sebaliknya. Selain itu, pemimpin perempuan lebih tinggi pada memimpin laki-laki dengan menjadi “sosok yang memberikan contoh”; lebih baik dalam berkomunikasi secara terbuka dan transparan; lebih mungkin untuk mengakui kesalahan; dan mengeluarkan potensi terbaik dalam diri orang lain.


"Perempuan lebih memiliki sifat kasih sayang dan menunjukkan kompetensi ‘mengasuh’, seperti mengembangkan potensi orang lain dan membangun hubungan"


"Perempuan cepat mengambil inisiatif, dan bekerja demi mendapatkan hasil. yang selama itu melekat sebagai kekuatan pria, justru didominasi oleh pemimpin wanita yang mencetak skor tertinggi. Perempuan memiliki banyak keahlian dan mampu melakukan segala sesuatu selama bisa menghidupi anak-anak nya dan Sebaliknya, kaum pria hanya berpatok pada 1 hal dan hanya mampu melakukan 1 bidang ke ahlian"


"Lalu kenapa kamu meragukan seorang perempuan yang memimpin seorang laki-laki dan anak-anak nya?"


"Bahkan kamu bisa tumbuh sebesar ini berkat perjuangan seorang perempuan, pakaian rapi yang kamu gunakan saat ini karena seorang perempuan, makanan yang terakhir kamu makan pun karena perempuan, bahkan mungkin sisa tidur di balik ****** ***** mu yang mengembang di malam terakhir kemarin juga karena perempuan?"


"Apa aku salah menyimpulkan, tuan Herb?"


Tanya Zehra sambil menatap tajam bola mata laki-laki di hadapannya itu.