King Mafia And His Angel

King Mafia And His Angel
Boom like



Sudah menetas yah makkk novel baru Outhor, tapi di akun satu nya, bukan akun yang ini Mak boleh merapat untuk dibaca, cari di Pencarian halaman awal NOVELTOON MANGATOON outhor ketik judul


SUAMI KEJAM YANG TERLAHIR KEMBALI


...Sipnosis di bawah...


...👇👇👇👇...



...Bab 1...


Dorrrrr


Suara senjata yang menggelegar memecah kesunyian malam, Bola mata laki-laki itu terbelalak kaget saat dia sadar dengan sebuah kenyataan, seorang laki-laki yang sangat dia Kenal bahkan dia anggap seperti keluarga nya sendiri barusan saja menembak diri nya tanpa ampun.


"Ada apa ini Danish?"


Ozvit bicara dengan tenaga yang mulai menghilang, darah segar masih Terus mengalir dari balik perut kanan nya, rasa sakit akibat tertembus peluru jelas begitu mendominasi.


Alih-alih menjawab, yang dipanggil Danish terlihat meraih rokok yang ada disaku celana nya, mengambil sebatang rokok lantas meletakkan nya di balik bibirnya, meraih pamatik dan mulai menyulut rokoknya.


"Apa ada sesuatu yang tidak aku ketahui?"


Ozvit kembali bertanya dengan sisa tenaganya.


"Biarkan aku yang menjawab nya"


Tiba-tiba terdengar suara yang sangat tidak asing dari atas anak tangga, bola mata ozvit langsung menoleh kearah asal suara, lagi-lagi bola mata nya tampak terbelalak ketika dia melihat perempuan yang begitu dia cintai sejak dulu hingga kini tengah memandangnya dengan tatapan jijik sambil mengejak ke arah dirinya, berjalan perlahan menuruni anak tangga lantas mendekati Denish lantas memeluknya dengan begitu erat.


"Apa maksud semua ini, Anushka?"


Tanya Ozvit masih terus berusaha mengerutkan keningnya.


"Kamu masih tidak mengerti juga rupanya, Ozvit?"


Ucap nya itu tiba-tiba, lantas perempuan itu meraih wajah sang sahabat kemudian tanpa rasa malu mereka memperlihatkan adegan paling menjijikkan dihadapan wajah Ozvit.


 Seketika Ozvit sadar, mereka telah mengkhianati diri nya mentah-mentah.


********


...Bab 2...


Ozvit masih bisa melihat dengan baik meskipun tenaga nya sudah mulai menghilang secara perlahan, Hazal sang istri, perempuan yang telah dia sia-siakan lebih dari 3 tahun ini demi Anushka kekasihnya itu tengah berusaha mengangkat tubuh nya dan membawanya pergi menjauh dari tempat itu.


Dengan tangan gemetaran Hazal mencoba naik ke atas mobil dan memasukkan kunci mobilnya tapi berkali-kali gagal, perempuan itu menangis sambil terus mencoba memasukkan kunci itu ke tempat nya hingga akhirnya dia berhasil melakukan nya dan mulai melajukan mobilnya secara perlahan.


"Bertahanlah, aku mohon bertahanlah, berjanjilah pada ku kamu akan baik-baik saja, jika kamu selamat dari semua nya, selamat dari mereka aku bersumpah akan pergi dari kehidupan kamu selama-lamanya"


Perempuan itu terus menangis sambil bola matanya terus mengintip dari kaca spion mobil, Hazal jelas takut jika mereka ketahuan dan dikejar oleh Denish dan Anushka.


"Kenapa? Kenapa kamu masih ingin membantu ku setelah apa yang aku lakukan selama 3 tahun ini pada mu, Hazal?"


Tanya Ozvit dengan jutaan penyesalan nya.


Dia benar-benar menyakiti sang istri demi perempuan yang dia cintai, menyia-nyiakan Hazal bahkan mengabaikan nya, membiarkan Anushka berlaku seenaknya pada Hazal bahkan sekarang Ozvit yakin, jangan-jangan malam itu bukan Hazal yang menjebak dia dalam malam panas yang panjang hingga membuat mereka terpaksa menikah tanpa cinta dan membuat Ozvit menjalani pernikahan tanpa cinta pada Hazal, memendam kebencian mendalam pada perempuan itu bahkan selalu menaruh kemarahan pada tragedi malam menjijikkan baginya itu.


********


Bab 3


ciittttttt


Brakkkkk


Sebuah hantaman keras menyeret mobil mereka hingga ke tepian jurang yang gelap dan curam, mereka berada di antara hidup dan mati saat ini, dimana mobil itu ada di antara pinggiran aspal dan udara, menggelayut menunggu jatuh terhempas kebawah.


"Bergeser lah, aku akan menahan nya dari sini"


Hazal bicara dalam posisi bersandar di atas kursi nya, sabuk pengaman masih terpasang dengan baik ditubuhnya, dia meminta Ozvit menggeser posisi ke sisi keluar dari pintu agar bisa menyelamatkan diri nya sendiri, Hazal memperkirakan ketika Ozvit turun maka laki-laki itu pasti akan selamat, dan dia bersama mobil itu akan terjun bebas.


"Biasa nya akan ada mobil yang lewat di jam segini, mintalah bantuan pada orang-orang untuk membàwa mu kerumah sakit"


"Kenapa?"


Ozvit jelas bertanya dengan jutaan penyesalan.


"Kenapa kamu masih begitu baik pada ku setelah apa yang aku lakukan pada mu?"


Tanya Ozvit sambil meneteskan air mata nya, ini kali pertama dia menangis karena Seorang perempuan.


"Kenapa kamu begitu baik pada ku? Masih bersikap lembut dan patuh pada ku setelah apa yang aku lakukan pada mu? Kenapa masih juga ingin menyelamatkan Ku?"


Ozvit menatap bola mata itu dengan ribuan penyesalan yang mendalam.


Hazal tampak tersenyum


"Bukankah Rasulullah SAW pernah bersabda?"


{Innallaaha yuhibbul mar`atal maliqatal bazighata ma`a zaujihaa, al-hashshaana `an ghairihi}


“Sesungguhnya Allah mencintai seorang istri yang pembujuk, elok (halus perangai) terhadap suaminya, dan menjaga diri dari selain (suami)nya. “


"Sebab Aku sedang mengejar surga ku"


Kletakkkk


Tiba-tiba Hazal mengeluarkan sebuah pistol dari samping duduknya, dia mengarahkan pistol itu kepalanya sendiri.


"Pergilah, aku mohon"


Ozvit jelas menggeleng-gelengkan kepalanya dengan cepat.


"No… please…"


"Mobil kita akan jatuh tidak lama lagi, pergi lah aku mohon, hiduplah dengan baik tanpa aku seperti apa yang kamu harapkan"


"Tidak...tidak…"


Ozvit jelas panik, tidak...dia fikir andai saja...andai saja dia bisa mengulang waktu dia ingin memperbaiki semuanya, dia tidak akan menyakiti perasaan sang istri, dia bersumpah akan memperbaiki semuanya tanpa terkecuali.


Dibalik rasa sesal yang mendalam dan harapan seandainya saja dia bisa mengulang waktu, tiba-tiba saja mobil mereka mulai bergerak dan bergeser secara perlahan.


"Aku mohon"


Hazal kembali bicara.


Ozvit menggelengkan kepalanya, dengan cepat menyambar tubuh Hazal, mobil mereka bergerak lebih cepat dan mulai akan terperosok ke bawah jurang.


"Maafkan aku, tapi kali ini aku bersumpah tidak akan melepas kan genggaman Ki dari mu"


Seiring kata-kata nya meluncur, mobil uang mereka naiki mulai merosot jatuh bagaikan gerakan roket yang meluncur dengan cepat dan kasar.


********


Bab 4


Tidak tahu bagaimana tapi Rasanya hawa panas membakar terasa didalam tubuhnya, dia seolah-olah bergerak diluar kendalinya, menikmati sesuatu yang membuat adrenalin nya meningkat tiba-tiba, sesuatu yang indah dan nikmat bercampur aduk menjadi satu.


Sentuhan lembut serta gesekan demi gesekan halus terasa saling menghubungi 2 raga yang saling terbakar api cinta.


Dia bergerak menghantam sesuatu yang terasa menjepit dan meremas diri nya menjadi satu, bergerak mempompa dan membawa lawannya menuju ke cakrawala, terdengar suara manja dan ******* indah yang terus mengalun di balik telinga nya hingga terasa sepasang tangan saling menggenggam ketika tubuh itu seolah-olah akan sampai pada puncak kenikmatan nya.


Apa ini? Oh... baby.


Seolah-olah sesuatu yang kuat dan dahsyat jelas baru saja terjadi, menyembur keluar dengan cara luar biasa hingga sampai pada satu titik kelegaan yang luar biasa.


Dan ketika Ozvit terbangun dia seolah-olah terbangun kembali dimasa 3 tahun yang silam, dimana disamping nya terdapat Hazal yang tertidur pulas setelah sesi malam pertama mereka.


Ada apa ini?


apakah aku sedang kembali ke masa lalu?