Dania Strong Women and Single Moms

Dania Strong Women and Single Moms
Will You merry me



bab 73


.


.


.


Malam tiba begitu cepat. Tio yang baru sampai dirumah disambut bahagia sang putra kesayangannya yang berangsur membaik.


Dania juga tengah menyiapkan makan malam dimeja makan layaknya seorang istri menyiapkan makan malam untuk suaminya.


Sembari mendengarkan celoteh an Davi, Tio menyusuri ruangan depan menuju meja makan.


" Kau sudah selesai masak ??" tanya Tio yang baru tiba.


" Iya. aku tau kau akan pulang cepat."balas Dania dengan tenang.


Tio memperhatikan Dania seolah menyelidik apakah Dania masih marah atau tidak.


" Ayah kenapa melihat ibu seperti itu ??" tanya Davi yang melihat sang Ayah terus menatap sang Ibu.


" Oh.. tidak..Ibu cantik ya ??" balas Tio mencoba bergurau.


Dania mengulas senyum lalu duduk.


" Iya. Ibu cantik sekali." balas Davi seraya cekikikan.


" Sudah. ayo makan." ajak Dania.


Tio pun segera duduk begitupun dengan Davi. makan malam penuh kehangatan berlangsung santai dan penuh kebahagiaan.


.


.


Selesai menidurkan Davi, Dania Hendak beristirahat. namun ia dikejutkan kehadiran Tio didepan pintu kamar Davi.


" Ya ampun..kau sedang apa disini ??!!" tegur Dania seraya mengelus dadanya.


Tio nampak cengengesan. " Davi sudah tidur ??" tanya Tio.


" Iya. ada apa ??" tanya Dania balik.


" Ikut aku.." Ajak Tio yang tanpa permisi langsung menarik Dania menuruni tangga.


Dania yang keheranan segera bertanya. "Ada apa ??"


" Ikut aku kesuatu tempat." balas Tio


" kemana ?? nanti kalau Davi bangun bagaimana ??" Ucap Dania


Dania semakin dibuat keheranan dengan Maksud Tio, Apalagi saat ia disuruh naik kedalam mobil.


" Kau mau membawaku kemana ??" tanya Dania sebelum masuk kedalam mobil.


" Please, Diam dan ikuti saja. apa kau tidak percaya padaku ??" Ujar Tio.


Dania akhirnya diam. ia juga tidak mungkin berfikir macam-macam pada Tio yang selalu menjaga dirinya setiap waktu.


Keheningan terjadi disepanjang jalan, hingga Mobil Tio berhenti disebuah Taman.


Meski berselimut rasa keheranan, Dania patuh terus menurut pada Tio yang menuntunnya masuk ketaman itu.


Cahay temaram lampu taman tak memperlihatkan kejutan indah dari Tio.


Diposisi lain, Wanda memegang HT guna berkomunikasi dengan Riana dan juga Attalah. mereka bertiga membantu Tio mempersiapkan kejutan lamaran yang super romantis itu.


" Target masuk posisi." lapor Riana.


" Giliranmu Wanda." ucap Attalah.


"Siap tuan." balas Wanda yang langsung memencet tombol ditangannya, Hingga dengan seketika lilin LED yang disiapkan mereka menyala tepat disekeliling Dania dan Tio.


Dania cukup terkejut dan langsung melihat kearah lilin berada, netranya bahkan mengedar melihat satu persatu lilin yang Tersusun rapi dilantai taman dengan berbentuk hati.


Tio sangat puas sekali dengan interior yang disiapkan Attalah. bahkan Ada dekor bunga minimalis disisi mereka juga.


" Tio.." Dania menatap Tio seolah meminta penjelasan.


Seketika pula Tio berlutut dihadapan Dania dengan memegangi jemari kanan Dania.


" Aku tau aku telah bersalah dan berdosa karna mengabaikanmu bertahun-tahun. jika mengingat itu aku selalu merasa malu pada diriku sendiri. Tapi, Melalui kesalahanku dulu, aku berniat memperbaikinya Dania, Aku bukan pria romantis dan kaya yang bisa menjanjikan kenyamanan untukmu, tapi aku hanya berusaha menebus beberapa tahun yang kau lalui dengan penuh kesulitan serta air mata, aku akan berusaha membahagiakan kau dan Davi dengan segenap jiwa ragaku dan Menjalin rumah tangga yang diRidhoi oleh Tuhan,


Dania, Will You merry me ???" Tio membuka cincin dari kotak hitam yang sudah ia siapkan.


" Cincin ini ???" Ternyata benar dugaan Tio. Dania masih mengingat cincin itu.


" Iya. ini cincin saat kita SMA dulu. Cincin yang kau kembalikan padaku karna kebodohanku dulu. maafkan aku Dania..aku tidak akan melepas tanggung jawab seperti dulu. aku akan membahagiakan, menjaga, menyayangi dan semuanya untuk kau serta Davi." Tambah Tio.


Dania tersenyum haru. ia tak menyangka jika Tio bisa seromantis itu.


Bahkan kemudian Dari dekor mini yang nampak bunganya, menyala lampu terang kerlap kerlip dengan tulisan 'Dania Will You Merry Me'


Seakan berada disebuah sinentron Dania malam itu, ia terus menerbitkan senyum bahagianya.


.


.


.