Dania Strong Women and Single Moms

Dania Strong Women and Single Moms
Aku akan membunuhmu jika kau sampai meninggalkanku lagi



bab 57


.


.


.


Tio membuka pelukannya dan memegangi kedua pipi Dania mengusap lembut air mata yang mengalir dikedua pipi wanita yang telah menempati hatinya itu.


" Hey.. kau ini wanita bar-bar ku Dania, kenapa kau cengeng sekali.." Canda Tio agar isak tangis Dania mereda.


Pukk !!


Dania memukul dada Tio beberapa kali.


"tuh kan. kau benar-benar bar-bar." tambah Tio. yang terus mencoba mencairkan suasan.


" Biarkan saja. bahkan aku ingin sekali memukul wajahmu !!" balas Dania seraya menunduk. ia cukup malu saat Tio menggoda dirinya.


"aku rela kau pukul setiap hari, asal kau selalu ada disisiku selamanya." ucap Tio dengan senyum bahagia yang kembaki menggoda Dania.


kembali Dania memukul dada Tio


meski tak kuat namun cukup membuat Tio bahagia. setidaknya semua bukanlah mimpi, kembali Tio menarik tubuh Dania kedalam pelukannya. Dan Dania pun segera membalas dengan menyandarkan wajahnya didada Tio.


" Terima kasih.. terima kasih atas kesempatan yang kau berikan.." ucap Tio lirih


" Jangan senang dulu. aku akan membunuhmu jika kau sampai meninggalkanku lagi.." balas Dania dengan suara serak.


" aku berjanji, aku akan selalu bersamamu, bersama putra kita juga, hanya tangan Tuhan yang bisa memisahkan kita."tutur Tio dengan serius.


" aku juga akan marah pada Tuhan jika mengambilmu saat aku masih membutuhkanmu." balas Dania.


" Suhhtt !! jangan bicara sepert itu." timpal Tio.


Dania bisa merasakan kenyamanan saat dalam dekapan Tio.


" baiklah. apa nyaman dipeluk pria tampan ?? aku baru sadar jika kita akan berpelukan dipintu mobil seperti ini." Ucap Tio.


Dania pun sadar langsung membuka pelukannya kemudian meneliti sekeliling, Nampak sepi tak ada siapapun. Dania bisa bernafas lega saat tidak ada orang yang melihat mereka.


" kenapa ??" tanya Tio mengejutkan Dania.


" benarkah ?? bukan karna nyaman aku peluk ??" goda Tio. wajah dania seketika memerah dan langsung mendorong Tio yang mencondongkan tubuhnya mendekati Dania.


" Dasar pria mesum !!" Umpat Dania yang langsung menuju kursi kemudi guna meneyembunyikan pipinya yang memerah.


Tio pun terkekeh puas. Tak ada kebahagiaan yang ia dapatkan selama ini. Impian dan perjuangannya telah berbuah manis saat ini.


" Jika kau tidak masuk aku akan mengemudi sendiri !!" tegur Dania saat melihat Tio tak masuk-masuk kedalam mobil.


" Sabar sayang..kau merindukan pelukanku lagi ya ??" Goda Tio lagi yang segera masuk kedalam Mobil.


" Tio hentikan !!! kenapa kau tidak berubah sih sejak dulu, suka sekali menggoda !! jangan-jangan selama berpisah denganku kau menggoda banyak wanita ya ??!!" tuduh Dania dengan memicingkan matanya.


" kau cemburu ya ??" bukannya marah, Tio malah melayangkan kata-kata godaan pada Dania lagi.


" Tio !!!" Dania yang tak tahan dengan godaan Tio protes.


Seketika pula Tawa Tio lepas terdengar memenuhi seisi mobil.


Melihat Tio tertawa lepas Dania yang barusan cemberut tak sadar ikut tersenyum tipis.


Mengalahkan ego dan menyadari perasaannya yang sebenarnya ternyata tak terlalu buruk.


.


.


.


Tiba dirumah Dania segera turun terlebih dulu. Tio pun segera mengekor dibelakang Dania.


" Davi dengan siapa ??" tanya Dania seraya memasuki rumah.


" bersama bik Sumi. aku memintanya menunggu dikamar." balas Tio.


baru akan menapaki anak tangga, ponsel Tio berdering. ia pun urung naik, Dan menerima panggilan terlebih dulu. Dania tak begitu memperhatikan Tio, ia terus berjalan menuju kamar Davi. keadaan Davi yang masih dalam masa pengobatan, membuat Dania sedikit kawatir.


.


.


.