Dania Strong Women and Single Moms

Dania Strong Women and Single Moms
Bersama paman willy



bab 118


.


.


.


Setelah dirasa cukup berendam, Dania langsung berganti baju dan memilih turun.


" Eh.. Nona sudah bangun, mau makan dulu Non ??" Tanya Bik Sumi


" Bibi masak apa ??" Tanya Dania balik.


" Nona mau dimasakin apa ?? nanti bibi buatkan." Balas Bik sumi yang bisa melihat wajah pucat dania.


" Nona sudah minum obat belum ?? wajah nona pucat sekali.." Ucap Bik sumi.


Dania menerbitkan senyum lalu duduk didepan meja makannya."Belum bik, tidak tau mau makan apa. Rasanya lemah sekali bik.." Dania mengatakan apa yang dirasakan.


" Tapi Nona harus makan. Bahkan Nona sudah melewatkan sarapan."Nasehat Bik sumi.


Dania meletakkan kepalanya diatas meja, rasanya cukup malas mengangkat kepala apalagi tubuhnya.


" Bik.. bibi bisa bikin seblak ??" Tanya Dania penuh harap.


" Bisa non. apa yang bibi tidak bisa," Balas Bik sumi membanggakan diri.


Dania nampak sumringah dan segera berdiri. " ya sudah buatkan saya seblak ya. jangan terlalu pedas. sedeng saja."


" Siap Non.." bik sumi mengangkat tangan seolah hormat.


Dania tersenyum penuh bahagia. ia pun menunggu bik sumi sembari memakan buah yang ada diatas meja.


.


.


Seakan tau sang Ayah sibuk, Davi benar-benar tak mengganggu kerja Ayahnya. ia terus bermain tanpa bosan dengan pengawal pribadi yang memang sudah ditugaskan menjaga Davi selama berada disekolah.


" Paman.. Ayo antar aku beli Ice cream." ajak Davi saat sudah turun dari punggung Willy.


" ice cream ?? Memang boleh ??" tanya Willy yang memang tau kondisi Momongannya.


" Boleh. biasanya Davi beli sama Ayah." Davi menoleh kearah sang Ayah yang masih serius menatap layar laptop bahkan beberapa kali membuka berkas yang menumpuk dimejanya.


"Baiklah. Paman ijin Ayah dulu ya.." Balas Willy dengan perhatian.


" Yeeee !!!" Davi kegirangan lalu segera berdiri dengan menggandeng jemari Willy Davi mendekati sang Ayah. baru saja Willy hendak membuka suara, Davi sudah lebih dulu bicara.


"Ayah.." panggil Davi.


Sontak Tio langsung menoleh dengan tak lupa menerbitkan senyumnya. " Iya nak. ada apa ?? Davi bosan ? mau pulang ??" Tanya Tio dengan kelembutannya.


Davi segera menggeleng. "Davi cuma mau ijin, mau beli ice cream."Ucap Davi.


" Iya. pergilah dengan paman willy. tapi jangan banyak-banyak ya ??" Pesan Tio.


" Iya Ayah.." Balas Davi yang mendekati sang Ayah dan menarik lengan Tio. patuh, Tio menurut sedikit menunduk hingga Ciuman Davi mendarat sempurna dipipi Tio.


Tio tertawa kecil dengan perlakukan putranya.


" Willy. jaga putra saya." pesan Tio pada Anak buahnya itu.


" Siap tuan." Balas Willy dengan hormat.


Davi menarik Willy untuk keluar dari ruangan sang Ayah.


sepanjang perjalanan Davi berceloteh dan menceritakan apa saja yang dibdapat disekolah dan apapun yang ia alami.


Willy pun dengan senang hati menaggapi hingga Davi begitu nyaman dengannya.


Dilorong Davi dan Willy tak sengaja bertemu dengan Riana dan Wanda yang berjalan menuju lift juga.


" Bibi Wanda..bibi Riana.." Sapa Davi.


" Hay jagoan !! kau disini ya ??" Balas Wanda tanpa peduli dengan Pengawal Davi.


sementara Riana malah tak lepas menatap Willy. sebab mereka sama-sama menunggu pintu lift terbuka.


" Bibi wanda kok tidak pernah main kerumah Davi ?? Ibu sakit loh..Masa Bibi tidak menjenguk nya ??!" protes Davi.


" Oh.baby, kau menggemaskan sekali.." Wanda memegangi kedua pipi davi. sebab bagi wanda, Davi juga anaknya. "Nanti malam Bibi rencananya mau kesana. kalau davi pulang beritau ibumu ya, Bibi akan berkunjung." Tambah Wanda. Yang segera dibalas anggukan oleh Davi.


" Bibi tidak bohong kan ??" Tanya Davi memastikan


" tentu saja tidak, oh ya kakak Rizal juga ikut loh nanti." Tutur wanda.


" Benarkah ?? horee. !!! nanti kak Rizal aku kasih mainan juga" Davi nampak senang sekali


Pintu lift terlihat terbuka. dan mereka berempat pun masuk bersama-sama.


.


.


Hayooo.. jangan minta otor jodoh-jodohin ya 😊😊


Ritual likenya jangan lupa, Ngerumpi sekalian dikolom koment boleh banget loh ya 👍👍👌👌👌


.


.


.


.