Dania Strong Women and Single Moms

Dania Strong Women and Single Moms
Makan malam bersama.



bab 125


.


.


.


Setelah dipaksa Wanda dan Riana Akhirnya Dania mau turun untuk makan. jika tidak makan nasi setidaknya sayur dan buah harus tetap dikonsumsi Dania. Tio membukakan kursi untuk Dania, namun sayang Dania memilih duduk disisi sang mama. Tio hanya bisa mendegus dengan membuang nafas kasar.


" Selamat Sayang.. kau hamil lagi.." Ucap mama Hilda seraya memeluk sang putri.


" Terima kasih ma..Besok masih harus periksa lagi untuk memastikan."Balas Dania penuh bahagia.


" Akhirnya Davi akan punya adik juga." Ucap Denis.


" Davi mau punya adik ?? adik itu apa ??" tanya Davi yang mendengar ucapan pamannya.


Davi terlihat menatap sang ayah terlebih dulu seolah mencari jawaban dari orang kepercayaannya.


" Davi.. adik itu saudara. ibu dan Ayahmu akan punya anak lagi. kau akan punya teman dirumah." Terang Rizal yang memang lebih dewasa dari Davi.


" Rizal !!!" Tegur wanda seraya memelototi putranya yang main ceplos saja.


" Biarkan saja Nak..Yang dikatakan Putramu juga benar kok." Timpal mama Hilda.


" benarkah Davi akan punya teman dirumah ?? kapan Ayah ??!!" Davi memegangi lengan sang Ayah sangat tidak sabar.


Tio menerbitkan senyum dan mengusap kepala putranya. "Sabar ya.. adik bayi butuh 9 bulan diperut Ibu, tunggu dampai ia kuat untuk keluar."Tio menerangkan penuh kelembutan.


" Oh.. begitu. lama ya," Balas Davi.


" Cucu nenek sudah akan jadi kakak. tidak boleh nakal ya ??" Ucap Mama Hilda.


" Sudah ya ngobrolnya, yuk kita makan.kasihan dua teman Dania itu.. em.. siapa nama kalian ??" Tanya mama Hilda.


" Dia Wanda dan itu Riana ma." dania memperkenalkan.


" Mereka teman seperjuanganku selama aku hidup sendiri dulu." tambah Dania.


" benarkah ??? terima kasih sekali kalian sudah menemani anak saya .." Mama Hilda amat terharu.


" Nyonya jangan berlebihan. mungkin takdir saja kami bisa bertemu." Balas Riana. merendah


Mama hilda menggangguk penuh bahagia. mereka akhirnya mulai menikmati makanan yang tersaji diatas meja.


Dania nampak enggan menatap makanan diatas meja apa lagi Nasi, Entah mengapa jika melihat Nasi perut Dania seolah ingin terus menolaknya, jangan kan memakannya, aroma Nasi saja benar-benar membuat Dania tersiksa.


" Dania.. kau mau makan apa Nak ??" Tanya Mama Hilda penuh perhatian.


" Mama aku malas makan makanan seperti ini." jawab Dania.


"baby kau harus makan.." tegur Tio yang sangat terlihat gelisah jika jauh dari istrinya.


" Tapi aku tidak suka Nasi hubby !!!? Kau mau aku- " Dania mengisyaratkan muntah agar tidak terucap sebab mereka berada didepan Makanan. Tio kembali menghela nafas panjang dan mengeluarkan dengan sangat kasar.


" Panggil saja dia pasti dibelakang." Balas Tio sekenanya.


"baiklah. aku panggil dulu." Denis beranjak mencari pria yang baru ia kenal tadi.


Sementara yang lain mulai menikmati makanan, dan Dania hanya makan sayur sesuai keinginannya sendiri.


.


.


Denis melipat kedua tangan dengan senyum kala melihat Willy yang tak memakai baju berlatih bela diri.


Willy nampak begitu konsentrasi sampai tidak menyadari kehadiran Denis.


braak !!!


sasaran Willy hancur seketika saat pukulan maut telah dilayangkan.


Denis bertepuk tangan saat melihat betapa willy sangat hebat dalam gerakan bela dirinya.


Willy langsung menoleh dan ia cukup terkejut melihat Denis.


" Maaf tuan saya tidak melihat anda." willy langsung berdiri tegap dan menunduk memberi hormat


" Willy biasa saja...yang bosmu itu kak Tio bukan aku !!!?!" Balas Denis.


" Tetap saja Tuan. saya tidak bisa mengabaikan anda."Timpal Willy.


Denis mendekati willy yang masih setia tertunduk. "iya sudah terserah kau. aku kesini karna ingin memanggilmu untuk makan bersama kami didalam."


Willy terperajak, ia menatap denis dengan sungguh-sungguh seolah tak percaya dengan yang ia dengar.


.


.


.


Garing kayak kacang goreng, nggak pa2 ya. 🙏🙏


soalnya otor ngantuk banget habis begadang nungguin adik sakit dirumah sakit 😊😊🙏🙏


Hari ini cuma.bisa up satu bab, dan hanya kayak gini.. sorry banget.


dilarang protes, soalnya ngatuknya otor kebangetan banget ini 😁😁😁


Pencet-pencet aja tuh Koment, Like dan Votenya biar membangkitkan semangat otornya 👍👍👍


.


.


.