Dania Strong Women and Single Moms

Dania Strong Women and Single Moms
apa yang harus aku lakukan !!



bab 33


.


.


.


Davi nampak tenang dalam dekapan Tio hingga tertidur pulas.


hingga kemudian terdengar pintu terbuka dan Tio sudah tau jika Danialah yang masuk.


Sebelum melanjutkan langkah kakinya, Dania mengatur nafasnya. ia tau betul Davi tidak bisa terganggu saat tertidur.


saat dirasa sudah cukup tenang tanpa emosi, Dania mendekati Tio yang duduk bersandar dibrankar dengan Davi dalam dekapannya.


Tio masih nampak diam, ia juga enggan berkomentar, Meski baru mengerti kondisi Davi, setidaknya Tio tidak mau membuat putranya histeris kembali


"Dia sudah tidur.. sebaiknya kau pulang." ucap Dania lirih.


"apa kau tidak lihat. bahkan tangannya kuat menggenggam bajuku."balas Tio dengan suara lirih pula..


" aku mohon pulanglah, jangan beri harapan palsu pada putraku juga.."tutur Dania


Tio pun menatap tajam Dania. entah harus bagaimana mengatakan pada Dania jika kini ia akan berubah dan bertanggung jawab dengan baik, Tak ingin mengganggu davi, Perlahan Tio mencoba melepas tangan Davi, dan membenahi tidur davi.


" jangan bicara disini. ayo keluar." ajak Tio yang langsung berjalan melewati Dania terlebih dahulu.


meski nampak malas, akhirnya Dania mengekor dibelakang Tio.


Diluar, Wanda dan Riana masih setia menunggu.


hingga mereka dikejutkan dengan keluarnya Tio.


" kau !! jaga anak saya !!" ucap Tio pada Wanda.


" Baik tuan." Wanda menunduk hormat. Riana akhirnya turut menunduk.


"mereka akan kemana ??" tanya Riana pada Wanda.


" entahlah. mudah-mudahan Dania bisa terbuka hatinya."balas Wanda.


Loteng rumah sakit yang menjadi tempat pilihan Tio untuk berbicara dengan Dania.


" kenapa harus disini sih ??!!" Protes Dania yang cukup lelah, sebab Mereka harus menaiki anak tangga beberapa kali.


Tio berhenti dan memutar tubuh seraya menatap Tegas pada Dania yang nampak kesal.


" Sekarang katakan apa saja. selagi kita ada disini." ucap Tio datar.


" aku hanya menyuruhmu Berhenti mencampuri kehidupanku, berhenti menganggap Davi adalah putramu, berhenti memberikan harapan palsu pada Davi," balas Dania dengan tegas.


" lalu setelah itu ??" tanya Tio dengan datar lagi.


Alis dania bertaut, "maksudmu ??"


" setelah itu akan bagaimana ?? aku sudah melajukan tes DNA terhadap Davi, dan positif dia adalah anak kandungku, bagaimana mungkin aku bisa diam dan tidak bertindak dengan semua laranganmu ?!!! Davi pun juga sudah tau jika Aku adalah Ayahnya, kau bahkan tau kondisi davi bagaimana, apa yang akan terjadi pada putra kita nanti jika aku harus diam dan berhenti mengubah semua kesalahanku dimasa lalu ??!!!" terang Tio.


" Kau dulu mudah sekali kan meninggalkanku,?!! bahkan..-"


" aku tau !!! aku dulu telah berdosa menelantarkanmu dan Davi !! makanya sekarang aku mau merubah semuanya dengan membayar semua kesalahanku dulu !!!! apa tidak ada sedikit saja ruang maaf dihatimu untukku Dania !!!! apa hanya kebencian yang terus kau tanam dihatimu ??!!! lalu bagaimana caraku membuatmu yakin jika aku tidak main-main ??!! katakan padaku Dania, Aku harus melakukan apa ??!!!" Tio meluapkan semua dengan menyela ucapan Dania, hingga Air mata terus meleleh dikedua mata Tio.


Nafas Dania terus memburu dengan Perkataan Tio barusan. ingin rasanya ia melupakan masa lalu, tapi sakit yang sudah menggores hatinya seakan tak bisa dikendalikan. Dania Selalu teringat kenangan pahit masa lalunya jika ia melihat Tio.


" kau tau bagaimana aku harus terbelenggu rasa bersalah selama ini. mencarimu dan berusaha menebus semuanya, kau fikir selama ini aku diam saja ??!! aku bahkan tidak bisa tidur dengan nyenyak karna dihantui rasa bersalah yang besar !!" tambah Tio dengan sungguh-sungguh.


Dania sampai tak.bisa berkata lagi. dadanya sudah penuh dan sangat sesak sekali.


.


..