Dania Strong Women and Single Moms

Dania Strong Women and Single Moms
sedang bahagia



bab 43


Mentari sudah muncul dan menyinari kota. hiruk pikuk jalanan sudah dipenuhi mobil-mobil serta kendaranaan lain yang akan memulai aktivitas mereka.


Tio pun juga sudah bersiap Untuk kekantor lagi, karna beberapa hari yang lalu ia masih fokus pada dania dan juga Davi.


Pagi itu keusilan Tio kembali terjadi. Setelah drama sarapan yang membuat Dania kesal, Tio malah menggendong Davi dengan beralasan agar diantar hingga pintu depan. Dania yang memang tidak bisa menolak keinginan putranya hanya bisa pasrah. meski dihati rasa dongkol benar-benar membuatnya kesal.


" Anak Ayah tidak boleh nakal ya sama Ibu dirumah." pesan Tio seraya mengecup kening Davi.


" Ayah lama ya ??" Tanya Davi


" Tidak sayang. nanti siang ajak Ibu kekantor Ayah ya, Setelah makan siang kita kerumah sakit lagi buat cek up" terang Tio


" Tio !!" tegur Dania yang semakin kesal,Namun bukan Tio jika ia memilih diam, Tio terus menggoda Dania dengan memainkan kedua alisnya saat kedua mata mereka bertemu.


" Yeee !! kekantor Ayah ??kantor itu apa ??" tanya Davi yang tidak tau.


" Kantor itu tempat kerja Ayah nak. Kelak kalau Davi sudah dewasa, Davi yang bekerja disana." Tio menjelaskan dengan penuh kelembutan.


" Davi..Sudah ya, Ayahnya mau kerja dulu." Dania segera menyela agar Drama menjengkelkan dengan Tio.


Tio segera menurunkan Davi, kecupan dikening Davi mengakahiri percakapan Ayah dan anak itu.


Dania pun segera memegangi Davi yang melambaikan tangan pada Tio.


" bye Ayah.."


Tio membalas melambaikan tangan seraya masuk kedalam mobilnya.


" ibu..kenapa diam ??" tanya Davi seraya menengok keatas.


" Em..Itu Ayahnya sudah jalan kok." Dania menjawab seraya menunjuk Kearah mobil Tio yang sudah menuju gerbang untuk keluar.


" sudah ya, ayo masuk. Davi harus minum obat." Ajak Dania.


Davi mengangguk dan berlari masuk kedalam rumah.


" Davi jangan berlari sayang.." Dania mengekor terus dibelakang Davi.


Tidak seperti biasa, Wajah Tio kali ini nampak sumringah dan penuh senyum. para Karyawan juga keheranan dengan tingkah bos besar mereka. dulu jangankan menyapa, tersenyum saja tidak mau. menatap karyawan wanita saja tidak mau.


" Dengarkan semuanya !!!" tegur Tio saat berada diantara para karyawannya.


Semua nampak segera mendengarkan.


" Karna saya sedang senang dan bahagia !! Saya akan memberi kalian makan siang gratis hari ini, tanpa terkecuali, semua karyawan dengan semua jabatan, , bahkan seluruh OB. diRestoran saya !!" Terang Tio dengan lantang.


Wajah-wajah bahagia juga terlihat pada para karyawan.


Hany yang tak sengaja baru datang cukup keheranan saat lobby penuh dengan banyak karyawan. bahkan nampak tersenyum bahagia.


" Jika ada yang sudah berkeluarga. bisa membawa keluarganya !!" tambah Tio lagi.


Alis Hany bertaut. kemudian mendekati rekan kerjanya. "ada apa dengan pak Tio ??" tanya Hany.


" tuan memberi kita makan siang gratis hari ini. bahkan yang punya keluarga juga bisa ikut." jawab rekan Hany.


" tumben sekali..??" Gumam Hany.


setelah berkata demikian, Tio menuju lift untuk menuju ruangannya. Melihat itu Hany mempercepat langkah agar bisa satu lift dengan bos besarnya.


" pagi Tuan ??" sapa Hany penuh sopan.


" iya." balas Tio singkat.


" em...Tuan, Tadi Tuan mengumumkan apa ?? saya baru datang jadi tidak tau."tanya Hany ragu-ragu.


" kau terlambat datang pagi ini ya ?? tidak masalah karna aku sedang bahagia, kau kumaafkan, tapi lain kali kau akan kena hukuman." tutur Tio tanpa menjawab pertanyaan Hany.


" em.. itu tuan..-"


" siapkan mitting pukul 9 nanti. saya tidak mau ada kesalahan lagi !!" Tio menyela ucapan Hany dan segera keluar lift saat pintu lift sudah terbuka.