
bab 176
.
.
.
Celine berkendara dengan kesedihan dan kekecewaan yang mendalam. Impian akan hidup bahagia bersama Denis telah pupus sudah dengan kejujuran Denis barusan.
Perjuangan LDR mereka ternyata telah sia-sia dan tak bisa disatukan lagi.
Sementara Denis sendiri juga lebih merasa bersalah pada Celine. apalagi Celine yang selalu setia terhadapnya. "Maafkan aku Cel.. tapi kurasa kejujuran lebih baik dari pada aku harus terbelenggu dua hati nantinya."Gumam Denis yang menatap kepergian mobil Celine. meski sudah cukup jauh, tetap saja Denis tak melepaskan tatapannya.
.
.
Celine yang terus berderai air mata tak sadar terus dan terus menambah kecepatan. Nyeri dan luka dihatinya begitu terasa sekali. apalagi jika teringat Kata-kata Denis yang telah mencintai wanita lain.
Celine memukul setir beberapa kali guna mengurangi rasa sesak yang begitu mendera hatinya. "Bodoh kau Cel !! seharusnya kau sadar !!! bodoh !!"
Seraya berkata demikian, Celine membanting stir tanpa persiapan untuk berbelok.
Tak sengaja belokan jalan berlawanan ada mobil D yang tengah sibuk mengejar seseorang.
Kecepatannya yang memang diatas rata-rata cukup membuatnya terkejut, saat dengan tiba-tiba ada mobil berbelok tanpa lampu sen dan tanpa mengurangi kecepatannya.
"Sial !!!" umpat D yang langsung membanting stir agar jangan sampai bertabrakan.
Celine tak kalah terkejut, ia pun juga membanting stir seraya berteriak. "Aakkhhhh !!!"
crriiitt. !!!!
Mobil Celine terperosok ketepian yang ternyata adalah jurang.
D yang begitu ahli berkendara berhenti dengan sempurna meski harus memutar mobilnya beberapa kali.
D bernafas lega saat ia tidak apa-apa. namun ia sedikit kecewa karna buruannya ternyata lepas.
Teringat mobil yang bersimpangan dengannya, D langsung menoleh.
"astaga.. apa orang itu berniat bunuh diri !!?" D segera membuka seftbellnya dan langsung turun.
Celine tersadar dengan memegangi kening yang berdarah, ia membuka matanya beberapa kali dan betapa terkejutnya saat menyadari dirinya berada diujung tebing.
"hah !!! tolong !!! tolong !!!" teriak Celine histeris. hingga membuat mobil itu bergoyang.
D berlari cepat dan menahan kap mobil Celin dari belakang.
"Tolong !!! tolong saya !!!" Teriak Celine.
" Diamlah !!! jangan banyak bergerak !!!?" sentak D. yang kemudian menarik mobil Celine dengan sekuat tenaganya.
dari mobil Celine bisa melihat D yang mengeluarkan seluruh tenaganya guna menarik mobilnya agar jangan sampai terjatuh.
"Ya Tuhan.. tolong bantu dia.." Celine menangkupkan kedua tangannya menjadi satu.
dan akhirnya mobil berhasil sedikit terangkat, dan dengan segera D memecahkan kaca mobil bagian belakang.
" aahhh !!!" Celine memegangi kedua telinganya karna terkejut.
"Ayo cepat keluar." D mengulurkan salah satu tangannya. Hingga Celine bisa melihat itu.
"merangkaklah kemari, aku akan menangkapmu." Ucap D.
"tidak bisa.. nanti mobilnya Goyang lagi !!" Celine melirik kesisi dimana jurang masih terlihat.
"tenang saja. kau akan aman !! ayo cepat !! aku tidak bisa menarik mobil ini lebih lama !!!"tutur D.
Celine mengatur nafasnya lalu mengikuti arahan D.
hingga akhirnya D bisa meraih tangan Celine dan dengan cepat D menarik tubuh Celine. " Aakkhhh !!!" pekik Celine tak lupa ia memejamkan mata
bersamaan dengan Mobil yang akhirnya tetap terperosok masuk kedalam jurang.
doomm !!!
Celine memeluk D dengan erat, sebab ketakutannya sudah sangat besar apalagi suara dentuman mobilnya yang terjatuh sampai membuatnya tak sadar mendekap pria yang tidak ia kenali.
D bisa merasakan tubuh Celine bergetar, hingga niat D untuk mendorong tubuh Celine urung ia lakukan.
D diam dan tak membalas pelukan Celine. namun tangannya masih erat menggenggam jemari Celine.
.
.
Tak kasih vitamin..
Penasaran bang D kayak apa ??
aku kasih wajahnya aja ya 😁😁
D
Lagi nggak ???
Otor baik kok, tak kasih Visualnya Celine dah 😊😊😊
.
.
tuh. udah ya.. otor mau istirahat dulu
🙏🙏🙏🤗👍
.
. jangan lupa pencet-pencet Like, ama Votenya ya..
.
.
🙏🙏😊😊😊
.
.