The Power Of Love

The Power Of Love
Bab 94 - Pusat Salju



            Xue Ling dan kelima lainnya kembali ke pusat Xi Hai “Wei


Jiang, kembalilah ke Bei Hai…” Wei Jiang langsung mengiyakan “baik,


berhati-hatilah ! Shen Jun, disini serahkan pada anda !” berpesan pada Han Ling


yang hanya mengangguk. Wei Jiang membawa Xin Lan kembali ke Bei Hai,


meninggalkan Xue Ling, Han Ling, Shui Ling, dan Cheng Mei.


            Xue Ling melihat pusat salju di hadapannya. Jika di Bei


Hai ada Pusat Lava, maka di Nan Hai ada Pusat Salju. Di sebabkan bergejolaknya


Pusat Lava, untuk tidak sampai mencelakakan sekitar, Xue Ling menutupnya


memakai salju. Hal ini yang menyebabkan dampak pada Pusat Salju di Nan Hai.


Kedua suhu yang hampir sama, menyebabkan pergeseran pada Pusat Salju, mencari


keseimbangan sendiri.


            Setelah berlalu 120.000 tahun, karena pada Pusat Lava


masih menyimpan suhu aslinya, hingga pergeseran tidak sampai menyebabkan


petaka. Setelah menyelesaikan makhluk api dan menyetabilkan Pusat Lava,


keseimbangan kedua pusat harus di kembalikan. Xue Ling yang membekukan pusat


lava, merasa bertanggung jawab untuk mengembalikan keadaan seperti sedia kala.


            “Shui, kau yang menjaga kondisi. Cheng, kau masih


menyegel kami jika terjadi sesuatu !” Xue Ling memberi perintah, tanpa melihat


Shui Ling dan Cheng Mei “Jie, anda konsentrasi saja melakukan hal yang ingin


anda lakukan. Kami akan melakukan yang harus kami lakukan” Shui Ling


menenangkan “Xue, benar kata Shui. Anda hanya perlu konsentrasi melakukan hal


yang anda lakukan. Anda sendiri tahu dampak jika anda kehilangan konsentrasi”


memperingati Xue Ling.


            Xue Ling tersenyum “semua kembali lagi padaku !” melirik


Cheng Mei yang memberikannya senyuman manis. “baiklah… konsentrasi, fokus pada


satu titik !” Xue Ling berbalik kembali, fokus pada Pusat Salju di hadapannya


“Han ge, aku akan memulainya !” Han Ling tersenyum, memeluk Xue Ling dan


mengecup keningnya, melerai pelukan “Shen Zun, silahkan !” mempersila Xue Ling


dengan menjulurkan tangan mengarah ke Pusat Salju.


            Xue Ling tertawa kecil, melangkah maju. Wajah Xue Ling


berubah serius, tangannya mulai mengerahkan sihir, mengarahkannya ke Pusat


Salju. Han Ling melihat Xue Ling yang sudah mengerahkan sihir, ikut mengerahkan


sihir. Sihir yang di keluarkan Han Ling berupa energi, diarahkan ke tubuh Xue


Ling, mempertahankan kondisi Xue Ling dan memperbesar energi yang dikeluarkan Xue


Ling. Dengan demikian Han Ling bersama Xue Ling bahu membahu menyetabilkan


Pusat Salju.


            Cheng Mei dan Shui Ling membuat jiejue, agar yang di


lautan, tidak menyadari yang mereka lakukan. Perlahan terlihat pergerakan pada


Pusat Salju. Cheng Mei dan Shui Ling membuat jiejue pada mereka berempat untuk


menetralisir dinginnya suhu Pusat Salju. Tanpa di sadari penghuni lautan,


gejolak luar biasa sedang terjadi.


            Selama 10 hari proses, mereka mengupayakan segalanya


tidak sampai menimbulkan gejolak keluar dari Pusat Salju. Setelah berhasil


mengembalikan posisi Pusat Salju, Xue Ling memeriksa keadaan Pusat Salju secara


menyeluruh. Kedua pusat salju dan pusat lava yang tenang tanpa retakan, adalah


kunci untuk menjaga keseimbangan dan kestabilan.


            “Bei Hai, Pusat Lava…” Xue Ling meninggalkan kata,


langsung menghilang dari hadapan Han Ling dan lainnya “Xiao Xue… egh…” Han Ling


jatuh berlutut, wajahnya pucat setelah mengeluarkan energi yang cukup besar


“Jiefu…” Shui Ling bergegas menghampiri “Bei Hai…” Han Ling berusaha berdiri


“em… Xiao Xue…” tiba-tiba tubuh Han Ling bercahaya keemasan dan menghilang


setelah memanggil Xue Ling. “Xue Ling sudah membawanya, kita juga kesana…”


Cheng Mei mengkonfirmasi.


            Han Ling muncul disisi Xue Ling yang sudah mengerahkan


sihir ke pusat lava “Xiao Xue…” memanggil dengan suara lemah “Han Ling Shen


Jun…” Lin Yang Shui Jun langsung memapah Han Ling Shen Jun. “Shen Jun, jangan


kesana… ini adalah saat kritis, jika mengacaukan konsentrasi Shen Zun, tidak


tahu bagaimana akibatnya” Lin Yang Shui Jun memperingati Han Ling.


Wei Jiang Zheng Zhu dan kaum Bei Hai Ren Yu. Han Ling mencemaskan Xue Ling yang


sudah memucat “tidak, aku akan membantu Xiao Xue…” “Han Ling…” Lin Yang masih


mau mencegah “Lin Yang, lindungi lainnya… aku akan berjuang bersama Xiao Xue,


apapun yang terjadi…” mengerahkan energi, mengirimnya ke Xue Ling.


            Perlahan terlihat segel salju yang menghilang, ada


senyuman tipis di wajah pucat Xue Ling. Dalam 5 hari, semua segel salju yang


melapisi Pusat Lava sebelumnya terlepas secara menyeluruh. Dari sudut bibir Xue


Ling, mengalir darah segar, tapi terdapat senyuman tipis yang terbentuk oleh


bibir pucatnya. Han Ling terjatuh berlutut dan muntah darah, berusaha


mempertahankan kesadarannya “Xiao Xue…”


            Han Ling berusaha berdiri dengan bantuan Lin Yang “Han


Ling, bagaimana denganmu ?” Lin Yang cemas melihat kondisi Han Ling. Han Ling


menggeleng, memegang dadanya, memegang Lin Yang Shui Jun, berusaha berjalan


selangkah demi selangkah menghampiri Xue Ling “Xiao Xue…” Xue Ling yang berdiri


diam sendiri di tempatnya pertama, tidak bergeming sama sekali. Wei Jiang Zheng


Zhu sudah muntah darah dan dipapah Xin Lan, demikian juga Bei Hai Ren Yu


lainnya.


            Han Ling berusaha berjalan dan mencapai Xue Ling,


memegang tangannya “Xiao Xue…” membalik tubuh Xue Ling ke arahnya. Xue Ling


tersenyum, menatap Han Ling. Han Ling melihat darah yang masih mengalir di


bibir Xue Ling, mengelapnya “Xiao Xue…” senyuman di bibir pucat Xue Ling


semakin terangkat “Han ge, sudah stabil kembali… Han Ling Shen Jun, terima


kasih…” Xue Ling menutup mata, menundukkan kepalanya.


            Han Ling memasukkan Xue Ling ke dalam pelukan hangatnya


“Xiao Xue, diantara kita, tidak perlu berterima kasih. Sudah lelahkan ? kita


kembali ?” Xue Ling tersenyum dengan mata tertutup “baik…” mengangkat satu


tangannya, mengibaskan sembarang arah, Xue Ling dan Han Ling menghilang dari


hadapan semua.


“Xian


Zun, Yue Shen, pergilah ke Xue Zuan Shi Gong… Shen Zun sedang terluka parah…”


Wei Jiang menginfokan. Shui Ling langsung mengiyakan “baik, disini serahkan


pada anda…” Wei Jiang mengangguk. Shui Ling dan Cheng Mei langsung menghilang,


kembali ke Xue Zuan Shi Gong.


Begitu


muncul di Xue Zuan Shi Gong, Xue Ling langsung jatuh tidak sadarkan diri “Xiao


Xue…” Han Ling yang ingin memapah Xue Ling pun sudah tidak sanggup


mempertahankan kesadarannya, tidak sadarkan diri sambil memeluk Xue Ling. Saat


Shui Ling dan Cheng Mei tiba, melihat Xue Ling dan Han Ling yang tidak sadarkan


diri, terbaring berpelukan di atas lantai.


Shui


Ling dan Cheng Mei mengalirkan energi ke tubuh keduanya. Yao Wang segera


memeriksa dan memberikan pengobatan terbaik. Shui Ling menceritakan hal yang


terjadi di Xi Hai dan Bei Hai kepada Huo Ling Tian Zun dan Ling Siang Tian Hou.


15


hari kemudian, Chang Yi – Bei Hai Ren Yu Tai Zi berkunjung ke Xue Zuan Shi Gong


mengabarkan keberhasilan usaha Xue Ling untuk menyetabilkan Pusat Salju dan


Pusat Lava. Semua sudah kembali normal dan berada di titik tepatnya, tanpa


adanya selisih pergeseran seperti sebelumnya. Wei Jiang Zheng Zhu dan Bei Hai


Ren Yu yang ikut terlibat, sedang beristirahat dan memulihkan diri di Bei Hai.


Saat


Chang Yi Tai Zi berkunjung, Xue Ling dan Han Ling belum sadar. Chang Yi Tai Zi


membawa pesan dari Wei Jiang Zheng Zhu dan mendiskusikan kondisi Pusat Lava dan


Pusat Salju. Xi Hai Ren Yu tidak mengurus Pusat Salju saat di Xi Hai, karena


yang bertanggung jawab atas Pusat Salju adalah Nan Hai Gong. Seharusnya seluruh


Da Hai bersatu termasuk seluruh kekuatan yang ada untuk menjaga Pusat Lava dan


Pusat Salju. Sekian lama berlalu, yang menanggung jawabi hanya Bei Hai Ren Yu


dan Nan Hai Gong.