
Dong Hua duduk di tepi ranjang, menyentuh wajah pucat Bai Feng
Jiu “Xiao Bai, seharusnya akulah yang terbaring disini !” “Dong Hua, jangan
seperti itu ! bukan hanya demi dirimu, Xiao Jiu melakukan semuanya juga untuk
melampiaskan emosinya… memang 200 tahun itu sudah membuatnya sangat menderita,
bahkan saat keluar dari Fan Yin Gu denganmu, Xiao Jiu masih terluka. Jika ingin
mengatakan salah, kita semua bersalah. Saat itu kekerasan Bai Yi,
kesalahpahaman denganmu, kehamilan yang kupastikan, gosip yang beredar. Segala
sesuatu yang terjadi, telah memaksa Xiao Jiu untuk memilih jalan pergi. Setelah
kembali, langsung dihadapkan persoalan besar, begitu besar penindasan yang
diterimanya hanya karena ketidak percayaan semua, hanya dikarenakan usianya.
Dari awal, dia tidak pernah beristirahat dengan baik, tubuhnya tidak pernah
pulih. Masih menerima rintangan yang begitu banyak. Bahkan kita dewa prasejarah
saja tidak akan sanggup bertahan, apalagi Xiao Jiu yang tidak sampai 32.000
tahun saat itu.” Entah sudah berapa puluh kali Zhe Yan mengulang penjelasan ini
untuk menenangkan Dong Hua. Semua merasa bersalah dan ingin melakukan sesuatu untuk
Bai Feng Jiu, tapi segalanya hanya usaha sia-sia selama ini.
Disaat ulang tahun Gun Gun yang ke 5.000 tahun, semua berkumpul
di Bi Hai Cang Ling. Gun Gun masuk ke kamar Bai Feng Jiu “Niang Qin, sudah
hampir 5.000 tahun, berapa lama lagi Niang Qin akan tertidur ? Niang Qin, semua
menyiapkan hadiah untuk Gun Gun tapi yang paling Gun Gun inginkan adalah Niang
Qin. Niang Qin, bisakah Gun Gun meminta hadiah pada Niang Qin ? Bisakah Niang
Qin membuka mata dan tersenyum pada Gun Gun ? Niang Qin, walau hanya sekejab,
Gun Gun akan sangat bahagia. Niang Qin, Gun Gun sangat merindukan Niang Qin.”
memeluk Bai Feng Jiu dan mencium pipinya.
“Gun Gun, ayo… semua sudah menunggumu diluar !” Bai Ce mengajak
Gun Gun keluar dari Shi Gong, meninggalkan Dong Hua dan Bai Feng Jiu “Xiao Bai,
bisakah mengabulkan permintaan hadiah dari Gun Gun ? Xiao Bai, aku juga sangat
merindukanmu ! Xiao Bai, aku tahu kau juga sedang berjuang… cepatlah kembali,
kami semua menunggumu. Xiao Bai, aku mencintaimu…” mengecup kening dan bibir
Bai Feng Jiu “Xiao Bai, aku keluar dulu, hari ini perayaan ulang tahun Gun Gun
yang ke 5.000 tahun. Aku akan segera kembali…” Dong Hua mengecup kening Bai
Feng Jiu sebelum keluar.
Semua bersuka cita merayakan ulang tahun Gun Gun. Gun Gun
mendapat banyak hadiah dari keluarga dan teman. Dari Dong Hua adalah sebuah
pedang yang mirip dengan pedang Cang He. “Gun Gun, senjata apa yang paling kau
senangi ?” Yan Ci Wu bertanya, Gun Gun tersenyum, mengeluarkan sebuah benda
dari bajunya “ketapel ?” Yan Ci Wu melihat benda itu. Gun Gun menggenggam
ketapel berwarna ungu dengan ukiran rubah perak berekor sembilan.
“Gun Gun, ini buatan Xiao Jiu ?” Bai Zhen melihat ketapel dengan
seksama. Gun Gun mengangguk “saat berusia 100 tahun di alam fana, Niang Qin
memberikan ini padaku. Niang Qin mengatakan aku masih kecil, tidak bisa
berhadapan langsung dengan musuh. Jika ada musuh, Gun Gun harus berlari menjauh
dan bisa diam-diam membantu Niang Qin menggunakan ini” Dong Hua membelai kepala
Gun Gun “Niang Qin akan sangat bangga padamu”.
Gun Gun tersenyum sedih “walaupun keadaan saat itu begitu kacau.
Niang Qin masih menyempatkan diri membuatkan semeja makanan kesukaanku. Niang
Qin…” Dong Hua tersenyum “Niang Qin akan selalu bersama kita !” Gun Gun
mengangguk, semua berkaca-kaca bahkan ada yang meneteskan air mata.
Kembali tersenyum “Gun Gun, apakah masakan laolao dan tai
ayahmu…” Lian Song menggoda Gun Gun. Gun Gun langsung bergidik ngeri. Ikan asam
manis Dong Hua sangat terkenal dengan khasiat membunuhnya. Gun Gun sudah pernah
mencobanya sekali, sakit hingga 5 hari. Yang terbaik yang pernah dibuat Dong
Hua adalah ikan asam manis yang jadi ikan asin. Dong Hua tersenyum ‘lihat Xiao
Bai, bahkan putra kita pun memandang rendah ikan asam manisku… Xiao Bai, kau
harus kembali dan memberi tahu mereka, bagaimana kau sangat menyukai ikan asam
manisku sebagai xiao hu li… Xiao Bai…’
“Gun Gun, yang mana hadiah yang menurutmu paling kau sukai ?”
Yan Ci Wu bertanya dengan antusias. Gun Gun menghela nafas, melihat semua
hadiah yang diberikan padanya “apa tidak ada yang kau sukai ?” Yan Ci Wu
melihat Gun Gun yang tidak tertarik, jadi kecewa “bukan tidak suka, hanya…
bukan hadiah-hadiah ini yang kuharapkan…” menunduk sedih, diikuti lainnya yang
tersenyum sendu.
“air sedanau hanya mengambil semangkok… Xiao Di Zhu, bukankah
anda juga terlalu serakah… hadiah sebanyak ini masih belum puas !” terdengar
suara merdu di telinga semua. Gun Gun segera mengangkat kepala melihat sumber
suara yang tersenyum manis menatapnya. Mata Gun Gun berkaca-kaca, segera
berlari “Niang Qin… Niang Qin…” langsung memeluk tubuh Bai Feng Jiu yang
berdiri di hadapannya. Bersamaan dengan suara Bai Feng Jiu yang terdengar. 9981
burung berterbangan diikuti 389 burung phoenix dan merak berputar-putar di atas
Bi Hai Cang Ling. Tidak cukup sampai sana, hujan Feng Wei Hua terjatuh di Bi
Hai Cang Ling membuat wangi yang sangat nyaman.
“Niang Qin… Niang Qin… akhirnya kau sadar juga…” Gun Gun
menangis sambil tertawa melihat Bai Feng Jiu “hmm.. bukankah hanya ingin
melihat sekejab, jadi Niang Qin sudah bisa tidur lagi ?” Bai Feng Jiu menggoda
Gun Gun dengan wajah usilnya. Gun Gun menggelengkan kepala dengan kuat “tidak…
tidak… tidak boleh tidur lagi… Niang Qin… temani aku… temani aku merayakan
ulang tahunku, bagaimana ? Niang Qin jangan tidur lagi… bagaimana ?” Bai Feng
Jiu tersenyum manis menyentil kening Gun Gun “masih saja banyak permintaan…”
Gun Gun berkaca-kaca dan mengangguk “baiklah, karena ini ulang tahunmu, yang
mulia dengan berat hati akan mengabulkannya…” Bai Feng Jiu mengiyakan dengan
wajah tertindas.
“Xiao Bai…” Dong Hua menghampiri “Di Jun, lama tak bertemu…” Bai
Feng Jiu menatap Dong Hua dengan senyuman. Dong Hua langsung memeluk Bai Feng
Jiu “lama tidak bertemu, sangat merindukanmu ! bagaimana ? apa ada yang tidak
nyaman ?” “masih pusing dan tidak bertenaga…” Bai Feng Jiu membalas pelukan
Dong Hua “bagaimanapun aku harus bangun karena permintaan untuk menjadi hadiah
anak nakal ini kan !” sambil membelai kepala Gun Gun. Dong Hua cemberut “hanya
untuk Gun Gun ?” “Di Jun, apa anda sedang cemburu dengan Gun Gun ?” Bai Feng
Jiu menggoda, Dong Hua mengangguk. Bai Feng Jiu cekikikan hingga
terbatuk-batuk.
“Xiao Jiu, kau baru saja sadar… jangan berdiri terus, duduklah
!” Bai Qian menghampiri dan mengingatkan. Bai Feng Jiu melerai pelukan, melihat
dan memeluk Bai Qian “gugu…” “anak nakal, kau membuat semua khawatir padamu !”
Bai Qian membalas pelukan Bai Feng Jiu “gugu, Xiao Jiu merindukanmu…” Bai Qian
tersenyum “ayo… jangan sampai kelelahan lagi…” melerai pelukan “Gun Gun, ajak
Niang Qin-mu duduk…” mengingatkan Gun Gun. Gun Gun segera menggandeng Bai Feng
Jiu bersama Dong Hua, dengan senyum manisnya menghampiri yang lainnya.