The Power Of Love

The Power Of Love
Bab 27 - Lamaran



Han Ling kembali ke Xue Ling “maksudmu dengan tidak


berhasil ?” Xue Ling tersenyum “bagi penduduk Hu Lu, mereka masih bisa


memperbaiki keadaan, walau kedepannya akan lebih susah untuk berkembang biak.


Hal yang sudah hilang, tidak bisa kembali lagi, tapi masih meninggalkan


sebagian kecil. Masalah yang di Hu Lu ini, makhluk itu tidak mendapat hasilnya.


Dan dilihat dari caranya, sebelumnya pun gagal, karena tidak ada unsur jiwa


apapun, hanya sedikit serpihan titik. Tapi… mungkin saja, mereka sudah berhasil…”


“anak itu ?” Han Ling bertanya, Xue Ling mengangguk.


“Xiao Xue, apa hal ini berhubungan dengan Ro Tan Mo ?”


“apa wanita Li Ming itu adalah salah satu makhluk ?” Han Ling dan Lin Yang


bertanya bersama. Xue Ling berdehem “aku sangat yakin Ro Tan Mo berhubungan,


tapi wanita itu…” “apa kalian pernah bertemu ?” Shui Ling penasaran dengan


wanita dari Re Shui Gu. Keduanya menggeleng “Xiao Xue, apa hubungannya dengan


perang Shen Mo mu sebelumnya ?” “ah… aku bisa merasakan aura yang akrab sedang


bermain di medan perang saat itu ! aku tidak mengetahui apapun saat aku mati


dalam perang. Wei Jiang yang memperlihatkan pada kami, itu adalah bayangan Li


Ming. Mengenai apa yang terjadi, Cheng Mei dan Chang Yi sedang menelaahnya !”


Han Ling mengangguk “baik, kau sudah lelah hari ini,


istirahatlah !” Xue Ling tersenyum, mendekat ke arah kuping Han Ling. Terlihat


Han Ling mengangguk “istirahatlah, aku akan menjagamu !” mengecup kening dan membaringkan


Xue Ling ke tumpukan dedaunan yang sudah disiapkan “Xian Zun, anda juga sudah


lelah !” Han Ling melihat Shui Ling, Shui Ling ikut beristirahat.


Han Ling menghampiri Lin Yang “istirahatlah, kita gantian


!” “ada apa ?” Lin Yang mengerutkan kening, melihat senyum miring Han Ling


“baik, aku istirahat dahulu.” Han Ling mengangguk, duduk di samping Xue Ling,


tersenyum, membelai kepala Xue Ling. Han Ling menjaga api unggun sambil


memikirkan semua penjelasan yang di dengarnya ‘api merah saat itu ! hmm tapi


selama mengikuti jejaknya, tidak pernah melihatnya berhubungan dengan Lan Hua


Gu, bagaimana bisa saling berhubungan ? Jin Lan sudah pasti bersama Li Ming,


tapi Hong Lan ini ! Xiao Xue mengatakan tidak akan memimpin perang, siapa yang


bertanggung jawab untuk hal ini ? hanya berdasar pada bau yang bahkan tidak


bisa dibaui semua, bagaimana menemukannya ?’


Han Ling beristirahat di samping Xue Ling, sementara Lin


Yang berdekatan dengan Shui Ling, bergantian berjaga. Disaat mereka bangun, Han


Ling sudah membuat jiejue untuk menyamarkan keberadaan mereka. “Han ge…” Han


Ling tersenyum menatap Xue Ling yang baru bangun “tidurmu nyenyak ?” Xue Ling


mengangguk “mereka sudah keluar ?” melihat di luar jiejue, Han Ling mengangguk


“Xiao Xue, aku tidak bisa mencium bau pada mereka !” Shui Ling dan Lin Yang pun


sudah terbangun.


Xue Ling terduduk, mengamati orang-orang yang berlalu


lalang di luar jiejue “hmm… Han ge, kau mengatakan bau pada Ro Tan Mo hanya


muncul beberapa hari dalam sebulan !” Han Ling mengangguk. Shui Ling


berkomentar “jie, Ro Tan Mo benar betina…” “hmm…” Xue Ling berdehem. Lin Yang


mengerutkan kening “maksud anda, periode wanita ?” Shui Ling mengangguk


“beberapa hewan yang berkelamin ganda, anda sebagai Shui Jun, tidak mungkin


tidak mengetahui prosesnya kan !” mengejek “kenapa anda memastikannya betina ?”


“apa jantan memiliki periode juga ?” Xue Ling bertanya dengan mata berbinar.


Han Ling cekikikan “gadis nakalku…” Xue Ling memeletkan lidahnya, Lin Yang


salah tingkah.


Han Ling merangkul Xue Ling dan berbisik di telinganya


“tunggu saat kita menikah, kau akan tahu pria memiliki periode atau tidak !”


kata-katanya membuat wajah Xue Ling memerah, mencubit Han Ling “siapa yang mau


menikah denganmu ?” membuang muka. Han Ling tersenyum “setelah kembali, kita


meninggalkanku ! dulu, aku tidak pernah memikirkannya, tapi setelah bersamamu,


aku menemukan sudah tidak dapat melepasmu. Saat kita berpisah sesaat, hatiku


bagai mau meledak. Tidak dapat melihatmu, aku lebih baik mati’ memeluk Xue Ling


“menikahlah denganku ! aku sudah tidak dapat berpisah darimu !” Xue Ling


mematung.


Shui Ling dan Lin Yang yang mendengar lamaran Han Ling,


tersenyum dan memalingkan wajah mereka, tidak mengganggu kemesraan kedua dewa


dewi itu. Lin Yang mengobrol dengan Shui Ling, sambil mengamati “anda tidak


keberatan dengan Shen Jun ?” Shui Ling menggeleng “walau aku tidak tahu apa


yang terjadi pada mereka, tapi selama ini aku juga mengetahui karakter Han Ling


Shen Jun. Jiejie sangat kesepian. Saat Fu Wang Mu Hou tiada, jiejie berjuang


sendiri menstabilkan keadaan, kami masih dalam tahap belajar. Saat Fu Wang Mu


Hou masih ada, kami lebih banyak bermain, tidak tahu bagaimana memegang


tanggung jawab besar. Jiejie-lah yang mengajari kami tanpa mempedulikan kondisi


tubuhnya sendiri. Saat itu, kami pun tidak mengetahui kondisi tubuhnya, hingga


beliau tewas dalam perang. Jiejie bisa hidup kembali adalah suatu keajaiban,


buah dari karma baiknya sendiri. Kami berharap jiejie bisa menjalani


hari-harinya dengan bahagia tanpa terbebani dengan berbagai masalah lagi.”


Lin Yang tersenyum “dia sangat gigih, tidak pernah mau


kalah !” Shui Ling tersenyum sedih “bukan tidak pernah mau kalah, tapi dia


tidak bisa kalah. Jika dia kalah, sama saja dia menyerahkan nyawanya” Lin Yang


mengerutkan keningnya, Shui Ling tersenyum miring melihatnya “huh Shui Jun,


tidak semuanya seperti anda ini, memiliki orang tua yang bisa membuka jalan


anda !” Lin Yang berdehem “bukankah anda bertiga memiliki Tian Zun dan Tian Hou


terdahulu ?” Shui Ling hanya tersenyum, tidak menjawab.


Han Ling membujuk Xue Ling untuk menerimanya “Xiao Xue,


menikah denganku, bagaimana ?” Xue Ling memijat pelipisnya “Han ge, kenapa


perubahanmu sangat besar ? aku baru saja bisa menerima kata-katamu di gunung


lava, sekarang kembali kau kejutkan lagi. Apa anda betul Han Ling Shen Jun ?”


Han Ling tersenyum, menyingkirkan tangan Xue Ling dan mengecup pelipisnya “Xiao


Xue, aku sudah menahannya 5.000 tahun. Setelah mengeluarkan kata-kata di gunung


lava, aku sudah tidak bisa menyimpan kata. Disini sangat terbebani jika tidak


dapat mengeluarkannya.” Menunjuk dadanya.


Han Ling memegang wajah Xue Ling “Xiao Xue, aku juga


tidak tahu bagaimana ! mungkin karena sudah menyimpannya 5.000 tahun, sekarang


perasaan itu meledak keluar semua. Kau tahu, saat kemarin kita berpisah, hatiku


bagai tercengkeram sesuatu mau meledak. Aku tidak bisa menenangkan diriku


hingga melihatmu lagi. Xiao Xue, aku sudah tidak bisa menjauh darimu. Aku tidak


bisa mengatakan kata-kata manis, aku tidak pernah memiliki pengalaman untuk hal


ini. Aku hanya bisa mengatakan apa yang kurasakan. Xiao Xue, bersamalah


denganku, menikahlah denganku !” memeluk Xue Ling dengan satu tangannya menahan


tangan Xue Ling di dadanya.


Xue Ling dapat merasakan detak jantung Han Ling yang


sangat cepat dan kegelisahaannya “hmm… Han ge, apakah menurutmu ini tidak


terlalu cepat ?” Han Ling menggeleng “Xiao Xue, ini bahkan sudah sangat lama.


Aku bahkan tidak ingin melewatkan satu detik berjauhan darimu. Xiao Xue, tolong


aku, aku sangat menderita seperti ini. Aku sangat takut, kau akan terlepas


dariku. Xiao Xue, aku akan mati jika sampai kau tidak menginginkanku lagi”


memasukkan wajahnya ke pundak Xue Ling.


NB " Thanks atas komen-komennya...


walau othor tidak bisa balas satu persatu, tapi komen kalian othor baca semua, jadi penyemangat buat othor...