
“ehm… jadi masalah apa jie ? apa dalam cinta kalian juga
ada pihak ketiga ?” Shui Ling santai bertanya. Xue Ling melamun “Xian Zun,
bukan hanya pihak ketiga bahkan keempat kelima juga ada. Tapi Han Ling Shen Jun
ini termasuk dewa yang tidak mengumbar cinta. Beliau tidak pernah dekat dengan
siapapun kecuali Hua Ling – Rou Rou ini !” Xin Lan menjelaskan. Shui Ling
memegang bahu Xue Ling “Jie, anda juga memiliki banyak penggemar, bukankah sama
saja ! selama Han Ling Shen Jun hanya menyukaimu, bukankah hal ini sudah tidak
akan menjadi hambatan kalian !”
Xue Ling menatap Shui Ling “cinta ! hmm… kenapa aku tidak
memikirkannya sebelumnya !” “apa ? apa yang kau temukan ?” Cheng Mei menyadari
ada sesuatu yang berbeda “Ro Tan Mo itu adalah seorang betina !” Xue Ling
langsung menjawab “apa ? maksudmu Ro Tan Mo itu jatuh cinta pada Han Ling Shen
Jun ?” Shui Ling bereaksi. “jatuh cinta kepalamu !” Xue Ling kembali mengetuk
kepala Shui Ling “jie, tidak lama kepalaku akan membesar seperti satu telur !”
Shui Ling menggerutu.
Xue Ling memegang dagunya, tidak menggubris Shui Ling
“hmm… tampaknya permainan akan semakin menarik !” “Shen Zun…” Xin Lan
menyadarkan Xue Ling “Xin Lan, apa ada yang kalian tutupi dariku ?” menyipitkan
mata. Xin Lan terkejut dan menghela nafas “huh tidak dapat menutupinya dari
anda… sebenarnya bukan kami sengaja menutupinya, tapi kami juga tidak jelas.
Bukan hanya kehidupan anda tertutupi, semua Zun Wang juga memiliki kendala itu,
termasuk Han Ling Shen Jun.”
Xue Ling berguman “bagaimana dengan para tahanan ?” Cheng
Mei menjawab “Xue Ling, bukan salah mereka. Sama seperti semua kehidupanmu,
kehidupan Rou Rou pun terlepas dari jangkauan. Ini juga penyebabnya tidak ada
yang mengetahui kau masih bisa kembali. Sementara para tahanan yang kabur itu,
yang terdeteksi hanya 2, lainnya adalah serpihan jiwa mereka. Selama ini,
keduanya berdiam di tempat inangnya.”
Xue
Ling menggosok-gosokkan tangannya “hmm tampaknya kita akan berburu selepas ini
!” dengan wajah nakalnya. Shui Ling melihatnya “e.. e… e… kita bicarakan dahulu
ya ! anda mau berburu, boleh-boleh saja… jangan meminta kolam bunga tiap
kalinya !” memperingati. Xin Lan cekikikan, menyihir sesuatu di tangannya “ini
bawalah ! dengan ini, anda tidak perlu bingung saat bau itu menempel. Jiang ge
memintaku menyiapkannya untuk kalian.” Xue Ling tersenyum manis menerimanya
“hmm… ternyata kalian juga bisa berfikiran maju hihihi…”
Xin Lan
tersenyum manis “Shen Zun, kami ini Ren Yu, hal seperti ini, anda dapat
mengandalkan kami !” Xue Ling tertawa. Cheng Mei berdehem “hmm… tapi kalau Han
Ling Shen Jun juga ikut, kau tidak perlu pusing memikirkan kolam bunga !” Xue
Ling melirik sinis “iya jie, Han Ling Shen Jun tampak terus mengamatimu !
bukankah tadi juga menawarkan permandian bunga untukmu !” Shui Ling menggoda.
Xue Ling mengangkat tangannya, Shui Ling segera menutupi keningnya, cekikikan.
Xue
Ling meminum teh dengan santainya, menatap hamparan kawah salju “Shen Zun, anda
disini !” Wei Jiang menyusulnya “Wei Jiang, aku akan segera pergi !” Wei Jiang
mengangguk “hmm… Shen Zun, pergilah melakukan apa yang anda inginkan !” Xue
Ling tersenyum “Wei Jiang, kau tidak perlu terus berada di bawah !” Wei Jiang
menunduk “Shen Zun, aku tahu yang anda maksud, aku hanya masih merasa ragu
dengan diriku sendiri !”
Xue
Ling berdehem “Wei Jiang, tidak mencobanya dari mana tahu kau tidak bisa !
apapun yang nantinya terjadi, cukup menjadi dirimu sendiri dan berusahalah
semampumu ! kendalikan emosimu ! jangan kalah oleh kekuranganmu !” Wei Jiang
tersenyum “anda berbicara begini lembut padaku, aku akan curiga anda adalah
yang dulu”
Wei
Jiang duduk di samping Xue Ling “Shen Zun, kenapa aku ? tentunya bukan karena
aku adalah putra mahkota kan ataupun benih
unsur kan !” Xue Ling tersenyum miring “sudah berapa lama kau menyimpan
pertanyaan ini ?” Wei Jiang cemberut “120.000 tahun lalu !” Xue Ling berdehem
“hmm… bagaimana mengatakannya ? tebakan ! hahaha…” “apa yang sebenarnya anda
cari saat itu ?” Wei Jiang tersenyum lembut.
Xue
Ling menunduk “jati diri !” Wei Jiang agak terkejut mendengar jawaban Xue Ling.
Xue Ling tersenyum “hmm… apa yang akan kau fikirkan ketika mengetahui semua usahamu
akan sia-sia saja ! hasil akhirnya adalah kematianmu !” Wei Jiang membelalakkan
matanya “hmm… pertemuan pertama denganmu adalah saat terlemahku… Fu Wang Mu Hou
baru saja meninggalkan kami… aku memakai seluruh kekuatanku untuk menyimpan
serpihan kecil keduanya, untuk menopang pertumbuhan pohon Bodhi. Mereka adalah
ling chi, jika energi mereka menghilang dari Si Hai Ba Huang akan menyebabkan
kekacauan besar. Semua usaha kulakukan untuk itu, tapi berulang kali mengalami
kegagalan. Hal itu menyebabkan lukaku semakin lama semakin parah, tapi aku
tidak menyerah.”
Wei
Jiang mengerutkan kening “setiap zaman memiliki bagian masing-masing yang
menopangnya.” Xue Ling menghela nafas “Wei Jiang, satu yang tidak pernah
diketahui lainnya. Aku juga terlibat dalam perang itu dan mendapat luka yang
tidak ringan. Bagaimana aku bisa menopang semuanya sendiri, sementara Huo Ling
dan Shui Ling belum siap menghadapi apapun ! aku juga tidak bisa meminta
lainnya, yang mana pihak lawan dan kawan pun tidak jelas” Wei Jiang menebak
“jadi anda berusaha menunda waktu !”
Xue
Ling mengangguk “kematianku tidak terhindarkan ! masalah datang silih berganti,
belum lagi kegagalanku pada pohon Bodhi.” Wei Jiang meminum tehnya “jadi anda
melatihku yang adalah Bei Hai Ren Yu Tai Zi ?” Xue Ling berkilah “aku mana tahu
kau adalah Bei Hai Ren Yu Tai Zi saat itu !” “ah anda mengajari semua !” Wei
Jiang menelaah “hmm… setidaknya dengan energi salju itu bisa menunda satu
musibah terjadi ! masalah pengembangannya, tergantung dari kalian
masing-masing” Wei Jiang tersenyum “jadi energi ini adalah amanat anda pada Bei
Hai Ren Yu” “apa yang dimaksud dengan amanat, aku hanya memberikan alat untuk
kalian menjaga harga diri kalian !” Wei Jiang cekikikan.
Xue
Ling berguman “aku tidak pernah menyangka dapat kembali lagi !” Wei Jiang
tersenyum “saat anda menanam Pohon Bodhi itu, harusnya anda sudah tahu ! anda
sangat bersungguh-sungguh dalam menjaga Pohon Bodhi itu. Pohon Bodhi adalah
pohon yang memiliki kekuatan dewa paling kuat di Si Hai Ba Huang. Buahnya dapat
menghilangkan semua dampak terburuk dalam diri seorang dewa. Setiap urat
akarnya membawa aura murni yang sangat kuat.”
Xue
Ling menggerutu “mana aku ada memikirkan sejauh itu !” mengelak “awal
menanamnya hanya karena keisenganku saja. Jangankan Fu Wang Mu Hou, bahkan Shen
Wang pun tidak mendukungku !” Wei Jiang menggeleng “bukan tidak mendukung anda,
tapi menumbuhkan Pohon Bodhi harus mengorbankan hal yang tidak mudah, terutama
hati penumbuh tidak bisa terkontaminasi oleh apapun” Xue Ling memainkan matanya
“seorang anak kecil, mana memikirkan sejauh itu, hanya ada suka dan tidak suka
saja !” Wei Jiang cekikikan “ini mungkin jodoh anda juga bersama Pohon Bodhi
itu !”