The Power Of Love

The Power Of Love
Bab 37 - Permandian



“Huo Ling… sau zi, kalian juga disini !” Li Ming


menghampiri bersama 2 istrinya “Li Ming, kau…” Huo Ling mengerutkan kening,


menunjuk “Huo Ling, Xue Ling jie kemana ? aku belum menyapanya…” Li Ming


melihat ke arah perginya Xue Ling dan lainnya. Ling Siang menutup hidungnya


dengan tangan “Li Ming Shen Jun, jiejie pergi karena menghindarimu…” Ling Siang


langsung berterus terang “jika bertahan disini, jiejie akan mencambukmu lagi.


Nanti anda akan mengatakan kehilangan wibawa dan harga diri lagi. Jadi jiejie


menghindar untuk membantumu mempertahankan harga diri anda. Tapi Li Ming Shen


Jun, anda benar-benar sangat bau. Saranku, jika anda ingin mempertahankan bau


ini, sebaiknya jangan keluar dari Lan Hua Gu. Jangankan tingkat 8, bahkan


tingkat 7 pun sudah bisa membaui anda. Huo ge, aku permisi, aku tidak tahan,


perutku mulai mual” Ling Siang menyusul Xue Ling dan rombongan.


“eee…. Sau zi…” Li Ming masih mau menahan tapi Ling Siang


tidak berbalik. Huo Ling menghela nafas “huh Li Ming, sebaiknya kau menghindari


jiejie… suasana hati jiejie akhir-akhir ini kurang baik, kami keluar untuk


menyenangkannya… kau tahu jiejie paling tidak suka dibantah… kau menghindar


demi kebaikanmu juga… jika kau menjadi pelampiasan amarah jiejie, bahkan akupun


tidak dapat membantumu…” “haih Huo Ling, aku hanya ingin bertegur sapa !” Li


Ming membela diri.


Huo Ling menatap Li Ming “Li Ming, mengingat kita dulu


berteman, aku menasehatimu, lepaskan makhluk itu, tidak akan membawa kebaikan


untukmu… simpan yang baik tinggalkan yang tidak baik, kau akan mendapat


manfaatnya… lihat, bukan hanya kami yang menyadarinya.” Menunjuk beberapa yang


menghindari mereka. “Disini semua tingkat berbaur, jadi akan banyak yang


menyadarimu. Maaf, aku juga tidak tahan dengan bau kalian, aku permisi…” Huo


Ling menyusul Ling Siang tanpa menunggu balasan Li Ming.


Mata Li Ming berubah tajam, menatap punggung Huo Ling


yang menjauh ‘Huo Ling, karena dirimu, aku menjadi seperti ini… ingin aku


berhenti, kecuali kau mati, kalian semua mati !’ “Ming ge, mereka semua disini,


bisa membuat sedikit permainan !” guman seorang istri Li Ming “hentikan !” Li


Ming menghardik “Ming ge !” istrinya tidak terima “apa kau tidak mendengar


kata-katanya… berapa banyak yang bisa kita pengaruhi disini ! baru saja


mengalami penurunan energi, aku tidak mau mengalami penurunan lagi ! tinggalkan


tempat ini !” Li Ming kesal “Ming ge, kita baru saja tiba, belum sempat


bersenang-senang !” rengekan istri lainnya “Ming ge, selama kita menghindari


mereka, bukankah kita masih bisa tetap disini bersenang-senang !” “Yun er, apa


kau tidak melihat pandangan mereka, hingga sudah menyatukan keduanya, kita


tidak bisa sembarang berbaur apalagi di tempat seperti ini, semua akan


menyadarinya” berjalan pergi meninggalkan Liang Yuan Gu. istri-istrinya mengkuti dengan wajah kesal, tapi tidak dapat membantahnya.


“mereka sudah pergi ! kita bisa bersenang-senang…” Cheng


Mei memindai, mencari jejak Li Ming dan istri-istrinya. Xue Ling masih cemberut “aku ingin berendam !” Han Ling tersenyum


“ayo…” Shui Ling mencegah “jie, bukankah mempunyai Hua Chi Qiu dari Xin Lan !”


“tidak usah serepot itu… nah itu !” Cheng Mei menunjuk salah satu tempat


permandian yang tidak jauh dari mereka. Xue Ling berbinar “ayo…” langsung


bergegas, Han Ling menahan dengan wajah cemberut “ada apa ?” Xue Ling bingung


dengan wajah Han Ling “Shen Jun, anda mau berduaan pun harusnya dalam sana bisa


Permandian itu sangat luas, memang sengaja dibuat untuk


memuaskan keinginan akan kesenangan para dewa dewi, hingga semua syarat terpenuhi. Han Ling – Xue Ling


dan Huo Ling – Ling Siang mendapat permandian pasangan masing-masing, Cheng Mei


dan Shui Ling bersama. Han Ling menikmati saat berduanya, melihat Xue Ling yang


menikmati wewangian lembut yang ditaburkan dalam air “Han Ling Shen Jun, kenapa


aku tidak pernah tahu sifatmu yang begitu posesif dan cemburuan ?” Xue Ling


mengejek. Han Ling memegang dagunya “hmm… iyakah… berarti yang mulia masih


kurang menunjukkannya… kalau begitu, mulai sekarang yang mulia akan lebih


menunjukkannya agar yang mulia Shen Zun ini mengetahui bagaimana yang mulia


menjaga milik yang mulia…” mengikuti permainan Xue Ling yang usil.


Xue Ling mencibir “ha… apa anda tidak merasa sikap anda


sekarang belum cukup berlebihan ?” Han Ling menggeleng “tidak merasa ! yang


mulia hanya menjaga milik yang mulia, apa yang berlebihan dengan itu !” Xue


Ling cekikikan “Shen Jun, anda dulu tidak seperti ini ! dulu selalu mengusirku


dan mendorongku menjauh, kenapa sekarang seperti akan mati jika berpisah


denganku ?” Han Ling tersenyum, menarik Xue Ling masuk dalam pelukannya “dulu


aku hanya ingin melindungimu… aku menyukai kedekatanmu denganku, tapi aku tidak


bisa menempatkanmu dalam bahaya… Xiao Xue, dari dulu akulah yang tidak bisa


berpisah denganmu, tidak peduli kau kemanapun, mataku selalu terpaku padamu…


sekarang, aku bisa dengan bebas menjagamu sendiri di sisiku !”


Xue Ling mengerutkan kening “aku pergi, bagaimana kau


bisa melihatku ? jika aku tidak kembali, darimana kau tahu keberadaanku ?” Han


Ling “aku mempunyai caraku sendiri !” “hmm… jadi bagaimana kalau aku tidak


menginginkanmu dan memilih pria lain ?” Xue Ling bertanya spontan. Han Ling


cemberut “Xiao Xue, jika sampai kau memilih lainnya, aku mungkin sudah


kehilangan ketenanganku saat ini. Mungkin aku tidak akan memikirkan apapun dan


merebutmu kembali secara paksa.” “hmm… iyakah ? kau tidak pernah terlihat


mempedulikanku…” Xue Ling tidak terima “bahkan kau hanya berkomunikasi dengan


Chang Lan dan Lin Yang pun aku tidak senang, bagaimana aku bisa tahan kau


bersama lainnya !” Han Ling merajuk.


Han Ling mengeratkan pelukannya “Xiao Xue, kita jangan


membicarakan hal ini lagi, bagaimana ? aku tidak tahan… aku merasa ketakutan


setiap kali kau membahasnya !” Xue Ling tersenyum “hmm… karena permintaanmu,


dengan berat hati yang mulia mengabulkannya !” Han Ling tersenyum “terima kasih


atas berkah Shen Zun…” Xue Ling memainkan wajahnya. Han Ling memanfaatkan


situasi, mencium bibir Xue Ling dengan tangan yang sudah mulai bergerilya.


Xue Ling kesusahan mengimbangi aksi Han Ling “Han ge,


kenapa kau tidak pernah merasa lelah ?” Han Ling mengecup leher jenjang Xue


Ling “Xiao Xue, kau sudah menjadi canduku… apapun yang ada padamu, aku tidak


dapat menahannya… Xiao Xue, aku sangat menyukai apapun yang ada padamu…” Xue


Ling merengek “ah… Han ge… pinggangku sudah mau patah…” Han Ling tersenyum


“sekali lagi, aku akan menggendongmu… Xiao Xue, aku tidak dapat menahan diri,


kau sangat menggoda…” “Han ge… ahhh…” permandian menjadi saksi bisu percintaan


mereka. Di tempat lain, Huo Ling dan Ling Siang pun melakukan hal yang sama.


Hal berbeda yang bisa mereka dapatkan diluar istana Tian Zun.