
“Huo Ling… sau zi, kalian juga disini !” Li Ming
menghampiri bersama 2 istrinya “Li Ming, kau…” Huo Ling mengerutkan kening,
menunjuk “Huo Ling, Xue Ling jie kemana ? aku belum menyapanya…” Li Ming
melihat ke arah perginya Xue Ling dan lainnya. Ling Siang menutup hidungnya
dengan tangan “Li Ming Shen Jun, jiejie pergi karena menghindarimu…” Ling Siang
langsung berterus terang “jika bertahan disini, jiejie akan mencambukmu lagi.
Nanti anda akan mengatakan kehilangan wibawa dan harga diri lagi. Jadi jiejie
menghindar untuk membantumu mempertahankan harga diri anda. Tapi Li Ming Shen
Jun, anda benar-benar sangat bau. Saranku, jika anda ingin mempertahankan bau
ini, sebaiknya jangan keluar dari Lan Hua Gu. Jangankan tingkat 8, bahkan
tingkat 7 pun sudah bisa membaui anda. Huo ge, aku permisi, aku tidak tahan,
perutku mulai mual” Ling Siang menyusul Xue Ling dan rombongan.
“eee…. Sau zi…” Li Ming masih mau menahan tapi Ling Siang
tidak berbalik. Huo Ling menghela nafas “huh Li Ming, sebaiknya kau menghindari
jiejie… suasana hati jiejie akhir-akhir ini kurang baik, kami keluar untuk
menyenangkannya… kau tahu jiejie paling tidak suka dibantah… kau menghindar
demi kebaikanmu juga… jika kau menjadi pelampiasan amarah jiejie, bahkan akupun
tidak dapat membantumu…” “haih Huo Ling, aku hanya ingin bertegur sapa !” Li
Ming membela diri.
Huo Ling menatap Li Ming “Li Ming, mengingat kita dulu
berteman, aku menasehatimu, lepaskan makhluk itu, tidak akan membawa kebaikan
untukmu… simpan yang baik tinggalkan yang tidak baik, kau akan mendapat
manfaatnya… lihat, bukan hanya kami yang menyadarinya.” Menunjuk beberapa yang
menghindari mereka. “Disini semua tingkat berbaur, jadi akan banyak yang
menyadarimu. Maaf, aku juga tidak tahan dengan bau kalian, aku permisi…” Huo
Ling menyusul Ling Siang tanpa menunggu balasan Li Ming.
Mata Li Ming berubah tajam, menatap punggung Huo Ling
yang menjauh ‘Huo Ling, karena dirimu, aku menjadi seperti ini… ingin aku
berhenti, kecuali kau mati, kalian semua mati !’ “Ming ge, mereka semua disini,
bisa membuat sedikit permainan !” guman seorang istri Li Ming “hentikan !” Li
Ming menghardik “Ming ge !” istrinya tidak terima “apa kau tidak mendengar
kata-katanya… berapa banyak yang bisa kita pengaruhi disini ! baru saja
mengalami penurunan energi, aku tidak mau mengalami penurunan lagi ! tinggalkan
tempat ini !” Li Ming kesal “Ming ge, kita baru saja tiba, belum sempat
bersenang-senang !” rengekan istri lainnya “Ming ge, selama kita menghindari
mereka, bukankah kita masih bisa tetap disini bersenang-senang !” “Yun er, apa
kau tidak melihat pandangan mereka, hingga sudah menyatukan keduanya, kita
tidak bisa sembarang berbaur apalagi di tempat seperti ini, semua akan
menyadarinya” berjalan pergi meninggalkan Liang Yuan Gu. istri-istrinya mengkuti dengan wajah kesal, tapi tidak dapat membantahnya.
“mereka sudah pergi ! kita bisa bersenang-senang…” Cheng
Mei memindai, mencari jejak Li Ming dan istri-istrinya. Xue Ling masih cemberut “aku ingin berendam !” Han Ling tersenyum
“ayo…” Shui Ling mencegah “jie, bukankah mempunyai Hua Chi Qiu dari Xin Lan !”
“tidak usah serepot itu… nah itu !” Cheng Mei menunjuk salah satu tempat
permandian yang tidak jauh dari mereka. Xue Ling berbinar “ayo…” langsung
bergegas, Han Ling menahan dengan wajah cemberut “ada apa ?” Xue Ling bingung
dengan wajah Han Ling “Shen Jun, anda mau berduaan pun harusnya dalam sana bisa
Permandian itu sangat luas, memang sengaja dibuat untuk
memuaskan keinginan akan kesenangan para dewa dewi, hingga semua syarat terpenuhi. Han Ling – Xue Ling
dan Huo Ling – Ling Siang mendapat permandian pasangan masing-masing, Cheng Mei
dan Shui Ling bersama. Han Ling menikmati saat berduanya, melihat Xue Ling yang
menikmati wewangian lembut yang ditaburkan dalam air “Han Ling Shen Jun, kenapa
aku tidak pernah tahu sifatmu yang begitu posesif dan cemburuan ?” Xue Ling
mengejek. Han Ling memegang dagunya “hmm… iyakah… berarti yang mulia masih
kurang menunjukkannya… kalau begitu, mulai sekarang yang mulia akan lebih
menunjukkannya agar yang mulia Shen Zun ini mengetahui bagaimana yang mulia
menjaga milik yang mulia…” mengikuti permainan Xue Ling yang usil.
Xue Ling mencibir “ha… apa anda tidak merasa sikap anda
sekarang belum cukup berlebihan ?” Han Ling menggeleng “tidak merasa ! yang
mulia hanya menjaga milik yang mulia, apa yang berlebihan dengan itu !” Xue
Ling cekikikan “Shen Jun, anda dulu tidak seperti ini ! dulu selalu mengusirku
dan mendorongku menjauh, kenapa sekarang seperti akan mati jika berpisah
denganku ?” Han Ling tersenyum, menarik Xue Ling masuk dalam pelukannya “dulu
aku hanya ingin melindungimu… aku menyukai kedekatanmu denganku, tapi aku tidak
bisa menempatkanmu dalam bahaya… Xiao Xue, dari dulu akulah yang tidak bisa
berpisah denganmu, tidak peduli kau kemanapun, mataku selalu terpaku padamu…
sekarang, aku bisa dengan bebas menjagamu sendiri di sisiku !”
Xue Ling mengerutkan kening “aku pergi, bagaimana kau
bisa melihatku ? jika aku tidak kembali, darimana kau tahu keberadaanku ?” Han
Ling “aku mempunyai caraku sendiri !” “hmm… jadi bagaimana kalau aku tidak
menginginkanmu dan memilih pria lain ?” Xue Ling bertanya spontan. Han Ling
cemberut “Xiao Xue, jika sampai kau memilih lainnya, aku mungkin sudah
kehilangan ketenanganku saat ini. Mungkin aku tidak akan memikirkan apapun dan
merebutmu kembali secara paksa.” “hmm… iyakah ? kau tidak pernah terlihat
mempedulikanku…” Xue Ling tidak terima “bahkan kau hanya berkomunikasi dengan
Chang Lan dan Lin Yang pun aku tidak senang, bagaimana aku bisa tahan kau
bersama lainnya !” Han Ling merajuk.
Han Ling mengeratkan pelukannya “Xiao Xue, kita jangan
membicarakan hal ini lagi, bagaimana ? aku tidak tahan… aku merasa ketakutan
setiap kali kau membahasnya !” Xue Ling tersenyum “hmm… karena permintaanmu,
dengan berat hati yang mulia mengabulkannya !” Han Ling tersenyum “terima kasih
atas berkah Shen Zun…” Xue Ling memainkan wajahnya. Han Ling memanfaatkan
situasi, mencium bibir Xue Ling dengan tangan yang sudah mulai bergerilya.
Xue Ling kesusahan mengimbangi aksi Han Ling “Han ge,
kenapa kau tidak pernah merasa lelah ?” Han Ling mengecup leher jenjang Xue
Ling “Xiao Xue, kau sudah menjadi canduku… apapun yang ada padamu, aku tidak
dapat menahannya… Xiao Xue, aku sangat menyukai apapun yang ada padamu…” Xue
Ling merengek “ah… Han ge… pinggangku sudah mau patah…” Han Ling tersenyum
“sekali lagi, aku akan menggendongmu… Xiao Xue, aku tidak dapat menahan diri,
kau sangat menggoda…” “Han ge… ahhh…” permandian menjadi saksi bisu percintaan
mereka. Di tempat lain, Huo Ling dan Ling Siang pun melakukan hal yang sama.
Hal berbeda yang bisa mereka dapatkan diluar istana Tian Zun.