
Wei
Jiang Zheng Zhu tersenyum “tenanglah, apapun tindakan Xue Ling Shen Zun… beliau
pasti menunggu peperangan ini selesai terlebih dahulu…” Cheng Mei ikut
tersenyum “yah begitulah Xue Ling. Yang bisa menunda keinginannya hanya dirinya
sendiri. Jangan lupa, tangannya saat ini masih gatal untuk memukul bokong para
makhluk itu…” berbicara dengan tampang nakalnya, Shui Ling dan Wei Jiang
tertawa terbahak-bahak “yah, wanita nakal itu tidak akan mau melewatkan
kesempatannya hahaha…”
Setelah
berpisah dengan Shui Ling Xian Zun dan Cheng Mei Yue Shen, Wei Jiang Zheng Zhu
kembali ke laut dalam, menunggu Chang Yi “Jiang ge, bagaimana ?” Xin Lan segera
bertanya dengan nada penuh kekhawatiran. Wei Jiang tersenyum “tidak terjadi
apapun, semuanya baik-baik saja… Cheng Mei Yue Shen dan Shui Ling Xian Zun
sudah membawa Permata Nila ke Xue Zuan Shi Gong. Apa Yi er sudah kembali ?” Xin Lan menggeleng “masih di Bei Hai Gong…”.
Wei
Jiang mengerutkan kening “apa ada masalah ?” Xin Lan menggeleng “harusnya tidak
ada, Yi Fei dan Mei Yu baru saja menyusulnya… sementara Yi Fei dan Mei Yu akan
menjaga Bei Hai Gong. Tampaknya Yi er menghukum Lin Da Han Shui Jun sementara”
Wei Jiang mengangguk “memang sudah seharusnya dihukum. Biarkan Yi Fei bermain
dengannya…” Xin Lan tersenyum lembut.
Di
Bei Hai Gong, Chang Yi memberi peringatan keras pada Lin Da Han – Bei Hai Shui
Jun yang sudah menyalahi perkataannya sendiri. Slogan Bei Hai yang tidak pernah
tunduk pada siapapun, telah disalahi oleh Lin Da han. Bersamaan dengan hal itu,
janji Lin Da Han sebagai Bei Hai Shui Jun, yang akan memegang teguh prinsip Bei
Hai dan tidak akan memberi bantuan pada Li Ming Shen Jun, apapun yang terjadi
juga telah di langgar. Kesalahan ketiga adalah Lin Da Han yang hampir membantu
Li Ming Shen Jun dan makhluk api di Pusat Lava, termasuk menjadi penyebab yang
membahayakan keamanan Bei Hai dan Si Hai Ba Huang.
Lin
Da Han Shui Jun tidak membantah hukuman dari Chang Yi – Bei Hai Ren Yu Tai Zi.
Yang diminta Lin Da Han adalah dari pihak Bei Hai Ren Yu bisa membantunya
menjaga dan menolong Ang Ngo dan calon anaknya. Lin Da Han mendapat kejutan
yang merubah pandangannya saat melihat aksi Xue Ling Shen Zun, yang
memporak-porandakan Bei Hai hanya dengan sekejab mata. Lin Da Han bahkan tidak
dapat berbuat apapun di hadapan Zun Shen itu, apalagi yang bisa dia sombongkan.
Lin Da han yang melihat aksi Xue Ling Shen Zun memukul Li Ming Shen Jun dan
ketiga istrinya saat itu, semakin menciutkan niat dan ambisinya.
Mengetahui
tidak memiliki kesempatan untuk memberontak di hadapan Zun Shen, Lin Da Han
tidak berani bertindak sembarangan lagi. Mulai dari 100.000 tahun yang lalu,
saat tidak mengetahui keberadaan Bei Hai Ren Yu, Lin Da Han Shui Jun sudah
mulai getar getir dengan posisinya. Kekuatan Bei Hai memang tidak bisa dianggap
remeh, tapi dibandingkan dengan Bei Hai Ren Yu, kekuatan Bei Hai tidak memiliki
sesuatu untuk dibanggakan. Inilah yang membuat Lin Da Han menurunkan
kearoganannya terhadap saudara, terutama ayah Lin Yang Shui Jun yang memiliki
kekuatan terbesar Da Hai.
Kekuatan
terbesar Da Hai saat ini dipegang oleh Dong Hai – ayah Lin Yang Shui Jun – Lin
Han Wang Shui Jun. Sementara kekuatan Da Hai Ren Yu dipegang oleh Bei Hai Ren
Yu. Berlainan dengan Bei Hai , Lin Da Han yang tidak mengijinkan satupun yang berpotensi
kedudukannya untuk menonjolkan diri. Dong Hai, Lin Han Wang Shui Jun terus
Lin
Yang Shui Jun merupakan salah satu pangeran Dong Hai yang memiliki potensi
paling baik. Hanya saja Lin Yang Shui Jun tidak berminat dengan kekuasaan,
lebih memilih hidup bebasnya. Saat dipaksa untuk memilih pasangan dan mulai
menjabat, Lin Yang Shui Jun melarikan diri dari Dong Hai ke Tian Zhu. Dengan
alasan pertemanan dan ingin menempa dir lebih baik lagi, Lin Yang Shui Jun
bertahan di Tian Zhu selama ini.
Chang
Yi – Bei Hai Ren Yu Tai Zi menghukum Lin Da Han Shui Jun untuk melatih para
prajurit Bei Hai, memupuk kembali kekuatan yang hilang. Selama kekuatan Bei Hai
tidak kembali, kekuasaan Lin Da Han sebagai Bei Hai Shui Jun akan dipegang
sementara oleh Wei Yi Fei – Bei Hai Ren Yu Wang Zi. Lin Da Han Shui Jun
menyanggupi hukuman dari Chang Yi Tai Zi. Selain untuk memperbaiki
kesalahannya, Lin Da Han Shui Jun juga bertekad kekuasaan Bei Hai tidak akan jatuh
di tangannya.
Chang
Yi Tai Zi yang kembali ke laut dalam, menceritakan tanggapan Lin Da Han Shui
Jun, yang tidak membantah apapun hukuman yang diberikan padanya. Wei Jiang
Zheng Zhu mengangguk “setidaknya Lin Da Han Shui Jun yang tidak berguna itu, measih
menyadari dirinya sendiri sebagai bagian dari Bei Hai…” Chang Yi mengangguk “Fu
Wang, bagaimana Pusat Lava ?” Wei Jiang menenangkan “sementara akan aman… hmm…
seperinya Xue Ling Shen Zun memang meninggalkan bagian itu untuk kita jaga…”
Chang Yi mengerutkan kening.
Wei
Jiang menjelaskan dengan acuh tak acuh “kalian juga mengetahui keusilan wanita
nakal itu.” Chang Yi dan Xin Lan mengangguk “saat memperkuat segel, kutemukan
tidak ada keretakan dimanapun selain pada dingding mutiara air mata itu.
Berfikir kembali, mutiara air mata berasal dari kita Bei Hai Ren Yu. Jika ada
keretakan, harusnya dampaknya sedikit banyak akan mempengaruhi bagian lainnya.
Tapi celah retakan hanya ada pada dingding mutiara air mata. Selama wanita
nakal itu di Bei Hai, bukankah selalu menyuruh kita melatih energi salju pada
mutiara air mata !” Wei Jiang menjelaskan dengan tampang kesal.
Xin
Lan cekikikan “memang masih tidak dapat memahami pemikiran Xue Ling Shen Zun.”
Chang Yi ikut tertawa “sebelumnya aku masih penasaran, kenapa terdapat getaran
seperti itu tidak mengundang perhatian Shen Zun. Sesuai dengan cerita semua,
Xue Ling Shen Zun langsung menampakkan diri saat dulu merasa ada bahaya yang
akan mempengaruhi Si Hai Ba Huang. Sekarang, terdapat retakan pada segelnya.
Seharusnya Xue Ling Shen ZUn juga menyadari hal itu. Beliau tidak menampakkan
diri merupakan suatu hal yang sangat aneh. Tapi mendengar penjelasan Fu Wang,
sepertinya kelemahan pada dingding mutiara air mata, dari awal, memang sengaja
ditinggalkan Xue Ling Shen Zun untuk menguji kita hihihi…”
Wei
Jiang menggerutu “aih bolak balik dipermainkan oleh wanita nakal itu…” Xin Lan
cekikikan “Jiang ge, begini juga adalah hal baik… bukankah berarti Shen Zun
mempercayai kita menjaga Pusat Lava… beliau tidak merendahkan kekuatan Bei Hai
Ren Yu, bahkan beliau memberikan kesempatan untuk kita unjuk diri !” Wei Jiang
tetap menggerutu “ah kau hanya bisa membelanya… bagaimanapun ini hanyalah
kenakalannya… jika ada yang bisa mempermainkannya, aku yang pertama akan ikut
serta cih…” berdecak kesal, membuat Chang Yi dan Xin Lan tertawa
terbahak-bahak.