The Power Of Love

The Power Of Love
Kebahagiaan yang Berlipat



Proses ta'aruf Hans dan Yumna kini sudah berjalan seminggu lebih dan mereka sudah memutuskan untuk melanjutkan proses ta'aruf ke tahap selanjutnya yaitu khitbah .


Bertepatan dihari sab'tu sore keluarga besar Hans datang berniat untuk mengkhitbah Yumna .


Disaksikan oleh keluarga besar dari kedua pihak keluarga dan juga para sahabat mereka acara Khitbah pun berjalan dengan lancar tanpa ada kendala .


Kini tinggal satu langkah lagi untuk Hans dan Yumna bisa bersatu yaitu proses akad , dan rencananya mereka akan melangsungkan acara akad atau pernikahan 2 Minggu lagi .


Yumna dan Has masih malu-malu dan mereka belum banyak berkomunikasi atau interaksi dan jika ingin tahu selama menjalani ta'aruf keduanya belum pernah berkirim pesan , mereka lebih memilih pihak ketiga untuk mencari informasi dan lain sebagainya .


Sesudah sholat Maghrib berjama'ah keluarga besar Hans pamit undur diri tapi tidak dengan Hans sendiri karena ia diajak Azka dan para sahabatnya untuk berkumpul terlebih dulu .


Disaat lagi asik berkumpul dan mengobrol seraya menikmati berbagai cemilan tiba-tiba semua mati lampu dan suasana menjadi gelap gulita .


Ocha berteriak kaget seraya menutup kedua mata dan telinga dan tak lama ia merasakan suasana yang langsung sunyi , ia tidak mendengar lagi suara para sahabatnya .


" Yumna " , panggil Ocha mulai panik .


" Yumna , Alya lu dimana ? " , teriak Ocha yang benar-benar sudah panik , disaat mati lampu ternyata semua teman-temannya malah menghilang .


" Naura , Temmy , kalian semua dimana ? " , teriak Ocha lagi yang terus memanggil nama para sahabatnya bergantian .


Ocha meraba kearah samping , seingatnya ia menyimpan ponselnya disamping didekat tempatnya duduk tapi ternyata ia tidak mendapati ponselnya .


Suasana rumah Yumna benar-benar gelap tidak ada cahaya sedikitpun yang menerangi Ocha .


Keringat dingin mulai bercucuran di sekujur tubuh Ocha , sebenarnya ia sangat takut dengan gelap apalagi harus sendiri didalam kegelapan .


" Yumna , Alya , Naura kalian dimana " , teriak Ocha lagi dan ia mulai terisak karna ketakutan .


" Plis kalian semua jangan becanda kaya gini , gue benar-benar ketakutan " , Suara Ocha disela tangisnya .


Dan berbarengan dengan itu tiba-tiba lampu kembali menyala dan langsung terdengar suara Yumna dan yang lainnya yang menyanyikan lagu selamat ulang tahun dengan serempak .


Ocha semakin manangis seraya menutup wajahnya dengan kedua tangan , ia lupa dengan hari ulang tahunnya sendiri tapi ternyata para sahabatnya selalu mengingat hal itu .


" Surprise " , teriak Yumna , Alya , Naura dan yang lainnya kompak .


Lalu para cwe mulai memeluk Ocha dan mengucapkan selamat ulang tahun .


" Selamat ulang tahun Ichi Ocha " , ucap Yumna yang langsung memeluk Ocha tak lupa ia pun melempar candaan dan terkekeh sendiri .


" Selamat ulang tahun kak Ocha , udah ya jangan nangis lagi " , ucap Naura seraya menenangkan Ocha .


Semua silih berganti mengucapkan selamat ulang tahun pada Ocha tapi Ocha merasa ada yang kurang , ia merluaskan pandangannya mencari seseorang yang tidak terlihat lagi oleh nya .


" Oh ya Cha kita udah siapin kado terindah buat lu , tapi lu harus ikut kita ke halaman belakang ", Ujar Yumna dan dianggukan oleh yang lainnya .


" Kado apaan sih kok harus ke halaman belakang segala ? " , tanya Ocha aneh namun ia tetap mengikuti langkah Alya dan Yumna lebih tepatnya Ocha ditarik untuk ikut oleh Yumna dan Alya .


Sesampai dihalaman belakang Ocha merasa bingung karena seingatnya halaman belakang rumah Yumna tidak seperti ini yang dihiasi banyak bunga mawar merah dan juga lampu hias .


Tiba-tiba dari arah yang aga jauh , Ocha bisa melihat seorang laki-laki yang berdiri tegap dengan memakai setelan jas memunggungi mereka .


" Siapa ? " , tanya Ocha seraya melirik Yumna dan Alya yang ada didekat nya .


" Samperin aja pasti nanti lu tahu " , jawab Yumna dan dianggukan oleh Alya dan yang lainnya .


Alya dan Yumna melepaskan tangan Ocha dan mereka menghentikan langkahnya dan menyuruh Ocha untuk berjalan sendiri mengahampiri laki-laki tersebut .


Dengan ragu Ocha melangkahkan kakinya sesekali ia melihat ke arah belakang ke tempat dimana teman-teman nya berdiri .


Dan disaat Ocha sudah mendekat , laki-laki itu tiba-tiba berbalik badan dan tersenyum dengan membawa kue ulang tahun yang bertulisan Selamat Ulang Tahun My Love .


" Temmy " , gumam Ocha pelan .


Iya laki-laki tersebut adalah Temmy .


dengan tersenyum manis .


Ocha tak percaya dengan apa yang dilihat dan didengarnya , ia hanya bisa menitikan air mata dengan jantungnya yang berdegup kencang .


" Tiup lilinnya , tiup lilinnya , tiup lilinnya sekarang juga " , Teriak Yumna , Zaky dan yang lainnya yang kompak kembali bernyanyi .


Ocha menatap ke arah Temmy dan yang ditatap langsung menganggukkan kepalanya seraya tersenyum .


Ocha dengan perlahan mulai meniup lilinnya .


Lalu Zaky dan yang lainnya kompak bertepuk tangan seraya bersorak .


Temmy menyimpan kuenya diatas meja yang ada didekat mereka , lalu ia mengambil sesuatu didalam jasnya .


" Cha , Will You Marry Me ? " , Temmy setengah berjongkok didepan Ocha seraya menyodorkan sebuah cincin yang sangat cantik .


Ocha semakin tak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Temmy , ia semakin menangis .


" Terima , Terima " , ucap kedua orang tua Ocha yang muncul secara tiba-tiba .


" Mamah , papah " , gumam Ocha pelan .


" Terima , Terima " , teriak Zaky , Alya dan yang lainnya kompak .


Ocha melirik para sahabatnya dan juga kedua orang tuanya lalu ia mulai menganggukan kepalanya pelan .


Dan semua teman-teman Ocha langsung bersorak dan bertepuk tangan .


Temmy berdiri dan meraih tangan Ocha lalu mulai menyempatkan cincin nya dijari manis Ocha .


" Makasih Cha " , ucap Temmy dengan kedua mata yang berkaca-kaca .


Dan Ocha hanya bisa mengangguk pelan.


Ocha langsung menghampiri kedua orang tua nya dan memeluknya erat .


" Selamat sayang , dan selamat ulang tahun nak " , Ucap kedua orang tuanya Ocha seraya mencium kedua pipi Ocha .


Hari ini Ocha benar-benar sangat bahagia , dihari dimana sahabatnya dikhitbah dan bertepatan dengan hari ulang tahunnya dan ternyata ia pun dilamar oleh laki-laki yang ia cintai dihadapan kedua orang tua dan juga para sahabatnya .


Setelah itu Ocha dan Temmy mengahampiri para sahabatnya tak lupa mereka mengucapkan terimakasih .


Semua langsung duduk dihalaman belakang yang terlihat sangat indah , Ocha mulai memotong kue dan membagikannya ke semua orang .


" Ciee calon manten " , goda Yumna seraya terkekeh dan ia membalas candaan Ocha tempo hari .


" Cieee Ciee " , timpal semuanya , dan membuat Ocha dan Temmy salah tingkah .


" Cie cie dan tinggal gue yang masih jomblo " , Ujar Zaky sedih dan semua langsung tertawa.


" Tenang bro masih ada teman , gue " , Timpal Dery seraya menunjuk dirinya sendiri .


" Ah jones ternyata nasib kita sama " , balas Zaky seraya bertos ria dengan Dery .


Dan lagi-lagi semua langsung tertawa melihat tingkah Zaky dan Dery .


😘


😘


😘


Jangan lupa tinggalkan jejak , like , komen , vote dan tambahkan ke favorit 💙 terimakasih 🤗🤗🙏 .