The Power Of Love

The Power Of Love
Ditinggal perjalanan bisnis



Setelah menjenguk Zeela dan baby Nafisa , opa Abi , mamah Sandra , Kakek Andi , Ayah Alex , bunda Shalwa dan Rey serta Manda , mereka memutuskan untuk langsung pulang ke rumah masing-masing , sedangkan Azka , Naura , Dara dan Farhan mereka kembali ke hotel untuk menjemput anak-anak .


" Ay baby Nafisa lucu ya " , Ujar Azka memecahkan keheningan didalam mobil .


" Iya ay baby Nafisa lucu dan cantik persis banget kaya kak Zeela " , jawab Naura antusias .


" Kapan ya kita punya baby kaya baby Nafisa ? " , tanya Azka tiba-tiba .


Dan seketika Naura langsung terdiam beberapa detik , lalu ia melirik ke arah Azka dan yang dilirik hanya menampilkan barisan gigi putih , bersih dan rapinya .


Tak lama mobil mereka sampai dihotel , dan setelah mengobrol sebentar dengan Papih Aydan dan Mamih Kamila , Azka , Naura dan Farhan serta Dara pamit untuk pulang dan membawa anak-anak .


Sikembar dan Fawwaz mereka ikut ke mobil Farhan dan Dara , sedangkan Aira , Zani dan Kiya yang juga ingin ikut ke rumah Ayah Alex , mereka ikut mobil Azka .


*****


Dua minggu sudah berlalu , kini semua sudah menjalani aktivitas seperti biasanya , Keluarga bi Tuti sudah pulang lagi ke kampung dan baby Nafisa serta Zeela sudah pulang ke rumah papah Reza .


Pagi ini diawali dengan sholat berjama'ah , lalu sarapan pagi dan bergegas segera berangkat ke kampus setelah membantu sedikit membereskan meja makan .


Namun pagi ini ada yang berbeda Naura harus berangkat ke kampus seorang diri diantar supir keluarga , Azka ia sedang ada perjalanan bisnis mewakilkan Papih Aydan dan ia sudah berangakat sejak semalam .


Baru di tinggal beberapa jam saja namun Naura sudah merasa kangen dengan Azka , pasalnya Naura belum pernah sama sekali ditinggalkan oleh Azka dalam waktu yang lama dengan jarak yang lumayan jauh .


Azka sebenarnya menawarkan Naura untuk ikut , namun Naura tidak enak dengan pihak kampus karna harus izin lagi setelah kemarin izin honeymoon dan izin setelah menggelar acara resepsi .


" Makasih pak " , Ujar Naura seraya turun dari mobil dan Naura sudah disambut oleh para sahabatnya .


" Ra kok diantar pak supir ? " , tanya Ocha aneh .


" Azka kemana Ra ? " , timpal Yumna yang juga ikut bertanya .


" Kalian lagi berantem ya ? " , tebak Zaky .


Naura langsung memalingkan matanya malas , soal nya sahabat bertanya tetapi tidak memberi waktu untuk Naura menjawab .


" Nanya nya bisa satu-satu gak ? , Naura jadi bingung mau jawab yang mana dulu " , Balas Naura seraya cemberut .


" Maaf maaf Ra " , jawab Yumna , Ocha dan Zaky berbarengan seraya cengengesan .


" Kak Azka lagi ada perjalanan bisnis ke luar negri mewakilkan Papih Aydan " , Jawab Naura to the point .


" Oh " , semua kompak ber-oh ria .


" Pantesan kamu kurang semang Ra , ternyata lagi LDR an sama Azka " , Ujar Temmy tersenyum .


" Hmmm ngga kok biasa aja " , Jawab Naura seraya mamalingkan wajahnya .


Lalu mereka segera ke kantin , seraya menunggu jam kelas dimulai .


" Eh nanti pulang kampus , ada yang mau anterin Naura ke Caffe gak ? " , ujar Naura seraya memasang wajah memelas .


" Ke Caffe , Caffe mana ? , mau ngapain lu Ra ? " , tanya Yumna beruntun .


" Ya pastinya Caffe Zana lah Yumna " , jawab semua kompak sedangkan Naura hanya tersenyum , sepertinya Yumna mulai kembali loading .


" Hah Caffe Zana ? , mau ngapain ? , kan Azka sedang ada diluar negri , lu mau janjian sama siapa Ra ? " , tanya Yumna lagi beruntun .


Semua langsung menepuk jidatnya .


" Loading lama " , ejek Zaky dan yang lain langsung terkekeh .


" Dih lu pada ngapain sii ? , kok ngetawain gue " , tanya Yumna lagi seraya cemberut tak terima .


" Nih ya Yum kenapa sii sifat pelupa dan tulalit lu gak bisa hilang-hilang , gue jelasin ya kalau lu masih belum ngerti angkat tangan diperempatan jalan sana " , Tutur Ocha seraya merangkul Yumna , sedangkan yang lain hanya asik terkekeh .


" Oh " , jawab Yumna ber-oh ria seraya mengangguk .


" Eh tapi kok ga ada yang ngasih tahu gue sii kalau Naura punya Caffe ? '' , tanya Yumna lagi seraya menatap teman-temannya bergantian .


Dan semua lagi-lagi langsung menepuk jidatnya .


" Bukan gak ada yang ngasih tahu , tapi lu nya pelupa Yumna " , Balas Zaky gemas dan yang lain langsung tertawa , sedangkan Yumna hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal seraya menampilkan barisan giginya yang putih dan bersih .


" Mmm gimana kalau kita semua nganterin Naura ke cafe sekalian ikut makan siang " , Ide Ocha seraya menatap semua teman-temannya bergantian .


" Setuju ", balas Zaky , Temmy , Rasya dan Yumna kompak .


" Urusan makanan aja lu gercep " , Ucap Zaky meledek Yumna .


" Apaan sii lu Zak sirik aja " , balas Yumna sewot .


" Al lu ikut gak ? " , tanya Ocha menatap Alya .


" Ikut dong " , jawab Alya seraya tersenyum .


" Boleh kan Ra ? " , ujar Ocha meminta persetujuan pada Naura .


" Mmm ya tentu boleh dong , kalian boleh bebas makan semua makanan yang ada diCaffe Zana " , jawab Naura dan langsung disambung senang oleh para sahabatnya .


Tak lama bell berbunyi pertanda jam kelas akan dimulai , Naura dan yang lainnya mulai membubarkan diri , dan Naura bersama Alya beriringan masuk ke kelas .


Didalam kelas Naura kurnag fokus karna kepikiran dengan suaminya yang berada jauh di sana .


Dan dari semalam Azka belum memberi kabar , harusnya Azka sudah sampai ke tempat tujuan , tapi sampai detik ini belum ada tanda-tanda kabar dari Azka .


Naura fokus melamun dan ia tidak merhatikan dosen yang sedang berbicara didepan kelas bahkan sampai dosen memanggil dirinya beberapa kali Naura masih tetap melamun .


" Ra " , panggil Alya seraya mengikut Naura .


" Hah.. apa kak Al ? ", kaget Naura seraya menggebrak meja .


" Naura dari tadi saya perhatikan kamu cuman melamun , niat ikut kelas saya nggak ? " , Ujar Dosen tegas .


" Maaf pak " , jawab Naura menunduk .


" Coba jelaskan tentang materi yang saya terangkan barusan ! " , perintah Dosen .


" Baik pak " , Naura berdiri dari duduknya dan mulai berjalan ke depan kelas .


Tanpa diduga Naura bisa menjelaskan materi yang ditugaskan oleh dosen pada teman-teman kelasnya bahkan Naura tidak membawa buku sama sekali ke depan .


" Bagus , duduk ! , lain kali jika ada orang yang berbicara didepan tolong perhatikan ! " , Ujar Dosen setelah memberi tepuk tangan pada Naura .


" Baik pak , sekali lagi saya minta maaf " , jawab Naura sambil mengangguk hormat , lalu ia kembali duduk di mejanya .


Tak terasa jam kelas hari ini sudah berakhir , seperti janjinya tadi pagi Naura dan teman-temannya akan berangkat ke Caffe Zana .


Dan Naura memutuskan ikut bareng Alya , setelah sampai dicaffe , Naura membiarkan teman-teman nya puas mencicipi berbagai makanan yang ada sedangkan dirinya langsung ke ruangan mengerjakan banyak berkas-berkas yang sudah menumpuk .


😘


😘


😘


Jangan lupa tinggalkan jejak like , komen , vote dan tambahkan ke favorit 💙 , terimakasih 🤗🤗🙏 .