The Power Of Love

The Power Of Love
Bab 26 - Petunjuk baru



Lin Yang penasaran “gambar apa ini ? apa ini makhluk itu


?” Han Ling merangkul Xue Ling “kelamin mereka, kebanyakan hampir kehilangan


kemampuan untuk bereproduksi ” Xue Ling menatap Han Ling “hmm harusnya


bukan kehilangan tapi terhisap…” Lin Yang menatap Xue Ling “jadi anda memukul bokong


mereka bukan tanpa alasan !” Xue Ling nyengir “Shui Jun, anda juga mengatakan


yang mulia seorang gadis !” “bagaimana anda menebak gambar ini ada di sana ?”


Lin Yang kembali bertanya “hmm… sebelum menjawab anda, masih ada yang harus


dipastikan ! Shui Ling…” Shui Ling segera berdiri di sisi Xue Ling “kali ini,


kalian tidak bisa ikut” Han Ling cemberut tapi mengangguk.


Xue Ling memeluk Han Ling sesaat “Han ge, bereskan


mereka, kita bertemu di depan Re Shui Gu !” Han Ling membalas pelukan “baiklah,


berhati-hatilah ! tunggu aku, jangan terluka ! ” Xue Ling mengangguk, Han Ling mengecup keningnya dan mereka pun berpisah “apa yang ingin


mereka lakukan ?” Lin Yang bingung “memeriksa betina !” Han Ling menjawab


singkat “betina, apa mereka hewan ?” Lin Yang kebingungan, Han Ling tidak menjawab,


segera membereskan para pemuda yang masih tidak sadarkan diri.


Saat tiba di depan Re Shui Gu, Xue Ling dan Shui Ling


sedang mencoba menerobos masuk ke dalam lembah. Pas disaat mereka sampai ke


sisinya, pertahanan berhasil dijebol oleh kedua bersaudara “Xiao Xue, kau


baik-baik saja kan !” Han Ling mengamati Xue Ling “aku baik-baik saja !” bersama-sama


memasuki lembah yang kosong tidak berpenghuni “hmm… jie, ada yang aneh…” “tidak


ada yang aneh !” Xue Ling berguman acuh tak acuh, menjawab Shui Ling.


“hmm… hari ini kita menginap disini saja !” Xue Ling


memutuskan “apa kau lelah ?” Han Ling bertanya “hmm…” Xue Ling hanya berdehem.


Shui Ling menarik Lin Yang “jie, kami akan mencari makanan…” Han Ling menemani


Xue Ling menyiapkan tempat untuk mereka beristirahat. Shui Ling dan Lin Yang mencari bahan makanan sekaligus mengamati sekitar. tidak ada seorangpun yang bisa mereka temua. semua rumah-rumah, kedai penduduk, kosong melompong tak berpenghuni.


“apa yang kalian temukan ?” Lin Yang sangat penasaran


dengan hal yang terjadi “Han ge, kecurigaanmu benar, tapi…” Xue Ling tersenyum


miring “mereka tidak berhasil…” “mereka ?” “hmm…” “Xiao Xue, ada berapa hewan


yang terlepas ?” Han Ling bertanya sambil memikirkan semua yang terjadi “hmm…


Han ge, Cheng Mei memberitahuku asal usulmu yang sama dengan kami ‘jiwa yang


bertumbuh sendiri’” Han Ling mengangguk.


Xue Ling melanjutkan penjelasannya “dikatakan di Da Hai,


kekuatan Bei Hai Ren Yu adalah yang terkuat. Sebenarnya hal itu karena di


dukung pusat lava, yang menyimpan kekuatan salah satu unsur kekuatan. Disaat


keserakahan sudah mengisi relung hati, Bei Hai Ren Yu Zheng Zhu terdahulu


mencari cara untuk menyerap unsur kekuatan itu, mengkontaminasi hal yang sudah


hitam sebelumnya. Makhluk-makhluk ini adalah titik-titik hitam yang memaksa


keluar, berusaha mendapat jiwa dan raga. Mereka tidak bisa berdiri sendiri jadi


berkumpul membentuk 2 bola yang menjadi makhluk itu. Kami menyebutnya Jin Lan


dan Hong Lan, sesuai dengan warna dan menggunakan unsur nama Zheng Zhu saat


itu”


Lin Yang “bukankah dikatakan anda sudah menyegel semuanya


kembali ? selain itu, apa titik-titik itu menyebar kembali ?” Xue Ling


menggeleng “aku tidak menyegel keduanya. Kedua makhluk ini sudah


terkontaminasi, mengembalikan mereka kedalam pusat lava, hanya akan menjadi


racun bagi jiwa yang akan terlahir nantinya !” Han Ling dan Lin Yang


mengerutkan kening “akan ada jiwa dari salah satu unsur yang berasal dari sana


betul, harusnya salah satu berasal dari sana”


Lin Yang menelaah “Shen Zun, saat anda membiarkan kedua


makhluk bebas, apa anda sudah tahu akan seperti ini ?” Xue Ling menggeleng


“tidak ada yang bisa memprediksikan hal yang terjadi kedepannya, apalagi tanpa


jiwa. Kedua makhluk itu masih sangat lemah saat itu.” “kenapa anda tidak


memusnahkannya pada saat itu ?” Lin Yang kembali bertanya. Xue Ling tersenyum


miring “pertanyaan ini, anda harus menanyakannya pada Lin Da Han dan putri


licik itu” Lin Yang mengerutkan kening.


Shui Ling memegang Xue Ling “jie, kau sudah tahu saat perang


Shen Mo itu ?” Xue Ling menggeleng “aku mencurigainya ! sebelumnya sudah


meminta Wei Jiang untuk mengamati, tapi saat itu keadaan juga sangat kacau” Lin


Yang “jadi apa yang menjadi alasan Bei Hai Ren Yu tidak menampakkan diri ?”


“hal ini anda harus bertanya pada mereka” “bukan atas permintaan anda ?” “hmm


Lin Yang Shui Jun, yang mulia sudah mati saat itu, untuk apa yang mulia


mengurung mereka ? lagipula Bei Hai Ren Yu tidak pernah tunduk pada siapapun,


siapa yang bisa mengatur mereka ?” Xue Ling membantah.


Han Ling kembali bertanya “Xiao Xue, dari mana kau


mengetahui letak gambar itu ? dan apa arti gambar itu ?” Xue Ling menyihir


gambar di angkasa “gambar ini berbeda dengan kedua makhluk itu, aku curiga,


mereka mencari cara untuk menyatukan titik-titik yang sama untuk menghasilkan


makhluk baru. Letak gambar ! kedua makhluk saat itu belum memiliki jiwa hingga


apapun yang terjadi, jika menjangkiti seseorang, mereka akan berada pada inti


orang itu.” “inti ? tapi anda memukulnya…” Lin Yang penasaran.


Xue Ling mencibir “Lin Yang Shui Jun, jika anda memberi


hukuman pada hewan, dimanakah anda memukulnya ?” Lin Yang membulatkan mulutnya.


“Xiao Xue, gambar itu ?” Han Ling kembali ke persoalan utama “Han ge, aku


mencurigainya saat Han ge mengatakan anak dan sarang.” Han Ling mengangguk


“jika begitu gambar di betina ?” Xue Ling mengangguk “sama seperti jantan,


berada pada reproduksinya, gambar itu menghisap perlahan sumber membuat


kehidupan”


Lin Yang menunduk “Shen Zun, apa paman terlibat dengan


semua ini ?” Shui Ling ketus “Lin Yang Shui Jun, apa hal ini masih perlu


ditanyakan ? mahkluk itu berada di sekitarnya berapa lama. Walaupun yang


berhubungan langsung adalah wanita menjijikkan itu tapi dia mengetahui dan


menutupinya, apa menurutmu dia tidak terlibat ?” Han Ling mengerutkan kening


“Lin Yang, kau mengetahui hal ini ?”


Lin Yang menggeleng “aku tahu saat kecil, Ang Ngo meimei


pernah memiliki peliharaan tapi tidak pernah melihatnya. Dari kecil, Ang Ngo


meimei sangat arogan, hanya kepada kami beberapa kakak sepupunya bersikap agak sopan.


Sedangkan yang lebih kecil darinya tidak pernah dianggapnya, bahkan pamanpun


tidak bisa mengaturnya. Paman memang lebih sombong dibanding lainnya, tapi


masih tunduk pada Fu Wang, terutama setelah Bei Hai Ren Yu tidak pernah


menampakkan diri” Shui Ling bertanya “apa Fu Wang anda tidak mengetahui hal ini


?” Lin Yang menggeleng “ada peraturan di Da Hai, hal yang berhubungan dengan


Ren Yu, setiap Shui Jun tidak memiliki hak untuk membicarakannya selain hal itu


keluar dari para Ren Yu Zheng Zhu sendiri”