The Power Of Love

The Power Of Love
Intermezzo 2



          Di Qing Qiu, Bai Feng Jiu yang kembali, langsung ke Hu Li


Dong. Semua keluarga Bai ada di Qing Qiu, karena masalah Miao Luo yang sudah


terdengar. Bai Feng Jiu tiba-tiba muncul dengan membawa Bai Gun Gun “Nu Jun,


anda sudah kembali !” Mi Gu yang berjaga di depan Hu Li Dong, segera berlari


menghampiri mereka “Mi Gu, lama tidak bertemu. Apa die ada ?” Mi Gu mengangguk


“semua Shan Shen ada di dalam. Nu Jun, anak ini ?” Mi Gu tercengang melihat


anak disamping Bai Feng Jiu. Bai Feng Jiu menggandeng Bai Gun Gun “Ini adalah


Bai Gun Gun, anakku bersama Di Jun” Mi Gu terpana “Mi Gu, aku masuk duluan,


masih harus meminta maaf pada diedie” berjalan masuk Hu Li Dong bersama Bai Gun


Gun.


          Semua keluarga terkejut dan senang akan kepulangan Bai Feng


Jiu. Bai Yi awalnya sangat senang, tapi begitu melihat Bai Gun Gun, emosinya


naik tidak terkontrol “kau ini anak durhaka !” mengeluarkan cambuk menghantam


Bai Feng Jiu “Niang Qin…” Bai Gun Gun terkejut, ingin menolong Bai Feng Jiu.


Bai Feng Jiu mengangkat tangan menahan Bai Gun Gun “Gun Gun, Niang Qin baik-baik


saja, jangan kemari. Ini adalah hukuman Niang Qin yang bersalah, Gun Gun


menurut, jangan kemari” “kau juga tahu kau bersalah ha ! kau berbuat seperti


ini, apakah pantas sebagai Qing Qiu Nu Jun ? kau menaruh Qing Qiu dimana ha ?”


Bai Yi mengeluarkan amarahnya. Selama 200 tahun, Bai Yi juga mengkhawatirkan


Bai Feng Jiu, tapi amarahnya tidak terkontrol. Dari kecil, Bai Feng Jiu tidak


kurang menerima pukulan dari Bai Yi.


           Bai Gun Gun menangis


tapi tidak mengeluarkan suara sama sekali, sakit hati melihat ibunya dipukul.


Bai Gun Gun tidak pernah bertemu siapapun sebelumnya, hanya hidup berdua


mengadu nasih dengan ibunya. Selama 200 tahun di alam fana, keduanya melewati


hidup menderita, terutama Bai Feng Jiu. Bai Gun Gun tidak ingin melihat ibunya


menderita lagi. Awalnya mengira, kembali ke Shen Jie, penderitaan mereka sudah


berakhir. Tidak menyangka, baru kembali, bertemu keluarga, ibunya langsung


dipukul, menderita lagi.


          Bai Yi yang memukul Bai Feng Jiu seperti kesetanan, tidak berhenti.


Sebenarnya Bai Yi juga sakit hati, mengetahui Bai Feng Jiu sendiri membawa


seorang anak di alam fana. Apalagi Bai Yi sudah mengetahui hal yang sebenarnya,


memiliki perasaan bersalah pada Bai Feng Jiu. Semua rasa bersalah dan sakit


hati, melihat Bai Feng Jiu, tanpa sadar di salurkannya lewat pukulan. Bai Yi


hanya tahu, ingin menenangkan hatinya yang kacau, tanpa sadar memukul Bai Feng


Jiu hingga pakaian Bai Feng Jiu bersimbah darah.


          Bai Feng Jiu terjatuh dan kembali berlutut lagi, berulang


kali seperti itu. Air mata menetes tapi tidak berteriak sakit sekata pun,


berlutut disana membiarkan Bai Yi memukulnya. Hingga di satu titik, Bai Yi


tersadar saat melihat pakaian Bai Feng Jiu yang sudah rusak, memperlihatkan


luka cambukan yang berdarah “kau ini benar-benar membuatku kesal !” melempar


cambuknya “maaf die…” Bai Feng Jiu berkata lirih.


          Bai Gun Gun dengan mata berkaca-kaca, melihat dingin Bai


Yi. Bai Yi pun merasakan kedinginan dari mata Bai Gun Gun. Bai Yi melihat Bai


Feng Jiu, ada perasaan menyesal dalam hatinya. Dia awalnya sangat sakit hati


dengan penderitaan Bai Feng Jiu, tidak menyangka melukainya sampai seperti ini.


Hu Di marah pada Bai Yi “apa kau sudah puas ? melukai anakmu sampai seperti


ini, kau sudah puas ?” Bai Yi terkejut dengan amarah Hu Di “die…” Hu Di “tidak


tahu bagaimana kau menjadi die, bahkan harimau saja tidak memakan anaknya. Xiao


seperti ini, kau sudah puas kan !” Bai Yi “die…”


          Bai Gun Gun segera berlari, memapah Bai Feng Jiu “Niang


Qin, bagaimana keadaanmu ?” Bai Feng Jiu menggeleng “tidak masalah… maaf die…”


menatap Bai Yi. Bai Gun Gun bahkan tidak mau melihat Bai Yi “Niang Qin, jalan,


kita kembali ke alam fana. Disini tidak menerima kita” semua terkejut dengan


ucapan Bai Gun Gun “kalian tidak bisa kemanapun !” Bai Yi menjadi emosi dan


memukul Bai Gun Gun “argh…” semua terkejut, Bai Gun Gun sudah mendapat sebuah


cambukan di tubuh kecilnya. Bai Feng Jiu sakit hati “die, kau ingin marah dan


pukul, silakan menghukumku saja. Gun Gun masih kecil…”


          Bai Gun Gun kesakitan tapi tidak rela “Niang Qin, aku


baik-baik saja. Anda ingin memukulku, silahkan pukul, kalau itu membuat anda


puas. Aku masih kecil, tidak dapat melawan anda, jadi anda masih bisa


semena-mena.” “anak ini, kenapa mulut begitu kurang ajar !” Bai Yi melayangkan


satu cambukan lagi. Bai Feng Jiu segera menahannya untuk Bai Gun Gun. Bai Yi


melihat punggung Bai Feng Jiu, langsung menyesal, tidak dapat mengontrol


emosinya.


          Hu Di langsung mengambil cambuk Bai Yi “cukup ! kau ingin


mencambuk mereka sampai kapan ? bagaimana bisa aku memiliki anak yang tanpa


hati seperti kau ini !” Bai Yi “die…” Hu Di “keluar, jangan membuatku melihat


wajahmu !” Bai Yi tercengang “die…” Hu Hou bergerak maju, ingin memapah Bai


Feng Jiu “pergi… jangan mendekat…” Bai Gun Gun marah, mendorong Hu Hou “Gun


Gun, tai laolao akan mengobati kalian !” Bai Gun Gun “tidak, kalian hanya bisa


menyakiti kami, kami tidak memerlukan bantuan kalian, pergi !!!” berteriak,


dengan mata penuh amarah.


          Bai Feng Jiu menarik tangan Bai Gun Gun “Gun Gun, jangan


tidak sopan, mereka adalah keluarga Niang Qin juga adalah keluargamu !” Bai Gun


Gun menggeleng “Niang Qin, Gun Gun tidak mau keluarga seperti ini ! Niang Qin,


bagaimana denganmu ? ayo, Gun Gun membantumu, kita kembali saja ke alam fana !”


Bai Feng Jiu “Gun Gun…” Bai Gun Gun “Niang Qin, jangan berbicara, pasti sangat


sakit kan ! Niang Qin berubahlah, Gun Gun membawamu pergi ya !” berbicara


lembut dengan air mata.


          Bai Feng Jiu dengan susah payah berdiri. Semua yang mau


maju membantunya, di dorong Bai Gun Gun “pergi, jangan kemari !” menatap semua


dengan amarah. Hu Di tercengang ‘tatapan mata Gun Gun sama seperti Di Jun !’


“Gun Gun, tai yeye dan tai laolao tidak akan memukul ibumu. Gun Gun jangan


takut, biarkan tai laolao membantu mengobati ibumu” Hu Di berbicara lembut. Bai


Gun Gun menggeleng-gelengkan kepalanya “tidak perlu, kalian pergi !” memegang


Bai Feng Jiu. Bai Feng Jiu yang terluka, tidak dapat menahan diri, jatuh


kembali dan tidak sadarkan diri.


          Setelah banyak membujuk, Bai Gun Gun akhirnya mengijinkan


Hu Hou membantu mengobati Bai Feng Jiu. Bai Gun Gun terus berada di samping Bai


Feng Jiu, takut ibunya ditindas lagi “Gun Gun, kau juga terluka. Ayo, tai laolao


mengobatimu !” Bai Gun Gun melihat kelembutan Hu Hou, menurut dan membiarkan Hu


Hou mengobatinya. Hu Hou tersenyum lembut “Gun Gun, sudah mengagetkanmu ! Gun


Gun, baik-baik merawat diri di Qing Qiu, tai laolao jamin, waigong-mu itu tidak


akan melukai ibumu lagi !” “dia bukan waigong-ku !” Bai Gun Gun langsung emosi


“baik… baik… baik… kita tidak membicarakan hal ini !” Hu Hou segera mengalihkan


pembicaraan.