The Power Of Love

The Power Of Love
Panas Dingin



" Ay " , panggil Azka yang melihat Naura asik bermain ponsel dibalkon .


" Eh iya bee " , jawab Naura seraya melirik ke asal suara .


" Ay lagi ngapain ? , kok senyum-senyum sendiri ? " , tanya Azka seraya mendekat ke arah Naura .


" Oh ini bee , Naura lagi balas chat di group , bee gak lihat group memangnya ? , anak-anak pada rame lho bee , tahu kita lagi di Phuket ? " , jawab Naura yang diakhiri dengan kekeuhannya .


" Loh kok mereka pada tahu ? " , tanya Azka lagi .


" Naura yang kasih tahu bee " , jawab Naura seraya cengengesan .


Azka hanya menggelengkan kepalanya seraya tersenyum .


" Mana coba bee lihat ? " , pinta Azka dan Naura langsung memberikan ponselnya , sekaligus ia berpamitan untuk membersihkan diri .


" Oh ya bee tadi bunda sama Ayah titip salam buat bee , Aira sama sikembar juga tadi nanyain bee " , Ujar Naura sebelum ia melangkahkan kaki .


" Walaikum salam , ya udah ay mandi dulu gih bau tahu " , Jawab Azka sekaligus menggoda Naura .


" Ii enak aja , Naura selalu wangi tahu walau pun belum mandi " , balas Naura tak terima .


" Mana coba sini ? " , timpal Azka seraya merentangkan kedua tangannya untuk memeluk Naura .


" Iii bee mulai genit " , teriak Naura yang menghindar dan langsung masuk ke kamar mandi .


Sedangkan Azka hanya terkekeh geli .


*****


Setelah membersihkan diri dan menunaikan kewajibannya , Azka dan Naura langsung makan malam dan sebelumnya Azka sudah menelpon pihak hotel untuk mengantarkan makanannya ke kamar .


Kedua nya makan dengan tenang namun kali ini sesekali Azka menyuapi Naura begitu pun sebaliknya dengan malu-malu Naura balik menyuapi Azka .


" Alhamdulillah " , ucap Azka dan Naura ketika keduanya telah menyelesaikan makan malam .


" Bee kita jalan-jalan yu , mumpung masih aga siang ? " , Ajak Naura antusias .


" Siang dari mana ay ? , ini tu udah malam " , timpal Azka menggelengkan kepalanya .


" Iya maksudnya belum larut malam bee , kita jalan-jalan yu sebentar aja ", balas Naura seraya memohon .


Dan Azka tak tahan melihat wajah imut istrinya yang memohon , dengan cepat Azka langsung menganggukan kepala .


" Yeee makasih bee " , ujar Naura kegirangan .


" Sama-sama sayang " , jawab Azka lalu kedua langsung siap-siap untuk pergi keluar sekedar menikmati suasana malam hari di Thailand .


Karena ada pasar malam yang cukup terkenal dan kebetulan dekat dengan tempat penginapan mereka , akhirnya Naura dan Azka memutuskan untuk mengunjungi pasar malam .


Tangan Azka tak pernah lepas untuk menggandeng tangan Naura apalagi disini ditempatnya benar-benar ramai dan banyak wisawatan dari penjuru dunia , Azka gak mau kalau ada yang macem-macem dengan Naura karna ia tahu istrinya mempunyai daya tarik tersendiri .


Sedangkan Naura ia seperti mendapati surganya dunia , banyak yang menjual berbagai makanan dan juga souvernir yang sangat menarik , seperti cwe pada umumnya Naura tak tahan untuk membeli dan mencicipi semuanya , Naura membeli berbagai makanan ringan dan beberapa souvernir yang menurutnya sangat unik dan lucu , namun ada satu hal yang membuat Azka tercengang kaget ketika mendengar Naura yang bisa berkomunikasi dengan pedagang-pedagang yang berjualan dipasar malam , Naura ternyata bisa berbahasa Thailand bahkan terdengar seolah seperti orang Thailand sesungguhnya yang sudah terbiasa berbicara bahasa Thailand .


Azka merasa dirinya kalah dengan Naura karna ia masih kaku dan sedikit kesusahan dalam berbicara bahasa Thailand .


Setelah Naura membeli banyak makanan ringan dan juga souvernir , Azka langsung saja mengajak Naura untuk kembali ke hotel .


" Ay udah yu kita balik ke hotel " , Ajak Azka .


" Kenapa buru-buru banget sii bee , kita kan belum makan semua ini " , timpal Naura seraya memperlihatkan tentengan yang ada dikedua tangannya .


Iya kedua tangan Naura penuh menenteng berbagai makanan ringan sedangkan berbagai souvernir dibawa oleh Azka .


" Ya udah deh , Ayo kita balik ke hotel " , balas Naura lesu , ada rasa sedikit kecewa namun ia pun tak bisa memaksakan Azka yang tengah cape dan memang mereka belum istrihat sama sekali ketika sampai di Thailand .


" Ay gak marah kan ? '' , tanya Azka memastikan .


" Gak ko bee , besok kan kita bisa jalan-jalan lagi " , jawab Naura seraya tersenyum , dan Azka langsung membalas senyum Naura seraya mengelus lembut kepala Naura yang terbalut hijab .


Keduanya sudah kembali ke hotel , dan saling bergantian ke kamar mandi untuk mencuci kaki dan tangan sebelum mereka mencicipi berbagai jajanan yang sudah dibeli tadi .


Setelah itu keduanya duduk di sofa seraya menonton tv dan mulai mencicipi makanan ringan yang dibeli Naura , Azka hanya mencicipi beberapa cemilan karna ia sudah merasa kenyang .


Azka merhatikan Naura yang dengan antusias menikmati berbagai cemilan yang sudah ia beli .


" Enak Ay ? '' tanya Azka tanpa mengalihkan pandangannya .


" Enak bee , bee mau ? " , jawab Naura sekaligus menawari Azka .


" Engga , bee cukup lihat Ay makan aja sudah kenyang " , jawab Azka seraya tersenyum .


" Dih gombal " , balas Naura seraya tersenyum malu .


Azka terus merhatikan Naura yang masih asik menikmati makanan ringan , namun tiba-tiba rasa kntuk mulai datang dan Azka pun mengajak Naura untuk segera istirahat .


Naura langsung membereskan bekas makanannya , lalu ia mulai ke kamar mandi untuk menggosok gigi dan mengambil air wudhu yang diikuti oleh Azka , iya kali keduanya lebih tepatnya Azka yang memaksa ingin kekamar mandi berdua hanya untuk menggosok gigi dan berwudhu tidak lebih .


Lalu kedua nya langsung berganti pakaian dengan setelah baju tidur tapi ditempat berbeda Naura dikamar mandi sedangkan Azka didalam kamar .


Keduanya langsung naik ke atas ranjang dan membaringkan badannya , tak lupa Azka pun sudah mengganti lampu kamarnya dengan lampu tidur.


Azka dan Naura berbaring saling berhadapan namun masih ada jarak yang memisahkan mereka .


" Ay " , panggil Azka lembut .


" Iya bee " , jawab Naura pelan , ada rasa yang sulit Naura artikan ketika mereka kembali tidur berdua seraya saling berhadapan .


" Bee boleh minta sesuatu gak ? " , balas Azka seraya menatap Naura .


" Sesuatu apa bee ? " , tanya Naura yang langsung mengalihkan pandangannya , perasaan Naura sudah tak karuan , seluruh tubuhnya mendadak menjadi panas dingin .


" Tapi Ay cape gak ? " , tanya Azka memastikan .


" Mmm ngga kok bee " , jawab Naura ragu-ragu .


" Boleh pijitin punggung dan tangan bee gak Ay ? , bee merasa pegal banget " , pinta Azka .


Naura langsung membulatkan kedua matanya , namun ada rasa lega dalam hatinya , ia sudah memikirkan hal yang berlebihan namun ternyata Azka hanya meminta dipijat .


" Ay kok malah bengong ? , boleh gak ? " , tanya Azka seraya melambaikan tangannya didepan Naura .


" Eh boleh kok bee " , jawab Naura gugup .


Naura langsung bangun dari berbaringnya , dan dengan perlahan ia mulai memijat punggung Azka dengan pelan .


😘


😘


😘


Jangan lupa tinggalkan jejak , like , komen , vote dan tambahkan ke favorit 💙 , terimakasih 🤗🤗🙏 .