The Power Of Love

The Power Of Love
I - 7



          Gun Gun yang keluar, tidak mempedulikan yang lain lagi,


langsung berlatih. Yan Ci Wu yang melihat, menghampiri “Gun Gun, bagaimana


kalau shushu mengajarimu sebuah jurus ?” Gun Gun segera antusias “baik… baik…”


berlatih bersama. Dong Hua dan lainnya duduk minum teh dan mengawasinya dari


jauh “Di Jun, bagaimana menurutmu rintangan Xiao Jiu ?” Bai Ce menanyakan


pendapat. Zhe Yan pun menimpali “kuingat saat kau menjadi Tian Di Gong Zhu


menerima 89 petir dan 18 bola api. Ini Xiao Jiu termasuk apa ?” Dong Hua melihat


Gun Gun “setelah Xiao Bai bangun, aku akan menantangnya, aku ingin tahu sampai


mana peningkatannya !”


          Zhe Yan “tapi kondisimu !” Dong Hua “tidak masalah… selama


Xiao Bai kembali ke sisiku !” Lian Song “tapi Dong Hua, Miao Luo !” Dong Hua


“tidak masalah…” Bai Yi menghela nafas “entah apa yang terjadi, merubah Xiao


Jiu hingga seperti ini !” Lian Song “apa kalian tidak bertanya pada Gun Gun ?”


Bai Ce “anak itu, selama beberapa hari ini, masih menjaga jarak dengan kami !


semua karena kakek bodoh ini !” Bai Yi menunduk “die…”


          2 jam setelahnya, Bai Feng Jiu keluar dari shi gong “Xiao


Jiu, kenapa tidak tidur lebih lama ?” Bai Zhen segera menghampiri “tidak xiao


shu… tidur lebih lama, hanya akan membuat kepalaku lebih sakit ! sudah berjanji


mengetes Gun Gun…” Zhe Yan mendekati “Xiao Jiu, efek arakmu belum hilang, ini


minumlah !” Bai Feng Jiu cemberut tapi tetap meminum ramuan penghilang mabuknya


“Zhe Yan Shan Shen, semenjak aku kembali, tiap hari ada saja ramuan pahit


darimu” menggerutu. Zhe Yan tersenyum “kau pergi begitu lama, tidak ada yang


memasakkanku makanan enak.”


Bai


Feng Jiu tersenyum manis “baik… baik… baik… sudah tahu… aku akan berfikir dulu


akan menaruh apa di masakanku nanti ya” dengan nakalnya. Zhe Yan “wah Xiao Jiu,


bukan saja kemampuan bertambah bahkan kenakalanmu pun bertambah ya !” Bai Feng


Jiu cekikikan. Zhe Yan meminta tangan Bai Feng Jiu “sini, aku memeriksamu…” Bai


Feng Jiu menggeleng “nanti saja… aku tidak mau menambah banyak jumlah ramuan


pahit buatanmu…” Zhe Yan mengerutkan kening.


“Xiao


Bai…” Dong Hua mendekat, Bai Feng Jiu terkejut, mengerutkan keningnya “Xiao


Jiu…” Zhe Yan ingin membujuk. Bai Feng Jiu dingin “sejak kapan kalian berubah


menjadi pendukungnya ! Dong Hua Di Jun, anda sangat hebat, bahkan sekarang Qing


Qiu pun menjadi pendukungmu cih…” menjauh dengan kesal, kearah Gun Gun. Zhe Yan


mengangkat bahu “haih memang sangat keras !”


Bai


Feng Jiu mematahkan latihan Gun Gun dan Yan Ci Wu dengan satu sihir “terima


kasih Xiao Yan !” “Niang Qin, kau sudah bangun !” Gun Gun berlari memeluk Bai


Feng Jiu “hmm… lelah ?” sambil mengelap keringat putranya. Gun Gun menggeleng


“bukankah Niang Qin mengatakan akan mengetesku ? Xiao Yan shushu mengajariku


satu jurus baru” membanggakan diri. Bai Feng Jiu memainkan alisnya “benarkah ?


jadi putraku sudah semakin hebat ?” Bai Gun Gun mengangguk “tentu saja !”.


Bai


Feng Jiu cekikikan “ayo, Niang Qin membawamu ke gunung Tang Ting, kita akan


berlatih di sana !” Gun Gun dengan riang gembira mengikuti Bai Feng Jiu,


lainnya mengikuti mereka. Gun Gun melihat di belakang ada Dong Hua, teringat


sesuatu “Niang Qin, Niang Qin…” “hmm…” Bai Feng Jiu hanya menjawab singkat


“Niang Qin, Gun Gun masih sekecil ini, belum bisa menjadi lawan tanding Niang


Qin…”


Bai


Feng Jiu menyipitkan matanya “bocah nakal, kau memiliki ide nakal apa lagi ?”


Gun Gun cekikikan “hihihi… Niang Qin, bukankah aku ini hanya mencarikanmu lawan


yang seimbang. Bukankah Niang Qin mengatakan, harus mencari yang ilmunya lebih


hebat sehingga kita bisa berkembang ?” Bai Feng Jiu “memang seperti itu !”


mengangguk-angguk. Gun Gun berbinar “jadi kalau aku mencarikan Niang Qin lawan


yang lebih hebat, Niang Qin tidak akan menolak kan !”


Bai


Feng Jiu menyentil kepala Gun Gun “kau mau menjual ibumu ya ?” Gun Gun


cekikikan menggeleng “Niang Qin-ku begitu cantik, hanya untuk diriku sendiri…


aku jual siapapun tidak akan menjual Niang Qin-ku” Bai Feng Jiu memainkan


alisnya “jadi, putraku yang nakal ini, mencarikan lawan siapa untukku ?” Gun


Gun berbalik menunjuk Dong Hua “nah bukankah dikatakan Dong Hua Di Jun adalah


dewa terhebat !” Feng Jiu melirik dan langsung membuang muka.


Gun Gun


mengejarnya “Niang Qin… Niang Qin… jangan marah ya ! Gun Gun hanya ingin


melihat kalian berlatih, Niang Qin” merengek sambil menggoyang-goyangkan tangan


yang kau inginkan setelahnya ?” Gun Gun mengeluarkan tampang polosnya,


mengangkat 1 jari tangannya “hanya satu !” Bai Feng Jiu tidak menjawab,


menunggu penjelasan Gun Gun dengan melipat tangan di dada “aiyo Niang Qin,


bukankah kau mengatakan janji harus ditepati. Aku sudah memberikan kata, Niang


Qin pasti tidak mau aku melanggarnya kan ?” Gun Gun merajuk.


Bai


Feng Jiu tersenyum sinis “Bai Gun Gun, janji memang harus ditepati… tapi yang


membuat janji itu bukanlah yang mulia, jadi kenapa yang mulia yang harus repot


menunaikan janji itu ?” Gun Gun menunduk, takut-takut melihat Bai Feng Jiu


“Niang Qin, hanya sekali, selanjutnya tidak berani lagi ! Niang Qin… Niang Qin,


aku tahu kau paling menyayangiku… anggap saja demi diriku, Niang Qin…” merengek


dan merajuk.


Yang di


belakang cekikikan “Gun Gun sudah mempelajari keahlian merajuk Xiao Jiu


hihihi…” Lian Song “wah Dong Hua, untung kau mempunyai pendukung kecil…” Dong


Hua tersenyum menggelengkan kepala “aku bahkan tidak bisa melawan rajukan Xiao


Bai, sekarang, bertambah lagi 1 Bai Gun Gun” Zhe Yan menertawai “nah kalau


begitu siap-siaplah kau menderita hihihi !” Dong Hua “bagaimanapun semua itu


adalah kebahagiaan !”


Disana


Bai Gun Gun masih merajuk “Bai Gun Gun, apa yang mau kau lakukan sebenarnya ?”


Bai Feng Jiu menatap Bai Gun Gun dengan dingin. Gun Gun “aku hanya tidak ingin


melihat Niang Qin terus emosi… kalau Niang Qin emosi seperti ini…” menirukan


wajah jelek “jelek sekali…” Bai Feng Jiu menahan tawa, melihat tingkah anaknya


“nah Gun Gun suka yang seperti apa ?” Gun Gun pun menirukan beberapa wajah,


akhirnya membuat Bai Feng Jiu tertawa “nah Niang Qin sudah tertawa, jadi Niang


Qin sudah mengiyakanku ya !”


“tertawa…


Feng Jiu sudah tertawa…” Lian Song paling pertama bereaksi. Zhe Yan menepuk


pundak Dong Hua “kau harus baik-baik berterima kasih pada putramu itu.” Dong


Hua “putraku, tentu saja yang terbaik !”


Bai


Feng Jiu memegang dagunya “hmm… jika Niang Qin membantumu kali ini, apa yang


Niang Qin dapatkan ?” Gun Gun berfikir “Gun Gun akan menangkapkan 5 ikan gemuk


untuk Niang Qin” Bai Feng Jiu mengeluarkan tampang jeleknya, menggeleng “kau


menangkap, setelah itu aku lagi yang harus mengolah dan memasaknya… setelah


itu, kau juga yang memakannya… sangat merugikan” Gun Gun berfikir lagi “Gun Gun


akan membantu Niang Qin membuat arak !” Bai Feng Jiu menggeleng lagi “meminta 5


arak Zhe Yan yeye ?”


Bai


Feng Jiu “hmm setelah itu apa yang kau inginkan ?” Gun Gun memberikan senyuman


manis “hanya memberikan sedikit waktu Niang Qin untuk mendengarkan Di Jun !”


Bai Feng Jiu menggelengkan kepala “pertama kau yang berjanji, aku yang


bertarung. Kedua, setelah bertarung, masih ada permintaan mendengarkan. Ketiga,


aku tidak mendapatkan apa-apa. Bai Gun Gun, siapa yang menginginkan hal seperti


ini ?” Gun Gun merengek “ah Niang Qin… begini saja, kalau Di Jun bisa


mengalahkan Niang Qin, maka kabulkan permintaanku bagaimana ?”


Bai


Feng Jiu tertawa terbahak-bahak “Bai Gun Gun, ini kau yang mengatakannya. Jika


dia kalah, maka tidak ada permintaan lagi, mengerti !” Gun Gun menunduk


“sebagai tambahan, kuberitahu padamu, Dong Hua Di Jun yang kau banggakan itu,


kekuatannya saat ini hanya sampai 3 tingkat.” Gun Gun terkejut, langsung


mengangkat wajah menatap Feng Jiu kemudian melihat Dong Hua. Dong Hua tersenyum


“Xiao Bai, karena kau sudah mengiyakan Gun Gun. Yang mulia pasti akan berusaha


memenangkan pertarungan ini !” Bai Feng Jiu tersenyum dingin “Di Jun, aku sudah


bukan gadis bodoh yang bisa kau bohongi di Fan Yin Gu. Kekuatanmu yang sekarang


ini, sama sekali bukanlah lawanku. Baik, karena aku sudah mengiyakan Gun Gun,


aku akan menjalankannya. Setelah ini, yang mulia tidak mau melihat permainan


kalian lagi. Bersiaplah membawa Di Jun kesayangan kalian ini kembali !” berkata


dengan dingin. Yang lain agak terkejut tapi hanya bisa menghela nafas.


Bai


Feng Jiu beralih ke Gun Gun “nah bocah nakal, kau masih mau berlatih ?” Gun Gun


mengangguk “tidak usah terlalu banyak berfikir… walau memukulmu hingga tidak


bisa bangun, tidak akan mengurangi kekuatan yang mulia hahaha…” Bai Feng Jiu


mengejek, mengerti pemikiran Gun Gun. Gun Gun cemberut, menundukkan kepala,


mengikuti Feng Jiu ke gunung Tang Ting.