
Kemesraan
mereka dipatahkan Cheng Mei “Xue Ling, kau masih menjanjikanku perburuan !” Xue
Ling langsung berbalik menatap Cheng Mei, tersenyum nakal, menggosok-gosokkan
kedua tangannya “ada target ?” Cheng Mei menaik-turunkan alisnya dengan senyum
nakal “Xiao Xue…” Han Ling langsung duduk tegap. “jie, kalian berburu tidak
boleh kekuranganku !” Shui Ling langsung mengikutsertakan dirinya “ah kalian
pergi lagi !” Tian Zun langsung cemberut. Xue Ling mencibir “Ling Siang di
sisimu, jangan berlagak !” “aiyo jie, aku juga ingin ikut dengan kalian !” Ling
Siang Tian Hou protes.
Xue Ling tertawa terbahak-bahak “hahaha… ini bukan aku
yang mengatakannya hahaha… didiku yang baik, kau jagalah istanamu dengan baik
hahaha…” Han Ling berdehem “hmm… tidur sendiri !” lainnya cekikikan “Siang er,
kau tidak bisa pergi, aku tidak bisa tanpamu !” Huo Ling Tian Zun merengek “ih
bersama denganmu hanya menemani berkas-berkas, aku ingin berpetualang. Bahkan
Yue Shen pun ikut, aku juga mau pergi !” Ling Siang protes
Tian Zun cemberut “jie…” menghardik Xue Ling. Xue Ling
melambai-lambaikan tangannya “haih kau berteriak pun tidak ada gunanya, memang
pesonaku jauh lebih hebat darimu adik kolotku…” “aaa… jie…” Huo Ling Tian Zun
merengek “mana ada Tian Zun seperti kau ini ? hei apa kau lupa sekarang sedang
dimana ?” Xue Ling mencibir “Siang er, lihat jiejie selalu menindasku !” Xue
Ling tertawa terbahak-bahak “hahaha… didi bodoh, kau ini sedang mau meminta
bantuan dariku, masih saja mengadu domba…”
Han Ling menggelengkan kepala melihat perdebatan adik
kakak di hadapannya ‘wajah lain dari pada Zun Wang yang sangat jarang diketahui
pihak luar’. “aih ge, menurutku kali ini kau ikut saja. Kau juga perlu
mengetahui hal diluar, jangan hanya memantaunya dari Long Chang Gong-mu itu
saja ! bersenang-senanglah, sepanjang hari hanya memasang wajah datarmu itu,
aku saja malas melihatnya” Shui Ling mengejek. Xue Ling tertawa tak berhenti
“kalian sangat konyol hahaha…” “jie….” Huo Ling protes.
Han Ling berdehem “Tian Zun, untuk masalah kedepannya,
bukankah anda juga perlu melihat medan ! setelah sekian lama, anda sudah
saatnya kembali berlatih !” Xue Ling memegang tangan Han Ling “Han ge, tidak
perlu terlalu formal. Jika bukan hal resmi, panggil saja sesuai nama mereka. Kami
tidak mempersoalkan status dan peringkat.” Han Ling mengangguk “iya jiefu,
apalagi di luar, anda sebaiknya memanggil kami nama saja !” Shui Ling
mendukung, Han Ling tersenyum. Huo Ling masih merengek pada Ling Siang, Ling
Siang tidak mau melihat suaminya, membuang muka berlawanan arah.
Akhirnya mereka berenam melakukan perjalanan bersama,
semua memakai pakaian pria “ah pria tampan kecil, anda sangat tampan, bagaimana
gege membawamu bersenang-senang ?” Cheng Mei menggoda Xue Ling yang tubuhnya
paling mungil di antara mereka. Dikarenakan usia tubuhnya masih 5.000 tahun,
jadi yang termungil di antara keempat wanita itu. Xue Ling tersenyum menggoda
“gege, pria tampan ini sangat tahu cara bersenang-senang, apa gege mau
mengetahuinya ?” keduanya tertawa terbahak-bahak.
Ling Siang berjalan bersama Huo Ling “tidak menyangka,
kalian yang dingin, semenjak kembalinya jiejie bisa begini hangat !” Huo Ling
tersenyum merangkul istrinya yang segera mendapat pukulan di tangannya “aku
saat ini seorang pria !” dengan mata besarnya melotot ke Huo Ling yang cemberut
“ide siapa jadi seperti ini ? pao pei bergantilah ya !” membujuk Ling Siang
untuk berpenampilan wanita “tidak akan, jangan mengganggu kesenanganku !” mengomeli
suaminya “aih kau baru berhubungan dengan jiejie berapa lama, kenapa sudah
mengikuti kenakalannya !” protes Huo Ling.
Ling Siang melihat Xue Ling yang sedang bercanda ria
dengan Han Ling “Huo ge, seandainya aku lebih dulu mengenal jiejie… aku selalu
uniknya. Kemarahannya dapat menghancurkan 1 klan, terkenal sangat dingin dan
tak tersentuh. Bahkan Yue Shen pun menutup mulut, tidak pernah mengungkit
namanya. Aku mengira Shen Zun adalah wanita yang menyeramkan. Tapi setelah
mengenal jiejie, beliau tampak sangat hangat dan bersahabat.”
Huo Ling tersenyum “Siang er, ini adalah wajah jiejie
yang hangat. Wajah jiejie dihadapan musuh, kau tidak pernah melihatnya. Hanya
dengan tatapannya memaksa musuh untuk tunduk padanya. Perdebatannya dengan Wei
Jiang Zheng Zhu sebelum perang yang lalu, membuat keduanya bertarung hidup
mati. Rumor itu tidak salah, mereka memang bertarung. Itulah pertama kali Wei
Jiang Zheng Zhu melihat wajah malaikat maut pada jiejie, memaksanya untuk tunduk.”
“emm… bukankah mereka bersahabat ?” Ling Siang masih tidak percaya.
Huo Ling mengangguk “mereka memang bersahabat dan sangat
banyak kisah di belakang persahabatan mereka. Xue Ling memiliki banyak teman
dan sahabat, tapi Shen Zun bukanlah teman, sahabat, bahkan keluarga siapapun.”
Ling Siang mengangkat alisnya “hmm… bagaimana dengan jiefu ?” Huo Ling melihat
Han Ling “hmm… tidak terkecuali !” Ling Siang membuka mulutnya terkejut “jangan
seperti itu, kau membuatku tidak tahan untuk menciummu !” mengecup singkat
bibir Ling Siang.
Ling Siang langsung menutup mulutnya dan cemberut “Siang
er, kau tahu bagaimana Bei Hai Ren Yu ?” Huo Ling bertanya, diangguki Ling
Siang. Huo Ling tersenyum “Shen Zun lebih dari itu !” Ling Siang membuka
mulutnya lagi, disaat Huo Ling mendekat, segera menutup mulutnya dengan tangan.
Huo Ling cekikikan, membelai kepala Ling Siang.
“ge, jangan bermesraan di belakang !” terdengar protes
Shui Ling. Han Ling menggenggam tangan Xue Ling “di dekat sini, ada dewa yang
membuat kue arak, apa mau mencicipinya ?” Xue Ling segera berbinar dan
mengangguk-angguk “ayo…” Han Ling membawa semua ke tempat yang dia maksud,
memasuki kebun tumbuhan merambat dengan buah yang bergelantungan, mirip kebun
anggur “hmm… wangi sekali disini !” “hmm… bahkan udaranya saja memabukkan…”
Shui Ling dan Cheng Mei memuji.
Xue Ling menghirup aroma yang memabukkan “hmm… Han ge,
wanginya sama dengan arak yang anda minum saat itu” Han Ling tersenyum “Xiao
Xue sangat pintar, langsung bisa menebaknya…” “siapa pemiliknya ? pasti banyak
arak bagus di sini !” guman Xue Ling yang penasaran. Han Ling terus melangkah
“dewa ini sangat suka dengan arak… sudah mencoba semua jenis arak di alam fana…
ini adalah hasil kerjanya sendiri… bisa dikatakan Jiu Shen…” “apa dia pintar
memasak ?” Han Ling menggeleng “dia hanya membuat berbagai macam arak tapi
istrinya mengolahnya menjadi kue arak, agar mudah dibawa pergi” Xue Ling
berbinar.
Han Ling melihat senyum ceria Xue Ling, merendahkan
wajahnya ke telinga Xue Ling “Fu Ren mabuk, weifu akan tetap melayani !” wajah
Xue Ling langsung memerah “menjauh dariku !” melepaskan genggaman tangannya.
Han Ling cekikikan, menarik Xue Ling ke pelukannya “kau tahu aku tidak bisa
jauh darimu !” Xue Ling memukul dada Han Ling “kau nakal !” Han Ling cekikikan,
mengecup kening Xue Ling “sangat mencintaimu !” Xue Ling tersenyum manis “aku
juga mencintaimu !” Han Ling mengecup singkat bibir Xue Ling.
“wah wah wah ternyata ada pasangan sesama jenis yang
datang berkunjung !” terdengar suara mengejek. Terlihat seorang dewa yang cukup
tampan, berjalan menghampiri mereka “bocah dingin, terakhir melihatmu, kau
seperti dewa yang akan mati. Sekarang sudah penuh semangat hidup, sepertinya
hidupmu cukup nyaman juga bersama pemuda tampan ini !” menatap Xue Ling dengan
senyuman.