The Power Of Love

The Power Of Love
I - 18



     Bai Feng Jiu “apa sekarang aku bisa ke Mo Zhu ?” “aku menemanimu


!” Dong Hua langsung memegang tangan Bai Feng Jiu “tapi…” “Xiao Jiu, pergi


dengan Di Jun atau tidak pergi !” Bai Yi mengancam “die, bukan itu maksudku !


Di Jun, anda boleh menemaniku tapi hal kekuatan anda yang sudah kembali, selain


yang disini, jangan sampai tersebar keluar” Bai Feng Jiu menjelaskan, Dong Hua


langsung mengangguk.


     “Xiao Jiu, kenapa wajah es harus menyembunyikan kekuatannya ?”


Yan Ci Wu tidak faham “agar tidak memancing kewaspadaan musuh !” Lian Song


menebak, mendapat anggukan Bai Feng Jiu “baik Xiao Bai, aku akan melakukan


sesuai kata-katamu ! Zhe Yan ikutlah !” Dong Hua langsung mengiyakan dan


mengajak Zhe Yan, yang langsung mengangguk. “aku juga ikut !” Sou Wan


mengajukan diri. Dengan ikutnya Sou Wan, Mo Yuan dengan sendirinya juga ikut.


     “Xiao Bai, kau ingin kemana ?” Dong Hua bertanya sesampainya


mereka di Mo Zhu. Bai Feng Jiu menggeleng “aku juga tidak tahu… Xiao Yan, san


dian xia, dimana tempat itu ?” Dong Hua mengibaskan tangan, kehadiran mereka


semua tersamarkan “Xiao Bai, begini sudah bisa tenang kemanapun.” Bai Feng Jiu


tersenyum manis, menggandeng tangan Dong Hua “Lian Song…”.


     Lian Song dan Yan Ci Wu memimpin jalan “Dong Hua, didalam sana


adalah tempat pembantaian para prajurit !” Dong Hua ingin melangkah masuk,


ditahan Bai Feng Jiu “Xiao Bai, jangan takut !” Bai Feng Jiu menggeleng “bukan


takut ! sepertinya sedang terjadi sesuatu di dalam sana !” Dong Hua menatap


pintu “ayo, aku akan melindungimu !” tersenyum merangkul Bai Feng Jiu.


     Mereka berjalan perlahan ke dalam gua “bodoh, sudah berapa lama


kalian mencari masih tidak menemukannya !” terdengar suara kemarahan Miao Luo


“Mo Zun, hal ini sudah berlalu begitu lama… gadis itu hanya manusia biasa, entah


sudah bereinkarnasi menjadi apa !” Nie Chu Ying membela diri “jangan kalian


mengira aku tidak tahu ! kau pergi ke alam fana bukan menjalankan misi mencari


gadis berjubah putih tapi mengejar wanita itu !” terlihat Miao Luo yang duduk


di ujung menatap tajam Ji Heng yang bergidik “Mo Zun, maaf… hamba sudah


berusaha mencari, tapi wajah seperti Jiu Fu Ren itu memang sangat langka. Hamba


sudah berputar di banyak alam fana, tidak menemukan aura seperti Jiu Fu Ren”


     Dong Hua membawa Bai Feng Jiu dan lainnya melihat ketiganya,


melewati banyak jasad tulang belulang prajurit “bagaimana You Ming He ?” Miao


Luo bertanya dengan nada ketus “Mo Zun, hamba belum menemukan cara ke You Ming


He. Sie Gu Cou terkenal sangat arogan, hamba bukanlah lawannya, apalagi ingin


meminta bantuannya !” Nie Chu Ying memberikan alasannya.


     “Mo Zun, anda sudah menyerap begitu banyak jiwa, apa !” Nie Chu


Ying memberanikan diri bertanya “jiwa-jiwa kecil ini hanya makanan ringan


untukku, hanya bisa membantu sebagian kecil energiku. Puluhan ribu prajurit ini


bahkan tidak setara dengan 100 jiwa dalam Suo Hun Yu” Miao Luo berdecak kesal


“bagaimana dengan Xue Lei ?” Nie Chu Ying masih berusaha mencari cara, akhirnya


menerima tatapan tajam Miao Luo “lakukan saja tugasmu… bukan urusanmu tidak


perlu bertanya” mendapat amarah Miao Luo.


     Bai Feng Jiu memberi kode pada Dong Hua, terlihat cahaya dari


dalam baju Miao Luo. Miao Luo segera terduduk, mengambil keluar benda dari


dalam bajunya “Mo Zun, Suo Hun Yu bercahaya, apa arti dari hal ini ?” Nie Chu


dewa dewi yang tersamarkan “ini harusnya hanya bisa terjadi jika Suo Hun Yu


merasakan keberadaan pemiliknya atau…” Miao Luo berspekulasi dan berfikir.


     “Mo Zun, selama ini apa Suo Hun Yu pernah bercahaya ?” Ji Heng


bertanya. Miao Luo “tidak pernah seterang ini !” menjawab asal “Mo Zun, apa


mungkin gadis berjubah putih itu sudah terlahir kembali !” Ji Heng menebak.


Miao Luo melihat Ji Heng, kembali melihat Suo Hun Yu “segera turun ke alam fana


! bawa Suo Hun Yu bersamamu, akan bereaksi pada manusia yang tepat” memberikan


Suo Hun Yu pada Ji Heng.


     Bai Feng Jiu tersenyum, menggeleng-gelengkan kepala,


menarik-narik lengan baju Dong Hua. Mereka semua keluar dari gua tanpa


menampakkan diri dan menimbulkan suara apapun. Mereka menjauh dari gua “Feng


Jiu, Dong Hua, kalian ada rencana apa ?” Lian Song bertanya “Xiao Jiu, kau


tidak mengambil Suo Hun Yu ?” Sou Wan bertanya. Bai Feng Jiu tersenyum usil,


melihat ke pintu gua “Xiao Jiu, apa yang mau kau lakukan ?” Zhe Yan sangat


mengetahui sifat usil Bai Feng Jiu. Bai Feng Jiu mengangkat satu jarinya,


memberi kode untuk diam.


     Tidak berselang lama, terlihat Ji Heng yang keluar bersama Nie


Chu Ying. Saat mereka berjalan, tiba-tiba angin bertiup sedikit kencang, Ji


Heng merasa terdorong “ada apa ?” Nie Chu Ying bertanya. Ji Heng menggeleng


“tidak apa, aku hanya tidak fokus berjalan… aku akan langsung ke alam fana,


semoga bisa segera menemukan gadis itu !” Nie Chu Ying mengangguk, Ji Heng


pergi meninggalkannya.


     “Xiao Bai…” Dong Hua tersenyum menatap Bai Feng Jiu yang menahan


tawa dengan kedua tangannya, melihat kepergian Ji Heng. Bai Feng Jiu memeletkan


lidahnya, mendorong Dong Hua “jalan… jalan… jalan…”. “Xiao Jiu, kau ingin melihat


apa ?” Zhe Yan bertanya. Bai Feng Jiu tersenyum manis, mengibaskan tangan,


sihir penyamar menghilang “sudah tiba disini, tentu harus berjalan-jalan sesaat…


Xiao Yan – Yan Ci Wu Mo Jun, apa anda keberatan membawa kami berkeliling ?”


dengan nada candaan.


     Yan Ci Wu “tentu saja saudaraku… aku akan membawamu


melihat-lihat tempatku !” langsung menyahut. Saat berjalan, mereka berpapasan


dengan Nie Chu Ying “Di Jun, Shi Zu, bla… bla… bla…” memberi hormat pada semua


“Di Jun, anda datang untuk melihat Xue Lei ?” Nie Chu Ying bertanya. Sebelum


Dong Hua menjawab, Bai Feng Jiu menarik lengannya “Nie Mo Jun, Di Jun datang


untuk memahami situasi !” tersenyum sopan. Nie Chu Ying tersenyum tipis


“kebetulan saat ini adalah saat yang mulia berjaga, Di Jun silahkan !” mempersila


semua ke tempat Xue Lei.


     Setibanya tempat Xue Lei, Bai Feng Jiu lah yang paling antusias


melihatnya “wah Di Jun, Xue Lei ini sangat besar dan kuat, sangat berbeda


dengan Hong Chi dulu” Dong Hua menariknya menjauhi Xue Lei “Xiao Bai, hati-hati


terluka.” Bai Feng Jiu tersenyum pada Dong Hua “Di Jun, dulu dengan Hong Chi


sekecil itu mampu melindungiku di dunia mimpi Aranjo. Sayang aku saat itu bukan


Shan Shen, tidak mampu memanfaatkan kekuatannya” Dong Hua mengerutkan kening


melihat Bai Feng Jiu.