
Bai Feng Jiu “apa sekarang aku bisa ke Mo Zhu ?” “aku menemanimu
!” Dong Hua langsung memegang tangan Bai Feng Jiu “tapi…” “Xiao Jiu, pergi
dengan Di Jun atau tidak pergi !” Bai Yi mengancam “die, bukan itu maksudku !
Di Jun, anda boleh menemaniku tapi hal kekuatan anda yang sudah kembali, selain
yang disini, jangan sampai tersebar keluar” Bai Feng Jiu menjelaskan, Dong Hua
langsung mengangguk.
“Xiao Jiu, kenapa wajah es harus menyembunyikan kekuatannya ?”
Yan Ci Wu tidak faham “agar tidak memancing kewaspadaan musuh !” Lian Song
menebak, mendapat anggukan Bai Feng Jiu “baik Xiao Bai, aku akan melakukan
sesuai kata-katamu ! Zhe Yan ikutlah !” Dong Hua langsung mengiyakan dan
mengajak Zhe Yan, yang langsung mengangguk. “aku juga ikut !” Sou Wan
mengajukan diri. Dengan ikutnya Sou Wan, Mo Yuan dengan sendirinya juga ikut.
“Xiao Bai, kau ingin kemana ?” Dong Hua bertanya sesampainya
mereka di Mo Zhu. Bai Feng Jiu menggeleng “aku juga tidak tahu… Xiao Yan, san
dian xia, dimana tempat itu ?” Dong Hua mengibaskan tangan, kehadiran mereka
semua tersamarkan “Xiao Bai, begini sudah bisa tenang kemanapun.” Bai Feng Jiu
tersenyum manis, menggandeng tangan Dong Hua “Lian Song…”.
Lian Song dan Yan Ci Wu memimpin jalan “Dong Hua, didalam sana
adalah tempat pembantaian para prajurit !” Dong Hua ingin melangkah masuk,
ditahan Bai Feng Jiu “Xiao Bai, jangan takut !” Bai Feng Jiu menggeleng “bukan
takut ! sepertinya sedang terjadi sesuatu di dalam sana !” Dong Hua menatap
pintu “ayo, aku akan melindungimu !” tersenyum merangkul Bai Feng Jiu.
Mereka berjalan perlahan ke dalam gua “bodoh, sudah berapa lama
kalian mencari masih tidak menemukannya !” terdengar suara kemarahan Miao Luo
“Mo Zun, hal ini sudah berlalu begitu lama… gadis itu hanya manusia biasa, entah
sudah bereinkarnasi menjadi apa !” Nie Chu Ying membela diri “jangan kalian
mengira aku tidak tahu ! kau pergi ke alam fana bukan menjalankan misi mencari
gadis berjubah putih tapi mengejar wanita itu !” terlihat Miao Luo yang duduk
di ujung menatap tajam Ji Heng yang bergidik “Mo Zun, maaf… hamba sudah
berusaha mencari, tapi wajah seperti Jiu Fu Ren itu memang sangat langka. Hamba
sudah berputar di banyak alam fana, tidak menemukan aura seperti Jiu Fu Ren”
Dong Hua membawa Bai Feng Jiu dan lainnya melihat ketiganya,
melewati banyak jasad tulang belulang prajurit “bagaimana You Ming He ?” Miao
Luo bertanya dengan nada ketus “Mo Zun, hamba belum menemukan cara ke You Ming
He. Sie Gu Cou terkenal sangat arogan, hamba bukanlah lawannya, apalagi ingin
meminta bantuannya !” Nie Chu Ying memberikan alasannya.
“Mo Zun, anda sudah menyerap begitu banyak jiwa, apa !” Nie Chu
Ying memberanikan diri bertanya “jiwa-jiwa kecil ini hanya makanan ringan
untukku, hanya bisa membantu sebagian kecil energiku. Puluhan ribu prajurit ini
bahkan tidak setara dengan 100 jiwa dalam Suo Hun Yu” Miao Luo berdecak kesal
“bagaimana dengan Xue Lei ?” Nie Chu Ying masih berusaha mencari cara, akhirnya
menerima tatapan tajam Miao Luo “lakukan saja tugasmu… bukan urusanmu tidak
perlu bertanya” mendapat amarah Miao Luo.
Bai Feng Jiu memberi kode pada Dong Hua, terlihat cahaya dari
dalam baju Miao Luo. Miao Luo segera terduduk, mengambil keluar benda dari
dalam bajunya “Mo Zun, Suo Hun Yu bercahaya, apa arti dari hal ini ?” Nie Chu
dewa dewi yang tersamarkan “ini harusnya hanya bisa terjadi jika Suo Hun Yu
merasakan keberadaan pemiliknya atau…” Miao Luo berspekulasi dan berfikir.
“Mo Zun, selama ini apa Suo Hun Yu pernah bercahaya ?” Ji Heng
bertanya. Miao Luo “tidak pernah seterang ini !” menjawab asal “Mo Zun, apa
mungkin gadis berjubah putih itu sudah terlahir kembali !” Ji Heng menebak.
Miao Luo melihat Ji Heng, kembali melihat Suo Hun Yu “segera turun ke alam fana
! bawa Suo Hun Yu bersamamu, akan bereaksi pada manusia yang tepat” memberikan
Suo Hun Yu pada Ji Heng.
Bai Feng Jiu tersenyum, menggeleng-gelengkan kepala,
menarik-narik lengan baju Dong Hua. Mereka semua keluar dari gua tanpa
menampakkan diri dan menimbulkan suara apapun. Mereka menjauh dari gua “Feng
Jiu, Dong Hua, kalian ada rencana apa ?” Lian Song bertanya “Xiao Jiu, kau
tidak mengambil Suo Hun Yu ?” Sou Wan bertanya. Bai Feng Jiu tersenyum usil,
melihat ke pintu gua “Xiao Jiu, apa yang mau kau lakukan ?” Zhe Yan sangat
mengetahui sifat usil Bai Feng Jiu. Bai Feng Jiu mengangkat satu jarinya,
memberi kode untuk diam.
Tidak berselang lama, terlihat Ji Heng yang keluar bersama Nie
Chu Ying. Saat mereka berjalan, tiba-tiba angin bertiup sedikit kencang, Ji
Heng merasa terdorong “ada apa ?” Nie Chu Ying bertanya. Ji Heng menggeleng
“tidak apa, aku hanya tidak fokus berjalan… aku akan langsung ke alam fana,
semoga bisa segera menemukan gadis itu !” Nie Chu Ying mengangguk, Ji Heng
pergi meninggalkannya.
“Xiao Bai…” Dong Hua tersenyum menatap Bai Feng Jiu yang menahan
tawa dengan kedua tangannya, melihat kepergian Ji Heng. Bai Feng Jiu memeletkan
lidahnya, mendorong Dong Hua “jalan… jalan… jalan…”. “Xiao Jiu, kau ingin melihat
apa ?” Zhe Yan bertanya. Bai Feng Jiu tersenyum manis, mengibaskan tangan,
sihir penyamar menghilang “sudah tiba disini, tentu harus berjalan-jalan sesaat…
Xiao Yan – Yan Ci Wu Mo Jun, apa anda keberatan membawa kami berkeliling ?”
dengan nada candaan.
Yan Ci Wu “tentu saja saudaraku… aku akan membawamu
melihat-lihat tempatku !” langsung menyahut. Saat berjalan, mereka berpapasan
dengan Nie Chu Ying “Di Jun, Shi Zu, bla… bla… bla…” memberi hormat pada semua
“Di Jun, anda datang untuk melihat Xue Lei ?” Nie Chu Ying bertanya. Sebelum
Dong Hua menjawab, Bai Feng Jiu menarik lengannya “Nie Mo Jun, Di Jun datang
untuk memahami situasi !” tersenyum sopan. Nie Chu Ying tersenyum tipis
“kebetulan saat ini adalah saat yang mulia berjaga, Di Jun silahkan !” mempersila
semua ke tempat Xue Lei.
Setibanya tempat Xue Lei, Bai Feng Jiu lah yang paling antusias
melihatnya “wah Di Jun, Xue Lei ini sangat besar dan kuat, sangat berbeda
dengan Hong Chi dulu” Dong Hua menariknya menjauhi Xue Lei “Xiao Bai, hati-hati
terluka.” Bai Feng Jiu tersenyum pada Dong Hua “Di Jun, dulu dengan Hong Chi
sekecil itu mampu melindungiku di dunia mimpi Aranjo. Sayang aku saat itu bukan
Shan Shen, tidak mampu memanfaatkan kekuatannya” Dong Hua mengerutkan kening
melihat Bai Feng Jiu.