
Dimas memandangi wajah kecil dan imut Nafisa setelah mengadzani , air matanya lagi-lagi keluar begitu saja , kini ia sudah menjadi seorang Ayah dari seorang putri yang sangat cantik persis ibunya .
Baby Nafisa langsung diserahkan pada Zeela , yang sebelumnya ia sudah dibersihkan dan sudah memakai baju dan kain bedong dengan nuansa warna merah muda .
Dimas dan Zeela sudah menyiapkan semuanya untuk menyambut kelahiran bayi mereka , dan mereka pun telah memilih nama Shazia Nafisa dari jauh-jauh hari yang mempunyai arti Permata yang sangat berharga serta wangi atau harum .
Mereka berharap baby Nafisa banyak yang sayang banyak dikelilingi orang baik dan menjaga dia sebagai mana sebuah permata yang berharga .
Ketika baby Nafisa ditidurkan disamping Zeela , air mata Zeela kembali meleleh ia tak menyangka akhirnya bisa jadi seorang ibu setelah penantian yang lumayan panjang akhirnya Zeela dikarunia seorang putri yang cantik .
" Cup , makasih nak , makasih sudah hadir sebagai pelengkap kebahagiaan Ibu dan Ayah " , ujar Zeela seraya mengecup lembut dahi anaknya .
Dimas masih dengan tangisnya ia memeluk Zeela dan Baby Nafisa , ia pun berkali-kali mencium pucuk kepala Zeela lalu baby Nafisa .
" Makasih sayang kalian berdua sudah berjuang , dan sekarang aku jadi seorang Ayah " , Ujar Dimas dengan berderai air mata .
" Iya Ay , makasih juga selalu ada buat aku dan baby Nafisa " , jawab Zeela yang masih menangis .
" Sama-sama sayang , selamat jadi seorang Ibu " , Balas Dimas seraya mengelap air mata Zeela lalu sekali lagi ia mengecup kening Zeela lama .
" Selamat menjadi seorang Ayah " , timpal Zeela seraya tersenyum dan mengelap sisa air matanya .
Dimas baru teringat kalau ia belum sempat mengabari keluarga dan sahabatnya , bahkan papah Reza dan mamah Fira yang serumah pun belum tahu karna Zeela dan Dimas pergi ke rumah sakit disaat orang rumah tengah tertidur lelap .
Dimas langsung mengambil ponselnya dan mengabari semua keluarga besar dan juga para sahabatnya .
Dan Zeela langsung dipindahkan ke ruang inap beserta baby Nafisa , Dimas setia mengikuti dengan membawa barang-barang keperluan Zeela dan baby Nafisa .
*****
Setelah sarapan bi Tuti dan keluarga besar Alex langsung datang ke rumah sakit , mereka berangkat langsung dari hotel , awalnya mereka ingin berangkat ketika sudah melaksanakan sholat subuh namun Dimas melarangnya karna masih terlalu pagi takut mengganggu pasien lain lagian Zeela dan baby Nafisa pun sudah selamat dan baik-baik saja .
Oh ya Aira , Sikembar , Fawwaz , Zani dan Kiya mereka tidak ikut kerumah sakit , mereka masih dihotel bersama Papih Aydan dan mamih Kamila .
Tak lama rombongan bi Tuti dan keluarga besar Alex datang ke ruang inap dimana Zeela berada .
" Assalamu'alaikum " , Ujar opa Abi dan Dimas yang mendengar itu langsung membukakan pintu seraya menjawab salam .
Dimas menyalami semuanya dan langsung dipersilahkan untuk masuk , namun ketika mencium tangan bi Tuti , Dimas tak tahan membendung air matanya , Dimas langsung bersujud dikaki bi Tuti , Dimas sekarang tahu dan sudah menyaksikan sendiri bagaimana perjuangan seorang ibu yang melahirkan anaknya , belum lagi perjuangannya mengasihi dan merawatnya , bahkan bi Tuti harus berjuang sendiri untuk membiayai Dimas dan Dara ketika ditinggalkan suaminya dan ia rela menjadi seorang art .
" Ma maafin Dimas , Dimas selalu bikin Mama kesusahan dan Dimas juga belum bisa membuat mama bangga " , Isak tangis Dimas seraya bersujud dikaki bi Tuti .
Semua orang langsung berkaca-kaca melihat Dimas , dan semua orang tahu bagaimana luar biasa perjuangan seorang ibu .
Bi Tuti sudah terisak , iya langsung berjongkok dan membawa Dimas kedalam pelukannya .
Tangis pun semakin pecah ,bahkan semua yang ada diruang inap Zeela menitikan air matanya , kecuali baby Nafisa yang anteng tertidur dipangkuan mamah Fira .
Iya papah Reza dan mamah Fira datang beberapa menit lebih dulu dari rombongan keluarga besar Alex .
" Kamu tidak pernah membuat mama kesusahan Dim dan kamu selalu membuat mama bangga , maaf mama yang tak selalu ada disaat kalian butuh " , Ujar Bi Tuti disela Isaknya .
" Ngga ma , mama adalah seorang ibu yang luar biasa bagi Dimas dan Dimas bangga dilahirkan dari rahim mama " , balas Dimas seraya melepaskan pelukannya lalu mencium punggung tangan bi Tuti lama , dan bi Tuti mengelus punggung Dimas lembut .
" Teh " , panggil Dimas dengan suara seraknya dan ia mengajak Dara untuk berpelukan bertiga bersama bi Tuti .
Dara langsung menghambur memeluk bi Tuti dan Dimas .
Dimas melepaskan pelukannya , dan ia kembali meraih tangan bi Tuti , diciumnya punggung tangan bi Tuti lama seraya mengucapkan banyak terimakasih , lalu ia mencium kening bi Tuti dan terakhir melangelap air mata yang membasahi kedua pipi bi Tuti .
Dimas melakukan hal yang sama pada Dara , ia mencium tangan Dara lama seraya mengucapkan terimakasih , lalu mengecup kening kakaknya .
" Makasih banyak teh " , Ujar Dimas seraya mengelap air mata Dara , dan Dara hanya mengangguk pelan , ia tak mampu berkata apa-apa .
Dara juga bagian terpenting dalam hidup Dimas , ia bisa menjadi seorang kakak yang baik dan juga seorang ibu yang selalu menjaga dan merawat Dimas tatkala mereka harus hidup berdua .
Semuanya yang ada dirumah inap Zeela mereka mengelap air mata karna terharu melihat sikap Dimas , Dara dan Bi Tuti .
" Maaf semuanya " , Ujar Dimas seraya menunduk , ia baru sadar ternya Dimas sudah membuat semuanya menitikan air mata .
Ayah Alex tersenyum dan menepuk bahu Dimas , ia bangga dengan sikap Dimas .
Lalu bi Tuti langsung menyalami dan memeluk menantunya , ia pun bersalaman dengan mamah Fira dan papah Reza .
" Selamat ya neng " , ujar Bi Tuti mengelus tangan Zeela .
" Makasih banyak ma , selamat juga cucu mama sudah bertambah " , jawab Zeela tersenyum manis .
Baby Nafisa ia langsung berpindah kepangkuan bi Tuti , namun ia tak terganggu sama sekali ia hanya menggeliat kecil lalu tertidur kembali .
" Masya Allah cantik banget Zeel , kaya kamu ", Ucap Dara seraya mengelus lembut pipi cabby baby Nafisa .
" Makasih banyak teh " , jawab Zeela tersenyum ramah .
" Oh ya namanya siapa kak ? " , Tanya Naura antusias .
Zeela mengangguk seraya tersenyum .
" Namanya Shazia Nafisa atau dipanggilnya Nafisa " , Ucap Zeela dengan tersenyum lebar .
" Masya Allah nama yang sangat cantik " , timpal Bi Tuti dan dianggukan oleh para cwe .
Karna para lelaki sudah duduk di sofa yang ada diruangan seraya mengobrol dengan Dimas .
Setelah mengobrol cukup lama , akhirnya keluarga besar Alex , dan keluarga kecil Dara pamit pulang , sedangkan bi Tuti memutuskan untuk menemani dirumah sakit bersama mamah Fira karna papah Reza juga ada urusan dikantor .
😘
😘
😘
Jangan lupa tinggalkan jejak like , komen , Vote dan tambahkan ke favorit 💙 , terimakasih 🤗🤗🙏 .