
Mereka duduk mengamati, hingga di luar jiejue semakin
lama semakin sepi dan tidak ada yang lewat lagi “kemana mereka ?” Xue Ling
mengerahkan sihir, terlihat cahaya seperti kupu-kupu terbang keluar jiejue
“hmm… Re Shui Gu sudah tak berpenghuni lagi…” kupu-kupu sudah kembali hinggap
di tangan Xue Ling. Han Ling menghilangkan jiejue “kita ke gunung merapi ?”
diangguki ketiganya. Mereka berjalan menuju gunung merapi sambil mengamati
sekeliling “hmm…” Xue Ling hanya berdehem sambil memainkan wajahnya.
Han Ling menggandeng tangannya “apa yang ingin kau
lakukan, beritahukan padaku !” Xue Ling tersenyum “begitu mengkhawatirkanku !”
Han Ling tersenyum “kau lebih penting dari diriku, tidak mengkhawatirkanmu,
mengkhawatirkan siapa ?” Xue Ling cekikikan, Han Ling merangkulnya. “jie, ada
yang aneh dengan gunung merapi ini ! untuk apa menaruh Chao Yuan Fa disini !”
Shui Ling mengamati.
“kita keluar dari sini !” Xue Ling langsung berbalik
pergi “jie…” Shui Ling segera mengejar “Shui Ling, kita masih tidak tahu mereka
sudah terjangkit atau tidak. Sebelum memeriksa mereka, jangan melakukan hal
sembarangan. Menunda sehari lebih baik daripada salah bertindak” Xue Ling
menasehati. Shui Ling mengangguk “Han ge…” Xue Ling memanggil, Han Ling
langsung menghentikannya “aku bersamamu, Xian Zun dan Lin Yang bisa menangani disini
! kita bekerja berpasangan bukankah lebih baik !”
Xue Ling memiringkan mulutnya, mengangguk “baik ! Shui
Ling, Lin Yang Shen Jun, besok periksa tubuh beberapa penduduk itu !” “jie, kau
mau ke gunung merapi pagi hari ?” Shui Ling bertanya, Xue Ling mengangguk “hari
ini kita beristirahat, besok bertindak !” semua mengangguk.
Keesokan paginya, Xue Ling dan Han Ling memakai sihir
penyamaran kembali ke gunung merapi. Shui Ling dan Lin Yang juga memakai
penyamaran, menyatu dengan penduduk dan memeriksa.
Xue Ling dan Han Ling yang tiba di depan gunung merapi,
melihat 1 lapisan jiejue yang menyelimuti. “jangan… jangan… lepaskan aku…
jangan…” terdengar teriakan wanita dari dalam gunung. Xue Ling memegang Han
Ling, melewati jiejue tanpa merusaknya. Xue Ling tercengang hingga tubuhnya
bergetar, Han Ling segera memeluknya dan memasukkan wajah Xue Ling ke dadanya.
Dihadapan mereka, seperti lahan pemerkosaan masal. Tidak saja para wanita tapi
juga para pria di perkosa oleh monster-monster yang memiliki tubuh manusia
dengan kepala anjing seperti di gambar yang mereka temukan sebelumnya.
Han Ling mendekap erat tubuh Xue Ling yang bergetar “Xiao
Xue, aku disini, semua akan baik-baik saja !” berusaha menenangkan gadis kecil
kesayangannya yang ketakutan. Tubuh Xue Ling perlahan tenang kembali,
digantikan hawa panas yang menyeruak. Xue Ling melepas pelukan Han Ling,
matanya memerah menahan amarah, di tangannya muncul cahaya, tanda sihir mulai
di kerahkan.
Cahaya menarik perhatian semua makhluk di hadapan mereka
“tolong… tolong kami… tolong…” sangat banyak yang berteriak melihat Xue Ling
dan Han Ling “brengsek, kalian masih belum pantas membuat kekacauan di Si Hai
Ba Huang-ku !” seiring dengan suara penuh kemarahan Xue Ling, sihir kuat
dikerahkan membekukan semua di hadapannya sekaligus gunung merapi itu. Tubuh
semua monster lenyap menjadi asap yang di kumpulkan Xue Ling menjadi 1 dan
dihancurkan.
Xue Ling menitikkan air mata, memakaikan pakaian pada
para wanita, sedangkan Han Ling menutupi tubuh para pria “maaf, aku datang
terlambat !” Han Ling memeluk Xue Ling “Xiao Xue, bukan salahmu ! mereka sudah
tidak tertolong. Dalam tubuh mereka sudah terkontaminasi terlalu banyak !” Han
Ling mengerahkan sihir, membakar semua tubuh pria dan wanita itu dan
memusnahkannya “kita keluar !” Xue Ling mengangguk, 1 sihir menghancurkan
jiejue yang mengintari gunung merapi. Xue Ling sudah mengembalikan gunung
Di Re Shui Gu, Shui Ling dan Lin Yang telah menangkap
semua penduduk, menunggu Xue Ling dan Han Ling “jie, ada apa ? kenapa wajahmu
pucat ?” Shui Ling segera menghampiri melihat Xue Ling yang pucat. Xue Ling
tidak mengatakan apapun, segera memeluk Shui Ling dan menitikkan air mata
“jie…” Shui Ling menatap Han Ling yang membelai punggung Xue Ling.
Lin Yang menghampiri “ada apa ? apa yang kalian temukan
?” Han Ling melihat semua penduduk yang terikat “nanti saja di bahas, apa yang
kalian temukan ?” “jie… jie…” Shui Ling berteriak, Xue Ling tidak sadarkan
diri. Han Ling segera berbalik, menggendong Xue Ling “Shen Jun, ada apa dengan
jiejie ?” Shui Ling sangat cemas “Xiao Xue terlalu tertekan akan perasaan
bersalah !”
Lin Yang menghampiri “apa yang terjadi ?” Han Ling
menceritakan hal yang terjadi dan mereka lihat di gua. Shui Ling sampai menutup
mulutnya dengan mata berkaca-kaca “walaupun jiejie sudah mendapat ingatan dan
energinya, tapi saat ini jiejie masih 5.000 tahun. Aku saja tidak tahan
mendengarnya, bagaimana dengan jiejie yang melihatnya secara langsung !” Lin
Yang menenangkan “temanilah Shen Zun… mereka adalah makhluk hewan, hal seperti
ini bagi mereka bukanlah sesuatu yang sakral…”
Han Ling “apa yang terjadi dengan para penduduk ?”
bertanya sambil menggenggam tangan Xue Ling “ah… kami sudah memeriksa,
gambarnya berbeda dan… sebaiknya kau melihatnya sendiri !” Lin Yang berdiri,
mengajak Han Ling memeriksa tubuh pria “grr… grr…” terdengar suara yang keluar
dari pria itu. Lin Yang membuka baju si pria “lihatlah gambar ini dan… kelamin
mereka agak berbeda !” Lin Yang memperlihatkan kelamin para pria. Han Ling
mengibaskan tangan, semua penduduk terbakar dan musnah “Han Ling, ini…”
Han Ling mengabaikan Lin Yang dan kembali pada Xue Ling
“Xiao Xue, sudah sadar…” menghampiri gadis mungilnya yang sudah
mengerjap-ngerjapkan mata “Xiao Xue, kita pergi dari sini, Re Shui Gu sudah
menjadi sarang hewan !” Xue Ling menatap Han Ling “para penduduk itu adalah
jelmaan makhluk itu, di jantung mereka ada gambar makhluk seperti yang kita
temui. Mereka memiliki kelamin hewan dan tidak ada detakan” Han Ling
menjelaskan.
“Han ge, kita ke alam fana !” Xue Ling tersenyum, Han
Ling ikut tersenyum dan mengangguk. “Jie, tidak peduli masalah ini lagi ?” Shui
Ling berkomentar, Xue Ling menghela nafas “Shui Ling a, masalah apa yang perlu
gadis kecil ini perhatikan ?” Shui Ling mengerutkan kening, Xue Ling cekikikan
“begini saja ! kau dan Lin Yang Shui Jun ke Lan Hua…” “untuk apa ke sana ?”
“jadi pawang hewan hahaha…” Xue Ling menertawakan pertanyaan Shui Ling “jie…”
Shui Ling berteriak kesal.
Lin Yang menutup telinganya ‘kedua Zun Wang ini, dari
luar terlihat dingin tak tersentuh… tapi setelah mengenalnya, sifatnya seperti
bocah yang sangat senang bermain haih…’ Xue Ling tertawa terbahak-bahak dengan
kekesalan Shui Ling “jie…” Shui Ling cemberut, membuang muka “haiya untuk apa
kau begitu serius ?” “bukankah mau berburu ? ini belum selesai, kenapa sudah
mau berhenti ?” Shui Ling protes.
Han Ling tersenyum, Xue Ling masih cekikikan “haih Xian
Zun, yang mulia ini baru 5.000 tahun, ingin berburu hal-hal indah, hal-hal
menjijikkan seperti ini hanya membuat tangan yang mulia gatal. Jika perburuan
ini diteruskan, yang ada semua terselesaikan ditangan yang mulia, bukankah hal
baik belakangnya tidak akan terjadi.” “aaa…” Shui Ling ternganga “aih kukatakan
kau bagaimana menjadi Xian Zun ! hal yang terjadi disini apa kau belum mengerti
?” Shui Ling memikirkan “jie… kapan ? kapan kau memikirkannya ?” Xue Ling “saat
tidur !” mencibir.