The Power Of Love

The Power Of Love
Bab 29 - Jelmaan



            Mereka duduk mengamati, hingga di luar jiejue semakin


lama semakin sepi dan tidak ada yang lewat lagi “kemana mereka ?” Xue Ling


mengerahkan sihir, terlihat cahaya seperti kupu-kupu terbang keluar jiejue


“hmm… Re Shui Gu sudah tak berpenghuni lagi…” kupu-kupu sudah kembali hinggap


di tangan Xue Ling. Han Ling menghilangkan jiejue “kita ke gunung merapi ?”


diangguki ketiganya. Mereka berjalan menuju gunung merapi sambil mengamati


sekeliling “hmm…” Xue Ling hanya berdehem sambil memainkan wajahnya.


            Han Ling menggandeng tangannya “apa yang ingin kau


lakukan, beritahukan padaku !” Xue Ling tersenyum “begitu mengkhawatirkanku !”


Han Ling tersenyum “kau lebih penting dari diriku, tidak mengkhawatirkanmu,


mengkhawatirkan siapa ?” Xue Ling cekikikan, Han Ling merangkulnya. “jie, ada


yang aneh dengan gunung merapi ini ! untuk apa menaruh Chao Yuan Fa disini !”


Shui Ling mengamati.


            “kita keluar dari sini !” Xue Ling langsung berbalik


pergi “jie…” Shui Ling segera mengejar “Shui Ling, kita masih tidak tahu mereka


sudah terjangkit atau tidak. Sebelum memeriksa mereka, jangan melakukan hal


sembarangan. Menunda sehari lebih baik daripada salah bertindak” Xue Ling


menasehati. Shui Ling mengangguk “Han ge…” Xue Ling memanggil, Han Ling


langsung menghentikannya “aku bersamamu, Xian Zun dan Lin Yang bisa menangani disini


! kita bekerja berpasangan bukankah lebih baik !”


            Xue Ling memiringkan mulutnya, mengangguk “baik ! Shui


Ling, Lin Yang Shen Jun, besok periksa tubuh beberapa penduduk itu !” “jie, kau


mau ke gunung merapi pagi hari ?” Shui Ling bertanya, Xue Ling mengangguk “hari


ini kita beristirahat, besok bertindak !” semua mengangguk.


            Keesokan paginya, Xue Ling dan Han Ling memakai sihir


penyamaran kembali ke gunung merapi. Shui Ling dan Lin Yang juga memakai


penyamaran, menyatu dengan penduduk dan memeriksa.


            Xue Ling dan Han Ling yang tiba di depan gunung merapi,


melihat 1 lapisan jiejue yang menyelimuti. “jangan… jangan… lepaskan aku…


jangan…” terdengar teriakan wanita dari dalam gunung. Xue Ling memegang Han


Ling, melewati jiejue tanpa merusaknya. Xue Ling tercengang hingga tubuhnya


bergetar, Han Ling segera memeluknya dan memasukkan wajah Xue Ling ke dadanya.


Dihadapan mereka, seperti lahan pemerkosaan masal. Tidak saja para wanita tapi


juga para pria di perkosa oleh monster-monster yang memiliki tubuh manusia


dengan kepala anjing seperti di gambar yang mereka temukan sebelumnya.


            Han Ling mendekap erat tubuh Xue Ling yang bergetar “Xiao


Xue, aku disini, semua akan baik-baik saja !” berusaha menenangkan gadis kecil


kesayangannya yang ketakutan. Tubuh Xue Ling perlahan tenang kembali,


digantikan hawa panas yang menyeruak. Xue Ling melepas pelukan Han Ling,


matanya memerah menahan amarah, di tangannya muncul cahaya, tanda sihir mulai


di kerahkan.


            Cahaya menarik perhatian semua makhluk di hadapan mereka


“tolong… tolong kami… tolong…” sangat banyak yang berteriak melihat Xue Ling


dan Han Ling “brengsek, kalian masih belum pantas membuat kekacauan di Si Hai


Ba Huang-ku !” seiring dengan suara penuh kemarahan Xue Ling, sihir kuat


dikerahkan membekukan semua di hadapannya sekaligus gunung merapi itu. Tubuh


semua monster lenyap menjadi asap yang di kumpulkan Xue Ling menjadi 1 dan


dihancurkan.


            Xue Ling menitikkan air mata, memakaikan pakaian pada


para wanita, sedangkan Han Ling menutupi tubuh para pria “maaf, aku datang


terlambat !” Han Ling memeluk Xue Ling “Xiao Xue, bukan salahmu ! mereka sudah


tidak tertolong. Dalam tubuh mereka sudah terkontaminasi terlalu banyak !” Han


Ling mengerahkan sihir, membakar semua tubuh pria dan wanita itu dan


memusnahkannya “kita keluar !” Xue Ling mengangguk, 1 sihir menghancurkan


jiejue yang mengintari gunung merapi. Xue Ling sudah mengembalikan gunung


            Di Re Shui Gu, Shui Ling dan Lin Yang telah menangkap


semua penduduk, menunggu Xue Ling dan Han Ling “jie, ada apa ? kenapa wajahmu


pucat ?” Shui Ling segera menghampiri melihat Xue Ling yang pucat. Xue Ling


tidak mengatakan apapun, segera memeluk Shui Ling dan menitikkan air mata


“jie…” Shui Ling menatap Han Ling yang membelai punggung Xue Ling.


            Lin Yang menghampiri “ada apa ? apa yang kalian temukan


?” Han Ling melihat semua penduduk yang terikat “nanti saja di bahas, apa yang


kalian temukan ?” “jie… jie…” Shui Ling berteriak, Xue Ling tidak sadarkan


diri. Han Ling segera berbalik, menggendong Xue Ling “Shen Jun, ada apa dengan


jiejie ?” Shui Ling sangat cemas “Xiao Xue terlalu tertekan akan perasaan


bersalah !”


            Lin Yang menghampiri “apa yang terjadi ?” Han Ling


menceritakan hal yang terjadi dan mereka lihat di gua. Shui Ling sampai menutup


mulutnya dengan mata berkaca-kaca “walaupun jiejie sudah mendapat ingatan dan


energinya, tapi saat ini jiejie masih 5.000 tahun. Aku saja tidak tahan


mendengarnya, bagaimana dengan jiejie yang melihatnya secara langsung !” Lin


Yang menenangkan “temanilah Shen Zun… mereka adalah makhluk hewan, hal seperti


ini bagi mereka bukanlah sesuatu yang sakral…”


            Han Ling “apa yang terjadi dengan para penduduk ?”


bertanya sambil menggenggam tangan Xue Ling “ah… kami sudah memeriksa,


gambarnya berbeda dan… sebaiknya kau melihatnya sendiri !” Lin Yang berdiri,


mengajak Han Ling memeriksa tubuh pria “grr… grr…” terdengar suara yang keluar


dari pria itu. Lin Yang membuka baju si pria “lihatlah gambar ini dan… kelamin


mereka agak berbeda !” Lin Yang memperlihatkan kelamin para pria. Han Ling


mengibaskan tangan, semua penduduk terbakar dan musnah “Han Ling, ini…”


            Han Ling mengabaikan Lin Yang dan kembali pada Xue Ling


“Xiao Xue, sudah sadar…” menghampiri gadis mungilnya yang sudah


mengerjap-ngerjapkan mata “Xiao Xue, kita pergi dari sini, Re Shui Gu sudah


menjadi sarang hewan !” Xue Ling menatap Han Ling “para penduduk itu adalah


jelmaan makhluk itu, di jantung mereka ada gambar makhluk seperti yang kita


temui. Mereka memiliki kelamin hewan dan tidak ada detakan” Han Ling


menjelaskan.


            “Han ge, kita ke alam fana !” Xue Ling tersenyum, Han


Ling ikut tersenyum dan mengangguk. “Jie, tidak peduli masalah ini lagi ?” Shui


Ling berkomentar, Xue Ling menghela nafas “Shui Ling a, masalah apa yang perlu


gadis kecil ini perhatikan ?” Shui Ling mengerutkan kening, Xue Ling cekikikan


“begini saja ! kau dan Lin Yang Shui Jun ke Lan Hua…” “untuk apa ke sana ?”


“jadi pawang hewan hahaha…” Xue Ling menertawakan pertanyaan Shui Ling “jie…”


Shui Ling berteriak kesal.


            Lin Yang menutup telinganya ‘kedua Zun Wang ini, dari


luar terlihat dingin tak tersentuh… tapi setelah mengenalnya, sifatnya seperti


bocah yang sangat senang bermain haih…’ Xue Ling tertawa terbahak-bahak dengan


kekesalan Shui Ling “jie…” Shui Ling cemberut, membuang muka “haiya untuk apa


kau begitu serius ?” “bukankah mau berburu ? ini belum selesai, kenapa sudah


mau berhenti ?” Shui Ling protes.


            Han Ling tersenyum, Xue Ling masih cekikikan “haih Xian


Zun, yang mulia ini baru 5.000 tahun, ingin berburu hal-hal indah, hal-hal


menjijikkan seperti ini hanya membuat tangan yang mulia gatal. Jika perburuan


ini diteruskan, yang ada semua terselesaikan ditangan yang mulia, bukankah hal


baik belakangnya tidak akan terjadi.” “aaa…” Shui Ling ternganga “aih kukatakan


kau bagaimana menjadi Xian Zun ! hal yang terjadi disini apa kau belum mengerti


?” Shui Ling memikirkan “jie… kapan ? kapan kau memikirkannya ?” Xue Ling “saat


tidur !” mencibir.