
Tanpa disadari ternyata Aditya mengantri tepat dibelakang Alya , entahlah Aditya rasanya ingin dekat-dekat Alya karna jarang-jarang ia bisa bertemu Alya dengan kesibukan keduanya .
" Al " , panggil Aditya lembut .
Alya langsung melirik ke asal suara , dan ia langsung membulatkan kedua matanya kaget ketika ia melirik kearah belakang ternyata ada sosok yang saat ini ia hindari , Alya tak tahu harus berbicara apa pada Aditya , yang jelas Alya malu namun sekaligus senang banget .
" Kak Adit " , Ujar Alya gugup .
Dan Aditya menampilkan senyum manisnya .
" Wouy maju wouy , pacarannya nanti jangan disini " , teriak Dery dari arah belakang .
Dan seketika Alya langsung gelagapan , ia tidak menyadari kalau didepannya sudah tidak ada orang .
" Sabar dikit kenapa sii lu ? " , kesal Aditya seraya menatap Dery .
" Sabar , sabar maksudnya sabar ngeliatin orang pacaran " , balas Dery ngenes .
" Dasar sirik aja lu jones " , timpal Aditya , lalu ia mulai menyendokan makanan ke dalam piringnya .
" Sabar bro " , ujar Bagas seraya menepuk bahu Dery pelan .
" Alaah sama aja lu , mau ngatain gue kan ? " , balas Dery seraya menepis tangan Bagas .
" Memang gitu tu bawaannya kalau jones , sensi mulu " , Timpal Dimas dengan terkekeh .
Dan Bagas pun ikut terkekeh sedangkan Dery ia sudah memasang wajah malasnya .
Setelah mengambil makanannya , Aditya mengikuti langkah Alya dan ternyata Alya duduk dimeja bareng Zeela , Amaara , dan teman-teman yang lainnya .
" Ciee yang habis ngelamar mau nya deket-deketan Mulu " , Goda Amaara melihat Aditya yang duduk bersebelahan dengan Alya .
" Iya bener kak , kaya perangko aja ya " , balas Temmy sambil terkekeh .
" Udah diem lu tem , ga usah ikut-ikutan lu masih anak ingusan " , balas Aditya santai .
" Yee kalau gitu berarti kak Adit ngelamar anak ingusan dong kan secara Alya seumuran sama gue " , Timpal Temmy tak terima , dan dianggukan yang lainnya .
Alya hanya menunduk dan mulai memakan makanan yang ada dipiring nya , tanpa ingin ikut campur .
" Udah-udah makan dulu , jangan pada berisik " , lerai Dimas yang baru mendudukkan badannya disamping sang istri .
" Makasih Ay " , ujar Zeela tersenyum manis , ketika Dimas membawakan makanan untuknya .
" Sama-sama sayang " , jawab Dimas seraya mengelus kepala Zeela lembut .
" Gak dimana-mana semua orang mempertontonkan keromatisannya , males dah gue " , ujar Dery jengah seraya memasukan makanannya ke dalam mulut .
Semua orang langsung terkekeh mendengar perkataan Dery , lalu semua mulai menikmati makanannya masing-masing dengan tenang .
Sesekali Bagas dan Dimas ia menyuapi istrinya masing-masing , dan lagi-lagi membuat Dery angkat suara .
Setelah semua menghabiskan makannya , mereka berselfi ria karna jarang-jarang mereka kumpul dengan anggota yang lengkap walau sekarang ga ada Naura dan Azka karna mereka masih sibuk menyambut tamu .
" Ga bisa ya kalau difoto gak usah pamer keromtisan ? " , tanya Dery seraya melirik Dimas dan Bagas .
" Apa sii lu sensi banget ? " , tanya Bagas seraya menepuk bahu Dery pelan .
" Ohh gue tahu yang bikin lu sensi mulu , lu gak ada temen lagi kan karna Aditya sudah ngelamar Alya dan bentar lagi mau menikah sedangkan lu masih sendiri " , tebak Dimas seraya terkekeh .
Dan semua langsung tertawa seraya melihat muka malas dan kesal Dery .
" Dasar jones " , ujar Bagas tertawa .
Dan lagi-lagi semua mentertawakan Dery .
Setelah puas berselfi ria , mereka semua memutuskan untuk pulang karna hari semakin malam dan besok pagi nya mereka harus menjalani aktivitas seperti biasa di hari Senin .
Tak lupa Dimas dan kawan-kawan nya mereka berpamitan terlebih dulu pada mempelai pengantin dan juga keluarga nya .
" Al pulangnya bareng Adit ya " , Ajak Aditya lembut .
" Tapi mobil Alya gimana kak ? " , Tanya Alya bingung pasalnya ia membawa kendaraan sendiri .
" Masalah itu gampang , nanti ada orang yang bakal nganterin mobil kamu ke rumah " , jawab Aditya enteng .
" Mmm ga usah deh kak nanti malah ngerepotin " , tolak Alya gak enak .
" Udah Al ngikut aja , lagian ini udah malam " , timpal Zeela sebelum masuk ke mobil Dimas .
Alya akhirnya menganggukan kepala , lalu Aditya mengajak Alya untuk menuju mobilnya , tak lupa Aditya membukakan pintu mobil untuk Alya .
" Zaky , temmy , dan lu Rasya kalian nganterin Ocha dan Yumna sampai rumah ya walau mereka bawa mobil masing-masing " , Teriak Dery dari dalam mobilnya .
" Iya udah tahu kali kak , ga usah teriak kaya gitu juga " , jawab Zaky malas .
Iya Zaky , Temmy dan Rasya mereka mengikuti mobil Ocha dan Yumna , memastikan mereka selamat sampai rumah masing-masing .
" Ya udah sampai ketemu lagi ya , Assalamu'alaikum " , pamit Dimas dan Zeela , lalu Dimas mulai menjalankan mobilnya keluar dari area parkiran hotel bintang 5 milik Papih Aydan .
" Walaikum salam hati-hati kak Dim dan juga bumil " , balas Ocha , Yumna , Alya , Zaky , temmy dan Rasya .
Satu persatu mulai meninggalkan area parkiran , tak lupa meraka saling pamit satu sama lain , padahal sebelumnya waktu tadi sebelum naik kendaraaannya masing-masing semua sudah berpamitan , bersalaman dan juga ada yang berpelukan .
Terakhir mobil Aditya yang meninggal area parkiran , tentu dengan Alya disampingnya .
Didalam mobil keduanya terlihat canggung dan sibuk menebak isi hati satu sama lain .
" Apa Alya marah ya sama gue ? , dari tadi dia diem terus dan seolah kaya ngehindar dari gue " , batin Aditya bertanya .
" Kak Adit kok diem terus , apa kak Adit marah karna sedari tadi Alya diemin " , batin Alya seraya melihat Aditya dari ujung matanya.
" Al " ,
" Kak " ,
Tanpa diduga keduanya memanggil secara bersamaan .
" Kak Adit aja yang lebih dulu " , Ujar Alya dengan tersenyum tipis , menutupi rasa malu .
" Kamu aja yang lebih dulu Al , tadi kamu mau ngomong apa ? " , balas Aditya seraya tersenyum dan melirik Alya sekilas .
" Hmm Alya lupa lagi kak ", jawab Alya seraya menampilkan barisan gigi putihnya .
Aditya refleks langsung mengelus kepala Alya gemas dengan tangan kirinya .
Dan membuat Alya langsung terpaku seraya menundukkan kepala nya malu .
" Oh ya Al kamu gak marah kan dengan cara Adit melamar kamu kaya tadi ? " , tanya Aditya menanyakan rasa penasarannya .
" Ya Allah kok kak Adit malah ngebahas itu ? , udah tahu Alya senang tapi sekaligus malu , gak mungkin ada orang marah jika dilamar sama pasangannya " , Batin Alya .
" Al , kamu marah ya ? , kamu gak suka dengan cara Adit ? " , tanya Aditya lagi yang melihat Alya hanya diam .
" Eh bukan begitu kak , Alya suka kok suka banget cuman Alya malu " , jawab Alya jujur seraya menampilkan barisan gigi putihnya .
" Alhamdulillah syukurlah " , balas Aditya tersenyum senang .
Disepanjang perjalanan menuju rumah Alya , mereka terus mengobrol tentang rencana kedepan hubungan mereka , sampai tak terasa mobil Aditya sudah sampai didepan rumah Alya .
😘
😘
😘
Jangan lupa tinggalkan jejak like , komen , Vote dan tambahkan ke Favorit 💙 , terimakasih 🤗🤗🙏 .