The Power Of Love

The Power Of Love
Jones



Tanpa disadari ternyata Aditya mengantri tepat dibelakang Alya , entahlah Aditya rasanya ingin dekat-dekat Alya karna jarang-jarang ia bisa bertemu Alya dengan kesibukan keduanya .


" Al " , panggil Aditya lembut .


Alya langsung melirik ke asal suara , dan ia langsung membulatkan kedua matanya kaget ketika ia melirik kearah belakang ternyata ada sosok yang saat ini ia hindari , Alya tak tahu harus berbicara apa pada Aditya , yang jelas Alya malu namun sekaligus senang banget .


" Kak Adit " , Ujar Alya gugup .


Dan Aditya menampilkan senyum manisnya .


" Wouy maju wouy , pacarannya nanti jangan disini " , teriak Dery dari arah belakang .


Dan seketika Alya langsung gelagapan , ia tidak menyadari kalau didepannya sudah tidak ada orang .


" Sabar dikit kenapa sii lu ? " , kesal Aditya seraya menatap Dery .


" Sabar , sabar maksudnya sabar ngeliatin orang pacaran " , balas Dery ngenes .


" Dasar sirik aja lu jones " , timpal Aditya , lalu ia mulai menyendokan makanan ke dalam piringnya .


" Sabar bro " , ujar Bagas seraya menepuk bahu Dery pelan .


" Alaah sama aja lu , mau ngatain gue kan ? " , balas Dery seraya menepis tangan Bagas .


" Memang gitu tu bawaannya kalau jones , sensi mulu " , Timpal Dimas dengan terkekeh .


Dan Bagas pun ikut terkekeh sedangkan Dery ia sudah memasang wajah malasnya .


Setelah mengambil makanannya , Aditya mengikuti langkah Alya dan ternyata Alya duduk dimeja bareng Zeela , Amaara , dan teman-teman yang lainnya .


" Ciee yang habis ngelamar mau nya deket-deketan Mulu " , Goda Amaara melihat Aditya yang duduk bersebelahan dengan Alya .


" Iya bener kak , kaya perangko aja ya " , balas Temmy sambil terkekeh .


" Udah diem lu tem , ga usah ikut-ikutan lu masih anak ingusan " , balas Aditya santai .


" Yee kalau gitu berarti kak Adit ngelamar anak ingusan dong kan secara Alya seumuran sama gue " , Timpal Temmy tak terima , dan dianggukan yang lainnya .


Alya hanya menunduk dan mulai memakan makanan yang ada dipiring nya , tanpa ingin ikut campur .


" Udah-udah makan dulu , jangan pada berisik " , lerai Dimas yang baru mendudukkan badannya disamping sang istri .


" Makasih Ay " , ujar Zeela tersenyum manis , ketika Dimas membawakan makanan untuknya .


" Sama-sama sayang " , jawab Dimas seraya mengelus kepala Zeela lembut .


" Gak dimana-mana semua orang mempertontonkan keromatisannya , males dah gue " , ujar Dery jengah seraya memasukan makanannya ke dalam mulut .


Semua orang langsung terkekeh mendengar perkataan Dery , lalu semua mulai menikmati makanannya masing-masing dengan tenang .


Sesekali Bagas dan Dimas ia menyuapi istrinya masing-masing , dan lagi-lagi membuat Dery angkat suara .


Setelah semua menghabiskan makannya , mereka berselfi ria karna jarang-jarang mereka kumpul dengan anggota yang lengkap walau sekarang ga ada Naura dan Azka karna mereka masih sibuk menyambut tamu .


" Ga bisa ya kalau difoto gak usah pamer keromtisan ? " , tanya Dery seraya melirik Dimas dan Bagas .


" Apa sii lu sensi banget ? " , tanya Bagas seraya menepuk bahu Dery pelan .


" Ohh gue tahu yang bikin lu sensi mulu , lu gak ada temen lagi kan karna Aditya sudah ngelamar Alya dan bentar lagi mau menikah sedangkan lu masih sendiri " , tebak Dimas seraya terkekeh .


Dan semua langsung tertawa seraya melihat muka malas dan kesal Dery .


" Dasar jones " , ujar Bagas tertawa .


Dan lagi-lagi semua mentertawakan Dery .


Setelah puas berselfi ria , mereka semua memutuskan untuk pulang karna hari semakin malam dan besok pagi nya mereka harus menjalani aktivitas seperti biasa di hari Senin .


Tak lupa Dimas dan kawan-kawan nya mereka berpamitan terlebih dulu pada mempelai pengantin dan juga keluarga nya .


" Al pulangnya bareng Adit ya " , Ajak Aditya lembut .


" Tapi mobil Alya gimana kak ? " , Tanya Alya bingung pasalnya ia membawa kendaraan sendiri .


" Masalah itu gampang , nanti ada orang yang bakal nganterin mobil kamu ke rumah " , jawab Aditya enteng .


" Mmm ga usah deh kak nanti malah ngerepotin " , tolak Alya gak enak .


" Udah Al ngikut aja , lagian ini udah malam " , timpal Zeela sebelum masuk ke mobil Dimas .


Alya akhirnya menganggukan kepala , lalu Aditya mengajak Alya untuk menuju mobilnya , tak lupa Aditya membukakan pintu mobil untuk Alya .


" Zaky , temmy , dan lu Rasya kalian nganterin Ocha dan Yumna sampai rumah ya walau mereka bawa mobil masing-masing " , Teriak Dery dari dalam mobilnya .


" Iya udah tahu kali kak , ga usah teriak kaya gitu juga " , jawab Zaky malas .


Iya Zaky , Temmy dan Rasya mereka mengikuti mobil Ocha dan Yumna , memastikan mereka selamat sampai rumah masing-masing .


" Ya udah sampai ketemu lagi ya , Assalamu'alaikum " , pamit Dimas dan Zeela , lalu Dimas mulai menjalankan mobilnya keluar dari area parkiran hotel bintang 5 milik Papih Aydan .


" Walaikum salam hati-hati kak Dim dan juga bumil " , balas Ocha , Yumna , Alya , Zaky , temmy dan Rasya .


Satu persatu mulai meninggalkan area parkiran , tak lupa meraka saling pamit satu sama lain , padahal sebelumnya waktu tadi sebelum naik kendaraaannya masing-masing semua sudah berpamitan , bersalaman dan juga ada yang berpelukan .


Terakhir mobil Aditya yang meninggal area parkiran , tentu dengan Alya disampingnya .


Didalam mobil keduanya terlihat canggung dan sibuk menebak isi hati satu sama lain .


" Apa Alya marah ya sama gue ? , dari tadi dia diem terus dan seolah kaya ngehindar dari gue " , batin Aditya bertanya .


" Kak Adit kok diem terus , apa kak Adit marah karna sedari tadi Alya diemin " , batin Alya seraya melihat Aditya dari ujung matanya.


" Al " ,


" Kak " ,


Tanpa diduga keduanya memanggil secara bersamaan .


" Kak Adit aja yang lebih dulu " , Ujar Alya dengan tersenyum tipis , menutupi rasa malu .


" Kamu aja yang lebih dulu Al , tadi kamu mau ngomong apa ? " , balas Aditya seraya tersenyum dan melirik Alya sekilas .


" Hmm Alya lupa lagi kak ", jawab Alya seraya menampilkan barisan gigi putihnya .


Aditya refleks langsung mengelus kepala Alya gemas dengan tangan kirinya .


Dan membuat Alya langsung terpaku seraya menundukkan kepala nya malu .


" Oh ya Al kamu gak marah kan dengan cara Adit melamar kamu kaya tadi ? " , tanya Aditya menanyakan rasa penasarannya .


" Ya Allah kok kak Adit malah ngebahas itu ? , udah tahu Alya senang tapi sekaligus malu , gak mungkin ada orang marah jika dilamar sama pasangannya " , Batin Alya .


" Al , kamu marah ya ? , kamu gak suka dengan cara Adit ? " , tanya Aditya lagi yang melihat Alya hanya diam .


" Eh bukan begitu kak , Alya suka kok suka banget cuman Alya malu " , jawab Alya jujur seraya menampilkan barisan gigi putihnya .


" Alhamdulillah syukurlah " , balas Aditya tersenyum senang .


Disepanjang perjalanan menuju rumah Alya , mereka terus mengobrol tentang rencana kedepan hubungan mereka , sampai tak terasa mobil Aditya sudah sampai didepan rumah Alya .


😘


😘


😘


Jangan lupa tinggalkan jejak like , komen , Vote dan tambahkan ke Favorit 💙 , terimakasih 🤗🤗🙏 .