
Cukup lama Naura berusaha menenangkan Aira yang terus menangis walau sudah digendong oleh dirinya . Azka , Ayah Alex dan bunda Shalwa pun tak tinggal diam mereka ikut menenangkan Aira namun Aira terus menangis digendongan Naura .
Naura memberi ruang buat Aira menangis seraya memeluknya dan ia memutuskan membawa Aira ke balkon kamar .
Naura tak pernah sedikit pun marah atau merasa direpotkan oleh Aira karna memang Naura sangat menyukai anak kecil , selain itu ia benar-benar ikhlas mengangkat Aira menjadi anaknya .
Naura memberi ruang buat Aira menangis seraya tangannya tak henti mengelus lembut kepala sampai punggung Aira , setelah Aira mulai sedikit tenang Naura baru mengajaknya berbicara secara perlahan .
" Aira sayang bunda minta maaf yaa , maaf bunda sudah ninggalin Aira sendirian dikamar " , ujar Naura meminta maaf .
" Bunda , Aira takut dikamar sendirian takut ada Tante jahat " , jawab Aira dengan sesegukan .
Naura langsung memeluk Aira seraya mengecup pucuk kepalanya beberapa kali .
" Aira sayang dengerin bunda ya , Aira jangan takut ini kan rumah Aira disini banyak orang dan gak ada tante jahat sayang " tutur Naura perlahan .
" Tapi Aira takut bunda " , timpal Aira seraya menitikan kembali air mata .
" Aira sayang disini kan ada Ayah , ada abba ada banyak orang yang siap jagain kamu nak , Aira jangan takut lagi yaa " , ujar Azka lembut seraya mengelus rambut Aira , dan Aira langsung melirik ke arah Azka , Ayah Alex dan bunda Shalwa yang ternyata mengikuti ke arah balkon .
Ayah Alex dan bunda Shalwa langsung mengangguk membenarkan perkataan Azka .
" Kalau tante jahat datang ke sini bagaimana Ayah ? " , tanya Aira pelan .
" Aira , tante jahat gak mungkin datang kesini nak , tante jahat sudah ditangkap polisi dan dia gak bisa pergi kemana-mana jadi dia gak mungkin sampai datang ke sini " , jawab Ayah Alex lembut .
" Apa benar abba , tante jahat gak bakalan datang ke sini ? " tanya Aira menatap Ayah Alex .
" Iya tentu benar nak , iya kan ummah " , jawab Alex seraya meminta dukungan dari bunda Shalwa .
'' Iya sayang yang dikatakan abba benar nak , Tante jahat gak mungkin datang kesini lagian disini banyak orang yang akan selalu jagain Aira " , timpal bunda Shalwa .
" Jadi Aira jangan takut lagi yaa " , ujar bunda Shalwa lagi .
" Iya ummah " , jawab Aira mengangguk .
" Anak pintar " , balas bunda Shalwa seraya mengelus lembut pipi cabby Aira .
Melihat Aira yang sudah jauh lebih tenang , bunda Shalwa dan Ayah Alex pamit meninggalkan Aira yang ingin bermain bersama Naura dan Azka dibalkon kamar .
*****
Sudah beberapa hari ini ketika Azka dan Naura berpamitan ingin berangkat ke kampus , mereka butuh kesabaran extra untuk membujuk Aira agar mau ditinggal , semenjak peristiwa Aira diculik , ia semakin lengket dengan Naura , tak hanya itu Aira pun sekarang menjadi tidak mau jika diajak ke sekolahan sikembar , Aira lebih memilih bermain bersama para Art dirumah .
Alhasil Naura dan Azka berangakat ke kampus menjadi sedikit lebih siang namun beruntung mereka tak pernah terlambat karena selalu datang tepat waktu sebelum kelas dimulai , walau harus melewatkan kumpul dikantin dengan para sahabatnya .
Seperti sekarang ini Azka dan Naura baru saja sampai dikelasnya masing-masing dan tak lama dosen masuk .
" Beruntung kamu gak telat Ra , kalau telat bisa berabe berurusan dengan dosen killer kita satu ini" , ujar Alya sedikit berbisik .
" Iya Alhamdulillah kak Al , aduhh malas banget kalau harus berurusan dengan dosen killer satu ini " , jawab Naura pelan seraya terkekeh .
" Jika ingin mengobrol silahkan diluar ! " , tiba-tiba saja terdengar suara bariton sang dosen dan langsung membuat Alya dan Naura saling sikut lalu terdiam menunduk .
Pembelajaran dimulai dan berjalan dengan semestinya sampai tak terasa kelas hari ini sudah selesai diikuti oleh Naura dan para sahabatnya .
Sebelum pulang Naura dan Alya pergi ke kantin seraya menunggu Ocha dan yang lainnya .
Hari ini Alya berniat ingin bermain dengan Aira dan ia ingin mengajak yang lainnya .
" Hay guys kita main ke rumah Naura yu ? , Alya kangen dengan Aira ni " Ajak Alya dengan semangat seraya memohon .
Ocha dan Yumna saling lirik lalu keduanya mengangguk bersamaan.
" Lu pada mau ikut gak ? " , tanya Ocha pada Temmy dan Zaky .
" Ka lu ke kantor gak ? " , tanya Temmy tanpa menjawab pertanyaan Ocha .
" Ish ditanya bukannya jawab malah nanya ke si Azka " , omel Ocha kesal .
" Sabar cha masa ke si Azka aja cemburu " , timpal Alya seraya terkekeh .
" Ish apaan see lu Al " , balas Ocha cemberut .
" Lu berdua diem dulu bisa gak ? , gue lagi ngomong sama si Azka " , ujar temmy soalnya Azka belum kunjung menjawab pertanyaan .
" Gimana kak ? " , tanya Temmy lagi .
" Ke kantor kak tapi kalau kalian mau main ke rumah Azka bakalan pulang cepat dari kantor " , jawab Azka panjang lebar . Dan Temmy hanya mengangguk .
" Gimana lu Zak ? " ,tanya Temmy pada Zaky .
" Kuylah ngikut , lagian kita gak ada kesibukan " , jawab Zaky sekenanya .
Tak begitu lama mereka langsung memutuskan untuk ke rumah Naura , Karena Alya dan yang lainnya ingin ke rumah Naura jari Naura memutuskan untuk ikut bareng Alya agar Azka bisa langsung ke kantor , walau awalnya Azka menolak namun setelah dibujuk oleh Naura akhirnya Azka menurut dan membiarkan Naura pulang bersama Alya .
" Kak Al bawa mobilnya hati-hati ya titip Naura " ,ujar Azka sebelum mereka masuk mobil .
" Beres ka " , jawab Alya seraya menyatukan jari telunjuk dengan ibu jari membentuk huruf O .
Zaky , Temmy , Ocha dan Yumna mereka kompak menggelengkan kepala melihat tingkah Azka .
" Bucin " , ujar Temmy dan Zaky berbarengan , lalu Alya , Naura , Ocha , Yumna dan Azka mulai masuk ke dalam mobil sedangkan Temmy dan Zaky mereka langsung menaiki moge nya .
Hanya membutuhkan waktu kurang lebih setengah jam Naura dan teman-temannya sudah sampai dirumah Naura .
" Assalamualaikum " , salam Naura seraya membuka pintu diikuti dengan yang lainnya .
" Walaikum salam " , jawab bunda Shalwa yang ada diruang tv bersama sikembar dan Aira .
" Bundaaaa " ,teriak Aira dari arah ruang tv seraya berlari .
" Aira " , jawab Naura dan mereka langsung berpelukan seperti Teletubbies , itulah ritual ketika
Naura pulang dari kampus .
Zaky , Temmy , Ocha , Alya dan Yumna mereka hanya tersenyum menyaksikan aksi Naura dan Aira .
" Oh ya Aira lihat ini ada siapa ? , ayo salim dulu " ,ujar Naura setelah melepaskan pelukannya .
" Hai Aira " , sapa Alya , Yumna , Ocha , Temmy dan Zaky berbarengan .
" Hallo om , Tante " , jawab Aira seraya tersenyum lalu ia mulai menyalami satu persatu sahabat Ayah bundanya .
Tak lupa teman-teman Naura pun , mencium punggung tangan bunda Shalwa .
😘
😘
😘
Jangan lupa tinggalkan jejak , like , komen , Vote dan tambahkan ke favorit 💙 , terimakasih 🤗🤗🙏.