The Power Of Love

The Power Of Love
Bab 25 - Sarang Ro Tan Mo



            Xue Ling berguman sendiri “sarang !  hangus ! berkelamin ganda ! hmm…” Han Ling


penasaran “ada apa ? Ro Tan Mo sudah mati, kenapa kau tertarik pada kisahnya ?”


Xue Ling asal menjawab “mungkin saja dia belum mati. Atau mungkin saja Ro Tan


Mo sudah mati tapi makhluk yang bersemayam di tubuhnya belum mati. Atau mungkin


saja benar dia mempunyai anak. Atau… hmmm tapi bagaimana hal ini dihubungkan ?”


ketiganya mengerutkan kening “jie…” Xue Ling menahan “jangan menggangguku, aku


harus memikirkannya dulu…” menjauhi ketiganya dan mondar mandir sambil


berguman.


            Lin Yang penasaran “apa yang dilakukannya ?” Han Ling


tersenyum melihat Xue Ling, yang menurutnya bertingkah sangat menggemaskan


“Xiao Xue berfikir Ro Tan Mo berhubungan dengan Li Ming” Shui Ling mengangguk


“ada bau hangus terbakar di tubuh ketiga istrinya dan anak kecil itu.” Lin Yang


“apa makhluk itu juga adalah salah satu yang lolos dari dalam pusat lava ?”


“ada kemungkinan seperti itu !” “perjalanan ini sebenarnya untuk melakukan


perburuan, mungkin jiejie akan menentukan tujuan pertama” ketiganya terlibat


perbincangan sendiri.


            “ah… mungkin saja seperti itu !” Xue Ling berguman


sendiri. Han Ling tertawa “Xiao Xue, apa yang kau fikirkan ?” Xue Ling menatap


Han Ling dengan mata berbinar “Han ge, kita akan berburu di tempat yang


memiliki sejarah Ro Tan Mo !” Han Ling mengerutkan kening “apa yang ingin kau


cari ?” Xue Ling memegang hidungnya “Han ge, sebagai Rou Rou, aku tidak bisa


membauinya. Kita akan berburu hehehe…” tertawa usil. Han Ling tersenyum,


menggandeng tangan Xue Ling.


            “Jie, saat aku menyelidiki bersama Chang Le pernah


membaui bau hangus di Hu Lu” Shui Ling memberi info. Xue Ling acuh tak acuh “Hu


Lu ?” Shui Ling mengangguk “Hu Lu dekat dengan gunung berapi jadi aku tidak


mencurigainya” Xue Ling berguman “Hu Lu, hmm tempat itu lumayan dekat. Baik, Hu


Lu…” Xue Ling pun nyengir licik “aku ingin menghilangkan kegatalan di tanganku


!” Han Ling dapat melihat mata tajam Xue Ling yang seperti harimau bersiap


menangkap mangsanya “hmm… ingin menambah seru permainan, sepertinya terlalu


lambat jika berjalan seperti ini !” Lin Yang menggoda “wah Han Ling Shen Jun,


kenapa sekarang anda pun menjadi senakal ini !” Han Ling tersenyum nakal


melihat Xue Ling “menemani wanitaku bermain !” Xue Ling memainkan matanya “siapa


wanitamu !”


            Shui Ling tertawa “betul jie, kita seperti ini terlalu


lamban. Jika langsung pun kurang menyenangkan, bagaimana…” menggantung


kata-katanya. Xue Ling mengerahkan sihir, 4 ekor kuda berkepala naga muncul di


hadapan mereka “silahkan !” mempersila dan langsung naik ke atas kuda “hmm… Han


ge, Ro Tan Mo bisa menggemparkan dalam 80.000 tahun. Aku akan menggemparkan Si


Hai Ba Huang dalam beberapa bulan hahaha…” berguman sambil memacu kudanya.


            Lin Yang menelan ludahnya “Han Ling, apa yang mau


dilakukannya ?” Han Ling hanya tersenyum sambil mengangkat bahunya, memacu kuda


mengikuti Xue Ling. “Shui Ling, apa salah satu berasal dari sini ?” Shui Ling


menggeleng “setahuku tidak jie, hanya satu yang aku tidak tahu asal usulnya dan


tidak pernah melihatnya” “apa anda sedang membicarakan istri-istri Li Ming Shen


Jun ?” Lin Yang bertanya, keduanya mengangguk “aku tahu sedikit tentang ini…


istri pertama hanya gadis dari lembah kecil, tidak memiliki kedudukan


sebelumnya. Entah kabar yang beredar benar atau tidak, tapi dibandingkan


keempat lainnya, wanita pertama inilah yang memegang kendali Li Ming Shen Jun.”


“lembah kecil ?” Xue Ling bertanya.


            Han Ling merangkul Xue Ling “tebakanmu tidak sepenuhnya


salah, Hu Lu berasal di sekitar lembah itu. Lembah itu adalah Re Shui Gu” Xue


Ling membuka mulutnya sedikit, Han Ling menyentuh bibir pinknya, tersenyum. Xue


mengunjungi Re Shui Gu ini !” berjalan bersama masuk ke Hu Lu.


            Xue Ling berdiri sombong, melipat tangan di kedua


dadanya, di hadapan beberapa pemuda “haih… bukankah yang mulia sudah


memberitahu jika bertemu kembali dan masih membaui bau busuk itu, yang mulia


akan memukul pantat kalian hingga ibu kalian pun tidak dapat mengenali kalian”


berbicara ketus. Beberapa pemuda itu bergidik “gadis nakal, jumlah kami lebih


banyak, kau tidak akan menang melawan kami !” “hmm… pantas saja yang mulia


mencium bau hangus pada tubuh kalian…” melihat jauh ke depan.


            Ada senyuman mengerikan di wajah Xue Ling “kita


bersenang-senang !” berkata tanpa melihat siapapun. Xue Ling beralih ke para


pemuda itu, mulai maju selangkah demi selangkah. Para pemuda mundur selangkah


demi selangkah hingga masuk ke Hu Lu. Lainnya melihat para pemuda yang sedang


bersiap bertarung, segera mendekat dan menatap tajam Xue Ling dan tiga lainnya


“dengan jiejue selemah ini ingin menyembunyikan bau busuk, Zhu Ren kalian juga


terlalu naif kan !” Han Ling, Lin Yang, dan Shui Ling mengeluarkan pedang.


            Melihat ketiga dewa dewi mengeluarkan pedang, pihak


pemuda dan sekutunya pun mengeluarkan pedang “kami akan membalas perlakuan anda


saat itu ! semuanya serang !” pertempuranmu terjadi. Sementara Han Ling, Lin


Yang, dan Shui Ling bertarung menggunakan pedang dalam pertarungan. Xue Ling


mengeluarkan cambuk, terus menerus mencambuk bokong pihak lawan, hingga pakaian


di belakang pihak lawan terkoyak-koyak.


            Saat itu, muncul senyuman mengerikan dari wajah Xue Ling,


melihat bagian kemerahan di bagian belakang pihak lawan “disini serahkan pada


kalian !” Shui Ling mendengar Xue Ling, segera mengeluarkan sihir, mengikat


semua pihak lawan. Han Ling menatap Xue Ling yang melayang jauh ke atas. Han


Ling dengan cepat ikut melayang, mendekati Xue Ling yang sudah mengerahkan


sihir, menyerang angkasa. Terdengar bunyi ‘duarr…’ memekakkan telinga, terlihat


retakan di angkasa. Xue Ling menyerang 3 kali dan retakan semakin banyak,


hingga sebuah bunyi ‘duarr…’ yang lebih keras dari sebelumnya.


            Retakan-retakan itupun hancur dan serpihannya terjatuh,


menampakkan langit yang indah. Han Ling segera memeluk Xue Ling, membuat


jiejue, melindunginya dari serpihan-serpihan. Serpihan-serpihan terjatuh dan


menghilang. Han Ling dan Xue Ling kembali turun, semua pihak lawan dan penghuni


Hu Lu jatuh tidak sadarkan diri. Xue Ling mendekati mereka, memeriksa bagian


belakangnya “Shen Zun, anda…” Lin Yang terkejut Xue Ling mau melihat bokong


para pemuda.


            “shu… Lin Yang Shui Jun diamlah…” Shui Ling memperingati.


Han Ling membantu Xue Ling membuka beberapa tempat hingga menemukan sebuah


gambar di pinggul masing-masing yang mengeluarkan asap merah. Gambar itu


ditemukan di tiap pinggul para pemuda “hmm… jie, sepertinya tebakanmu benar !”


Lin Yang pun membantu membuka beberapa pakaian yang sudah terkoyak dan


menemukan hal yang sama. “Han ge, tolong periksa…” Xue Ling membisikkan


sesuatu, Han Ling mengangguk, memanggil Lin Yang yang terkejut tapi segera


melakukannya.


            Xue Ling menarik Shui Ling menjauh dari mereka, duduk di


bebatuan dan menggambar gambar yang mereka temukan di tubuh para pemuda. Han


Ling dan Lin Yang menghampiri mereka “bagaimana ?” Xue Ling bertanya. Han Ling


mengangguk “ada” “apa gambarnya sama dengan ini ? apa ada keanehan ?” Han Ling


melihat gambar Xue Ling, mengerahkan sihir, muncul sebuah gambar di samping


gambar Xue Ling sebelumnya. Gambarnya seperti anjing dengan gigi besar dan 2


tanduk besar yang panjang.