
" Kenapa ? , apa ada yang salah kak Yum ? " , tanya Naura bingung .
" Eh maaf Ra tapi pertanyaannya kamu itu konyol , mana ada laki-laki yang mau ngajak aku ta'aruf , seorang cwe yang gini adanya " , ucap Yumna seraya mengangkat kedua bahunya .
" Kak..., jika Allah SWT sudah berkehendak semuanya bisa terjadi tanpa ada tapi dan lain sebagainya " , balas Naura seraya menatap Yumna .
Yumna langsung menunduk , jika ada laki-laki yang beritikad baik pada dirinya , Yumna pasti sangat senang dan ia sangat bersyukur apalagi melalui proses ta'aruf , itu tandanya laki-laki yang akan menjadi calon suaminya adalah laki-laki yang baik dan pasti sangat menghargai orang lain .
" Kak kok malah bengong ? " , Nuara memecahkan lamunan Yumna .
" Tapi ta'aruf itu arti sesungguhnya apa sih Ra ? " , tanya Yumna dan ia memang tidak terlalu paham tentang ta'aruf .
Naura tersenyum manis pada Yumna .
" Arti sederhana dari ta'aruf ialah proses perkenalan yang dilakukan oleh seorang laki-laki dan wanita Islam yang didampingi pihak ketiga .
Tujuan melakukan ta'aruf ialah untuk menemukan kecocokan antara dua induvidu sebelum melanjutkan ketahap selanjutnya yaitu khitbah ( lamaran ) " , tutur Naura pelan .
Yumna hanya menganggukan kepalanya mencoba mencerna dengan baik apa yang disampaikan oleh sibumil .
Disaat mereka lagi membahas tentang ta'aruf tiba-tiba Azka datang .
" Ay , bee cari-cari ternyata kamu disini , lagi ngomongin apa sih kayanya serius amat ? " , Ujar Azka yang langsung menghampiri keduanya .
" Eh bee kapan pulang ? " , tanya Naura kaget dengan kehadiran suaminya .
" Mmm kalau gitu aku pamit dulu ya Ra , makasih atas ilmunya " , pamit Yumna karna takut mengganggu waktu pasang suami istri itu .
" Eh kenapa buru-buru sekali kak ? " , Timpal Naura .
" Aku gak enak Ra takut mengganggu waktu kalain " , jawab Yumna jujur seraya terkekeh .
" Ngga lah kak santai aja " , Timpal Naura salah tingkah .
" Udah ya aku pamit Assalamu'alaikum " , Salam Yumna dan langsung dijawab oleh Naura dan Azka .
" Duluan ya ka " , Ucap Yumna dan langsung dianggukan oleh Azka .
Yumna mulai menjalankan mobilnya dan ia langsung berniat ingin ke toko buku untuk membeli buku seputar tentang ta'aruf .
Dari pertanyaan Naura tadi Yumna menjadi penasaran dan ia ingin tahu seputar ilmu ta'aruf , tapi bukan karena ada laki-laki yang ingin mengajaknya ta'aruf , bahkan Yumna tidak memikirkan hal itu dan Naura pun bertanya tadi hanya berandai bukan sungguhan .
Tak lama Yumna sudah sampai ditoko buku , ia langsung bertanya kepada penjaga kasir perihal buku yang ia cari .
Penjaga kasir lantas membatu mengambilkan beberapa buku yang dicari oleh Yumna dari beberapa sumber .
Dan karna Yumna juga bingung , akhirnya ia membeli semua buku yang dibawakan oleh penjaga kasir tersebut .
" Kembaliannya ambil saja , makasih ya mbak udah mau mencarikan buku yang saya cari " , Ujar Yumna ramah lalu ia segera kembali masuk ke dalam mobil .
Setelah mendapatkan buku yang ia cari Yumna kembali menjalankan mobilnya untuk segera pulang ke rumah .
*****
Setelah makan malam dan tak lupa membantu membereskan meja makan , Yumna langsung pamit untuk ke kamarnya .
Ia rasanya tak sabar ingin membaca buku yang menurutnya cukup menarik untuk dipelajari dan dipahami .
Yumna mengambil salah satu buku dan mulai membacanya dengan khusu , ia mulai membaca dari arti ta'aruf yang sebenarnya , tujuannya , manfaat sampai tahapan proses ta'aruf .
Tahapan proses
1) Datangi kedua orang tua wanita
Dalam agama Islam jika ada seorang laki-laki tertarik dengan seorang perempuanaka ia sangat dianjurkan untuk langsung datang menemui kedua orang tua perempuan tersebut , lalu menyampaikan niat baiknya .
2 ) Menjalin Komunikasi
Ketika menjalani taaruf, cukup saling bertanya beberapa hal seperti perihal tentang data diri .
contoh , hal apa saja yang disukai atau tidak disukai . Dan tidak dianjurkan untuk sering bertemu atau sering berkirim pesan .
3 ) Tidak Berduaan
Setelah memperoleh restu dari orang tua , bukan berarti dapat bertemu dan mengajaknya jalan-jalan atau lain sebagainya . Perlu diingat pertemuan harus ditemani pihak ketiga .
4 ) Tundukkan Pandangan
Menundukkan pandangan maksudnya menjaga pandangan agar tak dilepas begitu saja tanpa kendali agar menghindari hal yang tidak diinginkan jika bertemu .
5) Shalat Istikharah
Setelah mendapat foto dan data diri , dianjurkan untuk menegakkan shalat istikharah , dan meminta agar Allah Swt memberikan jawaban yang terbaik . Saat melakukan shalat istikharah , serahkan semua hasilnya pada Allah Swt , Dan jangan ada kecenderungan terlebih dulu pada calon yang diinginkan .
Luruskan niat bahwa menikah karena ingin membangun rumah tangga yang sakinah , mawadah dan warahmah.Β
6 ) Tentukan Waktu Khitbah (Lamaran)
Perlu diingat taaruf tak boleh terlalu berlama-lama , bahkan sampai bertahun-tahun .
Apabila dilakukan dalam waktu yang cukup lama , maka sangat merugikan pihak perempuan .
Maka dariΒ itu, apabila sudah mengambil keputusan untuk ta'aruf , segeralah menikah jika sudah menemukan ke cocokan . Jarak ideal ta'aruf dan khitbah yakni sekitar satu sampai tiga minggu .
7 ) Akad
Jika dirasa semua persiapan sudah cukup baik , tibalah saatnya untuk menikah . Dalam agama Islam pernikahan mewah bukanlah hal yang wajib , cukup dilakukan semampunya asalkan terpenuhi rukun dan syarat sah nikah .
( Maaf jika ada yang salah-salah atau kurang tepat π) .
Sumber : Google .
Yumna merasa terenyuh , dan jika Allah menghendaki Yumna ingin melakukan pernikahan melalui proses ta'aruf .
Yumna kembali membaca buku satu persat seraya mencoba dipahami .
Sampai tak terasa entah jam berapa Yumna baru merasakan ngantuk , dan ia langsung membereskan semua bukunya lalu mulai tertidur dan sebelumnya ia sudah mengambil air wudhu .
Dari hal terkecil Yumna mulai membiasakan dirinya , agar mulai terbiasa untuk melakukan nya setiap hari .
*****
Hari minggu sekitar pukul 10 pagi rumah Yumna kedatangan tamu yang tak disangka-sangka .
Kedua orang tua Yumna cukup kaget begitu pun dengan Yumna , apalagi disaat ia melihat Hans , Yumna kaget dan langsung menunduk malu dengan perasaan yang sulit diartikan .
Iya Azka , Hans , Fras beserta istrinya datang ke rumah Yumna dengan itikad baik .
Azka dengan sopan dan berwibawa membuka obrolan diantara mereka karena Fras kakak ipar dari Hans menyerahkan semuanya pada Azka .
Lalu dilanjutkan oleh Fras yang menyampaikan itikad baik kedatangan mereka yang tak lain untuk menjalin ta'aruf antara Hans dan Yumna .
" Jadi apakah itikad baik kami diterima ? " ,tanya Fras sopan .
" Kami menyerahkan semua keputusan kepada putri kami " , jawab papah nya Yumna ramah .
" Bagaimana nak ? " , tanya papahnya Yumna.
Yumna masih belum percaya dan ia merasa seperti mimpi , belum terlalu lama ia berdoa kepada sang pencipta dan ternyata hari ini terjadi , Yumna hanya bisa menahan air matanya seraya menundukkan kepala .
Dengan membaca bismillah dan berdoa semoga keputusan yang ia ambil tidak salah langkah , Yumna perlahan menganggukan kepalanya pertanda menerima menjalin ta'aruf dengan Hans .
π
π
π
Jangan lupa tinggalkan jejak like , komen , vote dan tambahkan ke favorit π terimakasih π€π€π .