
Shui Ling mendorong “sebaiknya anda cepat ! Wei Jiang
Zheng Zhu bukanlah dewa yang memiliki kesabaran tinggi. Walau beliau tidak mau
mengurusi Bei Hai, tapi juga tidak suka melihat kemunafikan Bei Hai Shui Jun
dan keluarganya. Jika ada kesalahan yang membangkitkan emosinya, bisa saja Wei
Jiang Zheng Zhu meluluh lantakkan Bei Hai Gong dan memusnahkan Bei Hai Shui Jun
beserta Ang Ngo Gong Zhu itu. Selama ini, Wei Jiang Zheng Zhu sudah menyimpan
ketidak puasan terhadap keduanya, terutama Ang Ngo Gong Zhu”.
Lin Yang mengerutkan kening “tapi saat ini Ang Ngo meimei
sedang hamil…” Cheng Mei melirik dingin “Lin Yang Shui Jun, yang mulia merasa
anda juga sudah mengetahui cerita anak pertama adik sepupumu dan Li Ming itu…
anak ini belum tentu dapat dipertahankan, apalagi wanita bernama Le Le itu
terus mengikuti…” Lin Yang terkejut “Yue Shen…”
Han Ling menjawab acuh tak acuh “anak itu tidak memiliki
jiwa… sudah di hisap sebelum lahir… anak itu hanya salah satu benih yang gagal
bertumbuh…” penjelasan Han Ling semakin membuat Lin Yang terkejut “jadi janin
yang saat ini ?” Shui Ling melirik sinis “Lin Yang Shui Jun, walaupun janin
saat ini masih aman, tapi tidak dapat menjaminnya selamat hingga di lahirkan.
Jika Bei Hai tidak memberi bantuan, Li Ming sana pun belum tentu bisa
menyelamatkan anaknya ini”.
Han Ling menyudahi “sudah… hal yang sebenarnya, kau akan
mengetahuinya setelah sampai di Bei Hai…” Lin Yang menelan ludahnya kasar “apa
perlu memanggil Fu Wang ?” Huo Ling langsung mematahkan “tidak perlu…
sementara, jangan melibatkan bagian lain dari Hai Li… apapun yang terjadi di
Bei Hai, tidak boleh sampai mempengaruhi keseimbangan di Da Hai…” Ling Siang
menyetujui kata-kata Huo Ling “benar… Lin Yang Shui Jun, cukup anda yang
kesana… hanya perlu memperhatikan dan menasehati Bei Hai Shui Jun… pilihan ada
di tangan mereka sendiri…”.
Huo Ling menatap Lin Yang “Lin Yang Shui Jun, anda adalah
utusan Tian Zhu, bukan sebagai keluarga Bei Hai Shui Jun…” Lin Yang memberi
hormat “aku tahu Tian Zun… aku akan segera memberi kabar…” berpamitan dan
segera pergi. “Jika saja Lin Yang Shui Jun berasal dari Bei Hai… anda dia yang
menjaga Bei Hai, akan lebih tenang haih…” Huo Ling menghela nafas.
Shui Ling menatap punggung Lin Yang hingga menghilang
dari pandangan mereka “kami sudah menemukan jejak Permata Nila !” kata-kata
Shui Ling, mengembalikan perhatian semua “ge, jiefu, Permata Nila ada ditubuh
wanita itu, wanita bernama Le Le itu.” Perkataannya membuat Han Ling, Huo Ling,
dan Ling Siang terkejut.
Han Ling mengerutkan kening “apa Permata Nila juga
ditumbuhkan ?” Cheng Mei menggeleng “jika itu kami tidak tahu, tapi… terlihat
dengan jelas Permata Nila yang membuat perlawanan terhadap Le Le… dan dari
kata-katanya, usaha mereka selama ini untuk menumbuhkan jiwa, belum membuahkan
hasil sama sekali…”
Han Ling mengangguk “sebelumnya Xiao Xue pernah
mengatakan kalau usaha mereka gagal…” Shui Ling meneruskan “kekuatan wanita itu
sekarang melemah dan dengan adanya Permata Nila, ada sedikit kesalahan, wanita
itu akan mengalami luka parah” Cheng Mei ikut menjelaskan “oleh karena itu,
wanita itu ingin berbuat nekat dengan mengambil kekuatan Bei Hai, bahkan Bei
Hai Ren Yu dan menerobos pusat lava…”
Shui Ling menghela nafas “entah bagaimana persiapan Wei
Jiang Zheng Zhu disana…” Cheng Mei teringat “ah bagaimana Xue Ling ? apa masih
biguang ?” Han Ling mengangguk “Xiao Xue terluka lumayan parah… biarkan Xiao
Xue biguang hingga membaik…” Shui Ling mengerutkan kening “hmm… jiefu, biasanya
anda nampak seperti tidak bisa berpisah dari jiejie… kenapa saat ini tahan
merindukannya… tapi jika ini demi kebaikan Xiao Xue, bagaimanapun aku harus
menahannya… aku tidak kuat melihatnya yang terus terluka, masih harus menangani
hal lainnya…”
Semua tersenyum mendengar pernyataan Han Ling “jiefu,
jiejie akan segera chuguang menemuimu… jangan terlalu bersedih… kurasa jiejie
juga tidak akan lama…” Shui Ling menenangkan. Huo Ling mengembalikan fokus
semua “apalagi yang kalian temukan ?” Cheng Mei berdehem “hmm… kurasa
peperangan akan segera terjadi… gebrakan yang kita buat sudah mengusik
ketenangan mereka. Lagipula, mereka tidak memiliki peluang untuk mengumpulkan
kekuatan dari tempat lain…”
Huo Ling menyetujui “aku sudah menutup semua akses mereka…” Ling Siang menggeleng
“belum tentu, walau tanpa Re Shui Gu dan Hua Yuan Gu, mereka masih memiliki sumber kekuatan dari tiga tempat
lainnya. Dan kami mendengar kekuatan dari dua tempat itu juga lumayan besar.
Jika kali ini mereka berhasil di Bei Hai, maka kekuatannya tidak dapat dianggap
remeh. Apalagi Lan Hua Gu sendiri sudah siap dengan pengajaran Li Ming selama
ratusan ribu tahun ini”.
Shui Ling berfikir “ge… walau mereka ternampak dari luar
sangat kompak, tetapi sebenarnya sudah terjadi perpecahan di dalam… jangan
mengatakan di antara kelima istrinya yang pasti ada rasa tidak terima… diantara
Li Ming dan Le Le sendiri pun sudah ada perpecahan…” Cheng Mei meneruskan
“mereka memiliki rencana sendiri-sendiri… walaupun seperti itu, kekuatan mereka
masing-masing tidak bisa dianggap remeh…”.
Han Ling emnunduk sambil berfikir “jika benar Ro Tan Mo,
dia tidak akan bekerja sama dengan siapapun. Ro Tan Mo hanya akan memanfaatkan
semuanya demi mencapai tujuannya” “yah… semua yang telah terjadi dan yang kita
ketahui sebelumnya, kebanyakan adalah kebiasaan dan hasil ambisi Ro Tan Mo”
Ling Siang menyetujui.
Huo Ling juga menunduk “Li Ming juga bukanlah seseorang
yang mudah dimanfaatkan. Mereka pasti membuat persetujuan yang saling
menguntungkan. Dengan banyaknya kejadian hingga saat ini, terjadi perpecahan di
antara mereka, bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Dengan begitu banyak
kegagalan, keduanya tidak akan mempercayai satu sama lainnya lagi.”
Ling Siang mengingatkan “demi keinginan wanita itu, Li
Ming sudah mengorbankan keempat anaknya” “dan unsur pembuat kehidupannya sudah
hampir habis dihisap…” Shui Ling meneruskan. Ling Siang mengangguk “nah mana
mungkin Li Ming akan tinggal diam… bagaimanapun Li Ming pasti ingin memiliki
keturunan, jadi Li Ming pasti akan melindungi kedua janinnya yang saat ini
berada dalam kandungan kedua istrinya”,
Cheng Mei berdehem “hmm… perjalanan mereka kali ini ke
Bei Hai, memiliki beberapa kemungkinan. Yang pertama, mengikuti keinginan Le
Le. Yang kedua, demi anaknya, Li Ming akan meminta bantuan Bei hai untuk
menjaga Ang Ngo. Yang ketiga, keduanya nekat merampas kekuatan Bei Hai dan
pusat lava…”
Han Ling berguman “mereka tidak akan berhasil di pusat
lava. Ada Wei Jiang Zheng Zhu yang menjaganya. Walaupun aku tidak menyukai,
tapi Wei Jiang Zheng Zhu sudah memberi pernyataan pada Xiao Xue. Apapun yang
terjadi, Wei Jiang Zheng Zhu akan menjaga Bei Hai dan pusat lava, tetap menjadi
pondasi kokoh untuk Xiao Xue.”
Shui Ling menenangkan “jangan terlalu khawatir… jiejie
sudah mengajari mereka cara mempertahankan segel salju itu…” Cheng Mei
mengangguk “kecuali ada pengkhianat lagi dari pihak Bei Hai Ren Yu…” pernyataan
Cheng Mei, membuat semua berfikir kembali, adanya kemungkinan-kemungkinan itu.