The Power Of Love

The Power Of Love
Bab 65 - Utusan Tian Zun



            Shui Ling mendorong “sebaiknya anda cepat ! Wei Jiang


Zheng Zhu bukanlah dewa yang memiliki kesabaran tinggi. Walau beliau tidak mau


mengurusi Bei Hai, tapi juga tidak suka melihat kemunafikan Bei Hai Shui Jun


dan keluarganya. Jika ada kesalahan yang membangkitkan emosinya, bisa saja Wei


Jiang Zheng Zhu meluluh lantakkan Bei Hai Gong dan memusnahkan Bei Hai Shui Jun


beserta Ang Ngo Gong Zhu itu. Selama ini, Wei Jiang Zheng Zhu sudah menyimpan


ketidak puasan terhadap keduanya, terutama Ang Ngo Gong Zhu”.


            Lin Yang mengerutkan kening “tapi saat ini Ang Ngo meimei


sedang hamil…” Cheng Mei melirik dingin “Lin Yang Shui Jun, yang mulia merasa


anda juga sudah mengetahui cerita anak pertama adik sepupumu dan Li Ming itu…


anak ini belum tentu dapat dipertahankan, apalagi wanita bernama Le Le itu


terus mengikuti…” Lin Yang terkejut “Yue Shen…”


            Han Ling menjawab acuh tak acuh “anak itu tidak memiliki


jiwa… sudah di hisap sebelum lahir… anak itu hanya salah satu benih yang gagal


bertumbuh…” penjelasan Han Ling semakin membuat Lin Yang terkejut “jadi janin


yang saat ini ?” Shui Ling melirik sinis “Lin Yang Shui Jun, walaupun janin


saat ini masih aman, tapi tidak dapat menjaminnya selamat hingga di lahirkan.


Jika Bei Hai tidak memberi bantuan, Li Ming sana pun belum tentu bisa


menyelamatkan anaknya ini”.


            Han Ling menyudahi “sudah… hal yang sebenarnya, kau akan


mengetahuinya setelah sampai di Bei Hai…” Lin Yang menelan ludahnya kasar “apa


perlu memanggil Fu Wang ?” Huo Ling langsung mematahkan “tidak perlu…


sementara, jangan melibatkan bagian lain dari Hai Li… apapun yang terjadi di


Bei Hai, tidak boleh sampai mempengaruhi keseimbangan di Da Hai…” Ling Siang


menyetujui kata-kata Huo Ling “benar… Lin Yang Shui Jun, cukup anda yang


kesana… hanya perlu memperhatikan dan menasehati Bei Hai Shui Jun… pilihan ada


di tangan mereka sendiri…”.


            Huo Ling menatap Lin Yang “Lin Yang Shui Jun, anda adalah


utusan Tian Zhu, bukan sebagai keluarga Bei Hai Shui Jun…” Lin Yang memberi


hormat “aku tahu Tian Zun… aku akan segera memberi kabar…” berpamitan dan


segera pergi. “Jika saja Lin Yang Shui Jun berasal dari Bei Hai… anda dia yang


menjaga Bei Hai, akan lebih tenang haih…” Huo Ling menghela nafas.


            Shui Ling menatap punggung Lin Yang hingga menghilang


dari pandangan mereka “kami sudah menemukan jejak Permata Nila !” kata-kata


Shui Ling, mengembalikan perhatian semua “ge, jiefu, Permata Nila ada ditubuh


wanita itu, wanita bernama Le Le itu.” Perkataannya membuat Han Ling, Huo Ling,


dan Ling Siang terkejut.


            Han Ling mengerutkan kening “apa Permata Nila juga


ditumbuhkan ?” Cheng Mei menggeleng “jika itu kami tidak tahu, tapi… terlihat


dengan jelas Permata Nila yang membuat perlawanan terhadap Le Le… dan dari


kata-katanya, usaha mereka selama ini untuk menumbuhkan jiwa, belum membuahkan


hasil sama sekali…”


            Han Ling mengangguk “sebelumnya Xiao Xue pernah


mengatakan kalau usaha mereka gagal…” Shui Ling meneruskan “kekuatan wanita itu


sekarang melemah dan dengan adanya Permata Nila, ada sedikit kesalahan, wanita


itu akan mengalami luka parah” Cheng Mei ikut menjelaskan “oleh karena itu,


wanita itu ingin berbuat nekat dengan mengambil kekuatan Bei Hai, bahkan Bei


Hai Ren Yu dan menerobos pusat lava…”


            Shui Ling menghela nafas “entah bagaimana persiapan Wei


Jiang Zheng Zhu disana…” Cheng Mei teringat “ah bagaimana Xue Ling ? apa masih


biguang ?” Han Ling mengangguk “Xiao Xue terluka lumayan parah… biarkan Xiao


Xue biguang hingga membaik…” Shui Ling mengerutkan kening “hmm… jiefu, biasanya


anda nampak seperti tidak bisa berpisah dari jiejie… kenapa saat ini tahan


merindukannya… tapi jika ini demi kebaikan Xiao Xue, bagaimanapun aku harus


menahannya… aku tidak kuat melihatnya yang terus terluka, masih harus menangani


hal lainnya…”


            Semua tersenyum mendengar pernyataan Han Ling “jiefu,


jiejie akan segera chuguang menemuimu… jangan terlalu bersedih… kurasa jiejie


juga tidak akan lama…” Shui Ling menenangkan. Huo Ling mengembalikan fokus


semua “apalagi yang kalian temukan ?” Cheng Mei berdehem “hmm… kurasa


peperangan akan segera terjadi… gebrakan yang kita buat sudah mengusik


ketenangan mereka. Lagipula, mereka tidak memiliki peluang untuk mengumpulkan


kekuatan dari tempat lain…”


            Huo Ling  menyetujui “aku sudah menutup semua akses mereka…” Ling Siang menggeleng


“belum tentu, walau tanpa Re Shui Gu dan Hua Yuan Gu, mereka masih  memiliki sumber kekuatan dari tiga tempat


lainnya. Dan kami mendengar kekuatan dari dua tempat itu juga lumayan besar.


Jika kali ini mereka berhasil di Bei Hai, maka kekuatannya tidak dapat dianggap


remeh. Apalagi Lan Hua Gu sendiri sudah siap dengan pengajaran Li Ming selama


ratusan ribu tahun ini”.


            Shui Ling berfikir “ge… walau mereka ternampak dari luar


sangat kompak, tetapi sebenarnya sudah terjadi perpecahan di dalam… jangan


mengatakan di antara kelima istrinya yang pasti ada rasa tidak terima… diantara


Li Ming dan Le Le sendiri pun sudah ada perpecahan…” Cheng Mei meneruskan


“mereka memiliki rencana sendiri-sendiri… walaupun seperti itu, kekuatan mereka


masing-masing tidak bisa dianggap remeh…”.


            Han Ling emnunduk sambil berfikir “jika benar Ro Tan Mo,


dia tidak akan bekerja sama dengan siapapun. Ro Tan Mo hanya akan memanfaatkan


semuanya demi mencapai tujuannya” “yah… semua yang telah terjadi dan yang kita


ketahui sebelumnya, kebanyakan adalah kebiasaan dan hasil ambisi Ro Tan Mo”


Ling Siang menyetujui.


            Huo Ling juga menunduk “Li Ming juga bukanlah seseorang


yang mudah dimanfaatkan. Mereka pasti membuat persetujuan yang saling


menguntungkan. Dengan banyaknya kejadian hingga saat ini, terjadi perpecahan di


antara mereka, bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Dengan begitu banyak


kegagalan, keduanya tidak akan mempercayai satu sama lainnya lagi.”


            Ling Siang mengingatkan “demi keinginan wanita itu, Li


Ming sudah mengorbankan keempat anaknya” “dan unsur pembuat kehidupannya sudah


hampir habis dihisap…” Shui Ling meneruskan. Ling Siang mengangguk “nah mana


mungkin Li Ming akan tinggal diam… bagaimanapun Li Ming pasti ingin memiliki


keturunan, jadi Li Ming pasti akan melindungi kedua janinnya yang saat ini


berada dalam kandungan kedua istrinya”,


            Cheng Mei berdehem “hmm… perjalanan mereka kali ini ke


Bei Hai, memiliki beberapa kemungkinan. Yang pertama, mengikuti keinginan Le


Le. Yang kedua, demi anaknya, Li Ming akan meminta bantuan Bei hai untuk


menjaga Ang Ngo. Yang ketiga, keduanya nekat merampas kekuatan Bei Hai dan


pusat lava…”


            Han Ling berguman “mereka tidak akan berhasil di pusat


lava. Ada Wei Jiang Zheng Zhu yang menjaganya. Walaupun aku tidak menyukai,


tapi Wei Jiang Zheng Zhu sudah memberi pernyataan pada Xiao Xue. Apapun yang


terjadi, Wei Jiang Zheng Zhu akan menjaga Bei Hai dan pusat lava, tetap menjadi


pondasi kokoh untuk Xiao Xue.”


            Shui Ling menenangkan “jangan terlalu khawatir… jiejie


sudah mengajari mereka cara mempertahankan segel salju itu…” Cheng Mei


mengangguk “kecuali ada pengkhianat lagi dari pihak Bei Hai Ren Yu…” pernyataan


Cheng Mei, membuat semua berfikir kembali, adanya kemungkinan-kemungkinan itu.