
Huo Ling menyetujui “baik, Han Ling, yang mulia akan
lebih memperhatikan !” Shui Ling berguman “ge… ingin menemukan Permata Nila,
kita harus menelaah kembali semua petunjuk yang sudah kita temukan selama ini.
Sama seperti Permata Ungu, Permata Nila akan berada di tempat yang tidak
terfikirkan kita semua. Dari semua koneksi Lan Hua Gu yang kita ketahui, ada 3
tempat yang seperti itu.” “Shui, jangan gegabah…” Ling Siang segera
memperingati.
Shui Ling mengangguk “sausau, aku akan berjalan bersama
Cheng Mei. Ada Ren er bersama kami, setiap saat bisa meminta bantuan. Anda
tenang saja, kami akan sangat perhatikan segala sesuatunya. Hanya saja ini
memerlukan bantuan jiefu…” menatap Han Ling yang mengerutkan kening melihatnya
“jiefu, aku butuh semua informasi yang anda ketahui tentang Ro Tan Mo” Han Ling
membuka matanya lebar, segera mengangguk.
Huo Ling berdehem “Shui, perjalananmu kali ini akan
sangat membahayakan. Pihak sana sudah terang-terangan memperlihatkan diri. Li
Ming tidak akan sungkan lagi, walaupun bertemu denganmu ataupun Cheng Mei.”
Shui Ling mengangguk “aku tahu ge… aku juga tidak akan bermurah hati padanya !
ge, tenanglah… aku bukan jiejie… aku tidak akan terganggu dengan segala bau
itu. Jika dia berulah di hadapanku, aku hanya akan menganggapnya musuh. Aku
tidak mempunyai hati bermain seperti jiejie.”
Ling Siang memperingati “Shui, aku tahu sifatmu… tanamkan
dalam dirimu, jangan gegabah ! Shui, seperti yang jiejie katakan, kalian harus
belajar melihat celah di setiap kondisi. Perhitungkan segala sesuatunya sebelum
bertindak. Li Ming bukanlah lawan sembarangan, ambisi dan kelicikannya jauh
melebihi yang bisa kalian bayangkan. Secara kekuatan, mungkin kalian bisa
menandinginya, tapi dalam hal kelicikan, kalian masih harus banyak belajar”
berkata tegas pada Shui Ling.
Han Ling “Shui, apa yang mau kau ketahui tentang Ro Tan
Mo ?” duduk, fokus melihat Shui Ling. Semuanya ikut memperhatikan, mendengarkan
seluruh cerita Han Ling tentang Ro Tan Mo. Shui Ling mendengarkan dengan
seksama “jadi termasuk jiejie-lah yang memusnahkan Ro Tan Mo memakai
xintouxie…” “tidak, tidak benar !” Huo Ling berguman sambil berfikir “jika
jiejie benar sudah memusnahkan Ro Tan Mo, tidak mungkin saat ini Ro Tan Mo
masih bisa muncul kembali”.
Han Ling mengangguk “yang dimusnahkan Ro Tan Mo, bukan
makhluk yang bersemayam dalam tubuhnya. Saat itu Xiao Xue hanya Rou Rou yang
masih sangat lemah. Melawan Ro Tan Mo yang sekuat itu, masih ada kemungkinan Ro
Tan Mo berhasil menyelamatkan diri di saat terakhir. Tapi walaupun berhasil
menyelamatkan diri, Ro Tan Mo sudah pasti terluka parah dan tidak mempunyai
raga utuh sementara.”
“Jiefu, apa anda mempunyai kecurigaan ?” Shui Ling
bertanya kembali. Han Ling berdehem “Shui, masih ingat yang kita temukan di Re
Shui Gu ?” Shui Ling mengangguk “itu seperti sarang yang selama ini kucari…
seharusnya yang ada adalah anak-anak Ro Tan Mo, tapi yang kita temukan berbeda.
Walaupun hanya rumor, tapi kemungkinan hal itu benar adanya hingga beredar
rumor seperti itu. Ada 2 kemungkinan, pertama Ro Tan Mo memang berhasil selamat
dari kemusnahan saat itu. Yang kedua, Ro Tan Mo tidak selamat, tapi benih-benih
yang ditanamkannya menarik sisa unsur dari Ro Tan Mo”.
Ketiganya terperanjat “apa bisa seperti itu ?” Han Ling
mengerutkan kening “aku juga tidak pasti, tapi semenjak bersama Xiao Xue dan
mengamati tindakannya, entah mengapa aku memiliki pemikiran seperti itu. Segala
Xiao Xue. Akhir-akhir ini, aku juga sering memikirkan kembali kisah Ro Tan Mo
yang kuketahui. Kecurigaan- kecurigaan baru itu bermunculan begitu saja”.
Shui Ling menatap Han Ling “jiefu, kecurigaanmu mungkin
benar adanya. Ingat kecurigaan jiejie sebelumnya ! jiejie juga sudah mencurigai
keberadaan Ro Tan Mo, walau belum menelaahnya, kemungkinan jiejie sudah
memikirkan sesuatu” Ling Siang menunduk “Shui, jiefu, coba fikirkan lagi.
Selama kalian berjalan dengan jiejie, apa ada suatu petunjuk lagi yang
terlewatkan. Hal sekecil apapun, bisa menjadi petunjuk yang sangat berguna”
Han
Ling dan Shui Ling berusaha memikirkan segala sesuatu yang terjadi pada
perjalanan mereka bersama Xue Ling. Shui Ling menggeleng “sepertinya tidak ada
lagi ! jikapun ada, itu adalah misi Wei Jiang Zheng Zhu. Entah misi apa yang
diberikan jiejie pada Wei Jiang Zheng Zhu, sanggup menariknya keluar dari Bei
Hai. Hal ini tidak akan menjadi hambatan ! setelah bertemu Cheng Mei, aku bisa
meminta bantuan Ren er untuk menanyakannya pada Wei Jiang Zheng Zhu” menatap
dengan yakin pada yang lain.
Han Ling menasehati “berhati-hatilah ! Xiao Xue akan
turun tangan sendiri mencari kedua permata itu setelah chuguang. Jika tidak
bisa menemukannya, segeralah kembali” Shui Ling mengangguk “aku tahu jiefu…
jika tidak memiliki petunjuk apapun, aku akan kembali dan bergabung dengan
kalian.” Setelah membicarakan beberapa hal, mereka pun bubar.
“Huo ge, apa tidak beritahu pada mereka ?” Ling Siang
menatap punggung Han Ling dan Shui Ling yang menjauh “tunggu jiejie chuguang
saja ! sudah saatnya mereka mengetahui ramalan itu… aku hanya tidak yakin,
ramalan yang kudengar itu adalah ramalan yang lengkap !” Huo Ling menunduk,
mengingat kembali saat dia mendengar pembicaraan ramalan itu. Ling Siang
berguman “Huo ge, akupun merasa tidak seharusnya mempercayai ramalan itu,
tapi…”
Huo Ling mengangkat kepala, menatap Ling Siang “ini
satu-satunya harapan yang bisa kita berikan untuk jiejie. Tapi jika apa yang
kudengar salah, bukankah semua akan merasa lebih sakit lagi ?” Ling Siang memegang
Huo Ling “Huo ge, aku tahu pemikiranmu ! saat ini, tidak ada yang masih hidup
untuk mengkonfirmasi ramalan itu. Jika hal itu benar adanya, kita berdoa saja
yang berada dalam ramalan itu adalah jiejie. Tapi jika hal itu salah, paling
tidak hal itu bisa jadi harapan palsu bagi beberapa pihak”.
Huo Ling menunduk “Siang er, aku tahu ! aku juga tahu,
jika jiejie mengetahui hal ini, dia akan memakainya untuk menenangkan banyak
pihak walau dirinya sendiri tidak mempercayainya. Tapi…” Ling Siang mengangguk “Huo
ge, bagaimanapun, kau tidak bisa menyimpan hal ini sendiri lagi ! ini
menyangkut jiejie dan Si Hai Ba Huang. Huo ge, walaupun dengan harapan palsu,
bisa menyelamatkan beberapa nyawa, biarlah kita yang menjadi penjahat itu !”
Huo Ling menatap nanar ke Ling Siang.
Huo Ling kembali menunduk “Siang er, aku sangat berharap
dapat menggantikan posisi jiejie. Dibanding aku, jiejie lebih dibutuhkan Si Hai
Ba Huang. Aku sangat ingin jiejie bisa hidup demi dirinya sendiri, tidak
mendapat tekanan dan hinaan siapapun. Aku ingin melihat jiejie yang bebas tanpa
beban” Ling Siang memeluk Huo Ling “kita akan melihatnya. Huo ge, kita akan
melihatnya ! kita akan berusaha membebaskan jiejie, memberikan keinginannya dan
menghilangkan segala bebannya !” Han Ling membalas pelukan Ling Siang.