The Power Of Love

The Power Of Love
Bab 59 - Kecurigaan



            Huo Ling menyetujui “baik, Han Ling, yang mulia akan


lebih memperhatikan !” Shui Ling berguman “ge… ingin menemukan Permata Nila,


kita harus menelaah kembali semua petunjuk yang sudah kita temukan selama ini.


Sama seperti Permata Ungu, Permata Nila akan berada di tempat yang tidak


terfikirkan kita semua. Dari semua koneksi Lan Hua Gu yang kita ketahui, ada 3


tempat yang seperti itu.” “Shui, jangan gegabah…” Ling Siang segera


memperingati.


            Shui Ling mengangguk “sausau, aku akan berjalan bersama


Cheng Mei. Ada Ren er bersama kami, setiap saat bisa meminta bantuan. Anda


tenang saja, kami akan sangat perhatikan segala sesuatunya. Hanya saja ini


memerlukan bantuan jiefu…” menatap Han Ling yang mengerutkan kening melihatnya


“jiefu, aku butuh semua informasi yang anda ketahui tentang Ro Tan Mo” Han Ling


membuka matanya lebar, segera mengangguk.


            Huo Ling berdehem “Shui, perjalananmu kali ini akan


sangat membahayakan. Pihak sana sudah terang-terangan memperlihatkan diri. Li


Ming tidak akan sungkan lagi, walaupun bertemu denganmu ataupun Cheng Mei.”


Shui Ling mengangguk “aku tahu ge… aku juga tidak akan bermurah hati padanya !


ge, tenanglah… aku bukan jiejie… aku tidak akan terganggu dengan segala bau


itu. Jika dia berulah di hadapanku, aku hanya akan menganggapnya musuh. Aku


tidak mempunyai hati bermain seperti jiejie.”


            Ling Siang memperingati “Shui, aku tahu sifatmu… tanamkan


dalam dirimu, jangan gegabah ! Shui, seperti yang jiejie katakan, kalian harus


belajar melihat celah di setiap kondisi. Perhitungkan segala sesuatunya sebelum


bertindak. Li Ming bukanlah lawan sembarangan, ambisi dan kelicikannya jauh


melebihi yang bisa kalian bayangkan. Secara kekuatan, mungkin kalian bisa


menandinginya, tapi dalam hal kelicikan, kalian masih harus banyak belajar”


berkata tegas pada Shui Ling.


            Han Ling “Shui, apa yang mau kau ketahui tentang Ro Tan


Mo ?” duduk, fokus melihat Shui Ling. Semuanya ikut memperhatikan, mendengarkan


seluruh cerita Han Ling tentang Ro Tan Mo. Shui Ling mendengarkan dengan


seksama “jadi termasuk jiejie-lah yang memusnahkan Ro Tan Mo memakai


xintouxie…” “tidak, tidak benar !” Huo Ling berguman sambil berfikir “jika


jiejie benar sudah memusnahkan Ro Tan Mo, tidak mungkin saat ini Ro Tan Mo


masih bisa muncul kembali”.


            Han Ling mengangguk “yang dimusnahkan Ro Tan Mo, bukan


makhluk yang bersemayam dalam tubuhnya. Saat itu Xiao Xue hanya Rou Rou yang


masih sangat lemah. Melawan Ro Tan Mo yang sekuat itu, masih ada kemungkinan Ro


Tan Mo berhasil menyelamatkan diri di saat terakhir. Tapi walaupun berhasil


menyelamatkan diri, Ro Tan Mo sudah pasti terluka parah dan tidak mempunyai


raga utuh sementara.”


            “Jiefu, apa anda mempunyai kecurigaan ?” Shui Ling


bertanya kembali. Han Ling berdehem “Shui, masih ingat yang kita temukan di Re


Shui Gu ?” Shui Ling mengangguk “itu seperti sarang yang selama ini kucari…


seharusnya yang ada adalah anak-anak Ro Tan Mo, tapi yang kita temukan berbeda.


Walaupun hanya rumor, tapi kemungkinan hal itu benar adanya hingga beredar


rumor seperti itu. Ada 2 kemungkinan, pertama Ro Tan Mo memang berhasil selamat


dari kemusnahan saat itu. Yang kedua, Ro Tan Mo tidak selamat, tapi benih-benih


yang ditanamkannya menarik sisa unsur dari Ro Tan Mo”.


            Ketiganya terperanjat “apa bisa seperti itu ?” Han Ling


mengerutkan kening “aku juga tidak pasti, tapi semenjak bersama Xiao Xue dan


mengamati tindakannya, entah mengapa aku memiliki pemikiran seperti itu. Segala


Xiao Xue. Akhir-akhir ini, aku juga sering memikirkan kembali kisah Ro Tan Mo


yang kuketahui. Kecurigaan- kecurigaan baru itu bermunculan begitu saja”.


            Shui Ling menatap Han Ling “jiefu, kecurigaanmu mungkin


benar adanya. Ingat kecurigaan jiejie sebelumnya ! jiejie juga sudah mencurigai


keberadaan Ro Tan Mo, walau belum menelaahnya, kemungkinan jiejie sudah


memikirkan sesuatu” Ling Siang menunduk “Shui, jiefu, coba fikirkan lagi.


Selama kalian berjalan dengan jiejie, apa ada suatu petunjuk lagi yang


terlewatkan. Hal sekecil apapun, bisa menjadi petunjuk yang sangat berguna”


            Han


Ling dan Shui Ling berusaha memikirkan segala sesuatu yang terjadi pada


perjalanan mereka bersama Xue Ling. Shui Ling menggeleng “sepertinya tidak ada


lagi ! jikapun ada, itu adalah misi Wei Jiang Zheng Zhu. Entah misi apa yang


diberikan jiejie pada Wei Jiang Zheng Zhu, sanggup menariknya keluar dari Bei


Hai. Hal ini tidak akan menjadi hambatan ! setelah bertemu Cheng Mei, aku bisa


meminta bantuan Ren er untuk menanyakannya pada Wei Jiang Zheng Zhu” menatap


dengan yakin pada yang lain.


            Han Ling menasehati “berhati-hatilah ! Xiao Xue akan


turun tangan sendiri mencari kedua permata itu setelah chuguang. Jika tidak


bisa menemukannya, segeralah kembali” Shui Ling mengangguk “aku tahu jiefu…


jika tidak memiliki petunjuk apapun, aku akan kembali dan bergabung dengan


kalian.” Setelah membicarakan beberapa hal, mereka pun bubar.


            “Huo ge, apa tidak beritahu pada mereka ?” Ling Siang


menatap punggung Han Ling dan Shui Ling yang menjauh “tunggu jiejie chuguang


saja ! sudah saatnya mereka mengetahui ramalan itu… aku hanya tidak yakin,


ramalan yang kudengar itu adalah ramalan yang lengkap !” Huo Ling menunduk,


mengingat kembali saat dia mendengar pembicaraan ramalan itu. Ling Siang


berguman “Huo ge, akupun merasa tidak seharusnya mempercayai ramalan itu,


tapi…”


            Huo Ling mengangkat kepala, menatap Ling Siang “ini


satu-satunya harapan yang bisa kita berikan untuk jiejie. Tapi jika apa yang


kudengar salah, bukankah semua akan merasa lebih sakit lagi ?” Ling Siang memegang


Huo Ling “Huo ge, aku tahu pemikiranmu ! saat ini, tidak ada yang masih hidup


untuk mengkonfirmasi ramalan itu. Jika hal itu benar adanya, kita berdoa saja


yang berada dalam ramalan itu adalah jiejie. Tapi jika hal itu salah, paling


tidak hal itu bisa jadi harapan palsu bagi beberapa pihak”.


            Huo Ling menunduk “Siang er, aku tahu ! aku juga tahu,


jika jiejie mengetahui hal ini, dia akan memakainya untuk menenangkan banyak


pihak walau dirinya sendiri tidak mempercayainya. Tapi…” Ling Siang mengangguk “Huo


ge, bagaimanapun, kau tidak bisa menyimpan hal ini sendiri lagi ! ini


menyangkut jiejie dan Si Hai Ba Huang. Huo ge, walaupun dengan harapan palsu,


bisa menyelamatkan beberapa nyawa, biarlah kita yang menjadi penjahat itu !”


Huo Ling menatap nanar ke Ling Siang.


            Huo Ling kembali menunduk “Siang er, aku sangat berharap


dapat menggantikan posisi jiejie. Dibanding aku, jiejie lebih dibutuhkan Si Hai


Ba Huang. Aku sangat ingin jiejie bisa hidup demi dirinya sendiri, tidak


mendapat tekanan dan hinaan siapapun. Aku ingin melihat jiejie yang bebas tanpa


beban” Ling Siang memeluk Huo Ling “kita akan melihatnya. Huo ge, kita akan


melihatnya ! kita akan berusaha membebaskan jiejie, memberikan keinginannya dan


menghilangkan segala bebannya !” Han Ling membalas pelukan Ling Siang.