The Power Of Love

The Power Of Love
Bertabrakan



Zeela , Amaara dan Naura mereka terus mengobrol seputar tumbuh kembang bayi , Naura bisa mengambil banyak pelajar dari Amaara dan juga Zeela bahkan dengan antusias ia terus bertanya seakan haus akan ilmu dan pengalaman masing-masing ketika hamil sampai sekarang anak mereka sudah mulai aktif .


Sementara itu para suami mereka , dan juga para sahabatnya masih mengantri mengambil makanan bersama anggota keluarga yang lain .


Dimas dan Bagas mereka sedikit kesusahan karena harus mengambil sekaligus 2 piring makanan untuk dirinya dan sang istri , dan Azka memutuskan ia hanya mengambil satu piring untuk berdua karna semenjak hamil makan Naura hanya sedikit karena bumil cepat kenyang namun juga cepat lapar .


Disaat semua masih mengantri dan menunggu giliran , Yumna yang ada dibarisan belakang kedua tiba-tiba ia akan terjatuh ketika mendapat dorongan dari samping namun beruntung tubuhna ditahan oleh laki-laki yang ada tepat dibelakangnya .


Dengan masih posisi yang sama Yumna langsung berbalik menatap siapa yang sudah menolongnya karena seingatnya ia mengantri dibarisan paling terakhir .


Pandangan keduanya bertemu dan untuk beberapa menit keduanya mematung merhatikan keindahan wajah masing-masing .


" Cantik " ,


" Gantengnya " ,


Itulah ungkapan hati keduanya ketika saling bertatap muka dengan jarak yang sangat dekat .


" Hans " ,


Keduanya kaget dan langsung tersadarkan lalu kembali ke posisi berdiri dengan benar .


" Nanti ikut bergabung dimeja sana ya " , Ujar Azka seraya menunjuk meja yang sudah ada istrinya dan juga beberapa teman yang lain .


" Baik pak " , jawab Hans menunduk dan juga sedikit salah tingkah .


Sekepergian Azka , Hans dan Yumna menjadi salah tingkah .


" Maaf kejadian yang tadi , saya tidak bermaksud " , ucap Hans pelan namun didengar jelas oleh Yumna .


Yumna hanya mengangguk , entah Hans melihatnya atau tidak tapi ia benaran malu untuk menjawab permintaan maaf orang yang sudah menolongnya sekaligus yang sudah membuat detak jantungnya menjadi sangat cepat .


Iya orang yang menolong Yumna adalah Hans , sekretaris baru Azka dan ia dipaksa Azka untuk mengantri makanan dan juga nanti ikut bergabung dengan teman-temannya .


Yumna dengan cepat ia mengambil makanan setelah dirinya mendapat giliran diikuti oleh Hans yang sesekali memperhatikan Yumna .


Setelah selesai mengambil makanannya Yumna segera mengikuti langkah para sahabatnya ke arah meja namun setelah melangkahkan kakinya ia melupakan sesuatu dan baru menyadari jika dipiringnya tidak ada sendok dan garpu .


Yumna berbalik berniat ingin meminta sendok dan garpu kepada penjaga stand makanan , namun naas karna kecerobohan ia malah bertubrukan dengan orang yang ada dibelakang nya .


Bruk ..... ,


Prang .... ,


Yumna bertubrukan berbarengan dengan makan dan piring yang mereka pegang jatuh berhamburan dengan suara piring yang pecah .


" Ma af " , Ucap Yumna kaget dan ia semakin kaget ketika tahu bertabrakan dengan orang yang sudah membuat jantungnya kembali bekerja dengan cepat .


Tanpa memperdulikan perkataannya Yumna , orang itu langsung berjongkok berniat ingin membersihkan semua makanan dan juga pecahan piring yang berhamburan .


" Hans jangan gapapa biar nanti ada orang yang membersihakan ini semua " , cegah Papih Aydan yang kebetulan berada didekat mereka .


Jangan lupakan mereka kini menjadi pusat perhatian semua orang .


" Tapi pak - " , timpal Hans yang merasa tidak enak .


" Tidak apa-apa , sudah lebih baik kamu dan Yumna mengambil makanan lagi " , Ucap Papih Aydan.


" Maaf ya om " , ujar Yumna merasa tidak enak .


" Iya tidak apa-apa " , jawab Papih Aydan dengan tersenyum .


Hans dan Yumna kembali mengambil makanan walau merasa tidak enak , Hans mempersilahkan Yumna mengambil makanan lebih dulu dan ia mengikuti dari belakang .


Tak lama Yumna sudah mengambil makanan dan ia segera berjalan ke arah meja dimana semua para sahabatnya sudah menunggu .


" Loh kok semua udah pada abis makannya ? " , Tanya Yumna cemberut ketika mengetahui para sahabatnya sudah mengahambiskan semua makannya .


" Ya habis lu lama pake acara ngambil makanan ulang lagi ", jawab Ocha sekenanya dan membuat bibir Yumna semakin maju .


" Hallo semuanya ikut bergabung " , Ujar Hans ramah .


" Loh itu kan laki-laki yang dari tadi ada dibelakang gue dan bertabrakan lalu kenapa mesti ikut gabung disini ? " , batin Yumna bertanya seraya menundukkan kepala , jangan tanya detak jantung Yumna yang seakan ingin melompat dan membuat ia salah tingkah .


" Oh ya semua perkenalkan ini Hans asisten Azka dikantor , gapapa kan Azka ajak bergabung disini ? " , Ujar Azka memperkenalkan .


" Iya gapapa dong , ayo duduk Hans " , jawab Dimas dan dianggukan yang lainnya .


" Oh ternyata dia asisten si Azka , pantas saja tadi om Aydan juga mengenalinya " , batin Yumna yang masih menunduk .


Hans tersenyum dan mengangguk lalu ia duduk disamping Azka .


" Ya udah Hans dan Yumna kalian makan dulu aja berdua " , Ucap Bagas dengan tersenyum menggoda .


" Ekhem " ,


" Ekhem " ,


" Ekhem " ,


Zaky , Temmy dan Dery saling berbalas berdehem .


Dan membuat Yumna semakin malu dan salah tingkah .


" Udah Yum , Hans kalian gak usah hiraukan mereka , makan dulu aja yang tenang " , Bela Zeela seraya melirik Hans dan Yumna bergantin .


" Mam mam " , tiba-tiba baby Nafisa menirukan apa yang diucapkan sang Ibu menyebut kata makan .


" Oh anak Ayah mau mam , iya " , ucap Dimas seraya mencubit gemas pipi Cabby baby Nafisa .


Dimas dan yang lain kembali asik mengobrol , sesekali mereka menggoda baby Nafisa dan baby Hasna yang terus bercoleh bahasa bayi .


Sedangkan Yumna dan Hans mereka mencoba fokus dengan makanannya lebih dulu , walau sesekali Yumna memberanikan diri curi pandang melihat Hans yang terlihat cool dimatanya .


" Ya Allah ada apa dengan jantung gue ? , apa gue bakal terkena serangan jantung ? " , batin Yumna bertanya dan ia kembali menunduk seraya memegang dadanya .


Yumna yang dibuat salah tingkah karna kehadiran Hans ia menjadi tidak lapar dan ia berniat menyudahi makannya .


" Lu kenapa yum kok gak dihabisin makanannya ? " , tanya Ocha yang melihat Yumna membalikan sendok dan garpu seperti orang yang sudah menyelesaikan makan .


" Udah kenyang " , jawab Yumna singkat .


" Gak boleh gitu yum itu namanya mubazir " , Timpal Temmy seraya melihat Yumna .


" Iya bener itu ditambah tadi lu udah membuang makanan " Ucap Bagas yang juga ikut menimpali .


" Nah loh hayooo " , balas Zaky seraya menunjuk Yumna .


" Hmmm iya iya deh gue habisin makanannya ", ucap Yumna pasrah dan kembali memegang sendok dan garpu nya .


Hans yang diam-diam merhatikan tingkah Yumna ia hanya menggelengkan kepalanya , namun ketika Yumna kembali menikmati makaannya tiba-tiba kedua bibirnya membentuk sebuah senyuman .


😘


😘


😘


Jangan lupa tinggalkan jejak like , komen vote dan tambahkan ke favorit 💙 terimakasih 🤗🤗🙏