
Zhe Yan memeriksa “Xiao Jiu masih sangat lemah, masih butuh
istirahat. Xiao Jiu, apa ada merasa bagian yang tidak nyaman ?” Bai Feng Jiu
“berasa pusing dan lapar !” “ah Xiao Jiu, kau tidak bisa memakan semua makanan
ini ! tunggu disini, Niang akan membuatkanmu bubur dan sup !” Bai Yi Fu Ren
segera berdiri ke dapur “hmm untuk sementara makan yang ringan-ringan !” Bai Ce
Fu Ren mengingatkan, Bai Feng Jiu mengangguk.
Dong Hua memeluk Bai Feng Jiu “bersandarlah padaku !” Bai Feng
Jiu mengangguk “berapa lama aku tidak sadar ?” “hampir 5.000 tahun. Xiao Jiu,
kau bangun karena permintaan Gun Gun ?” Bai Ce bertanya. Bai Feng Jiu
tersenyum, membelai kepala Gun Gun “sebenarnya aku sudah bisa mendengar suara
kalian dari beberapa saat yang lalu, hanya belum bertenaga walau untuk sekedar
membuka mata atau bergerak.” “Xiao Jiu, bagaimana sekarang ? Zhe Yan, apa Xiao
Jiu masih akan tertidur ?” Bai Zhen bertanya dengan cemas.
“Xiao Shu, hanya begini, aku masih bisa menahannya !” Bai Feng
Jiu menenangkan. “jangan memaksakan diri ! jika lelah, beristirahatlah…” Dong
Hua mengalirkan energi ke tubuh Bai Feng Jiu yang tersenyum mengangguk. Bai
Feng Jiu melihat Gun Gun “Gun Gun ingin hadiah apa ?” Gun Gun menggeleng “Niang
Qin sadar sudah merupakan hadiah terbaik untukku !” Bai Feng Jiu tersenyum,
menyihir sesuatu di tangannya “ini untukmu !” memberikan sebuah suling bambu
pada Gun Gun “wah Zhu Di buatan Niang Qin… terima kasih Niang Qin…” Gun Gun
sangat senang, memeluk Bai Feng Jiu.
“Gun Gun, apa kau bisa memainkannya ?” Lian Song bertanya, Gun
Gun mengangguk, mulai memainkan suling bambunya, burung-burung menari mengikuti
alunan musik Gun Gun. “Xiao Bai, kau mengajari Gun Gun dengan sangat baik !”
Dong Hua memuji. “Xiao Jiu, makanlah dahulu… perlahan, jangan mengagetkan perut
kecilmu…” Bai Yi Fu Ren menata beberapa makanan di hadapan Bai Feng Jiu.
Dong Hua menyuap Feng Jiu perlahan “kalian juga makanlah, jangan
hanya melihatku…” Bai Feng Jiu canggung dilihat begitu banyak pasang mata
“makan… makan… ayo makan… hari ini aku sangat senang… akan makan yang banyak…”
Bai Ce berkata dengan senyum cerianya. Semuapun mulai mengambil makanan dan
makan di sekitar Bai Feng Jiu “Di Jun, anda juga makanlah…” Bai Feng Jiu
menawari “weifu ingin disuapi Fu Ren…” Dong Hua berkata manja di telinga Bai
Feng Jiu.
Bai Feng Jiu hanya pasrah, mengambilkan makanan dan menyuapi
Dong Hua, sekali-kali menyuapi Gun Gun. Semua makan dengan suka cita karena
sadarnya Bai Feng Jiu. Gun Gun yang paling bahagia, terus tersenyum menikmati
kasih sayang Bai Feng Jiu. Selesai makan, Bai Feng Jiu hanya mendengar sedikit
perbincangan semua, sudah kembali menutup mata dan tertidur.
“tidak apa, Xiao Jiu masih sangat lemah…” Zhe Yan memeriksa dan
menenangkan semua. Dong Hua membawa kembali Bai Feng Jiu ke Shi Gong,
membaringkan dan menyelimutinya “Xiao Jiu sudah sadar, apa bisa memberinya
ramuan pemulih ?” Bai Yi Fu Ren bertanya pada Zhe Yan “bisa, jangan terlalu
berat, perlahan saja !” semua senang melihat Bai Feng Jiu yang sudah sadar.
Segala bentuk pertanyaan yang sudah mereka simpan dari 5.000 tahun yang lalu
mulai berputar dalam benak masing-masing. Semua menunggu Bai Feng Jiu cukup
kuat untuk memberikan penjelasan dan jawaban atas semua pertanyaan mereka.
Berita sadar dan pulihnya Qing Qiu Nu Jun - Bai Feng Jiu, segera
membawanya kembali ke Tai Chen Gong. Selama 6 bulan, dari pihak Tian Jun dan
lainnya sudah berulang kali mengundang Bai Feng Jiu untuk mengikuti pertemuan. Dong
Hua masih tidak mengijinkan siapapun mengganggu Bai Feng Jiu dengan
pertanyaan-pertanyaan. Terakhir beberapa kali Bai Qian dan Ye Hua yang datang
mengundang Bai Feng Jiu hingga Bai Feng Jiu pun mengabulkan.
Dong Hua membawa Bai Feng Jiu dan Gun Gun menghadiri pertemuan.
Dong Hua mengijinkan Bai Feng Jiu hadir dengan syarat harus bersamanya dan
tidak boleh memaksakan diri. Bai Feng Jiu hanya pasrah mengikuti, karena
sebenarnya tubuhnya pun masih lemah, bahkan Zhe Yan masih memintanya untuk
beristirahat.
Semua melihat Bai Feng Jiu dengan mata penuh pertanyaan. Tian
Jun yang pertama memberi ucapan terima kasih dan menanyakan kondisi Bai Feng
Jiu “Tian Jun, ada masalah apa, silahkan kemukakan !” Bai Feng Jiu mempersila.
Salah satu tetua berdiri, memberi hormat “Nu Jun, keberadaan Suo Hun Yu…” Bai
Feng Jiu mengerutkan kening “ah Suo Hun Yu…” memijat pelipisnya “Xiao Bai,
lelahkah ?” Dong Hua cemas.
Bai Feng Jiu menggeleng, mengerahkan sihir, Suo Hun Yu muncul di
tengah ruangan membuat semua was-was. Bai Feng Jiu mengirimkan sihir ke
dalamnya, Suo Hun Yu berputar mengeluarkan beberapa asap putih yang terjatuh
mengeluarkan wujud beberapa dewa. Semua terkejut melihatnya, beberapa dewa
segera turun memapah para dewa yang baru muncul setelah hampir 5.000 tahun.
Semua dewa yang baru keluar dari Suo Hun Yu, menatap semua dan berusaha memahami
situasi hingga melihat Bai Feng Jiu, segera berlutut “terima kasih atas
pengampunan Nu Jun…” Bai Feng Jiu mengangkat tangan “berdiri, pulanglah…” sambil
memijat pelipisnya “terima kasih Nu Jun…” para dewa tua itu segera kembali ke
tempat masing-masing.
Dong Hua tersenyum membelai kepala Bai Feng Jiu “sakitkah ?” Bai
Feng Jiu “agak pusing !” Dong Hua menyandarkan Bai Feng Jiu ke tubuhnya “istirahatlah…”
Bai Feng Jiu mengangguk dan langsung tertidur. Dong Hua memberi sihir pada Bai
Feng Jiu agar tidak terganggu.
Tian Jun melihat Bai Feng Jiu yang sudah tertidur, bertanya pada
Dong Hua “Di Jun, Nu Jun ini ?” Dong Hua tidak menjawab, digantikan Lian Song
“Tian Jun, hal ini sudah jelas, Nu Jun bukanlah mengambil jiwa para tetua
seperti prasangka semua selama ini. Nu Jun masih memerlukan istirahat, hari ini
sudah menjawab satu persoalan yang sudah disimpan dalam benak semua. Mungkin
para tetua bisa menjelaskan hal yang terjadi…” menatap para tetua yang baru
saja keluar dari Suo Hun Yu. Beberapa tetua dewa itu saling melihat dan menolak
dengan alasan masih sangat lemah, tidak ingat akan hal yang terjadi selama ini.
Beberapa sudah memiliki pemikiran sendiri jika para tetua itu
tidak ada yang mau membuka mulut, mungkin saja yang mereka alami adalah hal
memalukan yang akan menurunkan harga diri mereka. Walaupun sangat ingin
mengetahui hal yang terjadi juga tidak bisa memaksa para tetua yang masih terlihat
lemah itu. Dengan jelasnya masalah Suo Hun Yu, sudah menghilangkan rumor yang
menyatakan Bai Feng Jiu tersesat dan menjadi iblis terjahat. Tapi satu yang
pasti, kekuatan dan kepintaran Bai Feng Jiu tidaklah mudah. Dengan kondisi
lemah, masih bisa mengontrol Suo Hun Yu.