The Power Of Love

The Power Of Love
Bab 80 - Kekesalan



“Fu


Wang, gadis itu sudah mengatakan akan datang ke perayaan di Xi Hai Gong.


Menurut anda, apa gadis itu akan menjalankan kata-katanya ?” kakak kedua Ho er


penasaran dengan keberanian sang gadis yang mempermalukan adik arogannya “hmm…


jikapun dia datang, jangan sampai terjadi keributan di sini. Sekarang, sangat


banyak tamu yang datang, ingin menikmati perayaan. Tidak boleh ada kesalahan !”


sang ayah memperingati “baik Fu Wang, menurut perintah !” anak-anaknya memberi


hormat bersamaan.


            Sangat banyak dewa dewi yang berdatangan dari berbagai


penjuru “kudengar, satu-satunya Putri di Xi Hai sudah berteman dengan kedua


Lumba-Lumba dari lahir. Kali ini Putri yang akan mengawasi penyatuan kedua


jenis berlainan warna Lumba-Lumba itu.” “tapi aku mendengar, karena merasa


memiliki kelebihan dan dimanja oleh seluruh keluarga, membuat Tuan Putri ini


mempunyai sifat yang tidak baik.” “hmm… beberapa hari yang lalu terdengar rumor


sang putri membuat masalah di pusat keramaian dan menyinggung seorang gadis. Gadis


itu menghukumnya terikat di atas tiang sehari semalam, bahkan Xi Hai Shui Jun


dan Pangeran kedua pun tidak dapat mematahkan hukumannya” “ah benarkah ? siapa


yang begitu berani menyinggung Xi Hai Gong, di tempatnya sendiri !” terdengar pembicaraan


di antara dewa dewi.


            “shu… jangan sembarangan berkata… ku dengar di perayaan


kali ini, kemungkinan Shen Zun dan beberapa Zun Wang akan datang, sebaiknya


jangan sembarang mengeluarkan kata-kata yang tidak baik…” salah seorang dewi


memperingati “hmm… perayaan Xi Hai kali ini bisa begini ramai, selain karena


kedua jenis Lumba-Lumba langka ini, juga karena adanya kemungkinan Shen Zun


akan datang” dewa lain berguman.


            “Hmm… sangat penasaran bagaimana rupa Shen Zun ini…


katanya lebih cantik dari Yue Shen dan Tian Hou…” “Tiap Zun Wang memiliki paras


yang sangat menawan, pantas saja semua berbondong-bondong datang, penasaran


dengan paras Shen Zun…” “tentu saja, walau penyatuan Lumba-Lumba ini sangat


langka tapi hanya untuk hiburan semata… berbeda dengan Shen Zun, segala hal


yang berhubungan dengan Shen Zun, selalu menjadi gosip terbesar di Si Hai Ba


Huang.” Beberapa dewa dewi itupun tertawa bersama-sama menyelesaikan


pembicaraan.


            Di tengah banyaknya percakapan yang terjadi, pihak Xi Hai


Gong juga sudah bermunculan, menjamu para tamu dewa dewi yang berdatangan. “Ho


er, apa gadis itu datang ?” Pangeran pertama bertanya “hmm… aku juga tidak tahu


ge… aku sendiri tidak melihat rupa gadis itu ! tapi ge, tampaknya kau lebih


penasaran dari padaku dan meimei yang masih tidak terima dipermalukan” Pangeran


kedua menatap Pangeran pertama dengan mata menyelidik.


            Pangeran pertama tersenyum “aku memang sangat penasaran


dengan gadis itu ! kalau gadis itu lumayan cantik, aku akan menikahinya…” “ge…”


Pangeran keduaa tercengang mendengar pernyataan Pangeran pertama “haiya, untuk


apa kau terkejut seperti itu ? bukankah ini baik ? gadis itu lebih mengetahui


sopan santun dan aturan… dan dia berani menghukum Heng er…” Pangeran pertama


tersenyum “tapi ge, kau bahkan tidak mencintainya…” Pangeran kedua mengingatkan.


            Pangeran pertama memberikan senyuman lembut “apa artinya


cinta ? cinta dapat pelan-pelan dibina…” Pangeran kedua menatap Pangeran


pertama “tapi ge…” Pangeran pertama menatap intens Pangeran kedua “Ho er, bagi


kita ini, yang paling utama adalah menjaga perdamaian Xi Hai…Heng er selalu


berbuat ulah… jika gadis itu dapat merubahnya, hal itu juga merupakan suatu hal


yang baik” Pangeran kedua mengangguk “ge, pemikiranmu juga ada benarnya… Heng


er memang sudah dirusak oleh kasih sayang kita… tapi ge, pernikahan bukanlah


mainan… kau harus memikirkan kebahagiaanmu…”


            Pangeran pertama tertawa kecil “Ho er, bagaimana


menurutmu gadis yang menghukum Heng er ? gadis yang sopan, tahu aturan, tidak


kau bahkan belum pernah melihat gadis itu !” Pangeran pertama mengangguk “dari


info yang kudapatkan, gadis itu sangat ceria dan polos… tapi saat tidak dapat


menasehati Heng er, langsung turun tangan…”


            Pangeran kedua teringat akan info yang didapatnya “ge,


jangan lupa disampingnya ada seorang pria…” Pangeran pertama yang mendengar


perkataan Pangeran kedua menunduk “hmm… Heng er menyebutnya gadis ingusan,


harusnya usianya masih kecil… mengenai pria di sampingnya, setelah bertemu


dapat memahami situasinya terlebih dahulu… gadis sekecil itu, tidak mungkin


sudah memiliki pasangan. Tapi dimana Heng er ? apa dia sudah bersiap ?”


            Pangeran kedua mengangguk “die sudah berulang kali


memperingatinya untuk tidak berbuat kesalahan pada perayaan ini. Heng er sudah pergi


bersiap. Die kali ini juga sudah tidak menoleransi perbuatannya. Die menurunkan


titahnya, jika Heng er melakukan hal buruk dalam perayaan kali ini makan Heng


er akan dihukum ke pondok Li Dan selama 200 tahun” Pangeran pertama cekikikan “seharusnya


sudah dari dulu seperti itu padanya…” Pangeran kedua pun tersenyum sambil


menghela nafas.


            Berbeda dengan kedua pangeran yang bisa bercanda tawa,


Putri Arogan yang dipanggil Heng er, sedang menekan emosinya yang berlebihan. Putri


arogan tidak berani melawan perintah ayahnya, lebih tidak mau dikirim ke Pondok


Lin Dan menjauhi segala fasilitas dan kemewahan yang bisa dia dapatkan di Xi


Hai Gong. Dengan wajah cemberut, Putri Arogan mempersiapkan dirinya di bantu


para dayang untuk memulai penyatuan kedua jenis Lumba-Lumba.


            “Putri, jangan emosi lagi… kali ini Da Wang memang sangat


emosi… selama ini Da Wang sudah berusaha menaikkan pamor anda di hadapan dewa


dewi lainnya. Sampai saat ini, siapa yang tidak tahu Xi Hai Xiao Gong Zhu


adalah pemilik kedua jenis Lumba-Lumba langka ! tapi karena insiden anda terjadi


pada perayaan kali ini, membuat pamor yang dibangun Da Wang dengan susah payah


menjadi pertanyaan dan bahan gosip di mulut dewa dewi.” Seorang dayang


menasehati sang putri.


            “Putri, sebaiknya anda mengikuti nasihat Da Wang,


sementara tahan emosi anda. Ingin balas dendam, tidak perlu terburu-buru. Hamba


yakin setelah perayaan ini berakhir, Da Wang dan kedua Wang Zi akan membantu


anda balas dendam dengan senang hati” dayang lain ikut menasehati. “Tuan Putri,


jika anda tidak dapat menahan diri, yang rugi juga anda sendiri !” dayang yang menasehati,


melirik Putri Arogan dengan kekhawatiran.


            “tapi aku tidak terima… sangat tidak terima… ingin aku


menahan emosi, harus pura-pura tersenyum disaat hatiku sedang emosi adalah


sesuatu yang sangat susah dilakukan… jika aku tidak bertemu dengan gadis


ingusan itu, masih bisa kutahan dengan susah payah… jika sampai gadis ingusan


itu datang, ini merupakan kesempatan buatku… bagaimana mungkin aku melepaskan


kesempatan untuk membalas dendam ini ???” sang Putri Arogan berteriak dengan emosi


ke para dayangnya.


            “Putri jangan emosi… Putri jangan emosi…” semua dayang


berlutut “Putri, tidak dapat bertahan pun harus tetap bertahan… Da Wang sudah


memperingatkan anda… bertahan 3 hari untuk terlepas dari hukuman 200 tahun,


bukankah hal ini adalah hal baik… Putri, demi keselamatan anda sendiri, anda


harus bertahan !” ketiga dayang menyemangati sang Putri Arogan.


            Sang Putri Arogan menghentakkan kakinya “Fu Wang sudah


tidak menyayangiku lagi !” protes dengan wajah kesal. Sang dayang berdiri,


kembali mendandani sang Putri Arogan “Tuan Putri-ku, anda adalah putri


satu-satunya, bagaimana mungkin Da Wang tidak menyayangi anda ! Da Wang


melakukan ini juga demi anda… Da Wang berusaha membangun image anda yang baik


dan berpotensi diluaran bukanlah semua ini untuk anda !”