
Season 2
Bab 1 –
Xue Chun Ling mulai merasa bosan di Xue Zuan Shi Gong. Semenjak
kelahiran kembalinya, Xue Chun Ling tidak pernah melangkahkan kakinya keluar
dari Xue Zuan Shi Gong. Han Ling selalu mengatakan akan membawanya berkeliling
saat tubuhnya sudah benar-benar pulih. Sudah berlalu 2.000 tahun, Han Ling
belum juga membawa Xue Chun Ling keluar berkeliling.
Suatu hari, menggunakan kesempatan Han Ling sedang berbincang
bersama Huo Ling, Xue Chun Ling menghilang dari Xue Zuan Shi Gong. Disaat Xue
Chun Ling menghilang, Han Ling segera menyadari dan langsung mencari. Han Ling
yang sedang berbincang dengan Huo Ling, tidak dapat merasakan aura Xue Chun
Ling. “Dimana Shen Zun ?” Han Ling bertanya pada para pelayan. Para pelayan
menunjuk tempat kosong di hadapannya “Shen Zun baru saja menghilang…”.
Han Ling gusar, segera mencari keluar Xue Zuan Shi Gong. Huo Ling
pun ikut mencari “jie jie bisa pergi kemana ? jie jie tidak mengingat apapun…”
“ini salahku… aku sudah berjanji membawanya berkeliling…” Han Ling di penuhi
penyesalan dan kecemasan. Para Zun Wang bekerja sama mencari, tetap tidak dapat
menemukan Xue Chun Ling di Jiu Chong Tian.
“kemana jie jie pergi ?” Shui Ling berusaha memahami pemikiran
Xue Chun Ling. “Jie jie sudah tidak mengingat apapun… langkah dan tujuannya
tidak mungkin mempunyai arah tujuan yang pasti…” Ling Siang berspekulasi. “Si
Hai Ba Huang begini luas, kemana kita harus mencari jie jie ?” Shui Ling merasa
cemas, tidak mempunyai petunjuk arah tujuan Xue Chun Ling sama sekali.
“Xiao Xue, kau kemana ? kembalilah… Han ge membawamu berkeliling,
bagaimana ? Xiao Xue…” Han Ling bersedih dalam kecemasan. Para Zun Wang hanya
bisa perlahan mencari keberadaan Xue Chun Ling Shen Zun. Sementara Han Ling
tidak beranjak dari Xue Zuan Shi Gong, mendapat tugas untuk menjaga Jiu Chong
Tian, jika sewaktu-waktu Xue Chun Ling kembali. Para Zun Wang akan bergantian
mencari Xue Chun Ling.
Xue Chun Ling merubah penampilan menjadi seorang pemuda,
berjalan-jalan keluar Jiu Chong Tian “cih… Han ge, ini hukumanmu karena selalu
menunda waktu membawaku keluar dengan berbagai alasan…” memainkan kipas di
tangannya.
Xue Chun Ling sampai di wilayah Mei Gui Hua. Penghuni Mei Gui Hua
kebanyakan adalah dewa- dewi yang tampan dan cantik, terlahir dari aura bunga,
sama seperti di Dong Hua Gu. Melewati kehidupan dewa dewi yang panjang, membuat
dewa dewi jadi senang bergosip. Segala masalah yang ada di Si Hai Ba Huang,
dapat diketahui dari mulut para penggosip.
“Hei… bagaimana ? apa ada yang berhasil melihat wajah Shen Zun ?”
“haih jangan dibahas lagi… walaupun berhasil masuk ke Xue Zuan Shi Gong menjadi
pelayan, tetap tidak bisa melihat Shen Zun walau sekilas…” “hmm… apa sesusah
itu ?” “aih jangan mengatakan Han Ling Shen Jun yang begitu menjaga Shen Zun,
para dayang dalam pun menutup rapat celah bertemu Shen Zun…” terdengar
pembicaraan pada dewa dewi bunga.
“huh Xing Jun pun tidak dapat bertemu Shen Zun, apalagi kita dewa
dewi kecil ini !” mulai terdengar keluhan “dengar-dengar Dong Huang sana, sudah
beberapa kali naik ke Jiu Chong Tian, mengundang para Zun Wang.” “aku juga
sudah mendengarnya ! tujuannya adalah bertemu Shen Zun…” “semenjak Shen Zun
menampakkan diri di Xi Hai, Xi Hai mendapat berkah yang luar biasa…”
“jangan berbicara seperti itu ! siapa Shen Zun ! beliau adalah
dewi yang berada jauh di atas. Keagungannya bukan sembarang yang bisa
dewa bunga berkomentar.
“yah dari dulu sudah mendengar Shen Zun yang tidak suka dikenali…
beliau selalu berjalan sesuai dengan keinginannya…” “hmm… apapun itu, Shen Zun
selalu hadir di saat yang tepat…” Xue Chun Ling mendengar semua pembicaraan
para dewa dewi bunga, penasaran dengan Shen Zun yang dikatakan semua. Selama
ini di Xue Zuan Shi Gong, tidak ada yang pernah membahas kehidupannya
sebelumnya.
“hai… bisakah kalian menceritakan Shen Zun yang kalian katakan
itu ? dewa seperti apa beliau ?” Xue Chun Ling bertanya pada seorang dewa
bunga. Para dewa bunga terkejut akan kedatangan Xue Chun Ling “anda siapa ?
tampaknya anda adalah roh yang baru menjelma kan !” salah satu dewi bertanya.
“ah dewi, anda benar sekali… aku baru saja menjelma 2.000 tahun.
Kakak dewi, aku melihat kalian membahas Shen Zun. Bisakah menceritakan padaku,
dewa seperti apa Shen Zun ?” Xue Chun Ling yang penasaran, bicara apa adanya.
“adik, bagaimana kami memanggilmu ?” seorang dewa bunga bertanya
“panggil saja aku Xiao Chun…” Xue Ling dengan cepat menjawab “ah baik Xiao
Chun… apa yang kau ketahui tentang para Zun Wang ?” seorang dewi bunga kembali
bertanya.
“em… hanya sebatas para Zun Wang yang mengatur Shen Jie dari Jiu
Chong Tian. Jiejie, apa ada cerita menarik tentang para Zun Wang ?” pertanyaan
Xue Chun Ling membangkitkan jiwa penggosip para dewa dewi bunga. “ah adik,
kalau begitu kau sudah bertanya pada pihak yang benar… ayo kemarilah, kami akan
menceritakan tentang Zun Wang…” seorang dewa bunga menarik Xue Chun Ling duduk
di sekitar mereka.
“ingin mengetahui cerita para Zun Wang, harus dimulai dari
150.000 tahun silam.” Seorang dewi bunga mulai bercerita. Xue Chun Ling melihatnya
dengan mata besarnya, berkali-kali mengerutkan kening “sebenarnya dewi seperti
apa Shen Zun ?”
Para dewa dewi bunga menggeleng “semua tahu Shen Zun adalah dewi paling
welas asih dan paling agung. Segala perang, pertempuran, pertentangan, berkah,
tindakannya menjadi panutan bagi semua” “hmm… ada yang mengatakan Shen Zun
adalah dewi yang sangat dingin, tidak tersentuh oleh siapapun. Bahkan Tian Zun
dan Xian Zun saat ini pun, adalah hasil binaan Shen Zun.” Semua mengangguk.
“Fu Shen Mu Shen yang awalnya memimpin Jiu Chong Tian, lebih
menaruh perhatian pada Tian Zun dan Xian Zun yang sekarang. Jika tidak ada
perang 250.000 tahun lalu, tidak ada yang mengetahui sepak terjang Shen Zun.
Dibanding Fu Shen Mu Shen, Shen Zun memiliki kisah perjuangan yang lebih
banyak” “yah bahkan disaat terakhir, Shen Zun lah yang menolong Fu Shen Mu Shen
lolos dari kesusahan”
“jasa besar penyelamatan yang dilakukan Shen Zun pada Fu Shen Mu
Shen itulah, yang langsung mengangkat Shen Zun ke posisi saat ini.” “kudengar,
semenjak mengetahui sepak terjang Shen Zun, semua beralih lebih banyak
mengagumi dan menjadikannya sebagai panutan…” “tapi Shen Zun ini sangat licin…
semua sepak terjangnya, sangat sedikit yang dapat membongkar identitasnya.”
“ah jangan berkata seperti itu ! aksi Shen Zun di Xi Hai langsung
teridentifikasi oleh Xi Hai Shui Jun saat itu” “iya, aku mendengar dari
temanku… aksi Shen Zun bersama para Zun Wang dan para kumpulan lumba-lumba
sangat memukau saat itu…” “kecantikan dan keceriaan Shen Zun sudah merasuk ke dalam
hati banyak dewa dewi…” “tapi setelah itu, Shen Zun menenggelamkan diri dan
tidak terdengar kabarnya hingga saat ini…”