
Dengan tidurnya Bai Feng Jiu, semua juga tidak tahu harus
membahas apa karena di otak mereka berputar segala pertanyaan yang hanya Bai
Feng Jiu bisa menjawabnya. Dong Hua acuh tak acuh, menggendong Bai Feng Jiu
kembali ke Tai Chen Gong “Dong Hua, menurutmu apa yang terjadi dengan para
tetua itu selama 5.000 tahun ini ?” Lian Song sebagai raja gosip sangat
penasaran dengan hal yang terjadi. “haih san dian xia, ini sudah tidak perlu
ditanyakan !” Zhe Yan acuh tak acuh “ooo… bagaimana maksudnya ?” Lian Song
belum menyerah “san dian xia, dengan sifat Xiao Jiu yang membedakan budi dan
dendam itu, menurut anda apa yang terjadi. Jangan lupa Xiao Jiu adalah Qing Qiu
Da Mo Wang, julukannya itu bukan asal diberikan”.
“Mereka tidak akan berani menindasnya lagi !” Bai Qian berkata
sinis. “Zhe Yan, bagaimana kondisi Xiao Jiu ?” Bai Yi cemas, Zhe Yan santai
“tidak ada masalah, semua lukanya sudah sembuh…” “apa Xiao Jiu butuh biguang ?”
Bai Zhen menanyakan kebiasaan para dewa yang baru sadar dari tidur panjang. Zhe
Yan menggeleng “Zhen Zhen, hal ini hanya Xiao Jiu yang bisa menjawabnya. Di
tubuh Xiao Jiu, aku tidak bisa memeriksa energinya seperti air yang terus
mengalir. Dia bisa mengatur semua energi dan memakai semaunya saja”
“hmm bagaimana peningkatan Xiao Jiu ?” Sou Wan sangat penasaran,
Zhe Yan mengangkat bahunya “Zhe Yan, pulihkan Xiao Jiu secepatnya, dia masih
mempunyai janji bertarung denganku” kata Sou Wan dengan antusias, yang menerima
tatapan sinis Dong Hua “eh Dong Hua, tidak perlu melihatku seperti itu,
bukankah kau juga penasaran !” Dong Hua berbicara dingin “tidak ada pertarungan
hingga Xiao Bai pulih…” Dong Hua menyegel Tai Chen Gong, tidak menerima tamu,
hanya ada mereka sekeluarga bertiga dan Chong Lin.
“Di Jun, apa yang anda lakukan selama aku tertidur ?” Bai Feng
Jiu bertanya sambil bersantai “Xiao Bai, kebanyakan waktuku menemanimu,
menemani dan mengajari Gun Gun. Sekali-kali ke Jiu Jong Tian menghadiri
pertemuan dan mengurus beberapa masalah. Xiao Bai, cepatlah pulih, pernikahan kita
masih menunggumu !” Dong Hua memeluk Bai Feng Jiu “pernikahan ? ” Dong Hua
berdehem “hmm… aku masih berhutang 1 pernikahan padamu ! aku tidak mau ayahmu
datang dan membawamu pergi dariku !” Bai Feng Jiu cekikikan.
Dong Hua tersenyum “bagaimana kondisimu ? apa masih ada yang
sakit ?” Bai Feng Jiu menggeleng “sudah tidak sakit hanya masih kurang
bertenaga, cepat lelah…” Dong Hua memeriksa nadi Bai Feng Jiu “bagaimana dengan
energimu ?” Bai Feng Jiu “sejalan dengan pemulihanku !” “Xiao Bai, apa kau
perlu biguang ?” “hmm… biguang adalah hal yang baik… hanya saja aku ingin
melihat Fan Yin Gu !” “Fan Yin Gu ?” “Di Jun, apa Jie Lu sudah kembali ke Fan
Yin Gu ?” “sudah… 8 bulan setelah kau tidak sadarkan diri, aku sudah
mengembalikan Fan Yin Gu seperti semula. Kau ingin bertemu Jie Lu ?” Bai Feng
Jiu mengangguk “bisakah ?” “bisa saja, tunggu tubuhmu lebih kuat” “baik…”
Bai Feng Jiu tersenyum, Dong Hua membelai kepalanya dengan
sayang “setelah itu kau akan biguang ?” Bai Feng Jiu mengangguk “sudah saatnya.
Tapi kalau aku biguang, Gun Gun bagaimana ?” mengingat Gun Gun yang sangat
manja padanya semenjak sadar. Tidak sedikit pertengkaran Dong Hua – Gun Gun
terdengar karena memperebutkan Bai Feng Jiu. Dong Hua menenangkan “Xiao Bai,
kau biguang dengan tenang, Gun Gun akan mengerti. Kau bukan terluka juga bukan
tidur panjang, kami tidak keberatan menunggu selama demi kebaikanmu !” Bai Feng
Jiu tersenyum manis.
yang ingin dilakukan Bai Feng Jiu “biguang ? Fu Qin, berapa lama Niang Qin
perlu biguang ?” Gun Gun tidak keberatan hanya ingin tahu waktunya “hmm jika Fu
Qin tidak salah, kemungkinan Xiao Bai butuh 200 – 500 tahun” Dong Hua
memikirkan kondisi Bai Feng Jiu yang diketahuinya “hmm baik Fu Qin, Gun Gun
akan menunggu Niang Qin…” Dong Hua tersenyum membelai kepala Gun Gun “kita
menunggu bersama !” Gun Gun mengangguk.
Dong Hua akhirnya membuka Tai Chen Gong atas permintaan Bai Feng
Jiu “Di Jun, apakah anda mau mengurungku selamanya disini ?” Bai Feng Jiu
bertanya dengan wajah nakalnya. Dong Hua mengangguk “selama-lamanya, hanya kau
dan aku berdua !” memeluk Bai Feng Jiu “bagaimana dengan Gun Gun ?” Dong Hua
cemberut, tidak menjawab “Di Jun, Gun Gun adalah putramu !” “hmm… dia selalu
ingin merebutmu dariku !” Dong Hua protes dengan wajah tertindas. “ooo…” “Xiao
Bai, Gun Gun adalah putra kita tentu aku akan baik padanya tapi kau hanya
milikku saja” Bai Feng Jiu mengerucutkan bibirnya.
Dong Hua tersenyum, menggelengkan kepalanya “haih Xiao Hu Li,
cepatlah pulih, aku sudah tidak sabar mengadakan pernikahan kita !” Bai Feng
Jiu mengerutkan kening “ada apa ? Di Jun, Gun Gun saja sudah begitu besar… kita
juga sudah pernah mengadakan pernikahan, sudah membuat surat pernikahan di Han
Shen Chen Ren…” Dong Hua menggeleng “aku ingin membuat perayaan pernikahan kita
yang lebih dari pada sebelumnya… aku ingin semua mengetahui, kau Bai Feng Jiu
adalah Dong Hua Di Jun – Di Hou… Xiao Bai, pernikahan yang lalu adalah suatu
penyesalan untukku… aku akan mengembalikannya padamu… membuatmu secara resmi
menjadi Tai Chen Gong Nu Zhu Ren - Di Hou-ku satu-satunya. Kau tidak perlu
mengkhawatirkan apapun, cukup pulihkan dirimu. Semua akan kuurus, kau hanya
perlu bersiap menjadi pengantinku yang tercantik” Bai Feng Jiu tersenyum,
mengangguk dan memeluk Dong Hua.
“wajah es, apa perlu sampe begini ?” Yan Ci Wu masuk langsung
menghardik Dong Hua yang acuh tak acuh “Xiao Yan, kenapa kau masih suka
berteriak !” Bai Feng Jiu datang membawa berbagai macam kue buatannya “Xiao
Jiu, susah sekali menemuimu… ah tidak membicarakan ini… saudaraku, bagaimana
kondisimu ?” Yan Ci Wu mengamati Bai Feng Jiu “sudah jauh membaik ! terima
kasih atas perhatianmu !” Bai Feng Jiu tersenyum. Yan Ci Wu berjalan memutari
Bai Feng Jiu “benarkah ?” Bai Feng Jiu mengangguk. Yan Ci Wu segera tersenyum
menatap Bai Feng Jiu “jadi kapan akan bertarung denganku ?” “aaa…” Bai Feng Jiu
termangu.
Dong Hua langsung menarik Bai Feng Jiu duduk di sampingnya “Xiao
Bai masih perlu biguang !” “Xiao Jiu, kau perlu biguang ?” Yan Ci Wu tidak
memaksa, Bai Feng Jiu mengangguk “setelah dari Fan Yin Gu akan biguang !” “kau
mau ke Fan Yin Gu ?” “sudah lama tidak bertemu Jie Lu…” “ah benar, kalau begitu
aku pergi bersamamu…” pembicaraan Bai Feng Jiu dan Yan Ci Wu.
“Dong Hua, tidak mengungkitnya hampir saja melupakannya. Jie Lu
meminta kesediaanmu untuk kembali mengajar di Fan Yin Gu !” Yan Ci Wu
menyampaikan pesan Jie Lu. Dong Hua acuh tak acuh “Di Jun, bukankah anda setiap
10 tahun ke Fan Yin Gu ?” Bai Feng Jiu bertanya “Xiao Bai, dulu aku kesana
untuk memeriksa Miao Yi Yuan…” Dong Hua menjelaskan “hmm… tapi Di Jun, bagi
kaum Bi Yi Niao, kedatangan anda sangat berarti ! setidaknya mereka dengan
kehidupannya yang terbatas dapat mengenal dan mengetahui info di luar”