The Power Of Love

The Power Of Love
I - 31



     Dengan tidurnya Bai Feng Jiu, semua juga tidak tahu harus


membahas apa karena di otak mereka berputar segala pertanyaan yang hanya Bai


Feng Jiu bisa menjawabnya. Dong Hua acuh tak acuh, menggendong Bai Feng Jiu


kembali ke Tai Chen Gong “Dong Hua, menurutmu apa yang terjadi dengan para


tetua itu selama 5.000 tahun ini ?” Lian Song sebagai raja gosip sangat


penasaran dengan hal yang terjadi. “haih san dian xia, ini sudah tidak perlu


ditanyakan !” Zhe Yan acuh tak acuh “ooo… bagaimana maksudnya ?” Lian Song


belum menyerah “san dian xia, dengan sifat Xiao Jiu yang membedakan budi dan


dendam itu, menurut anda apa yang terjadi. Jangan lupa Xiao Jiu adalah Qing Qiu


Da Mo Wang, julukannya itu bukan asal diberikan”.


     “Mereka tidak akan berani menindasnya lagi !” Bai Qian berkata


sinis. “Zhe Yan, bagaimana kondisi Xiao Jiu ?” Bai Yi cemas, Zhe Yan santai


“tidak ada masalah, semua lukanya sudah sembuh…” “apa Xiao Jiu butuh biguang ?”


Bai Zhen menanyakan kebiasaan para dewa yang baru sadar dari tidur panjang. Zhe


Yan menggeleng “Zhen Zhen, hal ini hanya Xiao Jiu yang bisa menjawabnya. Di


tubuh Xiao Jiu, aku tidak bisa memeriksa energinya seperti air yang terus


mengalir. Dia bisa mengatur semua energi dan memakai semaunya saja”


     “hmm bagaimana peningkatan Xiao Jiu ?” Sou Wan sangat penasaran,


Zhe Yan mengangkat bahunya “Zhe Yan, pulihkan Xiao Jiu secepatnya, dia masih


mempunyai janji bertarung denganku” kata Sou Wan dengan antusias, yang menerima


tatapan sinis Dong Hua “eh Dong Hua, tidak perlu melihatku seperti itu,


bukankah kau juga penasaran !” Dong Hua berbicara dingin “tidak ada pertarungan


hingga Xiao Bai pulih…” Dong Hua menyegel Tai Chen Gong, tidak menerima tamu,


hanya ada mereka sekeluarga bertiga dan Chong Lin.


     “Di Jun, apa yang anda lakukan selama aku tertidur ?” Bai Feng


Jiu bertanya sambil bersantai “Xiao Bai, kebanyakan waktuku menemanimu,


menemani dan mengajari Gun Gun. Sekali-kali ke Jiu Jong Tian menghadiri


pertemuan dan mengurus beberapa masalah. Xiao Bai, cepatlah pulih, pernikahan kita


masih menunggumu !” Dong Hua memeluk Bai Feng Jiu “pernikahan ? ” Dong Hua


berdehem “hmm… aku masih berhutang 1 pernikahan padamu ! aku tidak mau ayahmu


datang dan membawamu pergi dariku !” Bai Feng Jiu cekikikan.


     Dong Hua tersenyum “bagaimana kondisimu ? apa masih ada yang


sakit ?” Bai Feng Jiu menggeleng “sudah tidak sakit hanya masih kurang


bertenaga, cepat lelah…” Dong Hua memeriksa nadi Bai Feng Jiu “bagaimana dengan


energimu ?” Bai Feng Jiu “sejalan dengan pemulihanku !” “Xiao Bai, apa kau


perlu biguang ?” “hmm… biguang adalah hal yang baik… hanya saja aku ingin


melihat Fan Yin Gu !” “Fan Yin Gu ?” “Di Jun, apa Jie Lu sudah kembali ke Fan


Yin Gu ?” “sudah… 8 bulan setelah kau tidak sadarkan diri, aku sudah


mengembalikan Fan Yin Gu seperti semula. Kau ingin bertemu Jie Lu ?” Bai Feng


Jiu mengangguk “bisakah ?” “bisa saja, tunggu tubuhmu lebih kuat” “baik…”


     Bai Feng Jiu tersenyum, Dong Hua membelai kepalanya dengan


sayang “setelah itu kau akan biguang ?” Bai Feng Jiu mengangguk “sudah saatnya.


Tapi kalau aku biguang, Gun Gun bagaimana ?” mengingat Gun Gun yang sangat


manja padanya semenjak sadar. Tidak sedikit pertengkaran Dong Hua – Gun Gun


terdengar karena memperebutkan Bai Feng Jiu. Dong Hua menenangkan “Xiao Bai,


kau biguang dengan tenang, Gun Gun akan mengerti. Kau bukan terluka juga bukan


tidur panjang, kami tidak keberatan menunggu selama demi kebaikanmu !” Bai Feng


Jiu tersenyum manis.


yang ingin dilakukan Bai Feng Jiu “biguang ? Fu Qin, berapa lama Niang Qin


perlu biguang ?” Gun Gun tidak keberatan hanya ingin tahu waktunya “hmm jika Fu


Qin tidak salah, kemungkinan Xiao Bai butuh 200 – 500 tahun” Dong Hua


memikirkan kondisi Bai Feng Jiu yang diketahuinya “hmm baik Fu Qin, Gun Gun


akan menunggu Niang Qin…” Dong Hua tersenyum membelai kepala Gun Gun “kita


menunggu bersama !” Gun Gun mengangguk.


     Dong Hua akhirnya membuka Tai Chen Gong atas permintaan Bai Feng


Jiu “Di Jun, apakah anda mau mengurungku selamanya disini ?” Bai Feng Jiu


bertanya dengan wajah nakalnya. Dong Hua mengangguk “selama-lamanya, hanya kau


dan aku berdua !” memeluk Bai Feng Jiu “bagaimana dengan Gun Gun ?” Dong Hua


cemberut, tidak menjawab “Di Jun, Gun Gun adalah putramu !” “hmm… dia selalu


ingin merebutmu dariku !” Dong Hua protes dengan wajah tertindas. “ooo…” “Xiao


Bai, Gun Gun adalah putra kita tentu aku akan baik padanya tapi kau hanya


milikku saja” Bai Feng Jiu mengerucutkan bibirnya.


     Dong Hua tersenyum, menggelengkan kepalanya “haih Xiao Hu Li,


cepatlah pulih, aku sudah tidak sabar mengadakan pernikahan kita !” Bai Feng


Jiu mengerutkan kening “ada apa ? Di Jun, Gun Gun saja sudah begitu besar… kita


juga sudah pernah mengadakan pernikahan, sudah membuat surat pernikahan di Han


Shen Chen Ren…” Dong Hua menggeleng “aku ingin membuat perayaan pernikahan kita


yang lebih dari pada sebelumnya… aku ingin semua mengetahui, kau Bai Feng Jiu


adalah Dong Hua Di Jun – Di Hou… Xiao Bai, pernikahan yang lalu adalah suatu


penyesalan untukku… aku akan mengembalikannya padamu… membuatmu secara resmi


menjadi Tai Chen Gong Nu Zhu Ren - Di Hou-ku satu-satunya. Kau tidak perlu


mengkhawatirkan apapun, cukup pulihkan dirimu. Semua akan kuurus, kau hanya


perlu bersiap menjadi pengantinku yang tercantik” Bai Feng Jiu tersenyum,


mengangguk dan memeluk Dong Hua.


     “wajah es, apa perlu sampe begini ?” Yan Ci Wu masuk langsung


menghardik Dong Hua yang acuh tak acuh “Xiao Yan, kenapa kau masih suka


berteriak !” Bai Feng Jiu datang membawa berbagai macam kue buatannya “Xiao


Jiu, susah sekali menemuimu… ah tidak membicarakan ini… saudaraku, bagaimana


kondisimu ?” Yan Ci Wu mengamati Bai Feng Jiu “sudah jauh membaik ! terima


kasih atas perhatianmu !” Bai Feng Jiu tersenyum. Yan Ci Wu berjalan memutari


Bai Feng Jiu “benarkah ?” Bai Feng Jiu mengangguk. Yan Ci Wu segera tersenyum


menatap Bai Feng Jiu “jadi kapan akan bertarung denganku ?” “aaa…” Bai Feng Jiu


termangu.


     Dong Hua langsung menarik Bai Feng Jiu duduk di sampingnya “Xiao


Bai masih perlu biguang !” “Xiao Jiu, kau perlu biguang ?” Yan Ci Wu tidak


memaksa, Bai Feng Jiu mengangguk “setelah dari Fan Yin Gu akan biguang !” “kau


mau ke Fan Yin Gu ?” “sudah lama tidak bertemu Jie Lu…” “ah benar, kalau begitu


aku pergi bersamamu…” pembicaraan Bai Feng Jiu dan Yan Ci Wu.


     “Dong Hua, tidak mengungkitnya hampir saja melupakannya. Jie Lu


meminta kesediaanmu untuk kembali mengajar di Fan Yin Gu !” Yan Ci Wu


menyampaikan pesan Jie Lu. Dong Hua acuh tak acuh “Di Jun, bukankah anda setiap


10 tahun ke Fan Yin Gu ?” Bai Feng Jiu bertanya “Xiao Bai, dulu aku kesana


untuk memeriksa Miao Yi Yuan…” Dong Hua menjelaskan “hmm… tapi Di Jun, bagi


kaum Bi Yi Niao, kedatangan anda sangat berarti ! setidaknya mereka dengan


kehidupannya yang terbatas dapat mengenal dan mengetahui info di luar”