The Power Of Love

The Power Of Love
I - 10



          “hmm… aku sudah tahu !” terdengar suara perbincangan,


semakin lama semakin mendekat ke Tai Chen gong “kau baru saja mengeluarkan


energi besar, baik-baiklah beristirahat !” “masih tidak bisa saat ini !”


“kenapa ? masalah Ye Qing Ti sudah selesai, Fan Yin Gu juga sudah aman dalam jiejuemu,


masih ada hal apa yang kau risaukan ?” “tidak membicarakan hal ini. Bagaimana


hal yang itu ?” “sudah lewat begitu lama, aku masih sedang mencarinya. Tenang


saja, setelah mendapat info akan segera memberitahumu !” “hmm… terima kasih…


lain hari akan memberikan 5 botol arak padamu !” “walaupun tidak seenak arak


Zhe Yan Shan Shen, masih bisa dipaksakan untuk menerimanya !” “hei… itu adalah


jerih payahku selama ini… cih, kau tidak tahu menghargai barang berharga !”


“hahaha… benar… benar… jerih payah Nu Jun… sudah, aku pergi dulu… kau harus


beristirahat… aku akan memberitahumu jika ada kabar terbaru…” “hmm… terima


kasih… ini bawalah…” “hmm… lumayan wangi… bukan saja spiritual meningkat,


bahkan keahlian membuat arak juga meningkat…” “ini sudah sangat menguntungkanmu


!” “hahaha… bisa memiliki keberuntungan menikmati arak Nu Jun, tentu saja


menguntungkan… terima kasih ya, jalan dulu…”


          “Niang Qin… Niang Qin…” Bai Feng Jiu baru saja berbalik,


sudah tertubruk tubuh kecil Gun Gun “aiyo Gun Gun a, kau ingin meremukkan tubuh


Niang Qin-mu kah ?” Gun Gun segera melepas pelukan “Niang Qin, Fu Qin sudah


bangun, bertanya beberapa hal aneh padaku !” Bai Feng Jiu mengerutkan kening “hal


aneh ?” Gun Gun mengangguk “Fu Qin bertanya padaku, apa ada yang berbeda pada


Niang Qin dan apa ada sesuatu dengan tubuh Niang Qin !” sambil berkata, Gun Gun


memutar-mutar tubuh Bai Feng Jiu, mengecek tubuhnya.


          Bai Feng Jiu kebingungan dengan tingkah Gun Gun “Gun Gun,


apa yang sebenarnya mau kau lakukan ?” Gun Gun tidak menjawab, memeriksa kedua


lengan Bai Feng Jiu. Bai Feng Jiu mengerutkan keningnya “Xiao Bai…” mengangkat


kepala melihat Dong Hua yang berjalan menghampirinya dengan tampang cemberut


dan langsung memeluknya. Bai Feng Jiu termangu berdiri disana, tidak bergerak


dan kebingungan. Dong Hua mendengar dan melihat interaksi Bai Feng Jiu dan Sie


Gu Cou yang tampak sangat akrab, membuatnya sangat cemburu, emosi, dan takut.


          Bai Feng Jiu mendapat kesadarannya kembali, mendorong Dong


Hua “ka… kalian… apa yang kalian lakukan ?” Dong Hua pun teringat “Xiao Bai,


bagaimana kau menghilangkan Qiu Shui Du ?” memegang tangan Bai Feng Jiu. Bai


Feng Jiu mundur “kau.. kau… mau bertanya, tanya saja ? tidak perlu gerak kaki


dan tangan !” “Xiao Jiu…” Dong Hua belum mendapat jawaban yang diinginkan,


sudah terdengar lagi suara lainnya.


          Semua berbalik ke arah suara “Di Jun…” memberi hormat “Xiao


Jiu, gugu datang menjemputmu !” Bai Qian menghampiri mereka. Bai Feng Jiu bingung


“gugu, menjemputku kemana ?” Bai Qian memegang tangan Bai Feng Jiu “gufu dan


Tian Jun meminta gugu membawamu mengikuti pertemuan !” Bai Feng Jiu mengerutkan


kening “bukankah yeye sudah menghadirinya ?” ”Xiao Jiu…” baru saja berkata,


sudah ternampak Bai Ce yang berjalan mendekati mereka, dibelakangnya ada Zhe Yan,


Sou Wan dan Mo Yuan.


          “yeye, kau membawa Shi Zhu dan Mo Yuan Shan Shen datang,


apa untuk berkelahi lagi ? Shi Zhu, baru beberapa hari, sudah menemukan cara


lain ?” Bai Feng Jiu menatap rombongan yang baru datang. Bai Ce “Xiao Jiu,


tidak akan ada yang berkelahi. Yeye datang membawamu ke pertemuan.” Bai Feng


Jiu mengerutkan kening “yeye, gugu, apa kalian sedang merencanakan untuk


memanipulasiku lagi ?” semuanya menggeleng.


          Setelah menyapa semuanya, Bai Ce menatap Bai Feng Jiu “Xiao


Jiu, semua sudah tahu yang kau lakukan di Fan Yin Gu, ingin menanyakan


pendapatmu untuk masalah selanjutnya !” Bai Feng Jiu merajuk “yeye, aku tidak


apa masih perlu takut dengan mereka ?” Bai Feng Jiu menggeleng “tidak takut…


tidak ada yang menarik, bahkan sangat membosankan ! yeye, kau pergilah… ada


apa-apa kabarkan padaku saja ya !” Bai Ce menggeleng “Xiao Jiu, kau adalah Qing


Qiu Nu Jun, ada tanggung jawab yang tidak bisa kau hindari ! kau sudah membantu


masalah Fan Yin Gu, ikutlah ke pertemuan, mungkin terfikirkan cara lainnya” Bai


Feng Jiu cemberut.


          Zhe Yan tersenyum, mengambil dan memeriksa nadi Bai Feng


Jiu “sudah lebih baik… Xiao Jiu, ada kami menemanimu, mereka tidak akan


menyusahkanmu !” Bai Feng Jiu “mereka bukan tidak akan tapi tidak bisa… dengan


kemampuan dan otak seperti itu, mereka tidak menjadi mainanku saja, sudah


sangat baik untuk mereka !” berkata malas. Zhe Yan cekikikan “betul… betul… Nu


Jun terhebat…” “Xiao Jiu, jalan…” Bai Ce mengajak. Bai Feng Jiu menghela nafas


kasar “harus pergikah ?” semua mengangguk “cih… entah kenapa harus terlibat


dengan kalian para dewa tua ini ! tidak menarik dan sangat membosankan…”


menggerutu sambil berjalan. Semua mendengar gerutuannya, tersenyum,


menggelengkan kepala.


          “Zhe Yan, apa ada Qiu Shui Du di tubuh Xiao Bai ?” Dong Hua


bertanya sambil berjalan. Zhe Yan mengerutkan kening “aku tidak merasakannya,


ada apa ?” menarik tangan Dong Hua dan memeriksanya “Qiu Shui Du-mu sudah


hilang ! ada peningkatan energi dalam tubuhmu ! apa yang telah terjadi ?” Dong


Hua menggeleng “aku juga tidak jelas. Periksalah Xiao Bai dengan baik, aku


takut…” Zhe Yan membesarkan matanya “maksudmu, Xiao Jiu yang membantumu


menghilangkan Qiu Shui Du ?” Dong Hua mengangguk.


          Zhe Yan “anak ini ! apa Xiao Jiu sudah menerimamu ?” Dong


Hua menggeleng “tidak menerima dan juga tidak menolak !” Zhe Yan mengangguk


“setidaknya ada peningkatan. Nanti aku akan memeriksanya lagi… tenanglah, Xiao


Jiu nampak baik-baik saja” Dong Hua menghela nafas “aku tidak ingin terjadi


sesuatu padanya lagi !”


          Disaat mereka tiba diluar Ling Bao Dian, Sie Ming dan Cheng


Yu sudah menunggu “Feng Jiu, akhirnya kalian datang !” Cheng Yu langsung


menarik Bai Feng Jiu “Cheng Yu, kau disini menungguku kah ?” Cheng Yu


mengangguk “ayo cepatlah masuk !” Bai Feng Jiu semakin bingung, ditarik Cheng


Yu masuk Ling Bao Tian “Nu Jun… Di Jun… bla… bla… bla…” semua memberi hormat.


          Bai Feng Jiu yang masih kebingungan hanya lewat saja sambil


mengikuti langkah Cheng Yu hingga tempat Qing Qiu Nu Jun “Feng Jiu, duduklah


ayo…” Cheng Yu terburu-buru. Bai Feng Jiu duduk dengan wajah yang kebingungan


“sekarang bisa beritahukan padaku kan ! ada apa ini ? kenapa kau terburu-buru


seperti ini ?” menatap Cheng Yu yang duduk di sampingnya.


          Cheng Yu segera mendekat ke arah Bai Feng Jiu “Feng Jiu,


kuberitahu, bukan hanya aku saja yang cemas, semua yang disini sedang sangat


cemas” Bai Feng Jiu mengerutkan kening “apa yang terjadi ?” Cheng Yu


melanjutkan “apakah kau belum mengetahuinya ?” Bai Feng Jiu menggeleng “haih


Feng Jiu, satu Jiu Jong Tian sudah membicarakan beritamu. Kau sebagai tokoh


utama malah tidak mengetahui apapun.”


          Bai Feng Jiu menunjuk dirinya “membicarakanku ? ada apa


denganku ?” Cheng Yu menghela nafas “Feng Jiu…” “Nu Jun…” belum sempat


menjelaskan apapun, sebuah suara sudah memanggil Bai Feng Jiu kembali. Bai Feng


Jiu mencari sumber suara dan melihat Tian Jun dan mata lainnya yang sedang


tertuju padanya, menelan ludah. Bai Feng Jiu beralih melihat Cheng Yu dan


keluarganya yang juga memandangnya.