The Power Of Love

The Power Of Love
Tak Tahu Malu



" Mohon maaf ada apa ini ? " , tanya Ayah Alex dingin , tidur siangnya harus terganggu karna suara keributan diruang tamu .


Ayah Alex , bunda Shalwa dan Naura kini sudah berada diruang tamu bahkan Naura sampai meninggalkan Aira yang masih tertidur dikamar seorang diri .


" Pak Alex " , ujar papah Mauryn sedikit kaget melihat kehadiran Ayah Alex .


Ayah Alex mengerutkan dahinya bingung , seingatnya ia belum pernah bertemu dengan orang yang ada dihadapannya .


" Maaf pak apa kita pernah bertemu ? " , tanya Ayah Alex bingung .


" Oh belum pak , tapi siapa sii yang tak mengenali sosok pak Alex Wiguna ? , semua pasti tahu apalagi dikalangan pembisnis " , jawab papah Mauryn seraya tersenyum .


Ayah Alex hanya diam seraya merhatikan orang yang tengah berbicara dengannya .


" Oh ya pak Alex perkenalkan saya Anton dan saya sudah mengajukan kerja sama dengan pihak kantor bapak namun sampai saat ini belum ada persetujuan " ujarnya lagi penuh percaya diri seraya mengulurkan tangan .


" Alex " , jawab Ayah Alex singkat seraya menjabat tangan Anton .


" Papah ini apa-apaan sii ? , malah membahas masalah kerjaan , pikirkan nasib anak kita gimana pah ? " , timpal mamah Mauryn seraya melototi suaminya .


" Iya mah sabar dulu " , balas papah Mauryn , lalu ia membisikan sesuatu ke telinga istrinya , entah mereka sedang membicarakan apa ? , tapi mamah Mauryn langsung menganggukan kepala seraya tersenyum penuh arti .


" Aduh pak Alex , maafkan saya sudah membuat keributan dirumah mewah bapak , saya sungguh tidak bermaksud pak " , Ujar mamah Mauryn seolah menyesali perbuatannya.


Naura dan Bunda Shalwa mereka langsung mengerutkan dahinya lalu saling lirik , ada apa dengan mamah Mauryn tadi teriak-teriak sekarang dia bersikap so manis .


" Iya pak tadi istri saya tidak sengaja , maaf jika sudah mengganggu waktu istirahat kalian semua " , Timpal papah Mauryn membenarkan perkataan istrinya .


Ayah Alex sebenarnya malas berhadapan dengan orang seperti mereka dan ia yakin Anton telah membisikan sesuatu yang mampu membuat istrinya langsung bersikap so manis .


Ayah Alex tak menghiraukan perkataan pasangan suami istri itu , ia langsung mendekat ke arah Azka dan menanyakan apa yang sebenarnya sudah terjadi .


" Kak ada apa nak ? , apa yang sudah terjadi ? " , tanya Ayah Alex sambil menepuk bahu Azka pelan .


" Mmm ini yah mereka adalah orang tuanya Mauryn dan mereka tak terima Mauryn masuk penjara " , jelas Azka .


Ayah Alex langsung menganggukan kepala mengerti .


" Maaf bapak Alex ini ada hubungan apa dengan Azka ? " , tanya mamah Mauryn penasaran .


" Azka ini menantu saya " , jawab Ayah Alex jujur dan membuat sepasang suami istri itu terkaget dan tak percaya .


" Ah pak Alex jangan becanda , saya tahu Azka ini umurnya masih sangat muda gak mungkin ia sudah menikah " , balas mamah Mauryn seraya tertawa garing .


" Memangnya kenapa kalau Azka masih muda ? , apakah ada larangan untuk menikah diusia muda ? " , tanya Ayah Alex beruntun .


" Eh ngga kok pak bukan itu yang dimaksud istri saya " , jawab papahnya Mauryn seraya tersenyum canggung .


Ayah Alex mempersilahkan kedua orang tua Mauryn untuk duduk kembali , tidak sopan rasanya jika mereka berbicara seraya berdiri , walau malas meladeni orang seperti mereka namun Ayah Alex tetap ingin mendengar tujuan kedatangan mereka .


Bunda Shalwa dan Naura mereka duduk disamping suaminya masing-masing .


" Maaf apakah tidak sebaiknya tamu dibuatkan minuman terlebih dulu ? '' tanya mamah Mauryn tak tahu malu .


" Oh iya maaf saya lupa kalau tadi kalian sudah teriak-teriak disini pasti haus kan ya " , balas Ayah Alex terkekeh , lalu ia memanggil salah satu art untuk membuatkan minum untuk tamu yang tak diundang .


Dengan tak tahu malu setelah bi Inem menyajikan minuman diatas meja , mamah Mauryn langsung meminumnya sampai tandas .


" Jadi tujuan kami kesini ingin menanyakan perihal Azka yang menjebloskan Mauryn ke dalam penjara " , Ujar papah Mauryn ragu-ragu .


" Apakah kalian sudah tahu apa yang sudah diperbuat anak kalian pada Azka khususnya pada anak kecil yang tak lain adalah cucu saya ? " , tanya Ayah Alex panjang lebar .


" Hah anak ? " tanya papah Mauryn kaget .


" Iya anak anda Mauryn sudah menculik anaknya Azka bahkan membuat anak kecil itu trauma sampai sekarang dan menurut saya sudah sepantasnya Mauryn menerima balasan apa yang telah dia perbuat " jawab Ayah Alex menjelaskan .


" Tapi Mauryn melakukan itu karna dia cinta sama Azka , dia sayang sama Azka mereka dulu teman dekat " , pembelaan mamah Mauryn .


" Saya minta Azka segera mencabut laporannya , lagian Mauryn tidak berbuat yang berlebihan pada anak haram itu " , pinta mamah Mauryn lagi .


" Anak haram ? , siapa yang ibu maksud anak haram ? " tanya Naura yang akhirnya mengeluarkan suara .


" Iya anaknya Azka , lagian umur Azka masih muda masa sudah punya anak segede itu , ya apalagi kalau bukan anak haram hasil dari - " jawab mamah Mauryn namun perkataannya langsung dihentikan oleh Azka .


" Cukup " , ujar Azka tak terima .


" Maaf tante sedari tadi saya masih sabar mengahadapi sikap tante yang seenaknya namun kali ini saya gak bisa hanya diam mendengar tante menyebut anak saya dengan sebutan yang sangat tidak pantas , tante tidak tahu apa-apa tentang saya maka jaga ucapan tante " tutur Azka panjang lebar seraya menatap mamahnya Mauryn .


" Azka kamu berani bicara tidak sopan sama saya ? , saya ini lebih tua dari kamu ! " , balas mamah Mauryn yang kembali meninggikan suaranya .


" Saya akan sopan jika tante bersikap selayaknya orang tua " , jawab Azka sekenanya .


" Sebaiknya kalian pergi saja dari rumah kami , jika kedatangan kalian hanya ingin menghina cucu saya dan membuat keributan disini , silahkan pintu keluar sebelah sana " , Ujar bunda Shalwa yang pusing sedari tadi mendengarkan perkataan yang keluar dari mulut mamah Mauryn .


" Anda siapa ? , berani-beraninya mengusir saya ? " , tanya mamah Mauryn tak terima .


" Dia ratu dirumah ini , dan benar kata istri saya lebih baik kalian segera pergi dari sini dan tanyakan yang jelas pada anak kalian kenapa ia sampai bisa masuk penjara " , jawab Alex seraya berdiri dan menunjuk kearah pintu depan .


" Baru juga punya kekayaan segini sudah sombong " , omel mamah Mauryn seraya berdiri .


" Maafkan atas sikap istri saya pak Alex , saya harap kita masih bisa menjalin kerja sama " ,ujar papah Mauryn sebelum akhirnya ia pergi karna ditarik istrinya .


" Astagfirullah hal'adzim " , Ayah Alex beristigfar seraya menggelengkan kepalanya .


Begitu pun dengan Azka , bunda Shalwa dan Naura yang juga ikut beristigfar . setelah kepergian tamu yang tak diundang dan tak tahu malu itu , tiba-tiba terdengar suara tangisan Aira dari arah kamar , Naura langsung berdiri dan sedikit berlari menuju kamar nya .


😘😘😘


Jangan lupa tinggalkan jejak , like , komen , Vote dan tambahkan ke favorit πŸ’™ , terimakasihπŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ™ .