The Power Of Love

The Power Of Love
Honeymoon



" Ayah tidak sedang becanda kan ? " , Tanya bunda Shalwa yang tidak mengetahui apa-apa tentang tiket Honeymoon untuk Azka dan Naura .


" Ayah serius bun , Ayah gak sedang becanda sayang " , jawab Ayah Alex tersenyum .


" Tapi kenapa ayah tidak minta pendapat bunda terlebih dulu , biasanya apa-apa suka minta pendapat bunda " , balas bunda Shalwa seraya menatap Ayah Alex .


" Maaf Bun " , jawab Ayah Alex seraya menampilkan barisan gigi putih dan bersihnya .


" Iya bunda maafin " , jawab bunda Shalwa malas .


" Jangan kaya gitu dong Bun , atau bunda juga mau ikutan honeymoon ya " , timpal Alex seraya menarik turunkan kedua alisnya .


" Ayah apaan sii ? , sudah tua juga " , balas bunda Shalwa malu dengan kedua pipi yang memerah .


Ayah Alex terkekeh , lalu setelahnya ia menyuruh Azka dan Naura untuk segera bersiap karna keberangkat mereka tinggal beberapa jam lagi lebih tepatnya pukul 2 siang hari ini .


" Tapi yah tentang kuliah kita bagaimana ? " tanya Naura menatap Ayah Alex .


" Ayah sudah urus semuanya kak , pokoknya kalian berdua tidak usah khawatir memikirkan hal lain , dan Ayah berpesan kak lakukan kewajiban kamu sebagai seorang istri , kalian menikah sudah beberapa bulan sudah waktunya kalian menghabiskan waktu berdua " , jawab Ayah Alex panjang lebar .


Naura hanya mengangguk pelan seraya menyembunyikan rona malu diwajahnya , Naura paham apa yang dimaksud Ayah nya .


" Ya udah ayo tunggu apa lagi , segera bersiap ! " , titah Ayah Alex .


Azka dan Naura mereka dengan bersamaan menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


" Kami permisi dulu Ayah , Bunda dan makasih banyak yah " , Ujar Azka seraya tersenyum lebar sebelum meninggalkan ruang keluarga .


Berbeda dengan Azka yang terlihat begitu semangat , Naura malah terlihat lesu dan seperti banyak beban .


Ayah Alex hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan anak dan menantunya .


*****


Setelah melaksanakan sholat Dzuhur berjama'ah , Azka da Naura diantar oleh keluarganya ke bandara .


Aira ia sudah diberi pengertian oleh Azka dan Naura namun sebelum itu Aira juga sudah diberi pengertian oleh Ayah Alex dan bunda Shalwa , dan untuk sementara selama Naura dan Azka melakukan honeymoon Aira akan tidur bersama Bunda Shalwa dan Ayah Alex .


Diperjalanan menuju bandara Aira terus menempel dengan Naura , ia tahu akan berpisah beberapa hari dengan bunda dan Ayahnya .


Sementara dibangku belakang sikembar terus berceloh dan bercanda dengan Ayah Alex .


Ayah Alex sudah kembali , ia sudah bersikap humoris seperti biasanya , tak jarang Ayah Alex pun melempar candaan pada Naura dan Azka selama perjalanan menuju bandara dan membuat suasana didalam mobil menjadi hangat .


Tak lama mobil Azka sampai di bandara Soekarno-Hatta dan karna masih ada waktu sebelum Check in , mereka memutuskan untuk makan siang diarea dekat bandara .


" Bunda nanti buatkan Aira dede bayi yang cantik ya , biar Aira punya teman " , celoteh Aira ketik mereka sedang menunggu pesanan .


Naura langsung membulatkan kedua matanya , lalu ia melirik ke arah Ayah Alex dan bunda Shalwa , ini sudah pasti kerjaan Ayah Alex dan bunda Shalwa yang mengiming-imingi Dede bayi pada Aira , pantas saja Aira mau ditinggal untuk beberapa hari oleh Azka dan Naura , biasanya untuk ditinggal pergi ke kampus saja harus melakukan banyak cara dan membutuhkan kesabaran extra .


" Iya sayang , Aira doakan bunda dan Ayah ya " , bukan Naura atau pun Azka yang menjawab melainkan Ayah Alex yang menjawab celotehan Aira .


Naura tak habis pikir dengan tingkah Ayah Alex , berawalan dari Naura yang berbohong namun harus berakhir dengan tiket honeymoon .


Jika dipikir-pikir ini semua tidak masuk akal menurut Naura , tapi untuk menyenangkan keluarga apa boleh buat .


Tak lama pesanan makanan mereka datang , semua fokus menikmati makanan masing-masing sampai habis tak tersisa .


Rasanya Naura sangat berat meninggalkan keluarganya ditambah ia harus meninggalkan Aira yang setiap harinya selalu ingin menempel dengan Naura .


" Ayah , bunda , Naura benar-benar minta maaf atas semua kesalahan Naura ", Ujar Naura seraya mencium punggung tangan bunda Shalwa dan Ayah Alex tak lupa mereka pun memberi pelukan hangat untuk Naura .


" Iya kak kita udah maafin kok " , jawab bunda Shalwa dan dianggukan Ayah Alex .


" Kalau begitu Naura gak usah berangkat honeymoon sekarang dong yah ? " tanya Naura dengan mata berbinar .


" Eit ga bisa kak , kalian harus tetap berangkat sekarang " , bantah Ayah Alex tegas .


" Hmmm " , Naura langsung memajukan bibirnya beberapa senti .


" Udah kak pokoknya kamu harus happy disana ya jangan mikirin hal yang lain , sudah waktunya kalian menghabiskan waktu berdua , hanya berdua " , pesan bunda Shalwa seraya mengelus lembut pipi Naura .


" Bunda , Naura titip Aira ya , maaf selalu merepotkan kalian " , timpal Naura sendu seraya kembali memeluk bunda Shalwa .


" Iya kak kamu jangan khawatir Aira pasti aman , dan bunda juga gak ngerasa selalu direpotin sama kakak " , jawab bunda Shalwa seraya membalas pelukan Naura .


Naura langsung berpamitan pada kedua adik kembarnya dan terakhir pada Aira .


Diikuti oleh Azka yang ikut berpamitan pada semuanya .


Kali ini Aira benar-benar tidak menangis , ia mendengarkan setia kata yang disampaikan oleh Azka dan Naura , dan seolah mengerti ia langsung menganggukan kepalanya mantap .


" Assalamua'laikum " , Salam Azka dan Naura berbarengan .


" Walaikum salam " , jawab semuanya kompak .


" Dadah Ayah , Dadah bunda nanti bawa Dede bayi yang cantik ya " , teriak Aira dengan suara cemprengnya .


Naura dan Azka hanya melambaikan tangan tampa menjawab pertanyaan Aira .


Naura sudah berkaca-kaca dan sekuat tenaga menahan air matanya , namun ketika ia melakukan check in tiba-tiba saja cairan bening itu jatuh membasahi kedua pipinya .


Azka tahu acara honeymoon nya kali ini sangat mendadak dan mendesak , ia pun tahu apa yang dirasakan oleh Naura , pasti ia belum siap dan merasa berat untuk meninggalkan keluarganya .


Melihat Naura yang menitikan air mata nya , Azka langsung merangkul Naura membawanya kedalam pelukan .


Kini Azka dan Naura sudah berada didalam pesawat , Sejak check in tadi Naura tak mengeluarkan sepatah kata pun , Ia terus melamun seraya sesekali mengelap cairan bening yang keluar dari kedua matanya .


Azka tak banyak bicara ia hanya menggenggam kuat tangan Naura , meyakinkan kalau semuanya bakalan baik-baik saja .


Tak lama pesawat yang mereka tumpangi lepas landas dan Naura langsung memejamkan kedua mata , berbarengan dengan itu Azka membawa tubuh kecil Naura kedalam pelukannya . Ia merangkul bahu Naura lalu menyematkan satu kecupan sayang dipucuk kepala Naura yang terbalut hijab .


Setelah beberapa menit Azka bisa mendengar suara nafas Naura yang teratur , ia pun memutuskan untuk tidur dan membiarkan Naura tertidur dengan menyandarkan kepalanya pada bahu Azka , namun sebelum itu ia kembali menggenggam kuat tangan Naura .


😘


😘


😘


Jangan lupa tinggalkan jejak , like , komen , Vote dan tambahkan ke favorit 💙 , terimakasih 🤗🤗🙏 .