The Power Of Love

The Power Of Love
Temmy Kembali Berulah



Hari ini setelah pulang kuliah , Ocha , Yumna , Alya , Temmy dan Zaky mereka memutuskan untuk berkunjung kerumah sibumil , sudah beberapa hari tidak bertemu rasanya mereka kangen , dan tak lengkap rasanya jika berkumpul tidak ada Naura .


" Assalamu'alaikum " , Salam Yumna dan yang lain berbarengan .


" Wa'alaikum salam " , Jawab bunda Shalwa yang kebetulan tengah menemani sikembar dan Aira bermain seraya belajar diruang keluarga .


Bunda Shalwa langsung membukakan pintu dan mempersilahkan teman-teman Naura untuk segera masuk .


Yumna , Ocha , Alya , Temmy dan Zaky mereka langsung mencium punggung tangan bunda Shalwa bergantian sebelum akhirnya mereka masuk dan duduk di sofa ruang tamu .


" Tunggu sebentar ya bunda panggilakan Naura dulu sekalian nyuruh bibi bikin minuman " , pamit Bunda Shalwa ramah .


" Iya Tante , makasih banyak " , jawab Alya , sedangkan yang lain hanya mengangguk dan tersenyum .


Tak lama setelah kepergian bunda Shalwa , Naura datang dengan perutnya yang semakin buncit namun ia terlihat semakin cantik dan menggemaskan .


" Assalamu'alaikum bumil " , Sapa Ocha yang melihat Naura lebih dulu .


" Wa'alaikum salam " , jawab Naura tersenyum lebar .


" Wah bumil semakin hari semakin cantik aja nih ", goda Temmy seraya terkekeh .


" Kak Temmy muji Naura apa ngejekin Naura nih ? " , balas Naura seraya mendudukan tubuhnya didekat Yumna .


" Eh serius loh Ra , lu semenjak hamil semakin cantik tau gak ? " , jawab Temmy cepat .


" Tem jangan mecem-macem lu , nanti Azka tahu lu bisa habis " , Timpal Zaky dan dianggukan Ocha dan yang lainnya .


Naura hanya tersenyum seraya menggelengkan kepalanya .


" Eh Ra tapi beneran kok kamu terlihat semakin cantik dan menggemaskan , memang aura ibu hamil itu beda ya " , Ujar Yumna seraya mengelus perut buncit Naura lembut .


" Ah kak Yumna bisa aja yang ada Naura persis sudah seperti badut badan gendut dengan perut buncit " , jawab Naura seraya terkekeh dan ikut mengelus perutnya yang buncit .


Semua ikut terkekeh .


" Ada-ada aja kamu Ra , jika dibandingkan dengan badut kamu tu jauh lebih cantik dan menggoda " , ucap Temmy .


" Nah loh si Temmy bertingkah lagi , bener-bener mau diaduin sama siAzka lu mah " , timpal Yumna seraya menunjuk ke arah Temmy .


" Apaan si lu yum , main aduin mulu " , balas Temmy cemberut , dan yang lain langsung ikut terkekeh .


" Makanya lu jangan godain sibumil mulu " , Timpal Zaky seraya menimpuk bahu Temmy pelan .


" Iya iya ya elah kalain ga bisa liat gue senang sedikit " , balas Temmy seraya melirik Zaky dan semuanya bergantian .


Naura senang dengan kedatangan para sahabatnya nya , dan itu bisa mengusir rasa bosan dan jenuhnya karna harus berada dirumah belum lagi Naura harus mengerjakan semua tugas-tugas kuliah onlinenya .


Naura , Yumna , Ocha dan yang lainnya terus mengobrol sesekali bercanda dan tertawa bersama seperti biasanya jika mereka tengah berkumpul , dan ada saja topik pembicaraan mereka dan pasti selalu dibuat bahan candaan oleh Zaky dan Temmy .


Dan tiba-tiba Naura teringat dengan pembicaraan dengan Azka semalam tentang niat baik Hans pada Yumna , Naura ingin menanyakan terlebih dahulu pada Yumna namun ia merasa jika sekarang bukan waktu yang tepat , ia harus mengobrol dengan Yumna dari hati ke hati dan 4 mata .


Naura akhirnya mencari waktu yang tepat dan ia akan memikirkannya nanti .


Disaat lagi asik mengobrol dan bercanda , bi Inem datang dengan membawa soto ayam yang masih hangat dan wanginya sangat menggiurkan .


" Makasih banyak bi tau aja kalau kita lagi lapar " , Ucap Zaky seraya tersenyum .


" Sama-sama den mangga silahkan " , jawab bi Inem dan ia langsung pamit kembali ke dapur .


" Ayo selagi hangat langsung dicicipi kak " , Ujar Naura ramah .


" Lu juga harus ikut makan Ra " , Timpal Ocha .


" Iya kak " , jawab Nuara tersenyum .


Dan dengan cepat Ocha mengambilkan soto Ayam untuk Naura ke dalam mangkuk .


" Udah Ra , lu kan tuan rumah " , timpal Yumna dan dianggukan semuanya .


Disaat semua sudah mengambil soto ayam masing-masing dan siap untuk mencicipi , tiba-tiba Temmy kembali berulah dan meminta Ocha untuk mengambilkan soto ayam untuk dirinya , ternyata Temmy belum mengambil soto Ayam dan ia ingin Ocha yang mengambilkannya .


" Lah lu kok jadi manja banget sih Tem ? " , tanya Yumna dan dianggukan yang lainnya .


" Gapapa kali manja ke calon bini sendiri " , jawab Temmy santai dan langsung membuat rona merah diwajah Ocha .


" Cieee " , ucap semuanya kompak .


" Eh maksudnya sahabat sendiri " , timpal Temmy cepat seraya cengengesan .


" Sahabat sekaligus calon bini maksudnya " , ucap Zaky dan lagi-lagi Ocha merasa malu dan kedua pipinya semakin memerah .


" Ambi sendiri lah kan lu punya tangan " , Ujar Ocha salah tingkah , dan lagi-lagi Temmy malah harus memohon agar Ocha mengambilkan makanan untuk dirinya .


" Ambilin aja lah cha berisik " , timpal Zaky seraya memakan soto ayam .


" Iya Cha berisik amat tu si Temmy kalau belum diturutin sama lu " , ucap Yumna dan dianggukan semuanya .


Dengan terpaksa Ocha mengambilkan soto Ayam untuk Temmy , Ocha sebenarnya merasa aneh dengan tingkah Temmy yang akhir-akhir ini sedikit berbeda kepadanya .


" Ni " , ucap Ocha dingin seraya menyimpan mangkuk berisi soto Ayam didepan Temmy .


" Makasih Ichi Ocha " , balas Temmy tersenyum senang .


" Dih lu mah ga tau terimakasih " , kesal Ocha seraya memalingkan wajahnya .


Dan Temmy malah menampilkan barisan giginya yang putih , bersih dengan wajah tanpa dosa .


Menjelang sore Ocha dan yang lain mulai pamit begitu dengan Alya karena sudah dijemput oleh sang suami Aditya .


Disaat Ocha dan yang lain ingin berpamitan pada Bunda Shalwa , Naura dengan cepat mengetikan sesuatu diponselnya dan mengirimnya pada Yumna .


" Makasih semua nya sudah mau sering-sering main ke sini " , ujar Naura ketika para sahabatnya akan masuk ke dalam mobil masing-masing .


Satu per satu mobil mereka mulai meninggalkan pekarangan rumah ayah Alex , dan Yumna memutuskan untuk pergi paling terakhir .


" Kak kita ke halaman belakang aja yu " , Ajak Naura dan Yumna langsung mengangguk dan kembali keluar dari mobilnya .


Yumna merasa ada hal penting yang ingin Naura sampaikan karna sebelumnya Naura belum pernah mengajak Yumna berbicara 4 mata .


" Ra ada apa kok gue jadi gak enak hati ya ? " , tanya Yumna ketika mereka sudah duduk dibangku dihalaman belakang .


" Santai aja kak " , balas Naura seraya terkekeh .


Dengan hati-hati dan pelan Naura mulai menanyakan tentang diri Yumna dan Naura mencoba memilah-milah kata agar Yumna tidak tersinggung .


Naura tersenyum lega ketika mengetahui jika Yumna benar-benar belum punya pasangan atau pun calon suami .


" Memangnya kenapa Ra ? " , tanya Yumna bingung .


" Mmm kak kalau dalam waktu dekat ada laki-laki yang mengajak Kak Yumna ta'aruf , apa ka Yumna mau ? " , tanya balik Naura tanpa menjawab pertanyaan Yumna sebelumnya .


Yumna langsung membulatkan kedua matanya , lalu ia terkekeh dan merasa pertanyaan Naura adalah konyol .


😘


😘


😘


Jangan lupa tinggalkan jejak like , komen , vote dan tambahkan ke favorit 💙 terimakasih 🤗🤗🙏 .