The Power Of Love

The Power Of Love
I - 19



     “iya Xiao Jiu, kekuatan darah ini hanya bisa di buka pada dewa


sekelas Shan Shen. Kau terlahir dengan Hong Chi itu. Walau belum bisa


menggunakan dan menyatukannya dengan energimu, tapi kekuatan pada Hong Chi itu


sudah melindungimu selama itu” Zhe Yan menjawab dan menjelaskan. Bai Feng Jiu


menghela nafas “sayang, Hong Chi itu sudah kembali ke Miao Luo” Dong Hua


tersenyum “Xiao Bai, Hong Chi itu tidak akan baik ditubuhmu, memang harus


dikeluarkan. Hong Chi membawa energi Miao Luo yaitu energi iblis, akan sangat


bertentangan dengan energimu.”


     Bai Feng Jiu mengerucutkan bibirnya “hmm… Di Jun, apa yang akan


terjadi jika aku masih memiliki Hong Chi itu saat menjadi Shan Shen ?” bertanya


sambil memandang Xue Lei. Dong Hua menggandeng Bai Feng Jiu, ikut melihat Xue


Lei “hmm… saat kau menjadi Shan Shen, akan bisa memecah Hong Chi, energi di


dalamnya akan mengalir di tubuhmu. Kau akan mudah tersesat karena dasar energi


yang bertentangan. Tapi kalau menjadi iblis, kau akan mengalami kenaikan energi


yang tidak sedikit.”


     Bai Feng Jiu melihat Yan Ci Wu “Xiao Jiu, untuk apa kau


melihatku seperti itu ?” Bai Feng Jiu mendekatinya “Xiao Yan, kau sudah


setingkat Shan Shen kan ! apa tidak mencobanya ?” Yan Ci Wu membuang muka


dengan sombongnya “cih lao zi tidak perlu energi orang lain, lao zi menjadi


hebat dengan energi lao zi sendiri…” Dong Hua menyambung “Xiao Bai, walaupun


Yan Ci Wu mengambilnya, itu tidak akan baik buatnya…”


     Bai Feng Jiu kembali melihat Dong Hua “kenapa begitu ?” Dong Hua


membelai kepala Bai Feng Jiu “Xiao Bai, Miao Luo termasuk iblis prasejarah yang


muncul beriringan dengan San Du. Energinya jauh melampaui Yan Ci Wu, akan


mendominasi di tubuhnya, kecuali Yan Ci Wu mau menjadi iblis terjahat.” “tidak


tertarik !” Yan Ci Wu berdecak. Bai Feng Jiu “Di Jun, apa iblis juga bisa


tersesat ?” Dong Hua mengangguk “semua bisa tersesat hingga melupakan jati diri


sendiri !” “ooo… Xiao Yan, kau begini saja, tetap imut…” Bai Feng Jiu menggoda


“Bai Feng Jiu…” Yan Ci Wu paling kesal dikatakan imut.


     Zhe Yan mengingatkan “Xiao Jiu, kau dan Dong Hua tidak bisa lama


disini ! energinya bisa mempengaruhi kalian !” Dong Hua teringat “Xiao Bai,


sudah melihat Xue Lei, kita kembali !” Bai Feng Jiu mengerucutkan bibirnya “hmm


sudah harus kembali kah ? Di Jun, bisakah mengambil getah pohon beku dan


teratai es ?” dengan wajah memelas. Dong Hua tersenyum menggosok pucuk hidung


Bai Feng Jiu “baik, setelah itu kita kembali…” Bai Feng Jiu mengangguk. Mereka


meninggalkan Nie Chu Ying dengan seringainya, mengambil permintaan Bai Feng Jiu


dan keluar dari Mo Zhu.


     “Di Jun, anda sudah bisa menyegel Fan Yin Gu kan !” Bai Feng Jiu


bertanya dengan serius, Dong Hua mengangguk “baik, aku akan menghilangkan


jiejue, anda bisa menyegelnya dan jangan lupa hanya boleh memakai maksimal 4


tingkat energi” mengingatkan. Walau semua bingung, tapi tetap menjalankan “Xiao


Jiu, kenapa harus 4 tingkat energi ?” Zhe Yan bertanya “karena Di Jun belum


pulih !” Bai Feng Jiu menjawab spontan.


     “Xiao Jiu, seperti ini bukankah Miao Luo bisa dengan mudah


menghancurkannya ?” Sou Wan bertanya. Bai Feng Jiu mengangguk “memang disiapkan


untuknya !” acuh tak acuh. “Xiao Jiu, sebenarnya apa yang ingin kau lakukan ?


lao zi sudah mengikutimu dari tadi, tidak ada satu pun yang lao zi pahami !”


Yan Ci Wu protes. Bai Feng Jiu cekikikan “Xiao Yan, tidak usah difikirkan, ini


hanya permainan kecil” “permainan ?” Lian Song bertanya.


     Bai Feng Jiu menjawab tanpa melihat Lian Song “san dian xia, ini


adalah hutang mereka padaku dan Gun Gun” semua terpana, nada datar Feng Jiu


!” Dong Hua menahannya. Bai Feng Jiu menatap Dong Hua “bukan urusan anda…


hutang mereka, aku akan menagihnya satu persatu !” Dong Hua memeluknya “Xiao


Bai, aku akan membalasnya untukmu !”


     Mo Yuan dan Zhe Yan saling melihat, melanjutkan perjalanan


hingga Fan Yin Gu “Di Jun, bersiaplah !” Bai Feng Jiu langsung mengibaskan


tangan dan menghilangkan jiejue. Dong Hua membuat jiejue teratai emas setara 4


tingkat energinya. Setelahnya, mereka kembali ke Jiu Jong Tian.


     “Xiao Jiu, apa yang kau rencanakan ? kenapa tidak mengambil Suo


Hun Yu ?” Sou Wan bertanya dengan rasa penasaran tinggi. Bai Feng Jiu memajukan


bibirnya “Shi Zhu, jika langsung mengambil Suo Hun Yu, bukankah akan mengurangi


keseruan permainan !” “Xiao Jiu, kau membuka jalan untuk Miao Luo menyerap jiwa


Suo Hun Yu !” Mo Yuan ingin memastikan kecurigaannya. Raut wajah Bai Feng Jiu


berubah “Mo Yuan Shan Shen, anda bisa melihatnya sampai tahap itu, memang


pantas sebagai Zhan Shen…” menjadi serius.


     “Xiao Jiu, jika Miao Luo bisa memakai Suo Hun Yu, bukankah


kekuatannya akan pulih dengan cepat !” “tidak, Xiao Jiu adalah pemilik Suo Hun


Yu. Walau jalan untuk menyerap Suo Hun Yu sudah dibuka, tapi semua jiwa itu


hanya akan tunduk pada Xiao Jiu. Miao Luo hanya akan mendapat lapisan energi


jiwa tapi tidak akan bisa menyatu secepat itu, setidaknya butuh ratusan tahun.


Tapi ada Nie Chu Ying…” Zhe Yan berspekulasi, menjelaskan pada Sou Wan. Bai


Feng Jiu santai meminum tehnya.


     “Feng Jiu, kau sengaja menggali lubang untuk mereka ! tapi


apakah sudah bisa menyelesaikan Miao Luo ?” Lian Song bertanya. Bai Feng Jiu


menggeleng “san dian xia, hal kecil begini bagaimana mungkin bisa menyelesaikan


Miao Luo seorang iblis besar !” “jika Nie Chu Ying terpancing, ini akan lebih


mudah !” Dong Hua berguman.


     Bai Feng Jiu tertawa miring “Nie Chu Ying tidak akan terjebak !”


semua menatap Bai Feng Jiu. Bai Feng Jiu melihat tatapan semua “aiya kenapa


melihatku seperti itu ?” kembali ke mode kekanakannya. Zhe Yan berguman “hmm…


Nie Chu Ying hanya seorang munafik, walaupun memberikannya umpan yang begitu


menggoda, tapi sebelum memakan umpan itu, dia akan memastikannya aman. Nie Chu


Ying tidak akan mengambil nyawanya sebagai taruhan.” Bai Feng Jiu mengangguk.


     “Xiao Bai, kau mau memancing Su Yang ?” Dong Hua tersenyum


menatap Bai Feng Jiu yang membalas senyumannya. “ha… xiao ya tou, kau dari mana


punya ide sebanyak itu ?” Sou Wan menatap Bai Feng Jiu dengan antusias. Bai


Feng Jiu cekikikan “Shi Zhu, ingin bertarung lagi ?” Sou Wan berbinar menatap


Bai Feng Jiu “baik, Xiao Jiu, dimana kita bertarung ?” Bai Feng Jiu tertawa


terbahak-bahak “Shi Zhu, sepertinya kali ini anda harus menunggu. Bukankah


begitu Xiao Yan !” Yan Ci Wu langsung membusungkan dadanya “tentu saja… setelah


masalah ini selesai, pertarungan pertama denganku…”


     Bai Feng Jiu tertawa sambil menggelengkan kepala “hahaha…


sepertinya akulah yang paling rugi disini… membantu kalian, malah menggali


lubang buatku sendiri hahaha…” Zhe Yan ikut “Xiao Jiu, aku juga ingin sebabak


!” Bai Feng Jiu semakin terbahak “begitu penasaran denganku ! hahaha… hati-hati


otak kalian rusak hahaha…” Dong Hua berdehem “hmm… yang mulia juga tidak terima


dengan kekalahan sebelumnya !” Bai Feng Jiu berdiri, menatap semua “ckckckck…


benar-benar dewa-dewa tua dengan otak bermasalah hahaha… kalian tentukan saja


antriannya… huh… sudah sibuk seharian, agak lelah… aku mau berendam… tidak


menemani kalian lagi !” berjalan pergi sendiri.