The Power Of Love

The Power Of Love
Bab 24 - Pria Dingin dan Manja



            Lin Yang cekikikan “Shen Zun, Shen Jun memang panglima


yang berpengalaman dan kuat, tapi di dalam masalah cinta, beliau sama polosnya


dengan remaja yang pertama kali jatuh cinta. Shen Jun tidak tahu mengungkapkan


cintanya, hanya bisa diam-diam melindungi anda.” Xue Ling kembali berdecak “ck


anda tidak perlu membelanya. Dia yang sekarang tidak sesuai dengan kata-kata


anda ‘Pria Dingin dan Manja’” menatap Han Ling.


            Lin Yang tersenyum “bukan tidak sesuai, hanya


ketakutannya, memaksa Shen Jun untuk terbuka pada anda.” “ketakutan ?” Shui


Ling bertanya “semenjak Shen Zun kembali, anda tidak pernah sekalipun


menatapnya dengan mata penuh cinta seperti Rou Rou. Beberapa hari ini, Shui Jun


menunggu kemunculan anda. Shen Jun sangat takut, melewatkan kepergian anda.


Hingga Shen Jun tidak tidur beberapa hari, berulang kali berjalan kemari,


pinggir pantai tempat anda memanggil Bei Hai Ren Yu” Lin Yang menjelaskan.


            Xue Ling tersenyum membelai kepala Han Ling “bisa juga


bersikap manis !” Lin Yang melihat perhatian Xue Ling ke Han Ling “Shen Zun,


kalian sudah bersama ? anda sudah menerima Shen Jun ?” Xue Ling tidak


mengangkat kepala “Lin Yang Shui Jun, yang mulia bukan dewi munafik, tidak suka


hal yang berbelit-belit” Lin Yang cekikikan “yah seperti itulah anda ! hmm…


baguslah, jadi aku tidak setiap hari menghadapi kesedihannya lagi hihihi…”


            “emm… Xue Ling…” Han Ling berguman dalam tidurnya. Han


Ling perlahan membuka mata, menatap wajah mungil di atasnya yang tersenyum


lembut membalas tatapannya. Han Ling tersenyum manis “bagaimana ? sudah lebih


baik ?” Xue Ling bertanya lembut. Han Ling mengangguk “nyenyak sekali…” Xue


Ling tersenyum “baik, bangunlah…” Han Ling bangun dan melihat dua dewa dewi di


hadapannya “Shen Jun, apa semua baik-baik saja ?” Lin Yang menggoda. Han Ling


tersenyum manis, merapatkan tubuhnya pada Xue Ling, satu tangan merangkul Xue


Ling “sangat baik !”


            Xue Ling memukul tangan Han Ling “jangan berulah lagi !”


Han Ling cemberut tapi tidak memindahkan tangannya “aku akan pergi bersama Shui


Ling, kalian kembalilah !” Xue Ling berdiri, merenggangkan tubuhnya. Han Ling


terperanjat “aku ikut bersamamu !” Xue Ling tersenyum nakal “Shen Jun, ingat !


anda melalui jalan anda sendiri dan aku dengan jalanku sendiri !” mengembalikan


kata-kata Han Ling dahulu padanya. Han Ling memegang tangan Xue Ling,


menatapnya dengan tampang memelas “tidak ! jalanmu dan jalanku berada di jalan


yang sama, jalan kita, jangan mengusirku !” Xue Ling tidak berhenti “ooo…


katakan alasannya, kenapa yang mulia perlu membawamu ?” Han Ling cemberut “kau


mempermainkanku !”


            Han Ling berdiri, menarik Xue Ling ke pelukannya “jangan


seperti ini ! jangan menyiksaku lagi ! aku sudah tahu salah ! aku akan selalu


bersamamu ! kita jangan berpisah lagi !” Xue Ling memainkan alisnya “hmm… yang


mulia harus baik-baik memikirkannya dahulu hmm…” Han Ling kesal “Xue Ling Shen


Zun…” “kenapa ? sudah marah ?” Xue Ling dengan nada menggoda, Han Ling merengek


“Xue Ling, kau tahu aku sangat takut jika kau seperti ini ! kau maafkanlah aku,


bagaimana ? aku tidak akan tahan seperti ini ! Xue Ling…”


            Lin Yang dan Shui Ling dari tadi menahan tawa, akhirnya


tertawa terbahak-bahak “Shen Jun, anda kena karmanya kan hahaha…” Han Ling


melirik sinis keduanya, memeluk erat Xue Ling yang cekikikan “pao pei… jangan


teruskan lagi ! aku akan selalu menemani di sisimu, bagaimana ? jangan


menjauhkanku…” Han Ling meminta dengan nada sedih. Xue Ling berdehem “hmm…


harus melihat bagaimana penampilan anda !” Han Ling tersenyum “baik ! aku


mencintaimu Xue Ling Shen Zun…” menutup mata, menenangkan hatinya yang was was


‘Xue Ling, kecuali aku mati, aku tidak akan pernah melepasmu’.


            Shui Ling mematahkan momen “ah jie, sudah kan memadu


kasihnya… apa jadi berangkat hari ini ?” Xue Ling melerai pelukan, mengangguk


Jun, anda ?” Lin Yang dengan percaya diri “tentu saja aku akan ikut !” tidak


mendapat bantahan dari Shui Ling dan Xue Ling. Mereka berempat pun memulai


perjalanan, meninggalkan Bei Hai.


            “Shen Jun…” Xue Ling memanggil Han Ling yang membuatnya


cemberut “Xue Ling, bukankah kau sudah harus mengganti panggilanmu ?” Xue Ling


tersenyum “jadi yang mulia harus memanggil anda dengan sebutan apa ?” Han Ling


tersenyum “panggil Han ge, aku akan memanggilmu Xiao Xue, bagaimana ? panggilan


hanya untuk kita berdua !” Xue Ling tertawa “baiklah, mengabulkan keinginanmu


‘Han ge’…” Han Ling tersenyum ceria “Xiao Xue… hmm… apa yang ingin Xiao Xue


katakan tadi ?” kedua dewa dewi yang mengikuti mereka, tersenyum dan


menggelengkan kepala.


            Xue Ling meneruskan “Han ge, aku ingin tahu cerita dibalik


kisah Ro Tan Mo ! apa yang terjadi, hingga Han ge mengambil tanggung jawab ini


?” Han Ling mengerutkan kening “tidak ada yang mengetahui asal usul Ro Tan Mo,


karena dia keluar dari Mo Jie, jadi semua memanggilnya Mo. Pertama kali


terdengar berita tentang Ro Tan Mo 80.000 tahun lalu ‘Kemunculan Iblis dengan


fisik tidak sempurna yang membunuh dewa dewi dimana saja dia lewati’” Xue Ling


memotong “apa ada yang pernah melihat fisiknya ? kenapa mengatakan fisik tidak


sempurna ?”


            Shui Ling menjawab “jie, berita pertama yang terdengar tentangnya


adalah Ro Tan Mo yang dihajar beberapa dewa dewi hingga mempermalukannya. Dewa


dewi itu membully Ro Tan Mo yang fisiknya tidak sempurna. Kematian dewa dewi


itulah yang menjadi korban pertamanya. Wajahnya tampan bagai seorang wanita,


tubuhnya separuh pria separuh wanita. Rumor mengatakan kelaminnya ada 2.” Xue


Ling mengerutkan kening “lalu…”


            Han Ling melanjutkan ceritanya “entah apa yang terjadi,


tempat pembantaiannya terlihat bekas hangus terbakar, itu menjadi tanda pada


setiap tempat pembantaiannya. Semakin lama, korbannya tidak berada pada dewa


dewi kecil lagi, tapi mulai mengarah pada dewa dewi petinggi, dan akhirnya


menargetkanku ! saat itu, aku sedang menangani permasalahan di Lu Long Guo. Aku


hanya mendengar rumornya, tapi tidak pernah melihat Ro Tan Mo, jadi pertemuan


pertama tidak mengenalinya. Aku mulai mencurigainya ketika mendapat tanda


hangus di sekitar Lu Long Guo”


            “apa ada bau hangus pada dirinya ?” Xue Ling bertanya.


Han Ling mengangguk “tapi bau hangus itu hanya akan keluar beberapa hari dalam


sebulan” “hmm…” Xue Ling berdehem. Han Ling meneruskan “Setelah mengetahui


identitasnya, aku berusaha menghentikan pebantaian yang dilakukannya ! Ro Tan


Mo bukan hanya membantai pihak yang tidak menyukainya, tapi mengambil kekuatan


korban untuk di olah menjadi kekuatannya.” Lin Yang ikut menjelaskan “Ro Tan Mo


bertumbuh menjadi pembunuh kejam tak berperasaan, membunuh sudah menjadi


obsesinya !”


            Han Ling menggeleng “sebenarnya ada yang kucurigai, tapi


sudah berlalu begitu lama, tidak mendapat kejelasannya.” Xue Ling penasaran


“apa yang dicurigai ?” Han Ling menggenggam tangan Xue Ling “Aku curiga, Ro Tan


Mo mencari cara untuk berkembang biak. Sebelum bertemu dengan Rou Rou, aku


sedang dalam pencarian sarangnya. Ro Tan Mo sudah biasa menghilang 1.000 –


3.000 tahun. Setiap kembali pasti lebih kuat dibanding sebelumnya. Kali itu dia


menghilang sangat lama, hampir 10.000 tahun. Aku mendengar desas desus Ro Tan


Mo yang merawat anak-anaknya.” “anak ?” semua terperanjat. Han Ling mengangguk


“aku pernah menanyakannya pada Shen Wang, tapi tidak mendapat hasil apapun.


Berdasar desas desus dan kecurigaanku, aku menelusuri tempat-tempat yang


memungkinkan sebagai tempat bersarangnya. Cerita selanjutnya, kau sudah


mengetahuinya !” menatap Xue Ling.