The Power Of Love

The Power Of Love
4 bulanan



Naura dan keluarga besarnya tengah disibukan dengan acara 4 bulanan kehamilan Naura , iya tak terasa sudah kehamilan Naura memasuki bulan ke 4 dan kini Naura yang mungil sudah menjadi sangat berisi ditambah perutnya sudah terlihat membuncit bahkan tidak seperti ibu hamil pada umumnya .


Perutnya yang semakin besar dengan bobot berat badannya yang lumayan berubah sangat signifikan , Naura sering merasa gampang cape dan sedikit engap , ia pun sudah memutuskan kuliahnya untuk daring hanya diam didalam rumah .


" Bee untuk acaranya sudah siap ? " , tanya Naura seraya mengelus wajah suaminya yang kini berbaring berbantal paha Naura seraya menghadap perutnya yang lumayan membuncit .


" Kamu tenang aja semua sudah siap , pokoknya nanti bumil tinggal duduk aja ya menikmati acaranya " , Jawab Azka seraya mendongak menatap Naura .


Naura mengangguk dan tersenyum .


Iya sejak tadi pagi rumah Ayah Alex sudah dihias , bahkan Azka dan semua keluarga besarnya ikut turun tangan membantu mempersiapkan semuanya , hanya Naura yang tidak boleh membantu karna saran dari suami dan juga keluarganya .


" Assalamu'alaikum anak-anak Ayah , sehat-sehat ya kalian dan jika nanti kalian sudah lahir Ayah minta kalian sayangi dan hormati bunda , jangan pernah membuat ia sedih atau sakit hati pengorbanan dan perjuangannya sangat besar untuk kalian " , gumam Azka mengajak ngobrol anaknya yang masih ada diperut Naura diakhiri dengan mengecupnya lembut beberapa kali .


Naura hanya tersenyum manis seraya mengelus pipi Azka lembut , dan lagi-lagi Naura sangat bersyukur mempunyai suami seperti Azka , ia tak pernah mengeluh atau pun menunjukan kekesalannya pada Naura , jika Naura lagi banyak mau atau moodnya tidak baik , Azka selalu sabar menuruti dan menghadapi mood Naura yang gampang berubah-ubah disela kesibukannya mengurus kantor sekaligus dengan aktivitas kuliahnya .


" Dan juga bunda minta agar anak-anak bunda nanti selalu menghormati dan menyayangi Ayah , Ayah selalu memperjuangkan yang terbaik untuk kalian dan juga bunda , Ayah tak pernah marah atau pun mengeluh sedikitpun gimana pun keadaannya " , Timpal Naura yang juga ikut mengelus perut buncitnya .


Azka tersenyum lalu ia bangkit dan menghadiahi Naura dengan banyak kecupan dikedua pipi dan ditutup dengan mencium bibir ranum dan me*****nya sebentar .


" Bee " , Naura menunduk malu , ia selalu merasa malu jika Azka melakukan serangan mendadak .


Azka terkekeh gemas melihat tingkah bumil yang salah tingkah karna malu .


" Ya udah sekarang ay bersiap ya sebentar lagi acaranya mau dimulai ! " , Ujar Azka dan langsung dianggukan oleh Naura .


Selang satu jam Naura , Azka dan yang lainnya sudah siap , mereka semua kompak menggunakan baju bernuansa merah muda dipadukan dengan putih gading , para perempuan menggunakan dress berwarna merah muda dipadukan dengan hijab yang berwarna putih gading sedangkan para laki-laki menggunakan kemeja panjang berwarna merah muda dipadukan dengan celana panjang berwarna putih gading .


Tak tertinggal pengantin baru pun turut hadir , mereka baru pulang menjalani honeymoon beberapa hari lalu , keduanya tampak serasi dan selalu terlihat romantis .


Semua tamu undangan sudah memenuhi tempat acara yang akan berlangsung beberapa menit lagi .


Dan benar saja sang MC mulai angkat suara dan acara pun dimulai .


Acara demi acara sudah disusun sebaik mungkin , sambutan demi sambutan sudah tersampaikan , bahkan Azka kali ini harus memberi sambutan karena ia akan menjadi seorang Ayah dari anak yang dikandung oleh Naura .


Acara dilanjut dengan bertawasul , berdzikir dan juga bersholawat tak lupa juga membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an .


Azka dan Naura juga mengundang Da'i kondang untuk memeriahkan acara tasyakuran 4 bulan kehamilan Naura , sepajang Da'i itu menyampaikan ceramahnya Naura terus berkaca-kaca bahkan sesekali terlihat mengelap air matanya ketika mendengar sang Da'i menyampai proses terbentuknya sibayi dalam rahim sang ibu dan itu atas kekuasaan dan kebesaran Allah SWT .


Acara ditutup dengan memberikan santunan kepada anak yatim , tak hanya anak yatim dari panti asuhan milik Naura , Naura pun sudah mengundang anak yatim dari beberapa panti .


Setelah acara santunan kepada anak yatim , acara benar-benar ditutup dengan mempersilahkan semua tamu untuk mencicipi berbagai hidangan yang sudah disediakan .


" Bunda " , panggil Aira yang sedari tadi ia bermain dengan anak-anak panti .


" Kenapa sayang ? " , tanya Naura lembut .


" Bunda , jika Dede bayi sudah lahir apa bunda dan Ayah masih sayang pada Aira ? " , tanya Aira dengan kedua mata berkaca-kaca .


" Kenapa Aira bertanya seperti itu nak ? " , tanya Naura lagi seraya mengelus pipi Aira lembut .


Aira hanya diam dan menunduk .


" Bunda dan Ayah akan tetap sayang sama Aira karena Aira juga anak bunda dan Ayah sama seperti dedek bayi " , jawab Naura dan seketika Aira langsung mendongkrak dan tersenyum .


" Benarkah bunda ? " , tanya Aira dengan senyum nya .


" Iya tentu sayang " , jawab Naura dan Aira langsung menghambur memeluk Naura .


" Aira tak perlu khawatir dan bertanya seperti itu ya nak karena kita semua sangat sayang sama Aira " , Ujar Bunda Shalwa dan dianggukan semuanya .


" Iya Umma " , jawab Aira dengan tersenyum ceria .


Semua langsung tersenyum melihat tingkah Aira yang sudah kembali ceria dan ia kembali bermain dengan sikembar , Zani , Kiya dan Fawwaz .


" Aira lucu ya sayang ", bisik Aditya tepat disamping Alya .


Alya hanya tersenyum dan mengangguk kecil .


" Mudah-mudahan disini cepat hadir anak yang lucu-lucu dan menggemaskan " , ucap Aditya lagi seraya mengelus lembut perut rata istrinya .


" Aamiin " , semua mengaminkan perkataan Aditya dan sontak membuat sepasang suami istri itu kaget sekaligus malu .


Semua langsung terkekeh melihat tingkah Alya dan Aditya yang tak menyadari jika semuanya mendengar interaksi pengantin baru itu .


Para tamu satu persatu mulai pamit meninggalkan tempat acara begitu pun dengan anak-anak panti .


Kini tinggal hanya keluarga besar dan juga para sahabat Naura dan Azka , lalu mereka mulai mengambil makanan dan juga mencari tempat sendiri untuk menikmati makanannya .


Zeela , Amaara dan Naura mereka menunggu dimeja makan bersama baby Nafisa dan juga baby Hasna yang sudah mulai aktif .


" Masya Allah gak kerasa ya kak , baby Nafisa dan baby Hasna sudah sebesar ini , bentar lagi pasti sudah minta jajan ke emall " , Ujar Naura seraya mencubit pelan pipi cabby baby Nafisa dan Baby Hasna bergantian dan mereka malah tertawa kegirangan .


" Iya Ra gak kerasa waktu berjalan begitu cepat ya , dan kamu juga bentar lagi anak menjadi seorang ibu " , Jawab Zeela seraya mengelus perut buncit Naura .


" Iya bener dan ngomong-ngomong masalah jajan ke emall baby Hasna dari sekarang juga sering ngrengek minta jajan ke emall loh " , Timpal Amaara dengan terkekeh .


" Itu emanya bukan Baby Hasna " , balas Zeela dan Naura berbarengan , lalu ketiganya tertawa .


😘


😘


😘


Jangan lupa tinggalkan jejak like komen vote dan tambahkan ke favorit 💙 terimakasih 🤗🤗🙏 .