
Setelah 3 hari Naura dirawat dirumah sakit , akhirnya pagi ini dokter memperbolehkan Naura untuk pulang dengan catatan Naura harus tetap banyak istirahat .
" Alhamdulillah akhirnya Naura bisa main lagi sama Aira dan sikembar bee " , Ujar Naura girang .
" Iya Alhamdulillah , tapi ay harus ingat pesan dokter ya ! ", timpal Azka seraya menatap Naura .
" Siap bos " , Jawab Naura seraya menghormat .
" Iya dan ingat jangan merasa diri kuat lalu memaksakan ! " , Timpal kakek Andi yang masih setia menemani mereka .
" Siap komandan " , jawab Naura lagi-lagi seraya menghormat .
Kakek Andi terkekeh sendiri melihat tingkah calon ibu itu .
Setelah Azka membereskan semua barang , ia pamit untuk membawa kursi roda agar Naura tak harus cape berjalan sampai ke parkiran .
Tak lama Azka sudah kembali dengan membawa kursi roda .
" Bee Naura mau jalan , Naura baik-baik aja kok " , Ujar Naura yang tidak mau terlihat seperti orang sakit karena harus memakai kursi roda .
" Ay tadi kata dokter apa ? ", balas Azka mengingatkan .
" Udah nurut aja apa kata suami Ra ! " , Timpal kakek Andi lembut .
" Atau kalau ay ga mau naik kursi roda , gimana kalau bee gendong aja ? ", Azka memberikan pilihan pada Naura .
" Memang bee masih bisa gendong Naura ? " , tantang Naura .
" Jangan kira bee gak bisa gendong kamu ay , bee bahkan kuat gendong kamu sampai rumah juga " , jawab Azka percaya diri .
" Ya udah yu kalau mau digendong " , Ajak Azka yang bersiap akan mengangkat tubuh Naura .
" Ngga ngga Naura mau naik kursi roda aja " , jawab Naura cepat .
" Loh kenapa ? , ay gak percaya bee bisa gendong kamu ? " , tanya Azka berpura-pura kecewa .
" Percaya kok , cuman lebih baik naik kursi roda aja deh " , Jawab Naura seraya terkekeh .
" Hemm ya udah deh " , jawab Azka mengalah lalu ia membantu Naura untuk duduk dikursi roda .
Kakek Andi hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah pasangan muda itu .
" Ayo kek kita pulang " , Ajak Azka seraya melirik kakek Andi .
" Iya " Jawab Kakek Andi tersenyum lalu berjalan didekat Azka yang mendorong kursi roda .
*****
Beberapa hari telah berlalu ,
Dan kini para Sabahat Naura tengah disibukan dengan persiapan acara pernikahan Ocha dan Temmy , namun kali ini ada berbeda karena Naura tak bisa ikut terlibat membantu tapi ia tetap menyuruh Azka untuk bisa ikut terlibat .
" Ka lu gapapa gak usah ikut bantuin , kasian Naura dirumah " , Ujar Ocha .
" Gapapa kak , justru kalau Azka pulang sekarang sibumil bisa berubah menjadi macam " , jawab Azka seraya terkekeh .
" Wah minta dilaporin ni " , Timpal Alya .
" Jangan dong kak " , jawab Azka cepat .
" Tapi maksud nya gimana sih ka ? " , tanya Yumna yang kurang mengerti .
Semua terkekeh dan menggelengkan kepalanya kecuali Yumna .
" Iya maksudnya Azka ada disini karena diperintahkan oleh sibumil kak " , Tutur Azka menjelaskan .
" O " , jawab Yumna ber-oh ria .
" Bulat " , timpal semua nya cepat .
" Ih kalian pada gitu nanti laporin ke suami aku loh " , ucap Yumna yang seolah-olah seperti anak kecil .
" Cie yang mentang-mentang udah punya suami " , goda Ocha seraya terkekeh .
" Mak.... pengen nikah Mak... " , Teriak Zaky tiba-tiba dan langsung mengundang gelak tawa dari semua nya .
Sampai saat ini Ocha masih tidak menyangka kalau ia akan menikah dengan sahabat nya , sahabat yang bisa dibilang jarang sekali akur , jika disitu ada Temmy pasti keduanya selalu adu mulut , segala hal apa pun diributkan namun ternyata takdir menyatukan mereka untuk menjadi pasangan suami istri .
" Kenapa lu Cha senyum-senyum sendiri ? " , Tanya Yumna yang merhatikan Ocha sedari tadi .
" Apaan sih Yum kepo amat ? " , Jawab Ocha yang langsung memalingkan wajahnya .
" Ah pasti lu mikirin tentang siTemmy ya ? " , tebak Yumna .
" Apa sih kok gue dibawa-bawa ? '', tanya Temmy .
" Ga tau tuh si Yumna " , jawab Ocha seraya menunjuk ke arah Yumna .
" Cie cie calon pengantin , Sahabat jadi nikah ni yee " , Ujar Azka seraya terkekeh dan diikuti yang lainnya .
" Mak.. - ", Teriak Zaky namun perkataannya langsung dipotong oleh Yumna .
" Berisik lu zak teriak-teriak mulu , sana kalau mau nikah sama emak lu " , Ucap Yumna dan semua langsung tertawa kecuali Zaky yang hanya cemberut .
Tak terasa hari demi hari berlalu begitu cepat , sampai kini tiba hari dimana Temmy akan mempersunting Ocha .
Tidak seperti diacara sebelum-sebelum nya , kali ini Naura datang ke tempat acara pernikahan Ocha dan Temmy sedikit aga siang , ia hanya ingin menyaksikan acara ijab Qabul , lalu berfoto dan kembali pulang .
Sekitar pukul 8 Naura sudah memakai dress pemberian dari Ocha lalu ia memakai make up tipis dan mengenakan hijab yang senada dengan warna dressnya .
Ternyata Ocha dan Temmy memilih warna silver untuk baju bridesmaids dan groomsmen sesuai dengan tema pernikahan mereka .
" Udah ay ? " , Tanya Azka yang baru datang seraya membawa Aira digendongannya .
" Sudah bee , tapi bentar Naura pengen ke kamar mandi dulu " , jawab Naura dan ia segera berlalu ke kamar mandi .
Azka hanya menggelengkan kepalanya padahal sebelumnya ia keluar tadi sekitar 5 menit yang lalu Naura sudah ke kamar mandi membuang air kecil .
" Ayo bee ", Tak lama Naura sudah kembali dari kamar mandi .
" Haii Aira sayang , kamu kok cantik banget sih ", Naura mencubit gemas pipi cabby Aira .
Tak tertinggal Air juga memakai dress yang senada dengan Ayah dan bundanya .
" Makasih bunda , bunda juga cantik " , jawab Aira tersenyum imut .
" Masya Allah Aira sudah pintar menggombal nak , diajarin sama siapa ? ", balas Naura dan Aira dengan cepat menunjuk ke arah Azka .
" Loh kok jadi Ayah ?", tanya Azka .
Dan Naura hanya menggelengkan kepalanya .
Itulah obrolan mereka seraya berjalan menuju depan rumah .
Setelah itu Azka menurunkan Aira dari gendongan nya , lalu Azka segera berjalan ke garasi untuk membawa mobil .
Bunda Shalwa dan Ayah Alex mereka memutuskan menghadiri undangan dari sahabat Naura ketika acara resepsi karena memang acara ijab Qabul hanya disaksikan oleh keluarga dan orang terdekat .
Aira duduk dikursi belakang bersama Naura , dan Azka duduk dikursi mengemudi .
Semenjak Naura hamil apalagi perutnya yang sudah membuncit , jika berpergian bertiga dengan Aira , Naura lebih memilih duduk dibangku belakang karena ia kesusahan jika harus memangku Aira belum lagi Aira sudah tambah besar .
Azka mulai menjalankan mobilnya ketika sudah memastikan istri dan juga anaknya sudah duduk dengan benar .
Hanya membutuhkan waktu 25 menit untuk mereka sampai dirumah Ocha .
Dan suasananya sudah cukup ramai , sepertinya mempelai pengantin pria sudah datang .
Ketiganya turun dari mobil dan Azka kembali langsung menggendong Aira dan satu tangannya ia gunakan untuk merangkul sang istri .
Mereka berjalan beriringan masuk ke tempat acara .
😘
😘
😘
Jangan lupa tinggalkan jejak like , komen , vote dan tambahkan ke favorit 💙 terimakasih 🤗🙏 .