
Selama perjalanan , lagi-lagi keduanya hanya saling diam , Naura melirik pada Azka yang sedang fokus mengemudi seraya memasang wajah cemberut nya .
Iya Naura tahu , Azka pasti kesal dengan semua tingkah dan sikap Naura hari ini , tapi Naura pun tak ingin Azka berbuat sedemikian , yang tega membiarkan orang yang ia sekap kelaparan sampai tak sadarkan diri .
Dan Naura paling tidak suka dengan sikap orang yang se'enaknya dan gegabah dalam mengambil keputusan .
Naura tak ingin mengajak bicara Azka terlebih dulu , ia ingin Azka menyadari kesalahannya sendiri .
" Maafkan Naura Bee , tapi ini pelajaran agar Bee tidak mengulangi kesalahan yang sama , Naura tidak suka Bee yang seperti tadi " batin Naura bermonolog seraya menatap Azka , lalu ia segera memalingkan wajahnya kesamping sebelah kiri melihat ke luar jendela , sebelum Azka menyadari jika ia tengah merhatikan nya .
Tak lama mereka sampai dikediaman Ayah Alex , Azka langsung saja memasukan mobilnya ke garasi karna tak ada niatan untuk keluar lagi .
Azka membuka pintu untuk dirinya lalu pergi begitu saja meninggalkan Naura .
" Hmmm ternyata Bee marah " Gumam Naura seraya turun dari mobil .
" Assalamu'alaikum " salam Naura ketika masuk rumah .
" Wa'alaikum salam " Jawab semua orang yang ada didalam , dan ternyata semuanya tengah berkumpul diruang tamu .
Naura langsung menyalami semua orang , dan ternyata Bu Tuti dan keluarga Dara masih berada dirumah Alex .
Oh ya teman-teman Naura , mereka semua sudah kembali ke rumahnya masing-masing , mereka berpamitan tadi pagi sekaligus pamitan untuk berangkat ke kampus .
" Kak ko masuknya ga bareng sama suami kamu ?'' , tanya Shalwa khawatir takut anak menantunya berantem .
" Oh itu Bun tadi Naura ada yang ketinggalan didalam mobil dan Bee katanya sudah kebelet ingin ke kamar mandi " Bohong Naura sambil tersenyum .
" Cieee... ternyata udah punya panggilan sayang ni yee " goda Alex dan yang lain pun langsung ikut-ikutan menggoda Naura .
" Ish ayah apaan sii ? , itu maksudnya kak Azka " Ucap Naura dengan kedua pipi memerah .
" Iya Iya Bee , gapapa ko bagus panggilan sayang nya nak " balas Alex sambil terkekeh , dan yang lain pun ikut terkekeh melihat wajah Naura yang tengah malu .
" Bunda " Panggil Naura mencari pembelaan dari sang bunda .
" Gapapa kak , memang bagus ko panggilan sayangnya , lagian kenapa harus malu ? , kalian kan sudah menikah " jawab Shalwa sambil tersenyum seraya mengelus pipi Naura lembut .
" Iiih Bunda " Rengek Naura .
" Ciee .... Ciee " Alex , Dara , Farhan dan yang lainnya kembali menggoda Naura bahkan Fawwaz , dan sikembar pun ikut-ikutan .
" Ga asik ah , ya udah Naura pamit ke kamar dulu deh " Timpal Naura cemberut sekaligus pamit untuk ke kamar nya .
" Mau nyusulin si Bee ya kak ?'' tanya Alex sebelum Naura melangkahkan kakinya .
Naura hanya cemberut dengan kedua pipi memerah menanggapi candaan dari Ayahnya , lalu ia mulai melangkahkan kakinya ke kamar .
" Assalamu'alaikum " Salam Naura sambil mengetuk pintu kamar dan ternyata tak ada jawaban , akhirnya Naura memutar kenop pintunya .
Naura bisa langsung mendengar suara gemercik air dari kamar mandi , mungkin sang suami sedang membersihkan diri , pikirnya .
Pertama-tama Naura menyimpan tas yang sudah ia pakai ke tempatnya , lalu ia segera menuju ke ruang ganti , mengambilkan baju ganti untuk Azka .
Seperti biasa Naura menyimpan baju ganti sang suami diatas tempat tidur , dan ia langsung menuju balkon kamar untuk menikmat suasana sore seraya menunggu Azka menyelesaikan ritualnya dikamar mandi .
Tapi tiba-tiba senyum Naura berubah menjadi kekesalan mengingat sikap Azka , iya Naura berhasil dibuat kesal dengan sikap Azka hari ini .
" Hufhhh .... " Naura mengembuskan Nafasnya secara kasar , lalu detik berikutnya ia mendengar suara dering ponsel miliknya .
Naura meraba saku celananya tapi ia tak menemukan keberadaan ponsel nya , ia pun mengingat kalau ponselnya kemungkinan ada didalam tas yang biasa ia bawa ke kampus .
Naura kembali masuk ke kamar , dan ia langsung melihat sosok Azka yang tengah duduk di sofa seraya memainkan ponsel , Dan satu lagi ternyata Azka tidak mengenakan baju yang sudah Naura siapkan .
" Apa Naura keterlaluan ya ? , sampai Bee benar-benar marah pada Naura " batin Naura seraya melamun .
Namun karna suara dering ponselnya kembali berbunyi , Naura langsung tersadar dan segera mengambil ponselnya didalam tas .
Naura melihat layar ponselnya yang menampilkan banyak pemberitahuan terutama digroup WhatsApp nya , dan yang sedari berisik menghubungi nya adalah Ocha dan Yumna yang mencoba terus menelponnya karna Naura tidak muncul dikolom group mereka .
Naura membuka kolom group nya dan ternyata disana semua teman-teman nya sedang ramai berbincang-bincang , bahkan Azka pun ikut meramaikan kolom group tersebut .
Naura hanya membacanya sekilas , lalu ia melirik Azka yang masih setia diposisi nya yang tengah fokus memainkan ponsel .
Naura mematikan ponselnya lalu ia langsung mencharger ponselnya sebelum pergi ke kamar mandi , Tak lupa Naura pun mengembalikan pakaian Azka ke tempat semula di ruang ganti , lalu mengambil baju gantinya , dan berlalu masuk ke kamar mandi .
Secara diam-diam Azka merhatikan gerak-gerik istrinya , Namun ia enggan untuk angkat suara . Entah , Azka merasa dirinya tak dianggap oleh Naura selama tadi dimarkas dan Caffe , yang ada Naura malah sibuk dengan abang-abang nya tanpa memperdulikan keberadaan Azka .
Suara adzan Maghrib berkumandang , dan berbarengan dengan itu Naura keluar dari kamar mandi .
Azka langsung melewati Naura begitu saja dan masuk ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu .
" Sabar Ra sabar " Gumam Naura menguatkan dirinya .
Naura kembali ke ruang ganti untuk mengambil mukena dan baju koko untuk Azka .
Naura memakai atasan mukena , lalu ia duduk di sofa seraya menunggu Azka .
Tak lama Azka keluar dari kamar mandi dan ia langsung masuk ke ruang ganti , lalu keluar setelah mengenakan baju Koko dan kain sarung .
Lagi-lagi Azka tak memakai baju yang sudah disiapkan Naura .
Tak hanya itu , Azka pun melenggang pergi ke mushola begitu saja , padahal dia sudah tahu kalau Naura tengah menunggu dirinya .
Iya tanpa sengaja tadi keduanya saling tatap , namun Azka segera memalingkan wajahnya .
Naura tak ambil pusing , ia segera bangkit dan pergi ke mushola .
Namun sesampainya dimushola semua orang menatap Naura dengan tatapan menyelidik , pasalnya pasangan pengantin baru ini selalu bersama-sama datang ke mushola , bahkan kini keduanya kompak memasang wajah cemberut , tidak seperti biasanya yang selalu ceria .
😘
😘
😘
Jangan lupa tinggalkan jejak , like , komen , Vote dan jangan lupa tambahkan ke favorit 💙 , terimakasih 🤗🤗🙏 .