The Power Of Love

The Power Of Love
Makan Malam diCaffe



Temmy , Zaky , Alya , Ocha dan Yumna mereka langsung bermain dengan Aira dan sikembar .


sedangkan Naura ia berpamitan ingin membersihkan diri terlebih dulu .


Bunda Shalwa ia sedang menyiapkan minuman dan beberapa cemilan bersama bi Inem dan bi Iyem .


Aira dan sikembar mereka terlihat happy bermain bersama Alya , Zaky dan yang lainnya , para sahabat Naura memang mereka menyukai anak kecil dan selalu saja ada cara agar membuat anak kecil nyaman didekat mereka .


Sebelum waktu ashar Azka sudah sampai dirumah , dan sebelum bergabung dengan yang lain ia terlebih dulu membersihkan diri .


Naura ia mengikuti Azka ke kamar untuk menyiapkan baju ganti buat Azka , lalu setelah itu ia kembali bergabung dengan para sahabatnya , Aira dan sikembar yang berada diruang tv .


Tak berapa lama Azka pun sudah ikut bergabung , dan ia langsung disambut oleh Aira yang dengan semangat menceritakan ketika ia bermain dengan Zaky , Temmy dan yang lainnya .


" Wahh Aira senang nak , happy ? " ,tanya Azka antusias .


" Iya Ayah , Aira happy " jawab Aira dengan senyum mengembang .


" Bilang makasih dulu dong sama semua Tante dan om nya " titah Azka seraya mengelus kepala Aira sayang .


" Om , tante makasih semuanya " , Ujar Aira dengan suara khas anak kecil .


" Sama-sama Aira cantik " , jawab semuanya kompak .


Adzan ashar berkumandang semua langsung bersiap menunaikan sholat berjama'ah dimushola .


Azka yang menjadi imam dan sholat berjalan dengan khusu seperti biasanya .


*****


" Wah rame banget ni ternyata lagi pada kumpul disini " Ujar Ayah Alex yang baru pulang dari kantor dan ia langsung menghampiri sikembar dan yang lainnya diruang tamu .


" Ayah " , teriak sikembar .


" Hallo jagoan Ayah " jawab Ayah Alex , lalu sikembar langsung mencium punggung tangan ayah Alex diikuti oleh yang lainnya .


" Oh ya mumpung lagi pada kumpul gimana kalau kita makan malam keluar ? , sekalian menghibur Aira kayanya ia masih ada sedikit trauma " , Ajak Ayah Alex semangat .


Memang Ayah Alex sudah berniat ingin mengajak makan malam keluarga nya diluar kebetulan teman-teman Naura juga sedang main jadi sekalian saja diajak lebih banyak orang lebih seru , menurut nya .


" Gimana setuju kan ? " , tanya Ayah Alex lagi .


" Kalau kita setuju-setuju saja yah lagian sudah lama kita gak makan malam diluar " , jawab Azka seraya menunjuk dirinya dan Naura .


Ayah Alex langsung tersenyum dan mengangguk .


" Kalau kalian gimana ? " , tanya Ayah Alex pada Zaky , Temmy dan yang lainnya .


" Mmmm - " , jawab Zaky seraya bergaya seolah sedang berpikir namun perkataannya langsung dipotong oleh Ayah Alex .


" Oke kalau gitu kita berangkat sesudah sholat Maghrib berjama'ah saja biar gak ke makanan " , timpal Ayah Alex .


" Om Zaky belum selesai bicara om " ,protes Zaky .


" Iya tapi jawabannya pasti setuju kan ? " ,jawab Ayah Alex sekenanya .


'' Iya sii " , jawab Zaky sambil cengengesan.


Dan semua langsung terkekeh , lalu Ayah Alex dan bunda Shalwa pamit ke kamar .


Naura dan teman-temannya mereka kembali mengobrol dan bermain bersama Aira dan kali ini mereka juga membantu mengerjakan tugas sekolah sikembar .


Setelah selesai membantu mengerjakan tugas sekolah sikembar satu persatu teman Naura mulai membersihkan diri dikamar tamu kebetulan baju mereka masih ada tersimpan rapi dilemari karna sengaja mereka meninggalkan beberapa potong baju buat baju ganti jika menginap atau dalam keadaan mendesak .


Naura dan Azka dan Aira pun mereka masuk ke kamarnya untuk bersiap , begitu pun dengan sikembar .


Dan tak terasa waktu berjalan begitu cepat , adzan Maghrib pun berkumandang , semua langsung menuju mushola keluarga .


" Ayok apa semua sudah siap ? " , tanya Ayah Alex pada semuanya .


" Let's go om " , jawab Zaky dan Temmy semangat .


dan langsung disambut tawa oleh semuanya .


" Let's go " , tiba-tiba saja sikembar dan Aira mengikuti kata-kata Zaky dan Temmy , lagi semua tertawa .


" Oke let's go " ,ujar Ayah Alex seraya terkekeh .


Mereka berangkat secara bersamaan walau memakai kendaraan yang berbeda , Rey dan Manda awalnya ingin ikut namun ternyata mereka mempunyai acara dengan keluarga Rey .


Ayah Alex mengendari mobil lebih depan sekaligus sebagai petunjuk jalan karna Ayah Alex menyuruh semuanya mengikuti ia , Ayah Alex akan membawa mereka ke sebuah Caffe yang katanya rasa makannya tidak diragukan lagi ditambah tempatnya juga bagus dan kekinian .


" Bee tahu gak Ayah mau ngajak kita makan diCaffe mana ? " , tanya Naura seraya melirik Azka yang tengah fokus mengemudi .


Azka langsung menggelengkan kepalanya pertanda tidak tahu .


" Tadi juga Ay denger sendiri kan Ayah gak mau kasih tahu nama Caffenya yang jelas kata Ayah rasa makannya tidak diragukan lagi dan juga tempatnya sangat bagus " , tutur Azka panjang lebar .


" Hmmm " , jawab Naura singkat , lalu ia kembali mengobrol dengan Aira dan Azka kembali fokus mengemudi , iya Azka memilih membawa mobilnya sendiri bersama keluarga kecilnya .


Tak berapa lama Naura merasa yakin kalau Caffe yang dimaksud Ayahnya adalah Caffe Zana , Caffe miliknya .


" Bee jangan-jangan Ayah mau ngajakin makan malam diCeffe Zana lagi ? ",ujar Naura pada Azka .


" Bisa jadi sii Ay , Bee juga berpikir kaya gitu " ,jawab Azka seraya melirik Naura sekilas .


" Bee gimana dong ? " tanya Naura khawatir .


" Gimana apanya Ay ? " , tanya Azka balik .


" Iya gimana kalau Ayah memang benar mau ngajakin kita makan dicaffe Zana ? " , tanya Naura panjang lebar .


" Memangnya kenapa ? , kenapa kamu harus khawatir kaya gitu ay ? " , tanya balik Azka beruntun.


" Bee , Naura gak mau kalau sampai semua tahu kalau Caffe itu milik Naura " jawab Naura menatap Azka yang tengah mengemudi .


" Tuh tuh kan benar Ayah masuk ke Caffe Zana " ,Ujar Naura lagi yang melihat mobil Ayah Alex memasuki kawasan Caffe Zana , kebetulan mobil Azka tepat berada dibelakang mobil Ayah Alex .


" Ay kamu tenang dulu ya , bismillah semua bakal baik-baik saja , jika memang malam ini semua bakal tahu tentang siapa pemilik Caffe Zana mungkin malam ini waktu yang terbaik dan tepat Ay " ,tutur Azka panjang lebar seraya mencoba menenangkan Naura .


" Tapi bee - " , elak Naura namun langsung dipotong oleh Azka .


" Bismillah percaya sama bee , Ayo kita turun " , balas Azka sekaligus mengajak Naura untuk keluar , karna ia sudah selesai memarkirkan mobilnya ditambah Ayah Alex , bunda Shalwa dan sikembar sudah menunggu mereka .


Naura menarik nafas dalam-dalam lalu dihembuskannya secara kasar .


Naura mencoba menenangkan dirinya , dan ia akan mencoba bersikap seperti biasanya .


Ayah Alex , bunda Shalwa diikuti yang lainnya mulai masuk ke Caffe dan mereka meluaskan pandangannya mencari meja yang kosong , karna keadaan Caffe yang sangat ramai bahkan semua meja hampir terisi .


" Kita ke lantai atas saja yah sepertinya disini semua meja sudah terisi " , Ajak Naura santai .


" Oh iya boleh kak , kamu suka kesini ya kak ? , seingat Ayah waktu ayah kesini belum ada lantai atasnya " , jawab Alex sekaligus bertanya .


" Mmm iya lumayan yah " , jawab Naura seraya menggaruk kepalanya yang terbalut hijab .


😘


😘


😘


Jangan lupa tinggalkan jejak , like , komen , vote dan tambahan ke favorit 💙 , terimakasih sehat-sehat semuanya 🤗🤗🙏.