The Power Of Love

The Power Of Love
Bab 22 - Xue Ling & Han Ling



Wei Jiang berbinar, menggoda “bagaimana dengan jodoh anda


dengan Han Ling Shen Jun ?” Xue Ling mengejek “wah Wei Jiang Zheng Zhu, sejak


kapan anda menjadi seorang penggosip juga ?” Wei Jiang acuh tak acuh “terhadap


lainnya aku tidak tertarik, tapi masalah anda, akupun sangat penasaran ! aiyo


Shen Zun, 5.000 tahun bukanlah waktu yang singkat. Sekarang sudah bersambut,


kenapa anda masih meragukannya ?” Xue Ling tertawa “hahaha… kalian ini


kenapa sangat suka mencampuri urusan yang mulia !”


Wei Jiang tersenyum usil "Shen Zun, apa yang anda dan Han Ling Shen Jun alami selama 5.000 tahun itu ?" Xue Ling melihat wajah Wei Jiang, nyengir "Wei Jiang Zheng Zhu, anda seperti ini, tidak seperti ekor arogan yang kukenal selama ini !" Wei Jiang cekikikan "Shen Zun, kadang-kadang mendengar berita baru bisa memberikan angin segar..." Xue Ling tersenyum dingin "berita baru anda itu adalah yang mulia ! mimpi saja cih..." berdecak.


Wei Jiang menghela nafas “Shen Zun, selama aku mengenal anda,


anda bukanlah seseorang yang suka bertele-tele dan banyak berfikir.” Xue Ling


mengangkat kakinya, bersila menghadap Wei Jiang “aku tidak bertele-tele, hanya


belum memikirkannya saja. Aih berganti dirimu, dengan susah payah kau sudah


melupakan. Saat sudah memiliki misi lain, tiba-tiba disuruh mengingat kembali,


bagaimana ? aku bahkan masih meragukan kata-kata itu keluar darinya !” Wei


Jiang tertawa terbahak-bahak “haih baru ini aku melihat anda seperti gadis


kecil !” Xue Ling kesal “apa yang dinamakan seperti ? aku memang masih gadis


kecil. Usiaku saja baru 5.000 tahun !”


Wei Jiang menahan tawanya “nah bagaimana dengan perasaan


anda ?” “entahlah…” Xue Ling menjawab acuh tak acuh. Wei Jiang menghela nafas


“haih gadis kecil, tidak mudah mendapatkan hati yang saling bersambut. Han Ling


Shen Jun adalah seorang dewa yang baik” ‘ada beliau menjaga anda, aku juga bisa


lebih tenang !’ Xue Ling melirik malas “jika dulu, kau memberitahuku hal ini,


aku tidak akan mempedulikan apapun bersama dengannya. Entahlah, aku sekarang


bahkan tidak memikirkan apapun” Wei Jiang bertanya “kenapa ? apa semudah itu


cinta anda pupus ?”


Xue Ling berdecak “ck… diakhir hidup Rou Rou, sudah


memasrahkan semua perasaan itu !” Wei Jiang “jadi ?” Xue Ling berdecak “ah


menyebalkan sekali berbicara denganmu !” Wei Jiang mengejek “haih gadis kecil,


kau hanya belum yakin perasaanmu sebagai Rou Rou dan sebagai Xue Ling adalah


perasaaan yang sama !” Xue Ling menggeleng “jika sebagai anda, aku saat ini


harusnya meloncat kegirangan, tapi… ah kau katakan, kenapa kalian laki-laki


semua begitu munafik ! apapun yang kulakukan dulu, dia selalu menolak dan


mendorong. Sekarang datang mengatakan mencintaiku, apa ini semua adalah lelucon


untuk kalian para lelaki ? pantas saja si Li Ming memiliki banyak istri.”


berdecak kesal.


Wei Jiang keberatan “hei, semua tidak sama… kami Bei Hai


Ren Yu hanya berpasangan sepasang seumur hidup. Bukankah anda pun seperti itu


!” Xue Ling berdecak “ck…” Wei Jiang mencoba membantu “apa yang membuat anda


meragukan Han Ling Shen Jun ?” “perubahannya yang tiba-tiba !” Xue Ling


langsung menjawab “apa selama 5.000 tahun, anda tidak pernah merasakan


perhatiannya ?” Wei Jiang kembali bertanya “dia selalu berubah-ubah, aku bahkan


tidak tahu yang mana dirinya yang sebenarnya !” Xue Ling acuh tak acuh


“bukankah beliau sudah menjelaskannya ! apa anda tidak bisa menerima


penjelasannya ! kenapa anda tidak yakin padanya ?”


Xue Ling “sama sepertimu yang sangat arogan, tiba-tiba


melembut. Kau mengira aku cenayang, bisa menerima semua perubahan kalian yang


tiba-tiba !” menjawab acuh “hmm… apa perlu kami membantu anda memastikannya ?”


Wei Jiang menggoda “ah terserah kalian saja ! hmm… akh…” Xue Ling merenggangkan


!” Wei Jiang berbicara santai, berdiri “Shen Jun, aku hanya bisa membantu anda


sampai sini. Selanjutnya adalah usaha anda untuk meyakinkan Shen Zun ini !”


Xue Ling membelalakkan matanya “aih ekor arogan, kalau


ada sayembara, yang mulia akan mengikut sertakanmu sebagai makcomblang !” Wei


Jiang tertawa terbahak-bahak, meninggalkan Xue Ling dan Han Ling. Han Ling


menghampiri Xue Ling, langsung memeluknya “bagian manaku yang membuatmu tidak


yakin padaku ?” Xue Ling hanya berdehem “Xue Ling, bukan hanya dirimu, aku juga


merasa hidupku selama 5.000 tahun itu seperti lelucon. Aku selalu melakukan hal


yang bertentangan dengan hatiku, hanya dengan alasan ingin melindungimu !”


Han Ling melerai pelukan, membelai wajah Xue Ling,


mengusap bibir pink mungil itu. Han Ling menatap dalam mata Xue Ling, perlahan


mengecup dan mencium bibir pink mungil Xue Ling. Xue Ling membelalakkan


matanya, terkejut dengan tindakan Han Ling, tidak membalas. Han Ling tersenyum


di hadapan bibir Xue Ling “mulai saat ini, aku akan selalu mengatakan betapa


aku sangat mencintaimu. Xue Ling, hanya akan ada kamu satu-satunya untukku.


Sehidup semati sepasang, selamanya. Xue Ling, kita mencobanya, bagaimana ? aku


sudah memberikan ciuman pertamaku, jadi anda harus bertanggung jawab padaku”


Xue Ling mengerutkan keningnya “bukankah anda yang


mengambil ciuman pertamaku !” kesal “maka yang mulia akan bertanggung jawab


pada anda !” Han Ling tersenyum manis “tidak tahu malu !” Xue Ling mencibir.


Han Ling cekikikan “untuk apa malu ? yang penting bisa mendapatkanmu, aku tidak


perlu tahu yang lainnya” Xue Ling mengejek “siapa yang mau denganmu ?” Han Ling


merengek “Xue Ling, kau lihat ciuman pun sudah, pelukan pun sudah. Jangan


mempermainkanku lagi, aku bahkan tidak dapat tidur beberapa hari ini


menunggumu” cemberut “aih menyebalkan !” Xue Ling kesal.


Han Ling merengek dan merajuk, akhirnya Xue Ling pasrah


“ah kau sangat menyebalkan ! kemari…” menarik Han Ling ke tempat duduknya


“berbaring di sana !” “Xue Ling temani aku !” menarik Xue Ling, berbaring di


pangkuannya “sudah, tidurlah…” “Xue Ling…” “kau mau tidur tidak ? bawel lagi,


aku akan meninggalkanmu !” “tidur… tidur… kau tidak boleh meninggalkanku !” Han


Ling segera menutup mata, memeluk salah satu tangan Xue Ling. Xue Ling


menggelengkan kepala, membelai kepala Han Ling. Han Ling tertidur dengan senyum


manis.


Xue Ling melamun sambil menunggu Han Ling bangun “jie…”


Shui Ling datang mendekati, memanggil dengan nada kecil “apa yang anda lamunkan


!” Xue Ling memberi sihir pada Han Ling “Shui Ling, Cheng Mei, menurut kalian


apa yang terjadi ?” keduanya mengerutkan kening “ketiga wanita itu ?” Cheng Mei


menebak dan Xue Ling mengangguk “jie, Jin Lan bukan berkeinginan untuk membuat


keluarga dan meningkat menjadi kaum sendiri di Si Hai Ba Huang kan ?” Shui Ling


menelaah.


Xue Ling menatap Han Ling yang masih tertidur, ada


senyuman di wajahnya “jie, kalian sudah bersama ?” Shui Ling menggoda. Xue Ling


mengangkat kepala melihat Shui Ling “laki-laki dingin tapi manja ini, siapa


yang akan tahan padanya selain yang mulia ?” Shui Ling bersorak “bagus sekali…


jie, akhirnya kau menemukan pilihanmu” “hmm…” Cheng Mei cekikikan “kenapa


sepertinya kau lebih senang dari Xue Ling ?” Shui Ling cekikikan.