
Wei Jiang berbinar, menggoda “bagaimana dengan jodoh anda
dengan Han Ling Shen Jun ?” Xue Ling mengejek “wah Wei Jiang Zheng Zhu, sejak
kapan anda menjadi seorang penggosip juga ?” Wei Jiang acuh tak acuh “terhadap
lainnya aku tidak tertarik, tapi masalah anda, akupun sangat penasaran ! aiyo
Shen Zun, 5.000 tahun bukanlah waktu yang singkat. Sekarang sudah bersambut,
kenapa anda masih meragukannya ?” Xue Ling tertawa “hahaha… kalian ini
kenapa sangat suka mencampuri urusan yang mulia !”
Wei Jiang tersenyum usil "Shen Zun, apa yang anda dan Han Ling Shen Jun alami selama 5.000 tahun itu ?" Xue Ling melihat wajah Wei Jiang, nyengir "Wei Jiang Zheng Zhu, anda seperti ini, tidak seperti ekor arogan yang kukenal selama ini !" Wei Jiang cekikikan "Shen Zun, kadang-kadang mendengar berita baru bisa memberikan angin segar..." Xue Ling tersenyum dingin "berita baru anda itu adalah yang mulia ! mimpi saja cih..." berdecak.
Wei Jiang menghela nafas “Shen Zun, selama aku mengenal anda,
anda bukanlah seseorang yang suka bertele-tele dan banyak berfikir.” Xue Ling
mengangkat kakinya, bersila menghadap Wei Jiang “aku tidak bertele-tele, hanya
belum memikirkannya saja. Aih berganti dirimu, dengan susah payah kau sudah
melupakan. Saat sudah memiliki misi lain, tiba-tiba disuruh mengingat kembali,
bagaimana ? aku bahkan masih meragukan kata-kata itu keluar darinya !” Wei
Jiang tertawa terbahak-bahak “haih baru ini aku melihat anda seperti gadis
kecil !” Xue Ling kesal “apa yang dinamakan seperti ? aku memang masih gadis
kecil. Usiaku saja baru 5.000 tahun !”
Wei Jiang menahan tawanya “nah bagaimana dengan perasaan
anda ?” “entahlah…” Xue Ling menjawab acuh tak acuh. Wei Jiang menghela nafas
“haih gadis kecil, tidak mudah mendapatkan hati yang saling bersambut. Han Ling
Shen Jun adalah seorang dewa yang baik” ‘ada beliau menjaga anda, aku juga bisa
lebih tenang !’ Xue Ling melirik malas “jika dulu, kau memberitahuku hal ini,
aku tidak akan mempedulikan apapun bersama dengannya. Entahlah, aku sekarang
bahkan tidak memikirkan apapun” Wei Jiang bertanya “kenapa ? apa semudah itu
cinta anda pupus ?”
Xue Ling berdecak “ck… diakhir hidup Rou Rou, sudah
memasrahkan semua perasaan itu !” Wei Jiang “jadi ?” Xue Ling berdecak “ah
menyebalkan sekali berbicara denganmu !” Wei Jiang mengejek “haih gadis kecil,
kau hanya belum yakin perasaanmu sebagai Rou Rou dan sebagai Xue Ling adalah
perasaaan yang sama !” Xue Ling menggeleng “jika sebagai anda, aku saat ini
harusnya meloncat kegirangan, tapi… ah kau katakan, kenapa kalian laki-laki
semua begitu munafik ! apapun yang kulakukan dulu, dia selalu menolak dan
mendorong. Sekarang datang mengatakan mencintaiku, apa ini semua adalah lelucon
untuk kalian para lelaki ? pantas saja si Li Ming memiliki banyak istri.”
berdecak kesal.
Wei Jiang keberatan “hei, semua tidak sama… kami Bei Hai
Ren Yu hanya berpasangan sepasang seumur hidup. Bukankah anda pun seperti itu
!” Xue Ling berdecak “ck…” Wei Jiang mencoba membantu “apa yang membuat anda
meragukan Han Ling Shen Jun ?” “perubahannya yang tiba-tiba !” Xue Ling
langsung menjawab “apa selama 5.000 tahun, anda tidak pernah merasakan
perhatiannya ?” Wei Jiang kembali bertanya “dia selalu berubah-ubah, aku bahkan
tidak tahu yang mana dirinya yang sebenarnya !” Xue Ling acuh tak acuh
“bukankah beliau sudah menjelaskannya ! apa anda tidak bisa menerima
penjelasannya ! kenapa anda tidak yakin padanya ?”
Xue Ling “sama sepertimu yang sangat arogan, tiba-tiba
melembut. Kau mengira aku cenayang, bisa menerima semua perubahan kalian yang
tiba-tiba !” menjawab acuh “hmm… apa perlu kami membantu anda memastikannya ?”
Wei Jiang menggoda “ah terserah kalian saja ! hmm… akh…” Xue Ling merenggangkan
!” Wei Jiang berbicara santai, berdiri “Shen Jun, aku hanya bisa membantu anda
sampai sini. Selanjutnya adalah usaha anda untuk meyakinkan Shen Zun ini !”
Xue Ling membelalakkan matanya “aih ekor arogan, kalau
ada sayembara, yang mulia akan mengikut sertakanmu sebagai makcomblang !” Wei
Jiang tertawa terbahak-bahak, meninggalkan Xue Ling dan Han Ling. Han Ling
menghampiri Xue Ling, langsung memeluknya “bagian manaku yang membuatmu tidak
yakin padaku ?” Xue Ling hanya berdehem “Xue Ling, bukan hanya dirimu, aku juga
merasa hidupku selama 5.000 tahun itu seperti lelucon. Aku selalu melakukan hal
yang bertentangan dengan hatiku, hanya dengan alasan ingin melindungimu !”
Han Ling melerai pelukan, membelai wajah Xue Ling,
mengusap bibir pink mungil itu. Han Ling menatap dalam mata Xue Ling, perlahan
mengecup dan mencium bibir pink mungil Xue Ling. Xue Ling membelalakkan
matanya, terkejut dengan tindakan Han Ling, tidak membalas. Han Ling tersenyum
di hadapan bibir Xue Ling “mulai saat ini, aku akan selalu mengatakan betapa
aku sangat mencintaimu. Xue Ling, hanya akan ada kamu satu-satunya untukku.
Sehidup semati sepasang, selamanya. Xue Ling, kita mencobanya, bagaimana ? aku
sudah memberikan ciuman pertamaku, jadi anda harus bertanggung jawab padaku”
Xue Ling mengerutkan keningnya “bukankah anda yang
mengambil ciuman pertamaku !” kesal “maka yang mulia akan bertanggung jawab
pada anda !” Han Ling tersenyum manis “tidak tahu malu !” Xue Ling mencibir.
Han Ling cekikikan “untuk apa malu ? yang penting bisa mendapatkanmu, aku tidak
perlu tahu yang lainnya” Xue Ling mengejek “siapa yang mau denganmu ?” Han Ling
merengek “Xue Ling, kau lihat ciuman pun sudah, pelukan pun sudah. Jangan
mempermainkanku lagi, aku bahkan tidak dapat tidur beberapa hari ini
menunggumu” cemberut “aih menyebalkan !” Xue Ling kesal.
Han Ling merengek dan merajuk, akhirnya Xue Ling pasrah
“ah kau sangat menyebalkan ! kemari…” menarik Han Ling ke tempat duduknya
“berbaring di sana !” “Xue Ling temani aku !” menarik Xue Ling, berbaring di
pangkuannya “sudah, tidurlah…” “Xue Ling…” “kau mau tidur tidak ? bawel lagi,
aku akan meninggalkanmu !” “tidur… tidur… kau tidak boleh meninggalkanku !” Han
Ling segera menutup mata, memeluk salah satu tangan Xue Ling. Xue Ling
menggelengkan kepala, membelai kepala Han Ling. Han Ling tertidur dengan senyum
manis.
Xue Ling melamun sambil menunggu Han Ling bangun “jie…”
Shui Ling datang mendekati, memanggil dengan nada kecil “apa yang anda lamunkan
!” Xue Ling memberi sihir pada Han Ling “Shui Ling, Cheng Mei, menurut kalian
apa yang terjadi ?” keduanya mengerutkan kening “ketiga wanita itu ?” Cheng Mei
menebak dan Xue Ling mengangguk “jie, Jin Lan bukan berkeinginan untuk membuat
keluarga dan meningkat menjadi kaum sendiri di Si Hai Ba Huang kan ?” Shui Ling
menelaah.
Xue Ling menatap Han Ling yang masih tertidur, ada
senyuman di wajahnya “jie, kalian sudah bersama ?” Shui Ling menggoda. Xue Ling
mengangkat kepala melihat Shui Ling “laki-laki dingin tapi manja ini, siapa
yang akan tahan padanya selain yang mulia ?” Shui Ling bersorak “bagus sekali…
jie, akhirnya kau menemukan pilihanmu” “hmm…” Cheng Mei cekikikan “kenapa
sepertinya kau lebih senang dari Xue Ling ?” Shui Ling cekikikan.