
“hmm… semua mengatakan seperti itu, tapi dilain sisi… Shen Zun
pun adalah Zun Wang yang paling menyeramkan… satu-satunya Zun Wang yang tidak
terbantahkan dari awal beliau beraksi…” “yah, kudengar bahkan Bei Hai Ren Yu
pun tunduk pada beliau…” “semua mengetahui betapa kerasnya Bei Hai Ren Yu, tapi
Shen Zun mampu menaklukkannya…”
“ah masih ingat cerita perang dewa iblis hampir 110.000 tahun
yang lalu. Shen Zun yang menjadi panglima perang, sangat menyeramkan. Semua
harus tunduk padanya, bahkan Mo saat itu yang menjadi lawannya pun bergetar
hanya dengan menyaksikan kemarahan seorang Xue Ling Shen Zun…” “yang mengikuti
Shen Zun ke medan perang saat itu dan berhasil lolos, tidak dapat melupakan
aksi Shen Zun hingga saat ini”
“haih jika bukan karena kerusakan yang disebabkan iblis saat itu
begitu parah. Shen Zun tidak akan mengorbankan diri dan jiwanya untuk
memperbaiki segalanya” “tidak usah membicarakan hal itu… untung saja Shen Zun
berhasil terlahir kembali…”
“ah kudengar, saat Shen Zun terlahir kembali awalnya di Dong Hua
Gu, tapi tidak ada yang menyadarinya…” “ah aku juga sudah mendengarnya…
dengar-dengar kisahnya bersama Han Ling Shen Jun juga dimulai dari sana…” “hmm
sepertinya rumor itu benar adanya… kalau tidak, bagaimana Shen Zun bisa
langsung menikah dengan Han Ling Shen Jun, beberapa saat setelah mengkonfirmasi
berita kembalinya”.
“pokoknya Shen Zun ini adalah dewi yang paling sempurna… disaat
tidak ada apapun, beliau akan menjadi dewi yang penuh welas asih dan berkah.
Tapi di hadapan masalah, beliau akan menjadi malaikat pencabut nyawa yang tidak
kenal ampun…” dewa dewi bunga berbicara sambil melihat Xue Chun Ling.
Xue Chun Ling memainkan wajahnya “siapa yang pernah bertemu Shen
Zun ? menurut kalian sendiri, dewi seperti apa Shen Zun itu ?” menatap dewa
dewi bunga dengan mata besarnya. “Hmm… Shen Zun adalah dewi teragung… tentu
dewa dewi kecil seperti kami akan susah mendapat kesempatan bertemu Shen Zun.
Seorang dewi yang begitu mulia dan agung itu, pastilah dewi yang sangat cantik
dan welas asih. Dengan kekuatan spiritual maha dasyat mengurus Si Hai Ba Huang.
Seorang dewi yang begitu tinggi, diikuti tanggung jawab yang berat. Tapi disaat
Shen Zun menampakkan diri, walau hanya dengan melihat punggungnya sudah terasa
aman dan damai” seorang dewa bunga menerawang.
“hmm… aku sangat penasaran, bagaimana Han Ling Shen Jun bisa
mendapatkan Shen Zun ! selama ini yang semua ketahui, bahkan untuk mengenali
wajah Shen Zun saja sangat susah. Huh Han Ling Shen Jun sangat beruntung bisa
mendapatkan dewi agung yang tidak tersentuh itu !” seorang dewi berguman.
Xue Chun Ling memegang dagunya sambil berfikir ‘benarkah yang
mereka katakan itu aku hmm !’ mengangkat kedua bahunya “Xiao Chun, kenapa kau
begitu tertarik pada Shen Zun ?” seorang dewa bunga bertanya “ah aku tidak
sengaja lewat sini, mendengar percakapan kalian tentang Shen Zun. Aku penasaran
bagaimana kalian bisa begitu memuja seorang dewi, yang bahkan kalian tidak
pernah melihatnya !” Xue Chun Ling berkata spontan.
Dewa dewi bunga tersenyum “tidak hanya kami ! kemanapun kau
pergi, mereka pasti akan memberitahumu hal yang kurang lebih kami katakan…”
“tidak juga… kecuali beberapa Yao, Mo, dan suku-suku itu !” “iya, mereka ingin
memanfaatkan waktu membuat pemberontakan…” “haih yang mereka lakukan, hanya
dengan tujuan menarik perhatian Shen Zun saja !” mendengar kata-kata dewa dewi
bunga, Xue Chun Ling mengerutkan kening.
“Apa yang mereka inginkan ?” Xue Chun Ling bertanya “ah beberapa
diantaranya memang suku-suku yang tidak pernah tenang selama ini ! sedangkan
!” seorang dewa bunga menjawab Xue Chun Ling.
Xue Chun Ling mengangkat alisnya “menarik perhatian Shen Zun
hmm…” “tidak perlu difikirkan ! pemberontakan mereka harusnya hanya masalah
kecil untuk para Zun Wang !” seorang dewa bunga berguman.
Xue
Chun Ling tersenyum “kalau kalian begitu percaya pada para Zun Wang, maka pasti
seperti yang kalian katakan, tidak akan ada masalah !” “tentu saja kami percaya
! Shen Zun jauh lebih baik daripada Fu Shen Mu Shen. Tian Zun dan Xian Zun yang
sekarang juga atas didikan Shen Zun. Kami sangat percaya, dengan adanya Shen
Zun, kami dewa dewi kecil ini akan aman dan damai hihihi…” seorang dewi
membanggakan, membuat Xue Chun Ling cekikikan.
Setelah
berpisah dengan para dewa dewi bunga, Xue Chun Ling mengunjungi salah satu suku
pemberontak yang dikatakan para dewa dewi bunga. Xue Chun Ling menyamar seperti
prajurit dari suku itu. Melihat bagaimana arogannya pemimpin suku, yang
memerintah para bawahannya.
Suku
Gui Yao yang sudah lama memberontak, tapi selalu tertekan oleh Xian Zun.
Pemimpinnya, Gui Shi Lei sangat arogan, terus berulah, ingin dipandang yang
terhebat. Suku Gui Yao tidak saja memberi masalah kecil untuk para Zun Wang
tapi juga merecoki suku lainnya. Xue Chun Ling menyusup masuk ke dalam barak
prajurit, jijik dengan kondisi suku Gui Yao.
“adik,
apa yang kau lakukan disini ? semua sudah bersiap mandi !” seorang prajurit
menghampiri Xue Chun Ling “ah da ge, aku baru mau mengambil pakaian ! anda
pergilah terlebih dahulu, aku akan menyusul kemudian !” Xue Chun Ling menolak dengan
intonasi seperti prajurit itu “baiklah, jangan lama… hari ini kita akan mandi
bersama semua !” sang prajurit menepuk pundak Xue Chun Ling dan berlalu.
Xue
Chun Ling memainkan wajahnya setelah di tinggal sendiri di dalam barak
prajurit. Perlahan terbit senyuman di wajah Xue Chun Ling, berlari kesana
kemari. Sesaat kemudian, Xue Chun Ling menepuk-nepuk tangannya “hmm… hadiah
untuk kalian yang sangat kasar hihihi…” menghilang dari suku Gui Yao.
Xue
Chun Ling berjalan-jalan ke beberapa suku, mencari info tentang dewi seperti
apa Shen Zun itu. “hmm tidak terasa sudah 3 bulan aku berjalan… Han ge sana
bagaimana ya ? hmm… sudah berlalu 3 bulan, aku ada sedikit merindukannya !
hihihi rindu ya kembali saja !” berkata demikian, Xue Chun Ling berbalik arah
kembali ke Jiu Chong Tian.
Di
Jiu Chong Tian, para Zun Wang yang tidak menemukan Xue Chun Ling, hanya
menghela nafas. Para Zun Wang sudah mengetahui niat bermain Xue Chun Ling Shen
Zun, tidak secemas Han Ling Shen Jun. Han Ling Shen Jun yang tidak berhasil menemukan
dan menunggu Xue Chun Ling kembali dalam sebulan, kebingungan dan di penuhi
kecemasan.
Han
Ling Shen Jun tidak dapat memperlihatkan keputusasaannya di Xue Zuan Shi Gong,
akhirnya kembali ke Zheng Guang Gong. Han Ling mengisi waktunya dengan minum
arak kembali. Di bulan pertama, masih dapat menghibur dirinya. Seiring berjalannya
waktu, Han Ling semakin larut dalam keputusasaan.