The Power Of Love

The Power Of Love
Manten



Ocha , Alya dan yang lainnya tengah sibuk mempersiapkan untuk acara pernikahan Yumna dan Hans .


Iya Yumna dan Hans tidak pernah pergi berdua , mereka pasti melibatkan Azka dan para sahabatnya , seperti sekarang ini mereka tengah fitting baju pengantin sekaligus untuk fitting baju untuk bridesmaids dan groomsmen .


Rencananya Yumna ingin memperlangsungkan acara pernikahannya dirumah , halaman belakang yang lumayan luas bisa ia jadikan untuk tempat berlangsungnya acara . Yumna ingin acara pernikahannya yang sederhana bahkan ia menolak untuk mengadakan resepsi dihotel , Yumna ingin acara ijab Qabul dan resepsi diadakan dirumah tepatnya dihalaman belakang .


Yumna tak ingin acara yang serba megah dan mewah , ia ingin diacara pernikaha nya penuh dengan kesederhanaan yang terpenting berkah untuk semuanya .


Hans bahkan ia sampai berkali-kali menanyakan pada Yumna ingin acara pernikahan yang seperti apa dan berkali-kali juga Yumna menjawab ingin acara pernikahan yang sederhana .


Hans bersyukur bisa mempunyai calon istri yang seperti Yumna , ternyata calon istrinya itu tidak haus akan kemewahan belum lagi Hans juga senang yang mengetahui Yumna sudah berhijab .


Yumna tengah mencoba dress panjang berwarna putih pilihannya , lalu ia memperlihatkan kepada semua temannya bermaksud meminta pendapat .


'' Guys menurut kalian dress ini gimana ? " , tanya Yumna seraya memutar badannya pelan .


" Cantik " , Hans lansung melongo melihat kecantikan Yumna .


Yumna langsung menunduk dengan kedua pipi yang memerah .


Semua langsung tersenyum dan bersorak ketika mendengar Hans yang memuji Yumna dengan suara lantangnya .


" Cocok beb kamu cantik banget " , timpal Ocha seraya merangkul Yumna dan dianggukan dengan semuanya .


" Makasih " , balas Yumna malu-malu lalu ia masuk ke ruang ganti dan mencoba dress kedua untuk acara resepsi .


Yumna melihat dirinya dipantulan cermin , dan untuk acara resepsi nya Yumna memlilih dress berwarna hijab muda .


Karena masih malu dengan pujian Hans dan para sahabatnya , setelah mencoba dress kedua Yumna langsung menggantinya kembali ketika merasa dirinya sudah cocok .


" Lah kok dress yang keduanya mana ? , udah dicobain Yum ? " , tanya Ocha heran ketika Yumna sudah kembali mengenakan pakaiannya .


Yumna hanya mengangguk pelan seraya tersenyum .


" Yaah padahal kita mau liat lo kak " , Timpal Naura berpura-pura sedih .


" Nah loh bumil ngidam tu " , balas Zaky .


" Ngawaur , ngga lah " , jawab Naura cepat .


Dan semua hanya terkekeh .


" Tapi sebenarnya Kak Hans udah nungguin loh kak , iya kan kak Hans ? '' , Ujar Azka seraya meminta persetujuan pada Hans .


Hans hanya menampilkan barisan giginya seraya menggangguk kepalanya yang tidak gatal .


Lalu sekarang giliran para bridesmaids dan groomsmen yang mencoba bajunya , para perempuan menggunakan dress panjang berwarna hijau muda dan para laki-laki menggunakan kemeja panjang berwarna hijau muda yang dipadukan dengan celana panjang berwarna putih gading .


Setelah mencoba dan semua merasa cocok dan pas dengan ukuran badannya masing-masing , pelayanan langsung membungkusnya .


Setelah mendatangi butik , mereka langsung menuju ke mall untuk membeli keperluan yang lainnya , tak lupa mereka pun menyempatkan untuk mengisi perut apalagi membawa sibumil yang kerjaannya ingin makan terus .


" Ra makasih ya mau direpotkan walau keadaan kamu hamil besar seperti ini " , Ujar Yumna seraya mengelus perut buncit Naura .


" Sama-sama kak , tapi sebenarnya Naura yang harus bilang makasih , makasih udah mau ajak Naura untuk terlibat dan Naura senang bisa jalan-jalan seperti sekarag " , jawab Naura panjang lebar dan diakhiri dengan terkekeh .


" Nah loh Azka lu ketahuan jarang ajak bini lu jalan-jalan ya " , Timpal Temmy seraya menunjuk Azka .


" Bukan gitu kak , Azka hanya merasa khawatir aja kalau sering-sering ajak sibumil jalan-jalan " , jawab Azka jujur seraya mengelus perut besar Naura .


" Padahal sibumil ini paling seneng jika diajak jalan-jalan tapi bee selalu beralasan khawatir ini dan itu terus " , sindir Naura seraya memanyunkan bibirnya .


" Jeng jeng perang dunia ke 3 akan segera terjadi " , Timpal Zaky , dan membuat semua terkekeh .


" Iya Naura maafin tapi nanti kalau udah lahiran ingat yang bee janjikan itu ya " , jawab Naura yang langsung memeluk tangan kekar Azka .


" Jeng jeng yang jomblo harap segera pulang disini bukan tempatnya ", timpal Aditya seraya merangkul Alya yang kebetulan ia selalu mengantar istrinya .


Zaky melirik semua teman-temannya dan tinggal ia sendiri yang tidak mempunyai pasangan .


" Hwaaaa Mak pengen kawin " , teriak Zaky dengan gaya menangisnya .


Semua langsung tertawa puas melihat Zaky yang dipojokan .


" Sabar ya mblo ", ucap Ocha seraya mengelus bahu Zaky , dan lagi-lagi semua tertawa .


*****


Acara yang ditunggu-tunggu pun tiba , seperti biasa Naura , Ocha , dan yang lain pagi-pagi sekali sudah berangkat ke rumah Yumna , sedangkan para laki-laki mereka ikut rombongan Hans .


" Hati-hati ya ay , bee pergi dulu sampai ketemu nanti bumil cantiku ", pamit Azka yang mengantar Naura ke rumah Yumna .


" Iya bee , bee juga hati-hati ya " , jawab Naura tersenyum manis .


" Udah-udah ayo berangkat ka , nanti keburu siang ni " , goda Aditya yang baru datang dan mengantarkan sang istri .


Azka dan Naura hanya tersenyum ke arah Aditya dan Alya , lalu Alya dan Naura segera masuk kerumah Yumna dan Azka serta Aditya langsung pergi ke rumah Hans .


" Bumil kok cantik banget sih , gemes tau gak ? ", ucap Alya yang berjalan seraya merangkul Naura .


" Kak Alya bisa saja , Kak Alya juga sangat cantik kok " , Jawab Naura seraya tersenyum .


Lalu mereka segera ke kamar Yumna , untuk melihat Yumna yang tengah dirias .


Sekitar pukul 8 pagi , rombongan mempelai pengantin laki-laki sudah datang berbarengan dengan Yumna yang juga sudah selesai dirias .


" Cantik sekali pengantin ku satu ini " , Puji Naura dan dianggukan Ocha dan Alya .


Mereka tengah duduk di sofa seraya saling memegang tangan Yumna yang dingin karna rasa gugup .


" Bismillah Insha Allah semua berjalan lancar yum ", Ucap Alya menenangkan Yumna , dan lagi-lagi dianggukan oleh Ocha dan Naura .


" Aamiin " , jawab Yumna .


" Apa mungkin nanti pas acara pernikahan gue juga merasa segugup ini kaya Yumna ? ", tanya Ocha yang membayangkan pernikahannya dengan Temmy .


" Bisa jadi Cha dan itu wajar kok , semua calon pengantin khusus nya wanita pasti ia akan merasa gugup " , jawab Alya dan dianggukan Naura .


" Kok lama ya ? , acaranya udah dimulai belum sih ? " , tanya Yumna penasaran karena ia belum mendengar acara ijab Qabul .


" Sabar dong yum , gak sabaran banget ni manten satu ini " , jawab Ocha seraya terkekeh dan semua ikut terkekeh.


" Ya abis gue semakin gugup Ocha , gue takut kak Hans salah berucap waktu ijab Qabul " , balas Yumna jujur .


" Insha Allah semuanya diberi kelancaran dan kemudahan " , jawab Naura seraya tersenyum .


" Aamiin " , jawab Semuanya .


😘


😘


😘


Jangan lupa tinggalkan jejak , like , komen , vote dan tambahkan ke favorit 💙 terimakasih 🤗🤗🙏 .