The Power Of Love

The Power Of Love
Aira Membaik



Azka sudah kembali dari kamar mandi , dan kini bergantian dengan Naura yang sekarang pamit untuk ke kamar mandi .


Azka langsung bergabung dengan Temmy dan yang lainnya , walau ia merasa malu namun mencoba merasa bodo , lagian mereka sudah tahu kalau Naura dan Azka sudah menikah .


" Wah Aira seneng ya kedatangan kakak-kakak semuanya " , Ujar Azka yang melihat Aira sudah bisa interaksi kembali dan sekarang dia sudah terlihat sedikit lebih segar .


Aira hanya mengangguk dan tersenyum ke arah Azka .


" Sudah aunty , Aira kenyang " , Ujar Aira menolak suapan buah dari Alya .


" Baiklah , mau minum ? " , jawab Alya seraya menawarkan minum , dan Aira langsung menganggukan kepala .


Alya pun dengan senang hati membantu Aira untuk minum.


" Wah Aira pintar sekali makan buahnya , sudah habis berapa potong ? " , tanya Zaky antusias .


" Lima " , jawab Aira seraya mengangkat ke lima jari tangannya .


" Wah Pintar " , balas Zaky seraya mengelus lembut kepala Aira .


" Ayah , bunda mana ? " , tanya Aira menanyakan keberadaan sang bunda pada Azka .


" Bunda lagi dikamar mandi , sabar ya Aira mau sama bunda ? " , jawab Azka sekaligus bertanya balik , dan Aira langsung menganggukan kepalanya pelan .


" Sabar ya , kan disini ada aunty Alya , aunty Yumna , aunty Ocha , om Zaky dan juga om Temmy dan ada Ayah juga " , timpal Yumna seraya menyebutkan satu persatu temannya .


" Iya aunty " , jawab Aira dengan suara anak kecil .


" Iii Aira pintar banget sii , gemesin , dah gitu cantik lagi " , ujar Ocha seraya mantap Aira dengan senyum gemas .


" Ka bikinin gue Aira junior dong , atau biar Aira yang ini buat gue , lu kan bisa bikin sama Naura " , Ujar Ocha lagi dan langsung membuat Azka menelan salivanya sedangkan Yumna dan yang lainnya langsung menyuraki Ocha .


" Gak bisa gitu dong kak Ocha , kenapa gak kak ocha aja yang bikin sendiri " , balas Azka seraya terkekeh .


" Lu ngeledek gue ya ka , kan lu tau kalau gue jones , mau bikin sama siapa coba ? " , jawab Ocha cemberut .


" Tenang cha ada babang Temmy yang siap nikahin lu " , timpal Zaky dan dianggukan semua kecuali Temmy sendiri .


" Sialan lu , gue lagi yang kena " , Ujar Temmy seraya memukul bahu Zaky pelan .


" Siapa juga yang mau sama lu ? " , balas Ocha sambil memalingkan wajahnya .


" Terus menurut lu , gue mau sama lu ? " , tanya Temmy pada Ocha , dan Ocha hanya mengangkat kedua bahunya .


" STOP... " , lerai Yumna memisahkan perdebatan antara Temmy dan Ocha .


Dan tanpa disangka-sangka Aira langsung tertawa renyah menyaksikan para sahabat Ayah dan Bundanya yang mungkin menurut dia lucu .


Azka ikut tertawa begitupun dengan yang lain , mereka ikut tertawa karena mendengar suara tertawa Aira yang renyah .


" Alhamdulillah Aira sudah bisa tertawa lagi " , Ujar Azka tersenyum lega .


" Ayah Ayah aunty dan om ini lucu " , adu Aira dengan menunjuk Ocha dan Temmy bergantian .


" Iya , mereka lucu kaya badut ya " , jawab Zaky cepat sebelum Azka angkat suara .


Lagi-lagi Aira tertawa seraya mengangguk , Zaky dan yang lainnya langsung kembali ikut tertawa kecuali Temmy dan Ocha .


Semua terus mengobrol dan saling melempar candaan , Naura pun sudah kembali bergabung dan ia merasa sangat bahagia melihat Aira yang sudah kembali ceria dan cerewet , karna kedatangan para sahabatnya akhirnya Aira sedikit demi sedikit bisa pulih dari syoknya .


" Alhamdulillah Aira sudah membaik " , batin Naura penuh syukur .


Kedatangan Dimas dan kawan-kawannya membuat suasana ruang rawat Aira semakin ramai , sesekali terdengar tertawa renyah Aira yang diajak becanda oleh Zaky dan yang lainnya .


" Alhamdulillah Aira sudah ceria kembali , semoga saja cepet pulih dan diperbolehkan pulang oleh dokter " , Ujar Dimas tersenyum lega .


" Iya Aamiin kak Dim , makasih banyak juga semuanya karna kedatangan kakak-kakak semuanya Aira bisa kembali ceria lagi " , jawab Naura dengan tersenyum .


" Sama-sama Ra , Aira sudah menjadi bagian dari keluarga kita jadi apa-apa pun kondisi yang menimpa Aira pasti kita bantu " , balas Dimas dan dianggukan yang lainnya .


Naura dan Azka sama-sama mengangguk dan tersenyum .


Dan tak terasa jarum jam berputar begitu cepat sampai kini sudah menunjukan pukul 5 sore , semua mulai pamit undur diri karna Aira pun harus banyak istirahat .


*****


Azka dan Naura saling bergantian menunaikan sholat maghrib , dan ketika keduanya sudah menunaikan kewajibannya tiba-tiba saja pintu ruangan diketuk dan menampilkan sosok Bu Susi dan pak Saswi .


" Ya Allah Aira Alhamdulillah kamu baik-baik aja sayang " , Ujar Bu Susi yang langsung memeluk Aira seraya menangis .


Azka dan Naura ia langsung menyium tangan pak Saswi lalu tangan Bu Susi .


" Bu , pak maaf kami telah lalai menjaga Aira , sekali lagi kami benar-benar minta maaf " ,Ujar Azka seraya menunduk dan dianggukan Naura .


" Tidak , ini bukan kesalahan kalian , ini musibah dan tak ada yang harus disalahkan " , jawab Pak Saswi bijak .


" Justru kami yang mau ngucapkan banyak-banyak terimakasih , atas kerja keras kalian akhirnya Aira bisa ditemukan dengan cepat " , Ujar Pak Saswi dan dianggukan bu Susi .


" Itu semua berkat doa dari bapak dan juga ibu , Alhamdulillah kami bisa menemukan Aira dengan cepat " , jawab Azka sopan yang dianggukan Naura .


Setelah mengobrol panjang lebar , pak Saswi dan Bu Susi pun pamit undur diri .


Oh ya tadi sebelum Maghrib ayah Alex dan bunda Shalwa datang ke rumah sakit , mereka membawakan banyak makanan dan pakaian ganti untuk Azka , Naura dan juga Aira , namun mereka tak bisa berlama-lama karna sikembar tidak ikut .


Sekepergian Bu Susi dan pak Saswi , Aira minta ingin tidur namun ditemani oleh Naura , dan kali ini Naura diminta harus naik ke atas tempat tidur dan berbaring disampingnya dengan memeluk Aira .


Naura langsung menurut dan ia langsung menemani Aira tidur seraya berbaring dan memeluknya .


sedangkan Azka ia tengah membaca ayat suci Al-Qur'an dengan suara emasnya .


Mendengar suara emas Azka yang tengah mengaji Naura malah ikut tertidur disamping Aira seraya memeluk tubuh kecil Aira .


Azka menyudahi membaca ayat suci Al-Qur'an yang ada di ponselnya , lalu ia melirik ke atas tempat tidur Aira , ia langsung tersenyum dan segera mengabadikan gambar Naura dan Aira menggunakan ponselnya .


" Kenapa kalian cantik banget sii , sekali pun itu lagi tidur " gumam Azka tersenyum puas melihat hasil jepretan nya .


Tak cukup dengan satu kali jepretan , Azka pun mengambil beberapa kali gambar Aira dan Naura yang masih tenang tertidur seraya berpelukan .


" Masya Allah bidadari dan malaikat kecil ku " , gumam Azka tersenyum lebar melihat beberapa hasil jepretannya .


Lalu Azka mendekat ke arah Naura dan Aira , ia menghadiahi satu kecupan sayang di kening keduanya .


😘


😘


😘


Jangan lupa tinggalkan jejak , like , komen , vote dan tambahkan ke favorit 💙 , terimakasih 🤗🤗🙏.